Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Kedatangan Zhang Lao


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Dia hari berlalu ribuan Iblis telah mati tak bersisa, tapi peperangan belum berakhir.


“Jangan lengah, pasukan selanjutnya segera keluar!” teriak Huo Sheng De merasakan adanya kekuatan besar, yang mencoba menerobos keluar dari dalam segel yang kondisinya semakin melemah.


Para penguasa lainnya dan pasukan gabungan kembali bersiap dalam posisi mereka masing-masing setelah mendengar teriakan Huo Sheng De, dan benar saja tak lama kemudian ribuan Iblis yang sedikit lebih kuat dari sebelumnya mulai keluar melalui celah segel.


“Ada dua Jenderal tingkat rendah pasukan Dewa Iblis yang kali ini berhasil keluar,” kata Bing Mao merasakan kehadiran dua sosok yang kekuatannya berada dua tingkat di atasnya.


“Tetap tenang dan mari bersama-sama kita hadapi mereka!” kata Xue Xie bersiap menyerang dua sosok Jenderal Iblis.


“Keluarkan semua kekuatan yang kalian miliki!” kata Lan Guang dengan suara lantang.


“Hahahaha... kalian para manusia lemah, sudah sepantasnya makhluk lemah seperti kalian menjadi makanan kami,” teriak Jenderal Iblis dengan kulit sepenuhnya merah selayaknya darah, dan karena itu dia diberi nama Jenderal Darah.


Aura kuat meluap dari tubuh Jenderal Darah, membuat para penguasa dan seluruh pasukan gabungan penjaga garis pertahanan, merasakan tekanan kuat yang membuat mereka sulit menggerakkan tubuh, bahkan ribuan prajurit mulai jatuh tersungkur dan memuntahkan seteguk darah, tak kuasa menahan kuatnya aura kekuatan Jenderal Darah.


“Meski hanya berbeda dua tingkat, kekuatannya tetaplah bukan lawan sepadan untuk kita,” ungkap Dong Ye mencoba bertahan dari kuatnya aura kekuatan Jenderal Darah.


“Biar aku yang melawan dua Jenderal Iblis! Kalian urus sisanya!” sebuah suara terdengar dari langit.


BOOM... BOOM...


Serangan cepat dari sosok yang baru menunjukkan keberadaannya, berhasil membuat Jenderal Darah dan Jenderal Bayangan terpental ke dua arah yang berbeda, dan masing-masing dari mereka mendapatkan luka ringan di bagian dada. Meski luka mereka tidak parah, tapi keduanya mulai mewaspadai sosok yang berhasil menyerang mereka, disaat mereka sedang menggunakan aura kekuatan untuk menyerang mental semua orang.


Sosok yang baru menunjukkan wujudnya adalah Zhang Lao, yang buru-buru datang ke Alam Air untuk membantu pasukan penjaga garis pertahanan melawan Iblis yang keluar melalui celah segel.


“Penguasa Alam Binatang,” kata Dong Ye menyambut kedatangan Zhang Lao.


Mendengar itu Zhang Lao hanya menganggukkan kepalanya, lalu dia melemparkan pada setiap penguasa sebuah cincin penyimpanan yang di dalamnya terdapat ratusan ribu pil pemulihan, “Segera pulihkan kekuatan kalian, dan mari bersama-sama kita hadapi mereka,” kata Zhang Lao bersiao melakukan serangan pada dua sosok Jenderal yang telah dia pilih sebagai lawan.


“Aku tidak bisa melihat kekuatannya. Apa dia lebih kuat dariku?” kata Jenderal Darah dalam pikirannya.

__ADS_1


“Kenapa kalian masih diam di tempat itu? Apa kalian sudah ketakutan hanya dengan serangan kecil yang baru aku lakukan?” kata Zhang Lao sembari memandang bergantian dua Jenderal pasukan Dewa Iblis.


“Siapa yang ketakutan?” teriak Jenderal Bayangan, Jenderal pasukan Dewa Iblis yang unggul dalam kecepatan.


“Kau masih bertanya? Bukannya sudah jelas kalau kalian berdua yang saat ini sedang ketakutan dengan kekuatanku!” kata Zhang Lao lalu dia menunjukkan senyuman sinis pada keduanya.


“Bukannya orang-orang kuat seperti di masa lalu telah musnah? Kenapa masih ada sosok kuat sepertinya di masa ini?” gumam Jenderal Darah dengan suara begitu lirih.


Swusshh...


Tak ingin berlama-lama Zhang Lao langsung saja meledat maju menyerang Jenderal Darah. Melihat Zhang Lao sudah mulai menyerang, Lan Guang dan para penguasa yang telah selesai memulihkan kekuatan, segera saja mereka mengikuti Zhang Lao, menyerang pasukan Dewa Iblis yang berdiri di belakang kedua Jenderal Iblis.


“Serang dan musnahkan mereka!” teriak Huo Sheng De dengan semangat berapi-api.


“Kalian yang meningkatkan kekuatan dengan menyerap kekuatan makhluk hidup lainnya, kalian tidak pantas hidup, di manapun kalian berada!” kata Dong Ye.


“Percayakan kedua Jenderal pada saudara Zhang Lao. Tugas kita sekarang membunuh seluruh pasukan Iblis!” seru Xue Xie sembari mengayunkan kipas di tangannya, menyerang pasukan Iblis.


‘Sialan! Orang ini kekuatannya telah melampaui kekuatanku. Aku tidak akan sanggup jika harus menghadapinya seorang diri, tapi dengan bantuan Jenderal Bayangan sekalipun, aku belum yakin dapat mengalahkannya,’ ungkap Jenderal Darah dalam hati sembari menghindari dan menahan serangan Zhang Lao.


“Kau cukup kuat, tapi butuh jutaan tahu lagi bagimu untuk mengimbangi kekuatanku, itu juga kalau aku tidak bertambah kuat!” kata Zhang Lao.


“Dia benar-benar kuat!” teriak Jenderal Darah yang mulai kewalahan menahan serangan Zhang Lao.


Swusshh...


Sosok Jenderal Bayangan muncul di dekat Zhang Lao dan langsung melayangkan serangan ke arah Zhang Lao. Jenderal Bayangan yakin serangannya tepat sasaran, tapi pada kenyataannya serangannya hanya mengenai angin karena Zhang Lao berhasil menghindarinya di detik terakhir.


BOOM...


Zhang Lao justru berhasil melayangkan pukulan ke wajah Jenderal Bayangan memanfaatkan kelengahan sosok itu setelah serangannya berhasil dihindari dengan mudahnya.


Melihat fokus Zhang Lao sedang tertuju pada Jenderal Bayangan, Jenderal Darah mencoba memanfaatkan situasi dengan melakukan serangan kejutan ke arah Zhang Lao.


BOOM...

__ADS_1


“Serangan lemah. Apa kamu pikir serangan seperti itu dapat melukaiku?” tanya Zhang Lao berhasil bertahan dari serangan Jenderal Darah.


“Lihat! Tubuhku tidak tergores karena seranganmu, bahkan pakaianku tetap utuh dan bersih seperti sebelumnya,” kata Zhang Lao meremehkan kekuatan Jenderal Darah.


“Kalau kamu ingi melihat sekuat apa sebuah serangan, dengan senang hati aku tunjukkan padamu!” kata Zhang Lao.


Wujud manusia Zhang Lao tiba-tiba saja berubah menjadi sosok harimau putih raksasa, dan langsung melesat maju menyerang Jenderal Iblis.


“Di usia yang masih sangat muda, kekuatan saudara Zhang Lao memamb sangat luar biasa,” puji Dong Ye mengagumi kekuatan yang dimiliki Zhang Lao.


“Kalau saudara Zhang Lao saja sudah sekuat ini, bagaimana dengan Yang Mulia penguasa Alam Semesta? Apa saat ini Yang Mulia sudah berhasil menerobos ranah Dewa Nirwana Agung?” kata Xue Xie mencoba membayangkan kekuatan Zhang Yu.


“Setidaknya kekuatan Yang Mulia pasti jauh lebih kuat dari kekuatan saudara Zhang Lao,” kata Bing Lao sembari terus mengayunkan pedangnya, membunuh pasukan Dewa Iblis.


Sementara itu Jenderal Darah yang terus di serang Zhang Lao dalam wujud harimau putih, tubuh merah darahnya kini telah dibanjiri hitamnya darah yang keluar dari setiap luka di sekujur tubuhnya. Tak lagi terlihat warna merah di kulitnya, yang ada hanyalah warna hitam darah yang menunjukkan kalau dia sudah terlalu banyak menderita luka.


“Bukan hanya dia lawanmu!” teriak Jenderal Bayangan menyerang Zhang Lao.


“Lemah!...” Zhang Lao berteriak dengan suara lantang.


Tubuh Jenderal Bayangan terlempar jauh dengan luka menganga di bagian dada, setelah serangan kuku-kuku tajam Zhang Lao berhasil mencabik-cabik tubuhnya.


Jenderal Bayangan yang merasa kalau gerakannya sudah sangat cepat, dia tidak menyangka kalau kecepatan serangan musuhnya jauh lebih cepat dari gerakannya.


“Ternyata di Alam Semesta ini masih ada sosok yang lebih cepat dariku, selain Yang Mulia Dewa Iblis, dan sosok Penguasa Alam Semesta di masa lalu,” gumam Jenderal Bayangan yang terus memuntahkan darah segar berwarna hitam dari mulutnya.


“Baru juga menikmati kebebasan, ternyata hari ini adalah akhir dari hidupku,” kata terakhir yang keluar dari mulut Jenderal Bayangan, sebelum dia mati karena serangan yang dilakukan Zhang Lao padanya telah menghancurkan seluruh oragan dalam tubuhnya.


Jenderal Darah yang melihat kematian Jenderal Bayangan, dia tahu kalau nasibnya tak akan jauh berbeda dari apa yang dialami oleh Jenderal Bayangan, tapi dia tidak ingin mati begitu saja.


“Kalaupun aku harus mati, aku akan membawa banyak dari kalian ikut mati bersamaku!” kata Jenderal Darah.


Tiba-tiba saja tubuh Jenderal Darah semakin membesar, bersamaan dengan munculnya gari-garis merah yang muncul di sekujur tubuhnya.


Melihat itu Zhang Yu hanya tersenyum karena dia tahu apa yang ingin dilakukan Jenderal Darah, “Kau ingin meledakkan diri? Kalau kau menganggap teknik itu berguna untuk membunuh musuhmu, mari aku tunjukkan, betapa mudahnya aku menghilangkan dampak dari teknikmu!...”

__ADS_1


°°°


Bersambung...


__ADS_2