Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Kekalahan Huo Hong De


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


“Cih, hanya dengan kekuatan tingkat 5 ranah Dewa Nirwana Suci, apa kau pikir kekuatan selemah itu dapat mengalahkanku?” cibir Huo Hong De, dan kembali dia berkata, “Untuk orang yang belum lama ini naik ke Alam Dewa, kekuatanmu sangatlah luar biasa, tapi sayangnya kau sudah ditakdirkan mati di tanganku!...” Huo Hong De melesat cepat ke arah Zhang Yu.


Di sisi lain, Zhang Yu yang melihat Huo Hong De melesat cepat ke arahnya, dia hanya diam, menunggu lawan semakin mendekat. Saat Huo Hong De hanya berjarak beberapa langkah darinya, Zhang Yu mengeluarkan pedang Naga, yang langsung dia ayunkan ke arah kedatangan Huo Hong De.


“Teknik pedang Naga, pedang kematian!...” Zhang Yu mengatakan teknik yang baru dia ciptakan.


Swiss...


Sebuah tebasan berbentuk sabit yang tercipta dari gabungan kekuatan elemen api, kegelapan, serta petir, melesat cepat ke arah Huo Hong De.


Huo Hong De yang melihat serangan cepat Zhang Yu, dia hanya bisa melebarkan kedua matanya. Dengan kecepatannya, dia sulit untuk menghindar, tak ada jalan lain, dia harus menahan serangan Zhang Yu dengan pedang di tangannya.


Slash...


Crakk...


Boom...


Serangan Zhang Yu berhasil ditahan menggunakan pedang di tangan Huo Hong De. Akan tetapi, dikarenakan serangan yang sangat kuat, tubuh Huo Hong De terpental mundur setelah menahan serangan Zhang Yu dan seketika dia mengalami luka dalam, “Sial! Dengan kekuatan jauh lebih lemah dariku, dia masih saja dapat melukai tubuhku!” gumam Huo Hong De.


Zhang Yu sendiri terkekeh pelan saat melihat Huo Hong De yang baru saja bangkit, setelah menerima serangan pembuka darinya. Dia tidak menyangka, serangan pembukanya sudah dapat melukai musuhnya. “Bagaimana rasanya serangan orang lemah? Apa itu menyakitkan?” tanyanya dengan nada merendahkan.


Huo Hong De yang mendengarnya semakin tersulut emosinya, dia sekarang tidak akan menganggap remeh serangan apapun yang dilakukan Zhang Yu. “Tingkat kekuatannya memang jauh di bawahku, tapi kekuatannya sebanding dengan kekuatanku. Tidak ada gunanya menahan diri, aku akan menggunakan semuanya untuk mengalahkannya!...” Huo Hong De memakai artefak berbentuk Zirah, yang membuat kekuatannya melonjak, dan saat ini kekuatannya setara dengan mereka yang berada di ranah Dewa Nirwana Agung tingkat 1.


Meski hanya berbeda dua tingkat dari kekuatannya yang sebelumnya, tapi kekuatannya saat tiga kali lebih kuat dari sebelumnya. Seratus Dewa Nirwana Suci tingkat puncak sekalipun, tidak punya kesempatan menang saat berhadapan dengannya.

__ADS_1


Zhang Yu yang dapat merasakan perbedaan kekuatan yang dimiliki Huo Hong De, dia tetap tenang lalu bergumam, “Apa dia pikir, cuma dia yang memiliki artefak dengan efek peningkat kekuatan?...” Zhang Yu melambaikan tangannya, dan tiba-tiba saja Zirah Dewa sudah menyelimuti tubuhnya.


Swiss... Swiss...


Aura yang jauh melampaui kekuatan Huo Hong De, meluap keluar dari tubuh Zhang Yu, membuat getaran hebat di medan perang, bahkan Huo Sheng De yang berada di kejauhan, tubuhnya gemetaran saat merasakan kekuatan yang meluap keluar dari dalam tubuh Zhang Yu.


“Huo Hong De atau aku dulu sering memanggilmu adik seperguruan, bagaimana kalau kita akhiri semua ini dengan cepat?” kata Zhang Yu dengan aura mendominasi yang terus meluap keluar dari tubuhnya.


Zhang Yu memasang kuda-kuda terbaiknya, lalu dia mengumpulkan setengah dari seluruh kekuatannya di pedang Naga miliknya.


“Teknik pedang Naga, pedang kehancuran!...” kata Zhang Yu bersamaan dengan dia mengayunkan pedangnya ke arah Huo Hong De.


Swiss... Swiss... Swiss... Swiss...


Lesatan cepat tebasan berbentuk sabit yang semula hanya berjumlah satu, tiba-tiba saja jumlahnya semakin banyak, dan terus bertambah banyak saat semakin mendekati Huo Hong De.


Di tempatnya berdiri, Huo Hong De yang melihat datangnya serangan Zhang Yu yang menggunakan kekuatan gabungan seluruh elemen yang dimilikinya, dia hanya melihat semua itu dengan ternganga.


Namun, baru juga teknik pertahanan tujuh elemen milik Huo Hong De terbentuk, tiba-tiba saja pertahanan itu hancur setelah menahan sepuluh tebasan berbentuk sabit, “A-aku tidak ingin mati di tempat ini!...” Huo Hong De mengeluarkan martial spiritnya berupa siluet Rajawali Tujuh Warna, lalu dia mencoba menyatukan tubuhnya dengan kekuatan martial spiritnya.


Akan tetapi, belum juga dia berhasil melakukan apa yang ingin dia lakukan, siluet Naga Emas Dengan Sembilan kepala serta siluet Phoenix Tujuh Warna muncul, dan langsung menyerang martial spiritnya.


Huo Hong De semakin melebarkan kedua matanya, ketika mendapati martial spirit milik Zhang Yu jauh lebih kuat dari martial spiritnya, “A-apa ini akan menjadi akhir dari hidupku?...” Huo Hong De terus memuntahkan darah segar dari dalam mulutnya, begitu martial spiritnya lenyap di telan martial spirit milik Zhang Yu.


Belum juga mereda rasa sakit akibat hilangnya martial spiritnya, ratusan tebasan berbentuk sabit melesat ke arahnya, memotong tangan, kaki, serta tubuhnya menjadi ratusan potongan kecil, dan hanya menyisakan bagian kepalanya saja yang masih utuh.


Saat Zhang Yu ingin menghancurkan kepala Huo Hong De, tiba-tiba saja Huo Sheng De muncul meraih kepala Huo Hong De, lalu dia pergi begitu saja meninggalkan medan perang. Pergi meninggalkan seluruh prajuritnya, yang mulai kehilangan arah karena tidak adanya sosok pemimpin yang memimpin mereka.


“Zhang Yu, aku akan membunuh dua orangtuamu yang berada di ruang tahanan Alam Elemen, sebagai permulaan pembalasanku atas apa yang sudah kau lakukan pada kakakku!” teriak Huo Sheng De dari kejauhan, sebelum sosoknya menghilang.

__ADS_1


Zhang Yu yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya, lalu berkata, “Meski dengan mengambil kepala Huo Hong De ada kemungkinan baginya dapat memulihkan kehidupan kakaknya, tapi itu membutuhkan waktu lebih dari ratusan ribu tahun, dengan kemungkinan keberhasilan tak lebih dari lima persen. Sedangkan untuk orangtuaku, maaf saja kamu tidak akan dapat menyakiti mereka karena saat ini mereka sudah berada di tempat yang aman...”


“Sebenarnya aku tidak memiliki niatan melukai ataupun membunuh Huo Hong De, tapi keadaan memaksaku melakukan itu semua, meski pada akhirnya dia harus jatuh kedalam penderitaan karena ulah adiknya yang tidak membiarkan aku langsung mengakhiri hidupnya!...”


Zhang Yu meninggalkan medan peperangan, dan membiarkan ketujuh istrinya bersenang-senang dengan ratusan ribu prajurit musuh yang begitu ketakutan akan sosok ketujuh wanita yang sudah bermandikan darah. “Seharusnya mereka dapat dengan mudah mengalahkan ratusan ribu prajurit, yang hanya berada di ranah Dewa Surgawi Menengah!” gumam Zhang Yu mengawasi jalannya peperangan dari kejauhan.


“Dengan begini, untuk sementara waktu Alam Elemen tidak akan lagi berbuat macam-macam dengan Alam Bunga, begitu juga dengan Alam Api. Untuk Alam lain, begitu mendengar kabar kemenangan Alam Bunga dan kabar keberadaanku di Alam Bunga, aku yakin mereka tak akan memiliki nyali mengusik keberadaan Alam Bunga!...”


Sementara itu di Alam Elemen.


Di ruang tahanan Alam Elemen, Huo Sheng De yang baru saja datang untuk membunuh kedua orang tua Zhang Yu, dia justru dikejutkan dengan ruang tahanan yang telah hancur, dan matinya ratusan prajurit yang menjaga ruang tahanan. “Dia sepertinya telah mengirim orang-orangnya untuk membebaskan kedua orangtuanya, saat Alam Elemen dalam keadaan lengah akibat peperangan yang terjadi di Alam Bunga...”


“Kakak, kita telah mengulang kesalahan yang sama seperti yang terjadi di masa lalu, tapi kali ini kita benar-benar mengalami kerugian yang tak bisa terganti meski jutaan tahun berlalu,” gumam Huo Sheng De, tertunduk lemas di depan ruang tahanan tempat yang sebelumnya digunakan untuk menahan kedua orang tua Zhang Yu.


°°°


Dua hari berlalu setelah peperangan besar yang melibatkan Alam Elemen, Alam Api dan Alam Bunga.


Kabar Alam Bunga yang berhasil mengalahkan Alam Elemen dan Alam Api dengan cepat menyebar ke seluruh Alam di Alam Dewa, dan membuat gempar para penguasa yang mendengar kabar itu.


“Tuan, kabar ini benar adanya, terbukti dengan Alam Elemen dan Alam Api menutup Alam mereka karena dalam peperangan yang baru terjadi, mereka telah kehilangan lebih dari tiga juta prajurit, dan Huo Hong De dikabarkan terluka parah dan sulit baginya untuk bertahan hidup,” kata Jenderal Alam Kegelapan, melaporkan informasi yang telah dia kumpulkan pada sosok penguasa Alam kegelapan.


“Sungguh kabar yang menyenangkan. Lalu, bagaimana dengan kabar penguasa Alam Semesta dan para Permaisurinya yang sosoknya sempat terlihat di Alam Bunga, apa kabar itu benar adanya?” tanya penguasa Alam Kegelapan.


“Tuan, hamba belum bisa memastikan kabar itu karena belum pergi mengunjungi Alam Bunga. Akan tetapi, hamba memiliki keyakinan kabar itu benar adanya, dan kemungkinan besar itu juga yang menjadi alasan kenapa tiba-tiba Huo Hong De mengerahkan kekuatannya menyerang Alam Bunga...”


“Tentu Tuan tidak lupa seberapa besar keinginan Huo Hong De yang menginginkan salah satu Permaisuri Alam Nirwana Agung. Dari situ, bisa dipastikan kabar penguasa Alam Semesta dan para Permaisurinya yang sosoknya sempat terlihat di Alam Bunga, itu adalah sebuah kebenaran.”


Mendengar penjelasan orang kepercayaannya, sulit bagi penguasa Alam Kegelapan menutupi kebahagiaannya, “Saudaraku, akhirnya kita bisa berkumpul kembali, setelah jutaan tahun berlalu...”

__ADS_1


°°°


Bersambung...


__ADS_2