Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Melawan Tetua Empat Sekte Besar


__ADS_3

Zhang Fu dan pelayannya mendatangi Zhang Yu, begitu juga dengan semua pelayanan Zhang Yu. Untuk naga langit dan naga biru, mereka telah kembali ke dunia kecil untuk memulihkan diri, begitu juga dengan seratus prajurit bayangan yang telah kembali ke bayangan tuannya.


“Aku tidak menyangka, saudara Yu sangatlah kuat, bahkan aku terbantu dengan pil yang saudara berikan. Sebuah pil yang dapat meningkatkan kekuatan satu ranah secara utuh, di alam menengah sekalipun aku tidak pernah menemui pil seperti itu.” Zhang Fu sangat senang karena berhasil menerobos ranah Dewa Rendah, yang artinya dia dapat pulang ke alam menengah.


Dia tidak ingin pergi begitu saja, setidaknya dia ingin membalas bantuan yang diberikan Zhang Yu padanya, tapi dia bingung harus memberikan apa untuk membalasnya.


“Saudara Fu terlalu memuji, aku tidak sekuat itu. Masih banyak di luar sana yang jauh lebih kuat dariku. Soal pil itu, aku harap saudara bisa merahasiakan keberadaannya,” ujar Zhang Yu sembari menunjukkan senyuman tenangnya.


Mendengarkan perkataan Zhang Yu, Zhang Fu segera menganggukkan kepalanya, dia berjanji akan merahasiakan keberadaan pil itu, dan dia berani menjamin kelima pelayannya juga akan melakukan hal yang sama. Namun, dia masih penasaran dari mana pil itu berasal, dan sempat melintas dipikirannya kalau pil itu dibuat sendiri oleh Zhang Yu.


Dengan ragu, Zhang Fu akhirnya bertanya. “Kalau aku boleh tau, dari mana saudara Yu mendapatkan pil itu?”


Zhang Fu tidak yakin akan mendapatkan jawaban dari pertanyaannya, tapi setidaknya dia sudah mencoba bertanya. Mendapatkan jawaban atau tidak, dirinya tidak akan mempermasalahkan hal itu. Baginya, semua orang berhak menyimpan rahasianya sendiri.


Zhang Yu menggunakan jari telunjuknya, untuk menunjuk dirinya sendiri. “Pil itu aku sendiri yang membuatnya, setelah berlatih dari seorang guru yang kini sudah kembali ke tempat asalnya.”


Mulut Zhang Fu dan para pelayannya ternganga saat mendengar jawaban yang keluar dari mulut Zhang Yu. Mereka tidak menyangka, di usianya yang masih sangat muda Zhang Yu mampu membuat pil yang keberadaannya dapat memicu terjadinya perang besar, dan mereka akan melakukan segala cara untuk membuat Zhang Yu berada di sisinya.


Zhang Yu tentu saja berbohong perihal siapa yang membuat pil itu. Jika saja dia mengatakan pil itu didapatkan dari toko sistem yang ada dalam tubuhnya, dia yakin mereka semua akan menganggapnya aneh, dan tentunya tidak mempercayai jawabannya.


“Seluruh monster ditempat ini sudah habis. Sebaiknya kita segera pergi dari tempat ini. Setidaknya aku ingin pergi membersihkan diri. Aku merasa sangat tidak nyaman dengan darah monster yang menempel di tubuhku, dan sepertinya kalian juga merasakan hal yang sama! Namun, perasaanku mengatakan ada hal buruk yang menarik saat kita keluar dari tempat ini!” Zhang Yu melirik gerbang yang akan membawanya keluar dari hutan monster.


“Aku rasa ada beberapa orang yang memiliki niatan buruk sedang menanti kedatangan kita! Dengan banyaknya tubuh monster tingkat tinggi yang kita dapatkan, lebih baik jangan mempercayai siapapun orang di luar sana,” ujar Zhang Fu.


Zhang Fu dan kelima pelayannya telah memenuhi cincin penyimpanan mereka dengan tubuh monster tingkat tinggi, yang setiap bagian tubuhnya bermanfaat dalam meningkatkan kekuatan mereka. Zhang Yu sendiri telah memasukkan ratusan ribu tubuh monster kedalam dunia kecil, untuk menjadi makanan Zhang Lao dan yang lainnya.


Setelah semua barang berharga di hutan monster telah mereka ambil, dengan dipimpin Zhang Fu, mereka melesat menuju gerbang keluar.

__ADS_1


Sementara itu di luar gerbang menuju hutan monster, banyak tetua sekte yang menanti kembalinya orang-orang yang mengikuti ujian. Walau ratusan kultivator yang lebih dulu keluar mengatakan kecil kemungkinan orang-orang itu berhasil selamat, para tetua dari empat sekte besar tetap bertahan menanti kedatangan calon murid sekte nya.


Namun, setelah beberapa hari menanti, tak terlihat satu orang pun keluar dari gerbang di depan mereka. Di hutan monster tidak ada malam, dan waktu di alam luar tidak berlaku saat berada di hutan monster. Jadi, siapa pun yang berada di hutan itu, mereka tidak akan tahu berapa lama waktu yang dihabiskan di dalam hutan monster.


Salah satu tetua dari sekte besar, mulai ragu akan adanya sosok yang keluar dari gerbang, tapi keraguannya menghilang saat belasan orang keluar melewati gerbang itu. Namun, mereka sama sekali tidak melirik keberadaan para tetua sekte besar, dan begitu saja pergi berlalu melewati sekelompok tetua sekte yang sebelumnya berharap orang-orang itu bergabung dengan sekte nya.


Tiba-tiba saja salah satu tetua melesat, dan menghadang sekelompok orang yang baru keluar dari gerbang menuju hutan monster.


“Bukannya kau orang yang membuat kekacauan di tempat seleksi calon murid empat sekte! Bagaimana bisa kau selamat dari tempat itu, sedangkan semua calon murid kami tidak ada yang keluar dari tempat itu? Oh, aku curiga kau telah berbuat hal buruk pada mereka, setelah gagal ikut ujian!” kata pria tua yang merupakan salah satu tetua dari empat sekte besar.


Kelompok yang dihentikannya adalah kelompok yang dipimpin Zhang Fu, dan saat ini dia berdiri di depan Zhang Yu yang beberapa hari sudah membuatnya kesal.


“Kami berhasil keluar karena usaha kerasa yang kami lakukan. Untuk calon murid keempat sekte, aku bahkan tidak bertemu satu pun dari mereka setelah masuk kedalam hutan monster. Jadi, bagaimana bisa aku melakukan hal buruk pada mereka?” balas Zhang Yu tenang.


Pria tua itu membalas, “Apa kau pikir aku percaya dengan omong kosong seperti itu? Sekali pun aku tidak tahu apa yang terjadi di tempat itu, aku yakin kau telah melakukan sesuatu yang buruk pada mereka, dan mungkin kau juga yang menyebabkan monster mengamuk dan menyerang mereka yang berada di wilayah pinggiran hutan!”


“Terlalu berisik!” Zhang Yu melambaikan tangannya.


Energi spiritual yang telah dia padatkan melesat kearah pria tua di depannya, bersamaan dengan lambaian tangannya.


Tubuh pria tua seketika berubah menjadi kabut darah saat terkena serangan yang dilakukan Zhang Yu. “Jangan mengganggu kami kalau kalian tidak ingin bernasib sama dengannya.” ujarnya, lalu begitu saja pergi meninggalkan orang-orang yang masih terkejut dengan kejadian yang baru mereka lihat.


Namun, tidak butuh waktu lama para tetua sekte tersadar dari lamunannya, dan melesat mengejar kelompok Zhang Yu. Mereka sama sekali tidak mengindahkan ancaman yang diberikan Zhang Yu.


“Berhenti atau kalian akan menjadi musuh keempat sekte besar!” teriak tetua yang berasal dari sekte Menara Langit.


Zhang Yu menghentikan langkahnya, begitu juga dengan yang lainnya.

__ADS_1


“Setelah membunuh salah satu saudara kami, apa kalian bisa pergi begitu saja tanpa mendapat hukuman?” tanya tetua dari sekte Makam Kuno.


“Setidaknya serahkan cincin penyimpanan kalian kepada kami sebagai kompensasi kematian saudara kami, dan tinggalkan dua wanita itu karena aku ingin mengangkatnya menjadi murid sekte Cahaya Ilahi.”


Zhang Yu dan yang lainnya mengerutkan kening heran dengan apa yang dikatakan para tetua sekte.


“Kami tidak akan menyerahkan apapun pada kalian, dan kami tidak pernah takut menjadi musuh empat sekte besar. Kalau perlu, kamu akan mendatangi dan menghancurkan sekte kalian, sebelum kalian bergerak mencari keberadaan kami.” Zhang Yu dengan acuh mengabaikan ancaman mereka, dan meminta semua orang kembali melanjutkan perjalanan.


Ketiga tetua sekte kesal karena diacuhkan kelompok Zhang Yu, dan dengan kemarahan ketiganya langsung menyerang pemuda yang menjadi sumber kemarahan mereka.


“Aku akan membunuhmu dan membalaskan kematian saudaraku!” Ketiganya melakukan serangan bertubi-tubi kearah Zhang Yu.


Orang-orang di sekitar Zhang Yu melompat menjauh, dan membiarkannya bersenang-senang dengan tiga tetua bodoh yang sudah bosan hidup.


“Orang-orang seperti kalian memang tidak pantas dibiarkan hidup di dunia ini, lebih baik kalian bergabung dengan pria tua yang sudah terlebih dahulu aku kirim ke alam kematian,” ujar Zhang Yu dengan sorot mata dingin, yang mampu membuat lawannya merasakan hawa dingin di setiap persendian tulangnya.


“Apa kau pikir kami lemah seperti orang itu? Kau salah, kami jauh lebih kuat darinya!” kata tetua dari sekte Menara Langit, yang terus saja melakukan serangan kearah Zhang Yu.


“Kalau memang lebih kuat darinya, sebaiknya kalian bertiga mampu menghiburku, dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang kalian miliki!” Zhang Yu menyeringai dengan pedang tanpa nama yang sudah dipegang erat di tangan kanannya.


°°°


Bersambung...


Maaf hari ini cuma satu...


Author mau menikmati hari minggu dulu...

__ADS_1


Besok up normal seperti biasa...


__ADS_2