
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
°°°
Suasana aula Klan Zhang yang sebelumnya dipenuhi tawa Putra Mahkota dan Pangeran kedua, sekarang benar-benar hening. Hanya terdengar langkah kaki Zhang Yu yang berjalan ke bagian tengah aula.
“Kalian berdua datang sebagai tamu dan kami menyambut kedatangan kalian, tapi kalian justru membuat kekacauan di tempat ini selayaknya musuh. Apa kalian ingin menambah jumlah musuh Kekaisaran Langit?” tanya Zhang Yu dengan nada dingin.
“Siapa kau? Berani sekali kau mengganggu kesenanganku, apa kau tidak tahu sedang berurusan dengan siapa? Lebih baik kau segera bersujud dan menjilati kakiku sebelum kekuatan besar Kekaisaran Langit datang, meratakan Klan sampah yang dipenuhi orang-orang bodoh dan lemah seperti kalian!” Lang Kong masih merasakan tekanan yang membuatnya susah bergerak, tapi dia yakin tekanan yang dirasakannya hanya berasal dari sebuah artefak, yang penggunaannya memerlukan banyak energi spiritual, dan sebentar lagi dia juga akan terbebas dari tekanan begitu pengguna artefak kehabisan energi spiritualnya.
Boom...
Bukannya menghilang, tekanan yang di rasakan Lang Kong dan Pangeran kedua justru jauh lebih berat dari sebelumnya, dan suara benturan terdengar saat tubuh besar kedua menghantam lantai aula tak kuasa menahan beratnya tekanan yang mereka rasakan.
“Sial! Bukannya semakin melemah, kenapa tekanan ini justru semakin berat? Seberapa banyak energi spiritual yang dimiliki pemilik artefak, dan artefak seperti apa yang dapat memberi tekanan jauh melampaui kekuatanku?” gumamnya lirih.
“Aku tidak akan pernah bersujud pada siapapun kecuali pada kedua orangtuaku, apa lagi harus bersujud pada orang lemah sepertimu! Putra Mahkota Lang Kong, jangan kau harap aku takut dengan kekuatan Kekaisaran lemah seperti Kekaisaran Langit! Dengan seluruh kekuatan Klan Zhang, meratakan Kekaisaran Langit tidak akan menghabiskan waktu setengah hari!” seru Zhang Yu dengan suara lantang.
Lang Kong dapat merasakan aura kuat yang berasal dari pemuda yang baru berkata padanya, ‘Aura ini! Bagaimana bisa ada seorang kultivator ranah Dewa Immortal di Klan yang dikatakan sedang melemah? Bukannya dikatakan kalau kepada Klan mereka yang baru mati hanyalah seorang kultivator Kaisar Dewa! Pemuda ini, apa dia sosok yang berhasil mengalahkan kepala Klan?’
Lang Kong mengerahkan kekuatan puncaknya, mencoba membebaskan diri dari beratnya aura yang menekan tubuhnya. Dengan ledakan aura kultivator ranah Dewa Immortal tingkat 3 yang meluap keluar dari dalam tubuhnya, Lang Kong akhirnya kembali dapat menggerakkan tubuhnya, dan langsung melepaskan serangan kearah pemuda di tengah-tengah aula.
“Hanya berada di tingkat dasar ranah Dewa Immortal, apa kau pikir kekuatan selemah itu berguna saat kau berhadapan denganku yang sudah jauh melampaui kekuatanmu?” teriak Lang Kong.
Meski tingkat kekuatan Lang Kong lebih tinggi darinya, Zhang Yu tidak gentar menghadapinya, dia justru menunjukkan senyuman lebar, menyambut serangan yang menghampirinya.
“Karena kau berani ikut campur dengan kesenanganku, dan berani menganggap remeh kekuatan Kekaisaran Langit. Maka akan aku tunjukkan seberapa besar kekuatan orang yang akan menjadi Dewa Kematian untukmu!”
__ADS_1
Lang Kong menyerang dengan mengayunkan tinjunya yang dilapisi energi spiritual kearah wajah dan tubuh Zhang Yu. Gerakan serangannya sangat cepat, tapi Zhang Yu dengan mudah berhasil menghindari semua serangan yang tertuju padanya.
“Lemah dan lambat, apa dengan ini kau ingin membunuhku?” Zhang Yu menangkap tinju Lang Kong dengan kedua tangannya, meremas erat, membuat Lang Kong meringis menahan rasa sakit di kedua tangannya.
Krak...
Krak...
Tulang-tulang di kedua tangan Lang Kong remuk, Zhang Yu memperkuat remasan tangannya membuat suara nyaring keluar dari mulut Lang Kong, tidak bisa menyembunyikan rasa sakit yang sedang dia rasakan.
Air bening mengalir keluar dari kedua mata Lang Kong yang tertutup rapat, tangannya telah benar-benar hancur dengan rasa sakit yang teramat menyakitkan, sesuatu yang selama ini tidak pernah dirasakan olehnya.
Dengan kekuatan yang dimilikinya, dia berhasil membuat semua orang segan berurusan dengannya, bahkan ayahnya sendiri yang seorang Kaisar tak berani menentang keinginannya, bahkan karena kekuatannya dia sempat lupa yang namanya rasa sakit.
Akan tetapi, sekarang di hadapan pemuda yang dari tingkat kekuatan masih berada di bawahnya, dia kembali tahu apa itu yang namanya rasa sakit. Dia bahkan sampai meneteskan air mata menahan rasa sakit yang begitu menyakitkan.
Mengetahui Lang Kong merasakan kesakitan dari apa yang dilakukannya, Zhang Yu begitu saja melepaskan tangan di genggaman tangannya, dan dengan cepat dia mengayunkan kakinya menendang ke arah dada Lang Kong yang tanpa perlindungan.
“Beraninya kau melukai Putra Mahkota! Apa kau tidak takut dengan keselamatan Klan Zhang yang akan menjadi musuh Kekaisaran Langit? Kalau aku jadi dirimu, aku akan mengakhiri hidupku sendiri karena telah melukai seorang Putra Mahkota Kekaisaran Langit,” ungkap Pangeran kedua yang berhasil terbebas dari tekanan yang membuatnya susah bergerak.
Zhang Yu menolehkan kepala, melihat kearah Pangeran kedua sambil menunjukkan senyuman sinis di wajahnya, “Aku bukan orang lemah sepertimu! Jadi, kenapa juga aku harus mengakhiri hidupku sendiri? Lagian, aku tidak pernah takut dengan Kekaisaran Langit!”
Pangeran kedua geram mendengarnya, tapi dia dia sadar tidak akan bisa melakukan apa-apa pada pemuda yang berhasil melukai kakaknya, “Tunggu saja, aku akan segera kembali ke tempat ini dengan kekuatan yang akan membuat kau dan Klan Zhang musnah dari alam ini!”
Pangeran kedua menghampiri Lang Kong, membantunya berdiri dan bermaksud pergi meninggalkan Klan Zhang, tapi tiba-tiba saja sosok Zhang Yu muncul di depan mereka yang ingin keluar dari aula Klan Zhang.
Dengan senyum di wajahnya Zhang Yu berkata, “Siapa yang sudah memberi izin pada kalian pergi dari tempat ini setelah membuat kekacauan? Setidaknya beri aku kompensasi yang layak, sepadan dengan apa yang sudah kalian lakukan!”
__ADS_1
Lang Kong dan Pangeran kedua sama-sama menahan amarahnya, mendengar apa yang dikatakan Zhang Yu, “Apa lagi yang kau inginkan dari kami? Bukannya kau telah membuat kakakku terluka di kedua tangannya! Aku rasa itu jauh lebih kejam dari yang kakak lakukan padanya.” Pangeran kedua menoleh, menatap Zhang Fu yang sudah pulih dari lukanya.
Wish...
Sosok Zhang Yu melesat dan langsung memukul titik keberadaan dantian Lang Kong yang berada tak jauh dari perutnya, dengan menggunakan energi spiritual yang yang telah terkumpul di telapak tangannya.
Argh...
Lang Kong berteriak kesakitan, tapi begitu tubuhnya terlempar kebelakang, dia sudah kehilangan kesadarannya, dan kehilangan kekuatannya bersama dengan hilangnya dantian dalam tubuhnya.
Akan tetapi Zhang Yu tidak berhenti sampai di situ, dia melemparkan belati yang terbentuk dari pemadatan energi spiritual ke arah milik Lang Kong.
Zhang Fu dan Zhang Guan yang melihat itu merasakan ngilu, sambil memegang milik mereka. “Sungguh malang nasib Putra Mahkota Lang Kong, aku tidak bisa membayangkan kalau itu semua terjadi padaku,” gumam Zhang Fu disambut tawa lirih Fang Yin.
Sementara itu, Pangeran kedua segera menghampiri kakaknya. Dia segera membawa tubuh tak berdaya Lang Kong pergi meninggalkan aula Klan Zhang, kembali ke Kekaisaran Langit.
“Sepertinya aku akan mengunjungi Kekaisaran Langit, menemui Kaisar bodoh yang telah gagal membesarkan putra-putranya!” ungkap Zhang Yu.
°°°
Kaisar Lang Zeng yang sedang membaca laporan tentang keadaan Kekaisaran Langit, dikejutkan dengan pesan jiwa yang dikirim oleh pangeran kedua.
“Ada sosok pemuda di Klan Zhang yang kekuatannya melampaui kekuatan Lang Kong, bahkan dia berhasil menghancurkan dantian Lang Kong!” gumam Lang Zeng yang entah kenapa dia tidak marah mendengar kabar buruk yang menimpa putra pertamanya.
Disaat orang tua lainnya akan marah saat apa yang dialami Lang Kong menimpa putra mereka, Lang Zeng tidak merasa marah, dia justru merasa apa yang menimpa Lang Kong adalah kebaikan untuk semua orang.
“Dengan begini, aku bisa melakukan gencatan senjata dengan kelima sekte agung, tapi sebelum itu aku ingin bertemu sosok pemuda dari Klan Zhang, dan mendengar darinya apa yang sudah terjadi selama Lang Kong berkunjung di Klan nya.”
__ADS_1
°°°
Bersambung...