
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
°°°
“Kalian bisa pergi dari tempat ini!” kata Zhang Yu pada tiga penguasa yang sejak tadi hanya diam sembari menyaksikan apa yang sedang terjadi.
“Kami datang ke tempat ini hanya berbekal informasi yang disampaikan penguasa Alam Es tentang pria yang telah merebut wanitanya, tapi kami tidak menyangka kalau faktanya dialah yang ingin mengambil wanita orang lain,” kata Penguasa Alam Pedang.
Mendengar itu Zhang Yu menganggukkan kepala ke arah tiga penguasa, dia tahu pandangan tidak suka yang mereka tunjukkan di awal, itu hanya karena mereka terpengaruh apa yang dikatakan penguasaan Alam Es.
Berbeda dengan penguasa Alam Air yang memang ada permasalahan pribadi dengannya, serta penguasa Alam Angin yang terlihat memiliki hubungan dekat dengan penguasa Alam Es.
Meski awalnya Zhang Yu sedikit tersinggung dengan cara ketiga penguasa memandang dirinya, setelah mendengar penjelasan mereka, dia meyakini semuanya hanyalah sebuah kesalah pahaman.
“Kalau kalian masih ingin melihat-lihat Alam ini, kalian bisa melakukannya asalkan tetap mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan istriku,” kata Zhang Yu sembari menunjukkan senyuman ramahnya.
Ketiganya menganggukkan kepala, lalu mereka memutuskan untuk terlebih dahulu menikmati keindahan Alam Bunga, sebelum kembali ke Alam mereka masing-masing.
Mengetahui sosok suami penguasa Alam Bunga bukanlah sosok yang suka sembarangan menindas, diam-diam mereka mengagumi sosoknya, dan berharap mereka dapat memiliki sifat seperti itu di masa depan.
“Untuk kalian berdua, silahkan meninggalkan Alam ini, dan jangan coba-coba untuk kembali datang ke Alam ini!” kata Zhang Yu tegas begitu tiga sosok penguasa telah pergi menjauh.
“A-aku tidak mungkin kembali dengan tangan kosong. Serahkan penguasa Alam Bunga padaku, baru aku akan pergi meninggalkan tempat ini!” kata penguasa Alam Angin masih dalam posisi merasakan tekanan berat aura kekuatan Zhang Yu.
“Tidak ada satupun wanita yang bisa kamu bawa pergi dari Alam ini! Yang ada, kamulah yang segera aku kirim ke hadapan Dewa kematian kalau tetap berada di tempat ini, dan itu juga berlaku untukmu!...” kata Zhang Yu dengan sorot mata tajam menatap Lan Guang.
“Apa kau sedang melayangkan surat tantangan perang pada kami bertiga?” tanya Lan Guang tidak senang dengan apa yang baru dikatakan Zhang Yu.
“Melayangkan surat tantangan perang? Kalau kalian menganggap seperti itu, anggap saja aku memang baru melayangkan surat tantangan perang, dan dengan senang hati akan aku musnahkan tiga Alam yang sudah datang mengusik ketenanganku!” kata Zhang Yu begitu tenang.
Melihat ketenangan yang ditunjukkan Zhang Yu, Lan Guang dan penguasa Alam Angin tahu kalau pria di hadapan mereka tidak takut dengan kekuatan Alam Air, Alam Angin, serta Alam Es, dan mereka sendiri saat ini juga tidak tahu sekuat apa sosok pria di hadapan mereka.
“Jadi, kapan kita bisa mulai peperangan itu?” tanya Zhang Yu.
__ADS_1
“Sangat sombong, apa kau kira hanya dengan kekuatan Alam Bunga kamu bisa mengalahkan kami?” kata penguasa Alam Angin.
Zhang Yu yang mendengar perkataan penguasa Alam Angin hanya menunjukkan senyuman di wajahnya, lalau dia mengambil satu langkah maju, mendekati penguasa Alam Angin yang masih belum bisa bangkit.
“Kenapa aku harus mengerahkan kekuatan Alam Bunga, kalau aku punya kekuatan lainnya yang lebih besar dibandingkan dengan kekuatan Alam Bunga?” ujar Zhang Yu.
Mata Lan Guang membulat sempurna menatap Zhang Yu di depannya.
“Kalau kalian tidak percaya, kita bisa membuktikannya! Kebetulan, Tentara Dewa milikku sedang membutuhkan teman berlatih yang tidak takut dengan kematian,” kata Zhang Yu yang ditujukan pada Lan Guang.
Tubuh Lan Guang tiba-tiba gemetaran mendengar Zhang Yu menyebut nama Tentara Dewa.
“Sebaiknya kita segera pergi meninggalkan Alam ini!” kata Lan Guang sembari membantu penguasa Alam Angin membebaskan diri dari tekanan kuat aura kekuatan Zhang Yu.
Penguasa Alam Angin tidak tahu apa yang terjadi pada Lan Guang yang tiba-tiba saja ingin secepatnya pergi meninggalkan Alam Bunga. Akan tetapi, dia merasa tidak asing dengan nama Tentara Dewa yang baru dikatakan pria di depannya.
“Pria itu adalah reinkarnasi penguasa Alam Nirwana Agung,” kata Lan Guang melalui telepati.
Mendengar itu penguasa Alam Angin merasa dirinya telah salah menyinggung orang, yang seharusnya tidak dia singgung.
Setelah Lan Guang berhasil membantu penguasa Alam Angin membebaskan diri dari tekanan aura kekuatan Zhang Yu, keduanya segera saja pergi meninggalkan Istana Hua, dan kembali ke Alam Mereka tanpa melalui portal penghubung yang belum diperbaiki.
Melihat Lan Guang dan penguasa Alam Angin telah pergi meninggalkan Istana Hua, Zhang Yu membawa ketujuh istrinya pulang ke kediaman mereka. Walau hari masih terang, ada dua wanita yang sudah tidak sabar memberikan pelukan hangat pada Zhang Yu.
Sedangkan Zhang Yu sendiri, dia tahu kalau ketujuh istrinya sangat merindukan miliknya, dan dia sudah mempersiapkan diri untuk melakukan peperangan tak berdarah melawan ketujuh istrinya.
“Untuk dua hari ke depan, sepertinya aku tidak bisa pergi meninggalkan kamarku!” gumam Zhang Yu lirih.
°°°
Di perjalan menuju Alam Es...
Lan Guang membantu penguasa Alam Angin memulihkan tenaganya setelah pria itu cukup lama berada di bawah tekanan kuat aura kekuatan Zhang Yu.
__ADS_1
“Dia sangat kuat meski usianya jauh lebih muda dariku, dan apa benar dia reinkarnasi dari penguasa Alam Nirwana Agung?” tanya penguasa Alam Angin pada Lan Guang setelah keadaannya mulai membaik.
“Dia memang reinkarnasi penguasa Alam Nirwana Agung, dan wanita di sisinya adalah para Permaisuri Alam Agung yang juga telah bereinkarnasi,” kata Lan Guang menjawab pertanyaan penguasa Alam Angin.
“Dari aura kekuatannya, setidaknya dia sudah berada di tanah Dewa Nirwana Suci tingkat menengah, jauh melampaui kekuatan kita. Akan tetapi, anehnya dia masih berusia sangat muda, bahkan belum genap berusia 20 tahun!” ungkap penguasa Alam Angin.
“Tentu dia terlahir kembali bukannya tanpa persiapan. Bisa saja dia menyegel kekuatannya di suatu tempat, dan dia bisa meningkatkan kekuatannya secara instan hanya dengan mengambil kembali kekuatannya yang sebelumnya telah dia segel,” kata Lan Guang.
“Kalau yang kamu katakan benar, aku rasa sebentar lagi di bisa menerobos ranah Dewa Nirwana Agung, dan saat itu kita para penguasa bukanlah lawan sepadan untuknya, sekalipun kita menyatukan kekuatan,” kata penguasa Alam Angin yang mendapat balasan anggukan kepala dari Lan Guang.
°°°
Dua hari berlalu, di Alam Binatang...
“Permasalahan di Alam ini sangatlah banyak, terutama masalah ras binatang yang tidak menyukai keberadaan ras lainnya...”
“Meski tidak semua ras binatang yang seperti itu, tapi sebagian besar dari mereka jelas tidak menyukai keberadaan ras lain di Alam ini, terutama keberadaan ras manusia,” gumam Zhang Lao membaca laporan berisikan permasalahan yang sedang terjadi di Alam Binatang.
Zhang Lao sudah menyelesaikan beberapa permasalahan ringan yang dihadapi Alam Binatang, tapi dia masih dihadapkan dengan banyaknya permasalahan di Alam yang baru mengangkat dirinya sebagai penguasa.
Meski kekuatannya telah menembus ranah Dewa Nirwana Suci tingkat 1 setelah inti Alam Binatang menyatu dengan tubuhnya, tapi tidak semua permasalahan bisa diselesaikan dengan kekuatan, termasuk permasalahan dirinya sendiri.
“Penguasa, ada undangan dari penguasa Es yang menginginkan kita menghadiri pesta yang diadakan olehnya,” kata Lien Shui sembari menyerahkan surat undangan dari penguasa Alam Es.
Zhang Lao menerima undangan yang diserahkan oleh Lien Shui, dan melihat apa yang tertulis dalam undangan itu, tapi saat di undangan itu juga tertulikan nama Alam yang sangat dia kenali, dia merasa Alam Es telah berhasil menyinggung sosok yang tak seharusnya mereka singgung.
Lien Shui yang ikut membaca isi undangan dari penguasa Alam Es, dia hanya bisa menggelengkan kepalanya. Zhang Lao telah menceritakan semua padanya, dan dia tahu siapa nama wanita yang tercantum dalam undangan penguasa Alam Es.
“Penguasa, apa Alam Es telah melakukan sesuatu pada Alam Bunga sebelum Yang Mulia Agung kembali ke Alam Bunga?” tanya Lien Shui.
Zhang Lao menggelengkan kepalanya mendengar itu, lalu berkata, “Kalau Alam Es melakukan itu, hari ini juga pasti kita mendengar kabar kehancuran Alam Es, tapi sampai sekarang kita masih belum mendengar kabar seperti itu yang artinya tidak terjadi apa-apa pada Alam Es...”
Zhang Lao yakin Alam Es hanya akan menjadi Alam tak berpenghuni kalau benar Alam Es telah melakukan sesuatu pada Alam Bunga.
__ADS_1
°°°
Bersambung...