Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Akhir Pertempuran Di Kota Liang


__ADS_3

Zhang Kay dan semua orang di Kota Liang yang melihat Zirah emas dan aura kekuatan Zhang Yu, mereka tidak bisa menyembunyikan keterkejutan nya.


Penampilan Zhang Yu saat ini sama persis dengan penampilan wanita yang di masa lalu berhasil menghentikan ambisi bangsa iblis, yang ingin menguasai alam bawah. Zhang Kay sendiri yang melihat sosok Zhang Yu, dia seperti melihat sosok leluhur Klan Zhang sebelum sosoknya menghilang.


Jenderal iblis yang baru saja datang bersama pasukannya, tubuhnya langsung bergetar melihat sosok berzirah emas yang melayang di atas Kota Liang, “Siapa orang itu? Hanya dengan merasakan aura kekuatannya, entah kenapa tubuhku terasa dingin, dan ingin segera pergi meninggalkan tempat ini?”


Iblis berjubah hitam di sebelah Jenderal iblis tiba-tiba mengerutkan keningnya, “Wujud dan auranya terasa tidak asing. Jenderal, sebaiknya kita waspada dengannya! saya merasa dia bukan sosok yang berasal dari alam ini.”


Mendengar kata-kata iblis berjubah merah di sebelahnya, tiba-tiba saja Jenderal iblis mengingat sosok yang di masa lalu hampir memusnahkan seluruh bangsa iblis di alam bawah. Mengingat zirah emas dan aura orang itu, dia merasakan persamaan dengan zirah dan aura sosok di atas Kota Liang.


Jenderal iblis, merasakan mental bertarungnya menurun setelah ingatan masa lalu menghantui pikirannya, “Aku tidak tahu apa dia masih memiliki hubungan dengan orang itu, tapi zirah dan auranya benar-benar sama, dan bukan pilihan yang tepat kalau sekarang kita ingin melawannya.”


“Berada di ranah Dewa Menengah, dengan aura seorang Dewa Bumi. Sungguh kekuatan yang tidak wajar. Walau seorang diri, entah kenapa aku yakin dia dapat mengalahkan pasukan kita, bahkan kita tidak akan mampu menghadapinya.”


Jenderal iblis menggertakkan giginya bingung harus melakukan apa, maju menyerang dia akan berhadapan dengan sosok itu. Menarik pasukannya mundur, dia hanya akan membuat kecewa tuannya.


Di sisi lain, Zhang Yu masih diam di tempatnya, menunggu menunggu pergerakan lawan.


Sosok Xin Qian yang berasil menerobos ke ranah Dewa Tinggi keluar dari dunia kecil, “Tuan, Xin Qian siap menerima semua perintah Anda.”


Zhang Yu tersenyum menyambut sosok Xin Qiang, “Lindungi kota di bawah kita! Jangan biarkan iblis mendekati kota! Bunuh dan jangan memberi pengampunan pada mereka!” ujar Zhang Yu memberi perintah.


“Apa Tuan tidak memerlukan bantuan saya untuk memusnahkan mereka?” tanya Xin Qian.


“Mereka hanya sekumpulan makhluk lemah, tidak butuh waktu lama untuk memusnahkan mereka dengan mengerahkan seluruh kekuatanku. Mungkin aku akan butuh bantuan saat jumlah mereka sepuluh kali lebih banyak dari yang saat ini kita lihat,” jawab Zhang Yu.


Xin Qian tahu seberapa kuat tuannya, dia sendiri merasa tidak akan mampu bertahan dari satu serangan kalau harus melawannya.


Setelah Xin Qian undur diri dan membuat dirinya mendarat di depan gerbang Kota Liang yang telah hancur, Zhang Yu dengan sorot mata tajamnya memandang Jenderal iblis dan pasukannya yang berhenti dua kilometer dari Kota Liang.

__ADS_1


“Jenderal, apa yang harus kita lakukan? Apa kita akan tetap menyerang Kota Liang atau menarik mundur pasukan dan melaporkan kejadian ini pada Tuan?” tanya iblis berjubah merah.


“Kita tidak mungkin mundur karena itu hanya akan membuat kecewa Tuan, lebih baik segera siapkan pasukan, dan serang Kota Liang dengan kekuatan penuh. Untuk orang itu, biar aku sendiri yang mengalahkannya,” kata Jenderal iblis menatap sosok Zhang Yu yang masih berdiam di tempatnya.


Zhang Yu tidak sabar dengan Jenderal iblis dan pasukannya yang belum juga melakukan pergerakan. Apa mereka takut dengan sosoknya atau mereka merasa tidak mampu menembus array pelindung Kota Liang?


“Karena kalian terlalu lama dan tidak segera melakukan pergerakan, biarkan aku lebih dulu maju menyerang kalian!” teriak Zhang Yu yang terdengar jelas di telinga Jenderal iblis.


Segera terjadi pertarungan saat Zhang Yu melesat maju dan menyerang sisi paling depan pasukan iblis. Puluhan iblis sudah dia kirim ke alam kematian, saat leher mereka bertemu dengan sisi tajam pedang naga milik Zhang Yu.


Semua iblis segera saja mengarahkan serangan mereka kepada Zhang Yu, yang dengan cepat terus mengurangi jumlah mereka.


Iblis di ranah Immortal mulai turun tangan mulai maju menyerang Zhang Yu dengan segenap kemampuan mereka, tapi sayangnya mereka bahkan tidak bisa menyentuh Zhang Yu yang bergerak jauh lebih cepat dari serangan mereka.


Sambil menghindar, Zhang Yu membuat bola petir dengan tangan kirinya, dan melemparkan bola listrik ke arah iblis yang menyerangnya.


“Malam ini akan menjadi akhir dari kehidupan kalian, mencoba menyerang Kota Liang yang berada di bawah perlindunganku, sama saja kalian mengantarkan diri kalian untuk menjadi pundi-pundi kekayaanku!” katanya.


Zhang Yu mengeluarkan teknik amukan dua naga kembar, dua sosok naga yang jauh lebih besar dari sebelumnya muncul dari telapak tangannya dan meraung membuat tanah bergetar.


Dikarenakan kekuatan Zhang Yu telah meningkat ke ranah Dewa Menengah, kekuatan teknik yang dia keluarkan jauh lebih kuat dari sebelumnya.


Teknik amukan dua naga kembar yang sebelumnya hanya mengeluarkan dua sosok naga sepanjang belasan meter, kini muncul dua sosok naga sepanjang puluhan meter yang langsung melesat kearah ribuan iblis.


Semua iblis dirubah menjadi debu saat terkena terkaman dua naga yang muncul dari teknik amukan dua naga kembar, dan hanya dalam sekejap puluhan ribu iblis musnah dengan tubuh berubah menjadi abu.


Semua orang yang melompat ke atas dinding pelindung kota untuk melihat jalannya pertarungan, bersorak senang melihat Zhang Yu yang begitu mudah mengalahkan puluhan ribu iblis, tapi mereka belum bisa bernafas lega karena masih ada seratus iblis ranah Dewa Rendah, dan Jenderal iblis yang belum turun ke medan pertempuran.


“Apa kalian tidak ingin maju dan mengakhiri semua ini sebelum terbitnya matahari?” tanya Zhang Yu pada Jenderal iblis.

__ADS_1


“Aku tidak menyangka masih ada manusia sekuat dirimu di dunia ini, bahkan Jenderal Agung sekalipun tidak akan bisa berbuat banyak saat berhadapan denganmu,” balas Jenderal iblis yang tahu kalau nasibnya akan sama dengan pasukan iblis yang telah berubah menjadi tumpukan debu.


“Iblis bodoh seperti kalian tidak akan tahu seberapa banyak sosok manusia yang kekuatannya setara denganku, dan mungkin saja saat ini mereka sedang mengawasi keberadaan iblis di tempat lainnya.” Dengan santai Zhang Yu menunjukkan senyuman di wajahnya.


“Aku tahu seberapa kuat dirimu, dan aku tidak akan bodoh menyerangmu seorang diri. Jadi, aku putuskan menyerang bersama dengan sisa pasukanku.”


Jenderal iblis dan seratus iblis ranah Dewa Rendah segera menyerang Zhang Yu, mereka yakin kalau serangan yang mereka lakukan dapat membuat sosok pemuda berzirah emas mengalami luka parah.


Zhang Yu berdiri di tempatnya dengan tenang, menggerakkan tangannya dan tiba-tiba muncul ratusan bola petir sebesar kepala muncul di atasnya, dan seketika memberi sensasi ketakutan pada sosok Jenderal iblis dan pasukannya.


Dia menggerakkan tangannya, dan ratusan bola petir dengan kecepatan tinggi menghantam pasukan iblis. Dalam sekejap, puluhan iblis di ranah Dewa Rendah berubah menjadi abu.


Jenderal iblis dan iblis berjubah merah di sebelahnya tahu itu akan terjadi, tapi tidak mungkin bagi mereka mundur meninggalkan medan pertempuran.


“Kekuatan serangan petir sangat melemahkan kita. Aku sendiri tidak yakin apa tuan mampu mengalahkan dia!” gumam Jenderal iblis.


Iblis jubah merah di sebelahnya menganggukkan kepalanya, “Ini buruk, sepertinya tuan kita melakukan kesalahan dengan melakukan serangan disaat kekuatannya belum pulih sepenuhnya.”


“Bagaimana kalau kalian melanjutkan pembicaraan di alam kematian?” tanya Zhang Yu yang tiba-tiba muncul di depan Jenderal iblis.


Jenderal iblis seperti melihat sosok Dewa Kematian saat melihat dari dekat sosok pemuda yang telah memusnahkan seluruh pasukannya, dia tahu tidak akan mungkin baginya mengalahkan sosok itu, tapi dia tidak ingin menyerah sebelum mengerahkan seluruh kekuatannya, memberi perlawanan.


Namun, dia dan iblis berjubah merah harus merasakan apa yang dinamakan kematian, setelah bertukar serangan dengan Zhang Yu, yang dalam sepuluh gerakan dapat memenggal kepala keduanya, dan mengakhiri jalannya pertempuran di Kota Liang.


°°°


Bersambung...


Jangan lupa like, vote, dan komentarnya. Terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2