Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Kisah Shang Gu


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Zhang Yu hanya bermalas-malasan di belakang kediamannya setelah melewati malam panjang bersama kelima istrinya. Seluruh ingatan masa lalunya telah kembali, termasuk ingatan istri pertama, dan siapa gurunya di masa lalu.


Kepalanya tertunduk lesu mengingat seperti apa sosok yang di masa lalu menjadi gurunya. Bahkan, dia ingat kalau kelima istrinya merupakan para wanita yang sengaja gurunya jodohkan dengan dirinya. Meski awalnya dia merasa aneh karena memiliki lima istri, tapi melihat jumlah pria di Alam Surgawi yang hanya satu dibanding dengan sepuluh jumlah wanita, memiliki lima istri masih dapat dikatakan sedikit karena rata-rata pria di Alam Surgawi setidaknya memiliki sepuluh istri.


Shang Gu adalah istri pertamanya, seterusnya ada Long Hua sebagai istri kedua, Qing Yue istri ketiga, Shu Cing istri keempat, dan Yin Siyi sebagai istri terakhirnya. Dari kelima istrinya, di kehidupan yang lalu, dia memiliki empat istri kempat, Qing Yue, Long Hua, Shu Cing, dan Yin Siyi. Sedangkan Shang Gu, dia adalah putri gurunya sendiri, yang dijuluki sebagai Ratu Alam Semesta karena kekuatannya di masa lalu sanggup mengimbangi kekuatannya.


Zhang Yu tersenyum saat mengingat kenangan bersama mereka di masa lalu, “Pantas saja aku merasa ada yang kurang sekalipun aku sudah bersama mereka berempat, ternyata masih ada bagian ingatanku yang tersegel, dan entah siapa yang mengajari mereka cara membuka segel dengan harus melakukan itu! Aku tidak boleh terlalu sering melakukan seperti yang yang aku lakukan malam ini!” gumamnya.


“Apa yang sedang dipikirkan suamiku dengan berdiam diri di tempat ini? Apa suamiku masih memikirkan yang semalam? Aku tidak menyangka kalau itu sedikit lebih besar dari yang kamu miliki di kehidupan yang lalu!” ungkap Shang Gu duduk di sebelah Zhang Yu.


Mendengar itu Zhang Yu menghela nafas, lalu menoleh melihat ke arah Shang Gu, “Aku penasaran, bagaimana bisa kamu berada di Kekaisaran Zhou, dan menjadi utusan dari Kekaisaran itu? Apa kamu juga melakukan reinkarnasi seperti yang lainnya?” tanyanya penasaran.


“Aku juga melakukan reinkarnasi seperti mereka, tapi aku justru terlahir di tempat yang bernama Bumi, dan bukannya kita waktu masih berada di Bumi sudah saling mengenali satu sama lain? Bahkan kita saat itu sudah menjalin hubungan khusus, tapi sayangnya orangtuaku di bumi begitu menyebalkan, sampai aku harus kehilanganmu hanya karena mereka menginginkan harta dari pria tua yang aku tinggalkan begitu saja, saat aku menemukan portal aneh yang pada akhirnya membawaku sampai ke Kekaisaran Zhou, di masa 100 tahun yang lalu.”


Shang Gu menceritakan kehidupannya selama di Kekaisaran Zhou, yang mana dia diangkat sebagai putri oleh Permaisuri Kekaisaran Zhou, tapi sayangnya dua tahun setelah mengangkat dirinya sebagai putri Kekaisaran, Permaisuri mati karena penyakit yang terus menggerogoti energi kehidupannya.


Selama menjadi putri Kekaisaran Zhou, Shang Gu terus meningkatkan kekuatannya dengan menggunakan seluruh sumberdaya pemberian Kaisar, para Selir, dan para Pangeran.


Pada akhirnya, sekitar lima puluh tahun yang lalu sebelum terjadinya pemberontakan yang dilakukan Kasim Kekaisaran, dia berhasil mencapai tingkat puncak ranah Dewa Immortal Agung, dan baru-baru ini dia berhasil menerobos ranah Dewa Surgawi Rendah.

__ADS_1


“Waktu pemberontakan terjadi, aku sedang dalam proses menyempurnakan pondasi kekuatanku. Saat aku selesai menyelesaikan semuanya, Kekaisaran Zhou telah jatuh ke tangan Kasim kepercayaan Kaisar, yang sampai sekarang dia menjabat sebagai Kaisar Kekaisaran Zhou. Ayah Kaisar, semua Selir, Putra Mahkota, dan seluruh Pangeran dihukum mati sehari setelah terjadinya pemberontakan.”


“Aku yang waktu itu berada di Istana Barat jauh dari Istana Kekaisaran, selamat dari peristiwa itu karena semua orang menganggap Istana Barat hanyalah Istana yang dihuni sampah Kekaisaran, tapi pada kenyataannya Istana itu justru menjadi tempat tinggal lebih dari dua ratus ribu prajurit yang tunduk padaku.”


“Mengetahui keberadaan lebih dari dua ratus ribu prajurit di Istana Barat, Kekaisaran Zhou ingin menjalin kerjasama denganku. Setahu mereka, aku hanyalah putri angkat Kaisar yang telah dilengserkan, dan selama hidupku Kaisar tidak pernah menganggap keberadaanku karena aku selalu berada di Istana Barat yang jauh dari Istana Kekaisaran.”


“Memanfaatkan kebodohan mereka, aku mulai memposisikan diri sebagai sekutu yang membantu menjaga Kekaisaran Zhou, sampai akhirnya aku dipercaya menjadi utusan untuk pergi ke Klan Zhang. Mereka menginginkan Klan Zhang menjadi bagian dari Kekaisaran Zhou, tapi apa yang mereka inginkan justru aku jadikan jembatan untuk membawa mereka yang setia padaku, pergi meninggalkan Kekaisaran Zhou.”


Shang Gu mengatakan kalau ada dua ratus ribu prajurit miliknya, yang saat ini membangun perkemahan di hutan yang tak jauh dari perbatasan wilayah Klan Zhang. Mereka adalah prajurit setia, yang puluhan tahun bersamanya dan mereka rela mati untuk melindunginya.


“Apa kamu yakin tidak ada pengkhianat diantara mereka yang ikut denganmu?” tanya Zhang Yu.


Shang Gu yang mendengar pertanyaan Zhang Yu, perlahan dia menganggukkan kepalanya, lalu dia berkata, “Mereka sudah terikat janji langit denganku. Kalau mereka berkhianat, langit akan menghancurkan jiwa mereka, dan butuh jutaan tahun untuk mereka dapat kembali melakukan reinkarnasi.”


Salah satu prajurit bayangan muncul di dekat Zhang Yu, lalu dia pergi begitu saja setelah mendapatkan tugas dari Zhang Yu untuk menyampaikan pesan pada Zhang Quro tentang keberadaan prajurit Shang Gu. Sebenarnya bisa saja Zhang Yu menyampaikan pesan melalui telepati, tapi dia merasa itu tidak sopan dilakukan, kecuali dilakukan saat terdesak.


“Bukannya yang barusan itu prajurit bayangan, persis yang dimiliki Ayahku?” tanya Shang Gu.


“Itu memang prajurit bayangan, dan aku mendapatkan mereka setelah berpetualang di Alam Bawah, dan Alam Menengah. Setidaknya sampai saat ini aku memiliki sekitar dua ratus prajurit bayangan,” ungkap Zhang Yu yang seketika membuat Shang Gu tercengang.


“Dua ratus prajurit bayangan? Bukannya itu jauh lebih banyak dibandingkan jumlah prajurit bayangan yang dimiliki Ayahku? Lama tidak bertemu, ternyata kamu telah menemukan harta yang begitu berharga!”


“Aku tidak pernah berharap memiliki begitu banyak prajurit bayangan yang hanya akan mati setelah kematianku. Apa yang aku dapatkan bisa dikatakan sebuah keberuntungan, yang tak sembarangan orang dapat mendapatkan keberuntungan yang sana denganku.”

__ADS_1


“Aku merasa di masa depan nanti, kamu akan menjadi sosok yang lebih kuat dari apa yang dulu pernah kamu capai!” ujar Shang Gu dengan senyum lebar di wajahnya.


Di kehidupan yang lalu Shang Gu menganggap Zhang Yu hanya sebagai bayang-bayang Ayahnya, tapi sekarang dia melihat pria yang dia cintai memiliki potensi dapat melampaui kekuatan yang dimiliki Ayahnya.


Empat wanita yang semuanya menutupi sebagian wajah mereka menggunakan cadar datang menghampiri Zhang Yu dan Shang Gu. Keempat wanita itu tidak lain adalah Qing Yue, Long Hua, Shu Cing, dan Yin Siyi.


“Suami, saudari pertama, apa yang sedang kalian bicarakan?” tanya Yin Siyi yang langsung saja duduk di atas pangkuan Zhang Yu, mengabaikan tatapan tajam keempat saudarinya yang ditujukan ke arahnya.


Belum sempat Zhang Yu menjawab pertanyaan Yin Siyi, prajurit Klan Zhang datang menemuinya, “Tuan Muda, seseorang yang mengaku sebagai Penguasa Alam Air ingin bertemu dengan Tuan Muda! Saat ini orang itu menunggu di aula utama Klan!” laporan prajurit Klan Zhang yang langsung undur diri setelah selesai melaporkan apa yang ingin dia laporkan.


“Penguasa Alam Air? Saudari pertama, bukannya orang itu mantan tunangan saudari?” ujar Long Hua.


Shang Gu menganggukkan kepalanya, “Mantan tunangan yang sudah memutuskan pertunangan denganku karena menganggap aku bukanlah wanita kuat seperti yang diinginkannya.”


Shang Gu memandang Zhang Yu dan kembali berkata, “Meskipun yang datang hanya tubuh bayangan yang kekuatannya setara Dewa Surgawi Rendah, tetaplah berhati-hati saat berhadapan dengannya.”


Zhang Yu pelan menganggukkan kepalanya, lalu dia membalas, “Kamu tenang saja, meski saat ini aku hanya seorang Dewa Immortal Agung tingkat puncak yang bahkan lebih lemah darimu, seorang Dewa Surgawi Menengah sekalipun tidak akan membuatku gentar kalau memang harus menghadapinya!”


“Namun, melihat dari cara kedatangannya yang tanpa membuat keributan, aku merasa kedatangannya kali ini bukan untuk menantangku, dan mencoba merebutmu dariku. Aku rasa kedatangannya berhubungan dengan Dewa Iblis yang aku segel di Alam Air!...”


°°°


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2