Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Persiapa Akhir


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Dunia Abadi...


“Apa kita dapat mencapai ranah Dewa Nirwana Agung?” tanya Xin Yang menatap Xin Wang yang berada di depannya.


“Kita semua saat ini rata berada di ranah Dewa Nirwana Suci tingkat 2. Dengan waktu yang ada, kemungkinan kita hanya bisa mencapai ranah Dewa Nirwana Suci tingkat puncak,” jawab Xin Yang.


“Aku rasa tingkat puncak ranah Dewa Nirwana Suci tidak terlalu buruk. Setidaknya dengan kekuatan di tingkat itu kita dapat memberi bantuan pada Tuan untuk dapat mengalahkan sosok Dewa Iblis dan pasukannya,” kata Jiang Xun yamg menjadi pemimpin tertinggi tentara Monster.


“Namun, kalau ada kesempatan aku ingin meningkatkan kekuatan sampai ranah Dewa Nirwana Agung,” ungkap Jiang Wen yang telah diangkat menjadi wakil dari Jiang Xun, dan dia diberi tanggungjawab memimpin tiga puluh ribu pasukan monster.


Saat mereka sedang melakukan obrolan ringan, keempatnya merasakan luapan energi besar dari arah istana Naga, yang merupakan tempat tinggal para Naga.


“Apa Naga Api dan Naga Es baru saja menerobos ke tingkat yang lebih tinggi?” tanya Jiang Xun merasakan energi dingin dan hangat menyatu dalam udara di sekitarnya.


“Kekuatan mereka kini setara dengan kita, dan sepertinya mereka terus berusaha meningkatkan kekuatan! Sebaiknya kita sekarang juga terus meningkatkan kekuatan, supaya kekuatan kita tidak tertinggal jauh dari mereka!” ungkap Xin Wang dan langsung saja dia pergi ke tempat dia biasa melakukan kultivasi.


“Aku juga harus meningkatkan kekuatan!” kata Xin Yang lalu tiba-tiba saja sosoknya menghilang.


“Saudara, apa kamu juga ingin kembali meningkatkan kekuatan? Kalau saudara ingin melakukannya, sebaiknya ambil ini untuk lebih cepat meningkatkan kekuatan!” kata Jiang Xun sembari memberikan banyak sumberdaya pada Jiang Wen.


“Bukannya saudara juga membutuhkan sumberdaya ini untuk meningkatkan kekuatan? Kenapa saudara justru memberikan sumberdaya ini padaku? Apa saudara punya cara lain untuk meningkatkan kekuatan?” tanya Jiang Wen penasaran dengan apa yang ingin dilakukan Jiang Xun, yang dulu adalah Tuannya.


“Saudara, apa kamu sudah melupakan segel kekuatan dalam tubuhku? Saat ini segel itu hampir terbuka, dan kamu pastinya tahu kekuatan seperti apa yang akan aku dapatkan begitu segel itu terbuka!” kata Jiang Xun yang langsung saja dibalas Jiang Wen dengan menganggukkan kepalanya karena dia tahu, sebesar apa kekuatan yang tersimpan dalam segel di tubuh Jiang Xun.


°°°


Kediaman Zhang Yu di Dunia Abadi...

__ADS_1


“Apa kekuatan yang kita miliki saat ini sudah cukup kuat?” tanya Shu Cing pada lima wanita yang berada di dekatnya.


Kelima wanita di dekat Shu Cing adalah Yan Fei, Qing Yue, Shang Gu, Yin Siyi, dan Long Hua. Mereka semua adalah istri Zhang Yu yang selama ini terus meningkatkan kekuatan dengan memanfaatkan perputaran waktu Dunia Abadi yang puluhan kali lebih cepat dibandingkan di Alam Semesta.


“Saat ini kita baru berada di tingkat 7 ranah Dewa Nirwana Suci. Setidaknya, selama berada di tempat ini kitaharus mencapai ranah Dewa Nirwana Suci tingkat puncak, dan baru melakukan terobosan ke ranah Dewa Nirwana Agung begitu keluar dari tempat ini!” kata Shang Gu menjawab pertanyaan Shu Cing.


Mereka yang mendengarnya, bersamaan menganggukkan kepala, setuju dengan perkataan Shang Gu, dan secepatnya mereka harus segera mencapai tingkat puncak ranah Dewa Nirwana Suci.


“Apa diantara kalian ada yang sudah mendapatkan kabar dari kedua saudari tentang keadaan dunia luar?” tanya Qing Yue menatap bergantian kelima saudarinya.


“Kedua saudari hanya mengabarkan kalau waktu kita semakin sedikit,” kata Long Hua.


“Waktu semakin sedikit? Apa mungkin segel di Alam Air akan hancur lebih cepat dari perkiraan suami?” kembali Qing Yue mengajukan pertanyaan.


Long Hua menganggukkan kepalanya, “Kemungkinan segel itu dapat dihancurkan oleh Dewa Iblis kurang dari satu tahun, atau bahkan bisa lebih cepat dari itu,” katanya menyampaikan informasi yang diperolehnya dari Fan Yu Jie melalui pesan telepati.


“Kalau begitu, jangan lagi membuang-buang waktu! Sebaiknya kita segera melanjutkan kultivasi untuk meningkatkan kekuatan!” kata Qing Yue yang ingin segera melanjutkan kultivasi nya.


°°°


Satu bukan kemudian di Alam Kegelapan...


“Yang Mulia, sebanyak tiga ratus ribu prajurit siap di kirim menuju Alam Air untuk membantu pasukan penjaga garis pertahanan,” kata pria yang merupakan salah satu petinggi Alam Kegelapan.


“Segera kirim mereka ke Alam Air!” kata Fan Yu Jie yang merasa sudah waktunya dia mengirim seperempat dari jumlah keseluruhan pasukan Alam Kegelapan ke Alam Air, membantu pasukan penjaga garis pertahanan.


“Kalau begitu, hamba dan lima petinggi lainnya akan memimpin mereka menuju Alam Air,” kata orang yang sama, lalu dia undur diri meninggalkan aula istana penguasa Alam Kegelapan.


“Saudari, apa kamu juga telah mengirim sebagian pasukan Alam Bunga untuk membantu mereka yang berada di Alam Air?” tanya Fan Yu Jie pada Lin Yifei begitu mereka hanya berdua di dalam aula istana.


“Aku sudah mengirim mereka dua hari yang lalu. Meski hanya dua ratusan ribu prajurit, tapi kekuatan mereka setara dengan kekuatan para petinggi Alam lain,” jawab Lin Yifei sembari menunjukkan senyuman di wajahnya.

__ADS_1


“Dengan sumberdaya yang tak pernah habis, tentu kekuatan pasukan kita dapat disetarakan dengan kekuatan para petinggi Alam lain,” ungkap Fan Yu Jie yang tahu seberapa hebat kekuatan pasukannya.


“Dari seluruh Alam yang tergabung dalam pasukan gabungan, mungkin hanya pasukan dari Alam Binatang yang dapat mengimbangi kekuatan pasukan kita,” kata Lin Yifei tahu seberapa besar kekuatan yang dimiliki oleh Alam Binatang.


“Saudari, apa kamu tahu sekuat apa kekuatan pasukan suami yang ada di Dunia Abadi miliknya? Apa kekuatannya setara dengan para petinggi Alam Kegelapan ataupun petinggi Alam Bunga?” tanya Fan Yu Jie penasaran seberapa kuat pasukan Zhang Yu yang selama ini terus meningkatkan kekuatannya di Dunia Abadi.


“Kekuatan petinggi Alam Kegelapan dan Alam Bunga tak akan sebanding dengan kekuatan mereka! Setidaknya kekuatan mereka saat ini hanya satu atau dua tingkat di bawah kekuatan kita,” jawab Lin Yifei.


“Bukannya kekuatan mereka sangat kuat?” ungkap Fan Yu Jie yang begitu ingin melihat keberadaan pasukan Zhang Yu di Dunia Abadi.


“Kekuatan mereka memang sangat kuat, dan karena itu juga suami kita hanya menggunakan kekuatan mereka di saat dia memang sedang membutuhkan kekuatan mereka!” kata Lin Yifei yang sudah beberapa kali bertemu dengan pasukan khusus milik Zhang Yu yang berada di Dunia Abadi.


“Semoga saja keberadaan mereka dapat membantu kita memenangkan peperangan, yang sebenarnya hanya kecil kemungkinan untuk kita mendapatkan kemenangan...” Meski kecil kemungkinan menang, Fan Yu Jie tetap yakin dapat memenangkan peperangan melawan Dewa Iblis dan pasukannya.


Lin Yifei hanya menganggukkan kepalanya setelah mendengar apa yang dikatakan Fan Yu Jie, lalu dia berkata, “Setidaknya masih ada kemungkinan kita memenangkan peperangan, walau kemungkinan itu sangatlah kecil...”


“Bagaimana kalau sekarang kita kembali melanjutkan kultivasi?” tanya Fan Yu Jie.


“Walau kecil kemungkinan kita dapat menerobos ranah Dewa Nirwana Agung dalam waktu dekat, tapi setidaknya kita harus tetap mencoba!” kata Lin Yifei yang saat ini dia maupun kekuatan Fan Yu Jie sama-sama kesulitan menerobos ranah Dewa Nirwana Agung.


Fan Yu Jie mengangguk sekali, lalu berkata, “Tidak ada salahnya untuk terus mencoba dan berusaha!...”


“Sebenarnya terakhir kali melakukan kultivasi, aku sudah merasakan adanya tanda-tanda terobosan, tapi tanda itu masih begitu awal,” ungkap Lin Yifei yang merasa kalau tidak lama lagi dia mungkin dapat menerobos ranah Dewa Nirwana Agung.


“Aku juga merasakan itu, dan mari bersama-sama kita hancurkan penghalang yang menghalangi kita mendapatkan terobosan!” kata Fan Yu Jie penuh tekad menghancurkan penghalang diantara ranah Dewa Nirwana Suci tingkat puncak dan ranah Dewa Nirwana Agung.


Lin Yifei mengangguk, “Mari kita lakukan, dan aku berharap saudari yang lainnya juga melakukan seperti apa yang mau kita lakukan!...”


°°°


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2