
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
°°°
Hari di mana peperangan antara kubu Sekte Lotus Darah dan kubu Istana Hua telah tiba.
Kubu Sekte Lotus Darah membawa seluruh kekuatan yang mereka miliki, begitu juga dengan kubu Istana Hua.
Ratusan ribu prajurit dari kedua belah kubu telah bersiap di posisi masing-masing, siap menerima perintah dari pemimpin mereka. Diantara barisan prajurit, terdapat beberapa sosok yang diangkat sebagai jenderal perang, dengan tugas memimpin prajurit yang dipercayakan pada mereka.
“Prajurit di kubu musuh dua kali lebih banyak dari prajurit yang kita miliki,” kata Long Hua yang membandingkan jumlah prajurit kedua kubu yang akan berperang.
“Kekuatan prajurit mereka rata-rata berada di ranah Dewa Immortal Langit sampai ranah Dewa Surgawi Rendah, dan ada para Jenderal dengan kekuatan ranah Dewa Surgawi Menengah,” lanjut Long Hua.
Mendengarnya Zhang Yu dan para wanita di dekatnya mengangguk kecil sambil menunjukkan senyuman di wajah mereka, lalu Zhang Yu berkata, “Cukup kita yang maju menjadi lawan mereka! Dengan kekuatan yang kita miliki, peperangan ini akan berakhir dengan cepat, tanpa mengorbankan prajurit di kubu kita.”
Qing Yu yang berada tepat di sebelah kanan Zhang Yu berkata, “Suami, apa boleh aku menggunakan mereka untuk mengukur seberapa jauh peningkatan kekuatanku?”
“Tentu, kamu dan kalian semua bebas melakukan apapun pada mereka,” balas Zhang Yu. ‘Aku sendiri juga akan memanfaatkan keberadaan mereka untuk meningkatkan kekuatanku. Kebetulan aku bisa membeli kartu poin pengalaman ganda, untuk meningkatkan jumlah poin pengalaman yang akan aku dapatkan dengan membunuh mereka’ lanjutnya dalam hati.
Zhang Yu dan ketujuh istrinya kemudian melangkahkan kaki maju ke depan, mengambil jarak dengan para tetua serta prajurit Istana Hua. Mereka bersiap memusnahkan seluruh prajurit dan Jenderal kubu Sekte Lotus Darah begitu mereka melakukan pergerakan.
Dengan kekuatan yang telah melampaui ranah Dewa Surgawi Tinggi, mereka hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk memusnahkan seluruh Jenderal dan prajurit kubu Sekte Lotus Darah. Beberapa orang dengan kekuatan ranah Dewa Surgawi Tinggi tingkat puncak sekalipun, tidak akan mampu berbuat banyak saat berhadapan dengan mereka.
“Patriak Sekte Lotus Darah sepertinya baru menerobos ranah Dewa Nirwana, sementara yang lainnya masih membutuhkan sedikit usaha untuk mengikuti jejaknya,” ujat Lin Yifei.
__ADS_1
Zhang Yu menganggukkan kepalanya karena sejak sampai di medan perang, dia juga sudah meminta Yuxi mencari tahu kekuatan musuh yang akan dia hadapi, dan sosok Patriak Sekte Lotus darah adalah sosok terkuat dari kubu musuh yang kekuatannya setara dengan kekuatan para istrinya.
Dari kubu Sekte Lotus Darah, Patriak Sekte Lotus darah melangkahkan kaki maju ke depan, didampingi tiga sosok yang bisa dikatakan setara dengannya meski kekuatan mereka sedikit lebih lemah darinya.
“Aku tidak menyangka kamu benar-benar datang membawa keindahan lainnya yang tak kalah indah darimu!” kata Patriak Sekte Lotus Darah sembari menjilati bibirnya sendiri saat dia melihat Lin Yifei dan wanita di dekatnya. Dia benar-benar tidak sabar untuk segera menikmati keindahan di depan matanya.
Setelah dua hari lalu berhasil menerobos ranah Dewa Nirwana, Patriak Sekte Lotus Darah menganggap dirinya adalah sosok terkuat di Alam Bunga, dan dia yakin semua keinginannya akan dia dapatkan hanya dengan menunjukkan kekuatannya.
Sementara itu, Zhang Yu yang sudah membeli kartu poin pengalaman ganda, dia sudah sangat siap membunuh seluruh prajurit kubu Sekte Lotus Darah yang mana kematian mereka akan menjadi sumber kekuatan untuknya, dan dia berharap dapat menerobos satu sampai dua tingkatan setelah memusnahkan seluruh prajurit kubu Sekte Lotus Darah.
Patriak Sekte Lotus darah mengedarkan aura kekuatan puncaknya, lalu mengarahkan seluruh aura kekuatannya ke arah Lin Yifei dan orang-orang di dekatnya, “Aku tidak yakin kamu dan orang-orang di dekatmu dapat bertahan dari tekanan seorang Dewa Nirwana! Sebaiknya kamu merangkak ke hadapanku, dan memohon pengampunan padaku!”
Mengabaikan apa yang dikatakan Patriak Sekte Lotus Darah yang belum menyadari kekuatan musuhnya, Lin Yifei dengan gerakan cepat melambaikan tangannya, mengembalikan aura kekuatan Patriak Sekte Lotus Darah yang diarahkan padanya, “Hanya dengan kekuatan yang kamu miliki, itu masih jauh dari cukup untuk mengimbangi kekuatanku!”
Aura kuat yang sedikit lebih kuat dari aura kekuatan Patriak Sekte Lotus Darah, meluap keluar dari tubuh Lin Yifei, membuat tubuh musuhnya bergetar saat merasakan aura kekuatannya.
Lin Yifei mengangkat sudut bibirnya membentuk senyuman, mendengar apa yang dikatakan Patriak Sekte Lotus Darah. Dia tidak menyangka orang itu ingin memutar balikkan fakta, kalau dirinyalah yang selama ini menggunakan teknik Iblis untuk meningkatkan kekuatannya.
Patriak Sekte Lotus Darah yang merasa tidak ada harapan untuknya dapat memenangkan peperangan setelah mengetahui tingkat kekuatan Lin Yifei, dia meminta orang-orangnya mundu meninggalkan medan perang. Akan tetapi, saat orang-orangnya mulai bergerak mundur, mereka mendapati adanya array yang telah menyegel medan perang, membuat siapapun tidak bisa meninggalkan medan perang selama masih ada sosok yang bernafas dari kubu musuh.
“Sial, ternyata mereka telah menyegel tempat ini! Tidak ada pilihan lain, sebagian coba hancurkan array, dan sebagian kita maju melawan mereka!” teriak Patriak Sekte Lotus Darah.
“Bukannya kau yang menginginkan perang? Kenapa sekarang kau ingin melarikan diri?” tiba-tiba Zhang Yu sudah berada di depan Patriak Sekte Lotus Darah, dengan genggaman tangan dikelilingi kilatan petir berwarna hitam keemasan.
Patriak Sekte Lotus Darah terkejut dengan kedatangan Zhang Yu yang begitu tiba-tiba. Dengan mengerahkan seluruh kekuatannya, dia mencoba menghindar sejauh mungkin dari sosok Zhang Yu, yang telah siap melayangkan sebuah serangan kepadanya.
__ADS_1
Zhang Yu yang sudah memperkirakan kecepatan Patriak Sekte Lotus Darah, dengan mudah dia mengimbangi kecepatan orang itu, dan terus bergerak mengikuti pergerakan musuhnya. Sampai akhirnya Patriak Sekte Lotus Darah lengah, dan memberi celah untuk Zhang melayangkan sebuah serangan padanya.
Bang.. Boom...
Dentuman keras terdengar saat serangan Zhang Yu mengenai tubuh Patriak Sekte Lotus Darah, dan tak lama setelah itu terdengar suara ledakan saat tubuh Patriak Sekte Lotus Darah menghantam tanah. Dengan serangan Zhang Yu yang hanya menggunakan setengah kekuatannya, Patriak Sekte Lotus Darah merasakan setengah jiwanya telah berada di Alam Kematian.
Di sisi lain, Lin Yifei, Yan Fei, dan Qing Yue yang melawan tiga sosok pendamping Patriak Sekte Lotus Darah. Tanpa berkeringat ketiganya berhasil melukai cukup parah tiga orang yang menjadi lawan mereka.
Membiarkan Patriak Sekte Lotus Darah yang kesulitan bangkit, Zhang Yu melesat ke tempat prajurit kubu Sekte Lotus Darah, lalu menyerang mereka semua untuk mengumpulkan pundi-pundi poin pengalaman.
Bola-bola api dan petir berputar-putar mengelilingi tubuh Zhang Yu, saat dia berada di tengah-tengah musuh, yang langsung saja berubah menjadi abu saat bersentuhan dengan bola-bola api yang mengelilingi tubuh Zhang Yu. Dalam waktu kurang dari satu menit, sudah ribuan prajurit mati dan menambah jumlah poin pengalamannya.
Jika saja kubu Sekte Lotus Darah memiliki lebih dari sepuluh juta prajurit, bukan sesuatu yang mustahil untuknya dapat menerobos ranah Dewa Nirwana tingkat puncak, satu tingkat di bawah kekuatan penguasa Alam Elemen.
Patriak Sekte Lotus Darah yang berhasil memulihkan sebagian luka di tubuhnya, dengan mengerahkan seluruh kekuatannya, dia menciptakan pedang berukuran raksasa, lalu dia menggunakan pedang itu untuk menyerang Zhang Yu yang terus saja membunuh prajurit milikinya.
BOOM...
Ledakan keras terdengar saat pedang berukuran raksasa milik Patriak Sekte Lotus Darah, menghantam tubuh Zhang Yu yang di mata Patriak Sekte Lotus Darah pemuda itu tidak siap menghadapi datangnya serangan cepat yang dia dilakukan.
Debu yang beterbangan menyelimuti tempat jatuhnya hantaman pedang raksasa milik Patriak Sekte Lotus Darah. Melihat tidak adanya gerakan dari balik debu yang beterbangan, Patriak Sekte Lotus Darah yakin kalau musuhnya telah mati, terkena hantaman pedangnya.
Akan tetapi, begitu debu yang beterbangan mulai menghilang, keyakinannya seketika runtuh saat dia melihat sosok yang dia perkiraan sudah mati, masih berdiri di tempatnya dalam keadaan baik-baik saja, dan justru pedang berukuran raksasanya yang kini terlihat jelas telah patah menjadi dua bagian.
Zhang Yu tersenyum melihat keterkejutan Patriak Sekte Lotus Darah, “Apa yang barusan itu serangan terkuatmu? Jujur saja, serangan yang baru kamu lakukan, itu hanya membuat aku sulit bernapas karena banyaknya debu yang beterbangan di sekitarku!...”
__ADS_1
°°°
Bersambung...