
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
°°°
Setalah melakukan pembicaraan singkat dengan Yuxi, Zhang Yu sudah tau bagaimana caranya memindahkan seluruh kawasan Klan Zhang ke dalam dunia kecil, tapi dengan besarnya kekuatan di dunia kecil, hanya mereka yang berada di atas ranah Kaisar Dewa yang bisa memasukinya.
Saat ingin mengakhiri pembicaraannya dengan Yuxi, Zhang Yu dikejutkan dengan notifikasi dari Yuxi, yang mengatakan kalau dia mendapatkan hadiah dari Sang Pencipta karena berhasil melenyapkan Kekaisaran Alam Atas yang selama ini sudah berbuat banyak kesalahan, pada Kekaisaran lainnya.
Ini pertama kalinya dia mendapatkan hadiah dari Sang Pencipta, meski penasaran bagaimana Yuxi bisa berhubungan dengan Sang Pencipta, tapi dia lebih penasaran dengan hadiah apa yang diberikan Sang Pencipta padanya.
“Lebih baik aku segera melihat hadiah pemberian Sang Pencipta! Siapa tahu hadiahnya dapat aku manfaatkan untuk peningkatan kekuatan seluruh anggota Klan Zhang, supaya aku bisa lebih cepat memindahkan mereka ke dunia kecil!” ungkap Zhang Yu.
“Yuxi, perlihatkan padaku hadiah apa yang yang diberikan Sang Pencipta padaku!” perintahnya.
[DING...]
[Membuka Hadiah Dari Sang Pencipta...]
[Tuan mendapatkan teknik Penciptaan, tapi Tuan harus kehilangan seluruh teknik yang pernah dipelajari, kalau ingin mempelajari Teknik Penciptaan.]
[Tuan mendapatkan satu juta Pil Abadi. Siapapun yang meminum Pil Abadi, dia tidak akan mati kecuali jiwanya dimusnahkan.]
[Tuan Mendapatkan Artefak Suci Sang Pencipta. Artefak berwujud kalung yang dapat membuat pemiliknya memiliki kekuatan semu 5 tingkat dari kekuatan sejatinya.]
[Tuan mendapatkan Poin Sistem tak terbatas.]
°°°
__ADS_1
Terkejut, itulah yang dirasakan Zhang Yu setelah melihat hadiah apa saja yang diberikan Sang Pencipta padanya. Dari empat jenis hadiah yang dia dapatkan, tak satupun dari semua itu yang tidak membuatnya terkejut.
Teknik Penciptaan, bukannya dengan teknik itu dia dapat menciptakan teknik apapun sesuai dengan apa yang ada di pikirannya? Meskipun harus kehilangan seluruh teknik yang pernah dia pelajari, semua itu tak akan menjadi masalah selama dia memiliki teknik penciptaan.
Dengan memiliki teknik penciptaan, dia akan menjadi sosok yang hanya berada satu tingkatan lebih lemah dibandingkan Sang Pencipta itu sendiri. Akan tetapi semua itu bisa terwujud setelah kekuatannya mencapai puncak kultivasi, yang dulu pernah dia capai, meski waktu itu dia butuh milyaran tahun untuk mencapainya.
Berbeda dengan kehidupannya sekarang. Dengan bantuan Yuxi, dia yakin kurang dari seratus tahun dapat mencapai tingkatan itu untuk kedua kalinya, atau mungkin dia dapat mencapai tingkatan baru yang selama ini belum pernah ada yang mencapainya.
Hadiah kedua yang dia dapatkan adalah satu juta Pil Abadi. Sekalipun Pil Abadi tidak sepenuhnya membuat dirinya dan siapapun yang meminumnya menjadi sosok abadi, tapi selama masih ada pecahan jiwa yang terselamatkan, dia masih dapat hidup walau harus menjalani waktu pemulihan yang mungkin bisa berlangsung selama puluhan, ratusan, bahkan ribuan tahun.
Untuk hadiah ketiga yang didapatkannya, Artefak itu dapat dia gunakan bersamaan dengan Artefak lainnya yang sama-sama dapat meningkatkan kekuatannya. Meskipun bukan kekuatan sejati melainkan hanya kekuatan semu yang akan dia dapatkan, setidaknya itu dapat menjadi membuatnya memiliki keunggulan singkat saat berhadapan dengan musuh yang memiliki kekuatan satu ranah di atas kekuatannya.
Akan tetapi seluruh artefak yang dia miliki tidak akan berpengaruh banyak kalau dia bertarung dalam jangka panjang melawan musuh yang jauh lebih kuat darinya. Bagaimanapun juga, energi spiritual miliknya, tak sebanyak mereka yang memiliki kekuatan jauh melampaui kekuatannya.
Namun, untuk sekarang dia tidak terlalu memikirkan hal itu karena di Alam Atas, dapat dikatakan kalau dialah sosok terkuat yang berada di puncak kekuatan Alam Atas. Dengan kekuatannya yang sekarang ditambah seluruh artefak miliknya yang dapat meningkatkan kekuatan, hanya mereka di ranah Dewa Surgawi Menengah yang dapat mengimbangi kekuatannya.
“Mulai sekarang aku tidak perlu ragu membeli apapun yang ada di toko sistem, meskipun harganya mencapai ratusan triliun!” ungkapnya sambil menunjukkan senyuman lebar di wajahnya.
“Suamiku, apa yang membuatmu terlihat sangat bahagia?” Suara Qing Yue terdengar di telinganya, dan saat menoleh dia melihat wanita itu sudah berdiri di sebelahnya.
Masih dengan senyum di wajahnya, Zhang Yu menjawab pertanyaan Qing Yue, “Aku baru saja mendapat sesuatu yang dapat meningkatkan kekuatan kita, jauh lebih cepat dari sebelumnya, dan aku juga telah mendapatkan cara memindahkan seluruh kawasan Klan Zhang ke dalam dunia kecil, kalau mereka semua setuju untuk mengikutiku, pergi ke Alam Dewa.”
“Suamiku, bukannya laju peningkatan kekuatan kita saat ini sudah sangat cepat, bagaimana mungkin itu semua bisa dibuat lebih cepat lagi? Kalau memang bisa, entah kenapa aku sekarang merasa kalau suami sudah jauh lebih kuat dari kehidupan yang lalu, meskipun kekuatan suami belum mencapai puncak tertinggi!” Qing Yue seolah dia sedang melihat sosok Sang Pencipta, saat melihat Zhang Yu yang sekarang.
Mendengar itu Zhang Yu segera menganggukkan kepalanya, lalu dia berkata, “Kamu cukup percaya padaku, dan aku pasti segera membuat kamu dan yang lainnya mencapai puncak kekuatan Alam Atas sebelum kita pergi ke Alam Dewa!”
Sekalipun belum mengerti bagaimana cara Zhang Yu mempercepat laju peningkatan kekuatannya, Qing Yue percaya kalau Zhang Yu dapat melakukan apa yang dia katakan, “Aku sudah tidak sabar pergi ke Alam Dewa, dan melihat ekspresi terkejutnya saat melihatmu yang bahkan jauh lebih kuat dari apa yang kamu miliki di masa lalu.” Tiba-tiba saja Qing Yue memeluk erat lengan Zhang Yu.
__ADS_1
“Aku justru sudah tidak sabar membuat perhitungan dengan orang itu karena sudah berani membawa kedua orangtuaku!”
Zhang Yu melepas pelukan Qing Yue di lengan tangannya, lalu dia menarik lembut tubuh wanita itu ke dalam pelukannya. Lembut dan hangatnya tubuh Qing Yue, membuatnya nyaman saat memeluknya.
Akan tetapi pelukan mereka tak berlangsung lama karena salah satu prajurit Klan Zhang tiba-tiba saja mendatangi mereka. Prajurit itu melaporkan kalau Zhang Xinhua dan Zhang Quro menunggu kedatangan mereka di aula utama Klan, untuk membicarakan langkah yang akan di ambil Klan Zhang setelah memenangkan perang dengan Kekaisaran Alam Atas.
Mendengar itu, Zhang Yu dan Qing Yue melangkah santai berjalan menuju aula utama Klan, dan sambil berjalan Zhang Yu menghubungi ketiga istrinya meminta mereka pergi ke aula utama Klan.
Sampai di depan aula utama Klan, Zhang Yu mendapati ketiga istrinya sudah menunggu kedatangannya, dan pada akhirnya mereka masuk bersama-sama ke dalam aula yang mana seluruh petinggi Klan sedang menunggu kedatangannya mereka.
Setelah Zhang Yu dan ketiga istrinya menempati tempat duduk mereka, barulah Zhang Quro memulai pembicaraan tentang langkah strategis yang akan diambil Klan Zhang setelah memenangkan peperangan.
Semua petinggi Klan mengusulkan untuk mengambil beberapa wilayah penting yang sebelumnya menjadi bagian dari Kekaisaran Alam Atas, dan menjadikan wilayah itu berada di bawah kekuasaan Klan Zhang. Setidaknya ada lima wilayah yang kaya akan sumberdaya, dan sebuah keuntungan besar kalau Klan Zhang mengakuisisi wilayah itu.
“Wilayah itu bisa saja kita akuisisi, tapi kita masih kekurangan prajurit untuk bisa menjaga banyaknya wilayah yang ingin kita akuisisi.” Zhang Quro tiba-tiba menoleh, mengalihkan tatapan matanya ke arah Zhang Yu, lalu dia lanjut berkata, “Keponakanku, katakan pendapatmu, apa perlu kita mengakuisisi seluruh wilayah berharga yang sebelumnya berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Alam Atas?” tanyanya.
Pandangan semua orang di dalam aula utama seketika tertuju pada Zhang Yu, setelah mereka mendengar pertanyaan Zhang Quro yang di tujukan padanya.
Zhang Yu menunjukkan senyum tipis di wajahnya saat semua orang mengarahkan pandangannya ke arah dirinya, kemudian dia berkata, “Apa kalian benar-benar ingin mengakuisisi semua wilayah itu?” tanyanya.
Semua orang di aula menganggukkan kepalanya, kecuali keempat istrinya.
“Bagaimana kalau kita tidak perlu mengakuisisi seluruh wilayah itu, tapi aku menawarkan kalian semua pergi bersamaku ke Alam Dewa? Tentu aku juga akan membawa seluruh kawasan Klan Zhang beserta bangunannya, pergi bersama kita ke Alam Dewa!” kata Zhang Yu yang seketika membuat semua orang merasa bingung.
“Aku tidak akan menjelaskan bagaimana caranya aku melakukan semua itu, tapi kalian punya waktu sampai besok padi untuk memikirkan jawaban dari apa yang aku tawarkan pada kalian.” Selesai mengatakan itu, Zhang Yu dan ke empat istrinya pergi meninggalkan aula utama Klan, membiarkan semua orang terdiam dengan pemikiran masing-masing.
°°°
__ADS_1
Bersambung...