
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
°°°
Alam Air...
“Saudari, aura pekat kekuatan Iblis sudah berasa di tempat ini,” kata Yin Siyi begitu sampai di Alam Air.
“Tempat itu masih cukup jauh, tapi aura Iblis sudah menyebar sampai ke tempat ini,” imbuh Shang Gu.
“Kemungkinan tak lama lagi segel itu akan hancur. Sebaiknya kita bergegas ke tempat itu, membantu mereka menjaga garis pertahanan supaya peperangan tidak meluas ke Alam lain!” kata Fan Yu Jie meminta semua saudari dan prajurit kedua Alam mempercepat pergerakan mereka.
“Semakin mendekati tempat itu, aura Iblis yang aku rasakan semakin pekat, dan ini membuatku sangat tidak nyaman,” kata Shu Cing sama sekali tidak merasa nyaman dengan aura Iblis yang dirasakannya.
Semua juga merasakan apa yang dirasakan Shu Cing, tapi mereka mencoba tetap tenang dan menggunakan energi spiritual melapisi tubuh untuk menghindari dampak buruk dari aura Iblis.
Sebenarnya aura Iblis tidak berdampak buruk pada makhluk hidup lainnya, tapi bagi mereka yang tidak menyukai aura Iblis, aura itu dapat membuat mereka mual dan tentu keadaan seperti itu sangat mengganggu seandainya terjadi di tengah-tengah peperangan.
“Dari sini aku tahu segel itu belum hancur, tapi tak lama lagi banyak Iblis yang merangkak keluar melalui celah segel” kata Lin Yifei.
Benar apa yang dikatakan Lin Yifei. Segel yang menyegel Dewa Iblis dan pasukannya memang belum hancur, tapi ratusan ribu Iblis mulai merangkak dari lubang segel, dan satu persatu dari mereka mulai keluar dari celah segel.
“Mereka bukan pasukan inti Dewa Iblis, tapi jumlah serta kekuatan mereka setara dengan pasukan yang kita bawa,” lanjut Lin Yifei yang kali ini dapat merasakan kekuatan Iblis yang mulai keluar melalui celah segel.
Semua yang mendengar perkataan Lin Yifeihanya menganggukkan kepala, dan mereka segera saja meningkatkan kecepatan untuk segera sampai di garis pertahanan. Pergerakan mereka yang sangat cepat, membuat langit Alam Air seolah sedang dibelah oleh jutaan cahaya berwarna-warni, yang bergerak ke arah yang sama.
°°°
Garis pertahanan Alam Air...
“Mereka datang!” kata Lan Guang melihat ratusan Iblis keluar dari celah array yang sudah menganga lebar.
Semua penguasa, dan seluruh prajurit di garis pertahanan segera bersiap melakukan serangan. Mereka sudah menyiapkan diri menyerang musuh yang baru saja berhasil merangkak keluar dari lubang segel.
__ADS_1
“Jumlah mereka terus bertambah setiap detiknya,” ungkap Bing Mao melihat jumlah pasukan Iblis yang semakin banyak.
“Langsung serang!” teriak Zhang Lao dengan suara lantang.
“Serang dan bunuh mereka semua!” kata Dong Ye yang langsung saja melesat maju memimpin ratusan ribu prajurit, menyerang ribuan Iblis yang baru saja keluar dari celah segel.
Unggul dalam jumlah dan memanfaatkan ketidak siapan pasukan Iblis yang baru saja berhasil keluar dari celah segel, Dong Ye dan prajurit yang dia pimpin dapat mengungguli jalannya peperangan, tapi itu hanya berlangsung singkat karena segera saja pasukan Iblis membalik keadaan.
“Bantu saudara Dong! Dia seorang diri tidak mungkin menang melawan mereka,” kata Zhang Lao dan langsung saja Bing Mao dan Xue Xie melesat maju membantu Dong Ye.
Zhang Lao yang ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi garis pertahanan Alam Air sebelum hadirnya sosok Zhang Yu, dia melakukan tugasnya sebagai pemimpin dengan sangat baik.
“Saudara Huo Sheng De dan saudara Huo Hong De, persiapkan bantuan untuk mereka bertiga kalau ketiganya mulai kewalahan menghadapi pasukan Iblis!” kata Zhang Lao pada penguasa Alam Api dan penguasa Alam Elemen.
“Baik pemimpin,” jawab keduanya bersamaan.
“Ini belum pasukan inti yang dimiliki Dewa Iblis, tapi kekuatan mereka sudah sangat merepotkan. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi di tempat ini saat kemunculan sosok Dewa Iblis!” gumam Zhang Lao lirih.
Dengan kekuatan pasukan penjaga garis pertahanan Zhang Lao yakin pasukan yang ada saat ini tidak akan sanggup berhadapan dengan pasukan inti Dewa Iblis, apalagi kalau harus berhadapan langsung dengan kekuatan besar yang dimiliki Dewa Iblis.
°°°
Di sisi ketujuh istri Zhang Yu...
“Apa kita langsung membantu mereka?” tanya Long Hua sembari menatap peperangan yang terjadi di garis pertahanan Alam Air.
“Kita tunggu saja di tempat ini, dan kita baru membantu kalau mereka memang membutuhkan bantuan kita,” kata Fan Yu Jie menjawab pertanyaan Long Hua.
Mereka terus menyaksikan jalannya peperangan yang setiap detiknya semakin terlihat kalau pasukan Iblis mulai mendominasi jalannya peperangan, tapi dominasi mereka tidak berlangsung lama setelah dua sosok penguasa membantu tiga penguasa yang lebih dulu terjun ke medan peperangan.
“Saudara Lao belum turun tangan, artinya mereka masih menyimpan kekuatan utama pasukan garis pertahanan,” kata Lin Yifei.
“Aku dapat merasakan kalau kekuatan saudara Lao sudah berada di ranah Dewa Nirwana Agung, dan dia lebih kuat dari kita,” kata Yan Fei yang baru saja mengukur kekuatan Zhang Lao.
__ADS_1
“Setidaknya kekuatan saudara Lao setara dengan saudari Qing Yue setelah dia berhasil menerobos tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Yin Siyi.
“Bukan hanya saudara Lao yang memiliki kekuatan ranah Dewa Nirwana Agung, melainkan ada penguasa Alam Elemen yang juga berada di ranah yang sama, walau berada di tingkat yang lebih rendah,” kata Long Hua.
“Aku tidak menyangka kalau mereka terus meningkatkan kekuatan di saat harus membagi konsentrasi dengan melakukan penjagaan garis pertahanan...” Fan Yu Jie kagum dengan usaha keras yang dilakukan oleh mereka para penjaga garis pertahanan.
Hampir satu jam ketujuh wanita itu dan jutaan prajurit di belakang mereka melayang di udara, menyaksikan peperang yang belum terlihat ada tanda-tanda akan berakhir. Selama satu jam ini yang mereka lihat justru pasukan Iblis yang jumlahnya semakin banya, dan semakin mendominasi jalannya peperangan.
“Apa sudah saatnya kita turun tangan membantu mereka? Kedua tanganku sudah tidak sabar untuk mencabik-cabik tubuh Iblis!” kata Long Hua tak sabar turun ke medan peperangan.
Baru juga Long Hua menyelesaikan kata-katanya, dengan jelas dia dan yang lainnya melihat ribuan Iblis berubah menjadi abu dalam satu kedipan mata saat Zhang Lao turun ke medan perang, dan langsung melakukan serangan mematikan ke arah kerumunan musuh.
“Kekuatan yang sangat besar. Aku tidak menyangka perkembangan saudara Lao telah melampaui kita,” kata Lin Yifei mengagumi kekuatan yang baru ditunjukkan Zhang Lao.
“Peperangan ini sudah dapat terlihat siapa pemenangnya setelah saudara Lao turun ke medan peperangan,” ungkap Yan Fei.
“Tapi ini baru perang pembuka sebelum peperangan yang sesungguhnya,“ kata Fan Yu Jie.
“Ini belum pasukan inti tapi terlihat jelas kalau pasukan penjaga garis pertahanan Alam sudah kewalahan menghadapi mereka yang dengan mudahnya dapat dikalahkan saudara Lao. Pasukan itu hanya akan musnah saat pasukan inti Dewa Iblis berhasil keluar dari celah segel,” kata Shu Cing.
“Kekuatan mereka yang berasal dari masa lalu tentunya jauh lebih kuat dari pasukan penjaga garis pertahanan yang disiapkan dalam waktu singkat,” kata Yin Siyi membandingkan kekuatan pasukan Iblis dan pasukan penjaga garis pertahanan.
“Apa tidak sebaiknya kita menyuruh mereka mundur daripada mati sia-sia di medan peperangan?” tanya Long Hua.
Semua saudarinya menggelengkan kepala, lalu Fan Yu Jie berkata, “Mati di medan peperangan adalah kebanggaan tersendiri bagi mereka. Jadi sebaiknya kita membebaskan apa yang ingin mereka lakukan...”
“Meski terkesan merugikan, tapi kita hanya akan membuat mereka kecewa, saat kita menyuruh mereka pergi meninggalkan medan peperangan,” imbuh Shu Cing.
“Daripada menyuruh mereka mundur, kenapa kita tidak segera bersiap karena musuh yang kuat tak lama lagi datang?” kata Lin Yifei menatap tajam pasukan utama Dewa Iblis yang mulai keluar dari celah segel.
“Mereka sudah datang. Persiapkan diri kalian untuk peperangan yang sesungguhnya!” teriak Fan Yu Jie dengan suara lantang...
°°°
__ADS_1
Bersambung...