Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Menyelesaikan Permasalahan Alam Nirwana Agung


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Di atas benteng wilayah terluar Kekaisaran Nirwana Agung, terlihat putra dan putri Zhang Yu berdiri di atas gerbang menatap orang-orang yang ingin menguasai Kekaisaran Nirwana Agung.


Tepat dibelakang mereka berdelapan terdapat para penguasa di Alam Dewa, serta ratusan ribu Tentara Dewa yang siap berperang menjaga keutuhan wilayah Kekaisaran Nirwana Agung.


Pemimpin ratusan ribu orang yang menyerang ke kawasan Kekaisaran Nirwana Agung gentar, saat mereka merasakan aura kekuatan putra dan putri Zhang Yu, serta kekuatan para penguasa di belakang mereka berdelapan.


Swusshh...


Zhang Yu muncul di depan putra dan putrinya, “Mereka masih sama lemahnya seperti dulu, tapi jumlah mereka jauh lebih banyak,” gumam Zhang Yu menatap orang-orang yang ingin mengambil alih kekuasaan Kekaisaran Nirwana Agung.


Masih jelas teringat dalam ingatan Zhang Yu, jumlah orang-orang yang dulu ingin mengambil alih kekuasaan Kekaisaran Nirwana Agung, “Meski jumlah mereka jauh lebih banyak dibandingkan jumlah mereka di masa lalu, tapi itu semua belum cukup untuk menutupi kelemahan mereka,” ujar Zhang Yu.


Pemimpin orang-orang yang begitu ingin menguasai Kekaisaran Nirwana Agung, seketika itu juga mereka merasakan ketakutan, melihat wajah Zhang Yu yang tidak asing bagi mereka.


“Pe-penguasa Alam Semesta! Bukannya dia telah mati? Apa dia hanya sosok yang menyerupai nya?...”


“Aku tidak merasakan aura besar penguasa Alam Semesta di tubuhnya. Kemungkinan, dia hanyalah sosok yang kebetulan memiliki rupa sama persis dengan penguasa Alam Semesta di masa lalu...”


Para pemimpin orang-orang yang ingin mengambil alih kekuasaan Kekaisaran Nirwana Agung masih saja membicarakan Zhang Yu. Mereka menganggap Zhang Yu hanyalah pria yang menyerupai sosok penguasa Alam Semesta, yang telah mati mengorbankan diri setelah kekacauan besar melanda Alam Semesta.


“Sampai kapanpun kalian tidak akan bisa merasakan aura kekuatanku, selama aku tidak menunjukkannya langsung pada kalian,” gumam lirih Zhang Yu tahu kalau banyak pasang mata sedang mencoba mengukur kekuatan yang dimilikinya.


Salah satu pemimpin orang-orang yang ingin mengambil alih kekuasaan Kekaisaran Nirwana Agung tiba-tiba teringat bagaimana Zhang Yu muncul di atas benteng Kekaisaran. Mengingat itu, dia tahu kalau Zhang Yu bukanlah sosok lemah, dan dia yakin kalau saat ini Zhang Yu sedang menyembunyikan kekuatan aslinya.


“Kalian semua jangan ada yang menganggap remeh orang itu! Meski terlihat lemah dan tidak memiliki aura kekuatan, tapi dari cara kedatangannya yang begitu tiba-tiba, aku yakin dia adalah sosok kuat yang sedang menyembunyikan kekuatan aslinya,” kata pemimpin yang sadar akan kekuatan besar milik Zhang Yu.

__ADS_1


“Kamu ada benarnya. Dari cara dia datang, jelas kalau dia bukanlah sosok lemah yang dapat kita remehkan,” kata pemimpin lainnya yang juga mulai sadar akan kekuatan Zhang Yu.


Mendengar dua pemimpin mengatakan hal yang sama, orang-orang yang ingin mengambil alih kekuasaan Kekaisaran Nirwana Agung mulai berhati-hati kepada keberadaan sosok Zhang Yu.


“Apa yang kalian inginkan? Kenapa kalian terus berdiri di depan gerbang masuk wilayah Kekaisaran Nirwana Agung, dan merusak pemandangan di tempat ini?” tanya Zhang Yu tidak menyukai keberadaan orang-orang yang ingin mengambil alih kekuasaan Kekaisaran Nirwana Agung.


“Beraninya makhluk lemah sepertimu mengatakan kalau keberadaan kami hanya merusak pemandangan di tempat ini! Tunggu saja, begitu pecah perang di tempat ini, aku akan mencari keberadaanmu, dan mengakhiri hidupmu dengan tanganku sendiri!” kata salah satu pemimpin, yang belum juga menyadari seberapa besar kekuatan yang dimiliki Zhang Yu.


“Kalau kalian menginginkan peperangan, dengan senang hati aku mengabulkan apa yang menjadi keinginan kalian. Akan tetapi, merekalah yang menjadi lawan kalian!...” Zhang Yu menunjuk putra dan putrinya, serta para penguasa Alam di Alam Dewa.


“Siapa orang tua bodoh yang tega membiarkan anak-anaknya menjadi lawan kami?” tanya salah satu pemimpin sembari mengarahkan tatapan remeh ke arah putra dan putri Zhang Yu.


Senyuman tipis terlihat samar di wajah Zhang Yu, setelah dia mendengar pertanyaan sosok pria yang jelas terlihat sangat meremehkan kekuatan putra dan putrinya.


Penuh ketenangan, Zhang menatap bergantian ke arah putra serta putrinya, lalu cukup sekali dia menganggukkan kepala saat tatapannya bertemu dengan tatapan putra dan putrinya.


“Jangan melihat sesuatu dari luarnya karena pada akhirnya semua itu hanya akan membuat kalian merasa kecewa...” Bersama dengan selesainya Zhang Yu berkata, aura kuat meluap keluar dari dalam diri putra dan putrinya.


“Untuk kalian putra dan putriku, lakukan apa yang kalian inginkan pada mereka! Kalau perlu, kalian bisa musnahkan keberadaan mereka, dan itu juga berlaku untuk kalian para penguasa yang ikut bersamaku ke Alam ini!” kata Zhang Yu pada putra serta putrinya, dan pada para penguasa.


“Baik Ayahanda. Baik Yang Mulia....” Mereka yang mendengar perkataan Zhang Yu, membalas diwaktu bersamaan.


Zhang Yu menunjukkan senyuman di wajahnya setelah mendengar balasan mereka, dia lalu menghilang dari tempatnya, dan muncul di belakang para penguasa yang berdiri tepat di depan putra dan putrinya, “Kalian bisa melakukannya sekarang juga, dan biarkan aku menikmati pertempuran kalian!” ujar Zhang Yu.


Mendengar itu, putra dan putri Zhang Yu serta para penguasa, mereka langsung saja melesat maju, menyerang orang-orang yang ingin mengambil alih kekuasaan Kekaisaran Nirwana Agung.


“Pertempuran ini akan berlangsung cepat, dan aku sudah dapat melihat siapa pemenangnya bahkan sebelum peperangan ini dimulai,” gumam lirih Zhang Yu sembari melihat jalannya peperangan.


[Apa Tuan hanya ingin menjadi penonton dan tidak memiliki keinginan ikut dalam pertempuran mereka?...]

__ADS_1


“Pertempuran ini sudah pasti dapat dimenangkan mereka. Kalau aku ikut dalam pertempuran ini, bukannya dari awal lebih baik aku sendiri yang maju memusnahkan orang-orang itu, dan membiarkan mereka duduk menonton apa yang sedang aku lakukan?” kata Zhang Yu setelah dia mendengar pertanyaan yang dilontarkan sistem padanya.


[Kalau begitu, aku juga hanya akan menjadi penonton dalam pertempuran ini...]


“Lihat mereka! Dalam tiga tahun mereka telah berkembang sangat jauh, dan kekuatan mereka saat ini dapat disetarakan dengan kekuatan para penguasa muda,” kata Zhang Yu memuji pencapaian putra dan putrinya.


[Mereka adalah putra dan putrimu. Meski tidak mengemban takdir besar sepertimu, setidaknya masing-masing dari mereka memiliki takdir besar yang masih berhubungan dengan keamanan dan kedamaian Alam Semesta...]


“Takdir mereka adalah sesuatu yang harus mereka jalani, dan aku hanya akan memberi bantuan pada mereka saat mereka benar-benar membutuhkan bantuanku,” ujar Zhang Yu.


Sementara itu di medan perang, putra dan putri Zhang Yu serta para penguasa, mereka sangat mendominasi jalannya pertempuran. Setidaknya lebih dari setengah jumlah orang-orang yang ingin mengambil alih kekuasaan Kekaisaran Nirwana Agung, telah berhasil mereka buat kehilangan kesadarannya.


“Tak lama lagi pertempuran akan berakhir,” kata Zhang Yu.


[Mereka tidak ada yang membunuh orang-orang itu. Tuan, apa kamu punya rencana khusus untuk orang-orang itu?...]


Zhang Yu tersenyum mendengarnya, lalu dia berkata, “Daripada membunuh mereka, bukannya lebih baik menyadarkan mereka, dan menjadikan mereka sebagai salah satu kekuatan untuk menjaga keamanan Alam Semesta?...”


“Akan tetapi, aku hanya akan memberi kematian yang layak pada mereka yang masih saja memiliki niat buruk, setelah menjadi bagian dari penjaga keamanan Alam Semesta,” ungkap Zhang Yu.


Baru juga Zhang Yu menyelesaikan perkataannya, pertempuran di depan gerbang wilayah terluar Kekaisaran Nirwana Agung telah selesai, dan pertempuran dimenangkan oleh mereka yang berasal dari sisi Zhang Yu.


“Permasalahan di Alam Nirwana Agung tidak lebih sulit dibandingkan permasalahan yang pernah aku hadapi di Alam Dewa,” gumam Zhang Yu sembari menunjukkan senyuman di wajahnya.


°°°


Bersambung...


°°°

__ADS_1


Sebuah kemenangan sejati akan kita dapatkan bila kita mampu mengalahkan hawa nafsu kita sendiri, dan di hari ini kita mampu membuktikannya. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Mohon maaf lahir dan batin atas kesalahan yang pernah diperbuat...


°°°


__ADS_2