Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Memusnahkan Pemilik Teknik Terlarang


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Qing Yue maupun ketujuh saudarinya sebenarnya tidak masalah seandainya Zhang Yu menambah jumlah Permaisuri, ataupun mengangkat Selir. Akan tetapi, para wanita itu hanya mengizinkan wanita yang setara dengan mereka untuk menjadi Permaisuri ataupun Selir.


“Sekumpulan wanita menjijikkan,” kata Shang Gu tidak menyukai keberadaan sekelompok wanita yang telah dirubah Qing Yue menjadi kabut darah.


“Aku merasa masih banyak wanita seperti mereka berada di Alam ini, dan semua itu menjadi tugas kita para wanita untuk mencari keberadaan mereka, dan memusnahkannya,” ungkap Long Hua yang merasa keberadaan teknik terlarang dapat mengganggu perdamaian di Alam Nirwana Agung.


Memiliki permasalahan yang harus segera di selesaikan, mereka mengurungkan niat kembali ke istana Kekaisaran, dan memilih pergi mengelilingi Alam Nirwana Agung setelah terlebih dahulu meminta izin pada Zhang Yu. Selain mereka, ada juga ribuan prajurit yang ikut berkeliling mencari pemilik teknik terlarang, yang masih berada di Alam Nirwana Agung.


Zhang Yu yang baru saja mengizinkan para istrinya pergi mengelilingi Alam Nirwana Agung, dia mengirim ribuan Tentara Dewa miliknya untuk membantu apa yang sedang dilakukan kedelapan istrinya.


[Tuan, apa kamu tidak ingin membantu mereka memusnahkan seluruh pemilik teknik terlarang yang masih berdiam diri di Alam ini?...]


“Mereka memiliki kekuatan lebih dari cukup untuk menyelesaikan semuanya. Jadi, aku hanya akan mengawasi mereka dari kejauhan,” kata Zhang Yu memberi jawaban atas apa yang ditanyakan sistem padanya.


Pemilik teknik terlarang adalah mereka yang sudah tersesat dan tidak bisa lagi di selamatkan. Tidak ada cara lain untuk mengatasi keberadaan mereka selain memusnahkannya. Akan tetapi, seandainya orang-orang itu mau menghancurkan seluruh kekuatan dalam diri mereka, nyawa mereka masih dapat terselamatkan.


“Sistem, apa menurutmu aku perlu memberi ampunan untuk mereka yang memutuskan menyerah, dan menghancurkan seluruh kekuatan yang mereka miliki? Akan tetapi, aku sama sekali tidak memiliki keyakinan mereka akan benar-benar berubah setelah mendapatkan pengampunan,” ujar Zhang Yu.


[Tuan bisa mengampuni mereka yang memutuskan menyerah dan rela menghancurkan kekuatan yang mereka miliki. Untuk masalah ketidakyakinan Tuan pada mereka, bagaimana kalau Tuan memberi masing-masing dari mereka kalung budak, yang mana kalung itu akan terlepas dengan sendirinya saat mereka sudah memiliki kesetiaan penuh pada Tuan, dan Alam Nirwana Agung...]


Mendengar itu Zhang Yu menganggukkan kepalanya, dan kini dia tahu harus melakukan apa pada mereka yang memutuskan menyerah dan rela menghancurkan seluruh kekuatan yang mereka miliki.


Lalu untuk melakukan apa yang ingin dia lakukan pada mereka, Zhang Yu mengirim pesan pada kedelapan istrinya, dan tidak lupa dia mengirim kembali ribuan Tentara Dewa yang kali ini pergi sembari membawa ribuan kalung budak.

__ADS_1


“Semoga saja seluruh permasalahan di Alam ini segera terselesaikan, tanpa harus mengorbankan lebih banyak nyawa,” gumam Zhang Yu yang tak lagi ingin melihat adanya korban dari segala permasalahan yang dihadapi Alam Nirwana Agung.


Sementara itu di tempat yang tak terlalu jauh dari wilayah Kekaisaran Nirwana Agung, delapan wanita yang tak lain adalah istri Zhang Yu, mereka sedang menghadapi sekelompok orang yang menguasai teknik terlarang, dan tak satupun dari mereka ingin menyerah.


“Mereka tidak ingin menyerah. Tidak ada jalan lain, kita hanya perlu memusnahkan mereka,” ujar Fan Yu Jie.


“Kita memang harus memusnahkan mereka,” kata Shu Cing sembari memukul kepala sosok yang menjadi lawannya.


“Musnahkan mereka tanpa sisa! Tapi ampuni mereka yang bersedia menyerah dan menghancurkan seluruh kekuatan yang mereka miliki,” kata Qing Yue yang terus saja menyerang mereka, yang tidak menyerah dan gigih melakukan perlawanan, mencoba mempertahankan teknik terlarang milik mereka.


Pertempuran antara kedelapan istri Zhang Yu dengan sekelompok orang yang memperdalam teknik terlarang, yang mana teknik terlarang itu harus mengorbankan nyawa anak-anak, supaya teknik itu dapat semakin kuat. Semakin banyak nyawa anak-anak yang di korbankan, semakin kuat juga teknik yang mereka pelajari.


Setelah pertempuran selama beberapa menit, kedelapan istri Zhang Yu berhasil mengalahkan sekelompok orang yang mempelajari teknik terlarang. Tak ada mayat yang tersisa, mereka yang mati tubuhnya langsung berubah menjadi kabut darah, dan lenyap begitu saja tersapu hembusan angin.


“Di tempat lain, Tentara Dewa juga berhasil memusnahkan sekelompok orang yang mempelajari teknik terlarang,” kata Shang Gu setelah mendapat laporan dari Zhang Yu melalui pesan telepati.


“Ini masih sebagian kecil yang berhasil dimusnahkan. Aku yakin masih banyak lagi di luaran sana sekelompok orang yang telah mempelajari teknik terlarang, dan merugikan banyak orang di sekitar mereka,” ungkap Lin Yifei.


“Bunuh yang pantas di bunuh, dan beri pengampunan pada yang berhak mendapatkannya,” kata Yan Fei lalu mereka semua pergi mencari keberadaan sekelompok orang yang dicurigai sedang mempelajari teknik terlarang.


°°°


Di sebuah gua...


“Tuan, banyak kekuatan di Alam ini yang melakukan perburuan dan memusnahkan mereka yang mempelajari teknik terlarang, dan kemungkinan tak lama lagi mereka akan sampai di tempat ini...”


“Siapa mereka? Kenapa tiba-tiba mereka memburu dan memusnahkan orang-orang yang mempelajari teknik terlarang?...”

__ADS_1


“Tuan, mereka adalah Tentara Dewa, kekuatan utama pelindung Alam ini. Selain mereka ada delapan sosok wanita, yang belum lama ini memusnahkan tempat pelatihan teknik terlarang, yang terletak tak jauh dari tempat ini, dan tinggal menunggu waktu mereka akan menemukan tempat ini...”


Mendengar kata wanita, sosok yang dipanggil tuan oleh sosok lainnya, tiba-tiba saja dia menunjukkan senyuman lebar di wajahnya.


“Kebetulan aku kekurangan jiwa delapan wanita untuk menyempurnakan teknik yang sedang aku pelajari. Kalau delapan wanita itu menemukan tempat kita, artinya mereka telah datang di tempat yang tepat...”


Sosok itu mempelajari teknik kekuatan ganda, dan setidaknya dia membutuhkan seratus jiwa wanita untuk menyempurnakan kekuatannya. Sangat kebetulan, saat ini dia masih kekurangan delapan wanita untuk melengkapi jumlah wanita yang sudah dikumpulkannya.


“Tuan, menurut anggota kita yang pernah melihat kekuatan mereka, para wanita itu memiliki kekuatan yang tidak bisa diremehkan. Sebaiknya kita tidak meremehkan kekuatan yang mereka miliki...”


“Cih, sekuat apapun wanita itu, pada akhirnya mereka hanya akan jatuh ke dalam pelukanku...”


“Pria jelek, siapa wanita yang akan jatuh pada pelukanmu? Kalau yang kamu maksud itu kami, tentu itu semua tidak akan pernah terjadi, meski hanya kamu pria yang tersisa di seluruh Alam Semesta...” Sosok Fan Yu Jie tiba-tiba muncul, dan langsung menyerang orang-orang di sekitar sosok yang dipanggil tuan.


“Kalian sekumpulan orang jelek, dan lemah. Orang-orang seperti kalian tidak pantas mendapat pengampunan sekalipun kalian memutuskan menyerah!...” Sosok Qing Yue muncul di sisi lain, dan langsung saja dia menyerang setiap musuh yang ditemuinya.


“Me-mereka semua, bagaimana bisa mereka masuk ke tempat ini, tanpa merusak segel yang aku pasang di pintu masuk gua? Segel itu tidak hancur, tapi mereka tetap bisa memasuki tempat ini...” Tuan dari orang-orang yang sedang bertarung dengan Fan Yu Jie dan Qing Yue, dia kebingungan dengan kedatangan dua wanita di dalam gua yang merupakan tempat persembunyiannya.


“Tidak perlu bingung bagaimana cara kami masuk, yang jelas hari ini adalah hari kematian untukmu...” Long Hua muncul di belakang sosok tuan orang-orang yang satu persatu mati di tangan Qing Yue dan Fan Yu Jie, lalu dia menusuk dada sosok itu menggunakan pedang yang berada di tangannya.


“Si-siapa kalian sebenarnya?” tanya sosok itu dengan darah terus mengalir dari luka di dadanya.


Mendengar itu senyuman terlihat di wajah Long Hua, lalu dia berkata, “Kami adalah orang yang diutus Dewa Kematian, untuk memberi hukuman pada kalian yang telah menyalahgunakan kekuatan...”


“Dan satu lagi, tidak ada acara pemakaman untukmu dan untuk mereka yang setia padamu...”


Langsung saja Long Hua merubah tubuh musuhnya menjadi kabut darah, setelah dia menyelesaikan apa yang ingin dia katakan...

__ADS_1


°°°


Bersambung...


__ADS_2