Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Sosok Terkuat Di Seluruh Alam Semesta


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Meninggalkan aula utama Klan Zhang, Zhang Yu dan ke empat istrinya tidak kembali ke kediaman mereka. Kelima orang itu justru memilih pergi ke dunia kecil karena senyaman apapun keadaan di Alam Atas, keadaan di Dunia Kecil masihlah jauh lebih nyaman dibandingkan dengan apa yang ada di Alam Atas.


Membiarkan ke empat istrinya pergi ke Istana megah di wilayah tengah Dunia Kecil, kini Zhang Yu berada di tempat terpencil di kawasan selatan Dunia Kecil. Sambil duduk di atas batu yang berada di tepian sungai, dia sedang melihat-melihat semua jenis benda yang dijual di toko sistem. Dengan jumlah poin sistem tidak terbatas, bisa dikatakan semua benda di dalam toko sistem adalah miliknya.


“Apa mungkin aku dapat menciptakan tentara abadi dengan semua benda yang ada di toko sistem? Sekarang belum saatnya aku memikirkan semua itu. Untuk sekarang yang jadi fokus utamaku adalah meningkatkan seluruh kekuatan anggota Klan Zhang, terutama mereka yang kekuatannya masih berada di bawah ranah Kaisar Dewa. Beruntungnya untuk mereka yang belum memulai kultivasi, atau mereka yang memang tidak melakukan kultivasi. Orang-orang seperti mereka justru bebas memasuki Dunia Kecil milikku,” ungkap Zhang Yu sambil terus melihat isi dari toko sistem.


Banyak perlengkapan dan pil yang dapat meningkatkan kekuatan kultivator yang masih berada di bawah ranah Kaisar Dewa, dan akhirnya dia membeli semua itu dalam jumlah besar. Dia juga tidak lupa membeli pil, beserta sumberdaya berharga lainnya, dan juga perlengkapan yang dapat meningkatkan kekuatan para pelayannya. Khusus untuk Tentara Dewa, dia hanya memberi pil dan sumberdaya yang dapat meningkatkan kekuatan mereka. Seluruh perlengkapan Tentara Dewa sudah berada di tingkat Dewa, jadi dia tidak perlu memberi perlengkapan baru pada mereka.


Untuk ke empat istrinya, dia telah membeli semua kebutuhan yang mereka butuhkan untuk meningkatkan kekuatan, dan tak lupa dia juga membeli berbagai perlengkapan yang semuanya berada di atas tingkat Dewa.


“Hanya dalam hitungan menit aku sudah menghabiskan lebih dari sepuluh Kuadriliun poin sistem. Beruntung poin sistem yang aku miliki jumlahnya tidak terbatas, jadi aku bisa membeli apapun yang aku inginkan di toko sistem. Akan tetapi, sejak kapan toko sistem menjual Istri? Apa toko sistem bermaksud membuatku dikunci di luar kamar oleh para istriku?”


[Asalkan Tuan tidak membeli seorang istri dari toko sistem, Tuan tidak akan dikunci di luar kamar!]


[Kecuali Tuan memang ingin memiliki yang ke lima dan seterusnya, Tuan bisa membeli mereka di toko sistem. Akan tetapi aku menyarankan Tuan untuk tidak melakukan itu karena aku tidak bisa menjamin keselamatan hidup Tuan, kalau Tuan benar-benar melakukan itu, dan lagi menurutku empat istri sudah lebih dari cukup untuk membuat ranjang Tuan selalu hangat di sepanjang malam.]


Perkataan Yixi menggema dalam pikiran Zhang Yu.


“Aku tidak akan melakukan itu! Bagaimana mungkin aku tega mengkhianati ketulusan empat wanita yang bahkan rela berkorban untukku?” ungkap Zhang Yu.

__ADS_1


Dia segera menghilangkan layar hologram yang muncul di depannya setelah percakapan singkatnya dengan Yuxi. Begitu layar hologram di depannya menghilang, dia bangkit dari duduknya lalu melesat pergi mengelilingi Dunia Kecil, tidak hanya pergi berkeliling, tapi sambil berkeliling dia membagikan apa saja yang dia beli pada Zhang Lao dan Jiang Xun, dan memerintahkan membagi apa yang dia berikan pada semua penghuni Dunia Kecil.


Puas berkeliling menikmati keindahan dan melihat perkembangan penghuni Duni Kecil, dia memutuskan pergi ke wilayah tengah menemui ke empat istrinya.


Sebelum sampai di Istana megah miliknya, dia menyempatkan membeli beberapa pakaian dan perhiasan di toko sistem, dan dia akan memberikan semua itu pada ke empat istrinya. Dia juga tidak ketinggalan membeli makanan manis, camilan yang sangat disukai ke empat istrinya.


Semua yang dia beli untuk ke empat istrinya sudah dia taruh dalam empat cincin penyimpanan berbeda, yang mana isi dari setiap cincin penyimpanan bernilai sama, tak ada yang lebih banyak atau lebih sedikit.


“Aku berharap mereka senang dengan apa yang aku berikan!” gumam Zhang Yu begitu sampai di depan gerbang Istana megah miliknya, dan dari kejauhan dengan jelas dia melihat empat wanita keluar dari gerbang Istana menyambut kedatangannya, “Entah kenapa aku ingin menyimpan keindahan mereka hanya untuk aku nikmati seorang diri,” lanjutnya dengan suara pelan.


°°°


Di aula utama Klan Zhang.


“Ayah, apa sekiranya Ayah tahu cara seperti apa yang bisa dilakukan Zhang Yu untuk membawa kita semua beserta seluruh kawasan Klan Zhang pergi ke Alam Dewa? Dia memang kuat, tapi aku tidak tahu bagaimana caranya dapat melakukan semua itu!”


Mendengar pertanyaan putranya, Zhang Xinhua hanya bisa menggelengkan kepalanya, “Aku sama sekali tidak terpikirkan cara seperti apa yang akan dia lakukan untuk melakukan semua itu. Akan tetapi aku memiliki keyakinan dia dapat melakukan apa yang telah dia katakan,” ungkapnya.


Zhang Quro memiliki keyakinan yang sama seperti yang dimiliki Ayahnya, tapi keyakinan yang sama belum dimiliki seluruh petinggi Klan Zhang yang berada di aula utama.


Mereka percaya kalau Zhang Yu kuat dan mampu melakukan banyak hal yang tidak bisa mereka lakukan, tapi memindahkan mereka dan seluruh kawasan Klan Zhang ke Alam Dewa bukanlah sesuatu yang begitu saja dapat mereka percayai.


Setidaknya mereka butuh sedikit bukti, yang dapat membuat percaya kalau perkataannya bukanlah sebuah omong kosong.

__ADS_1


“Kepala Klan, kami semua hanya butuh sedikit bukti dari Tuan Muda kalau dia memang bisa melakukan apa yang dikatakannya. Kalau Tuan Muda bisa sedikit membuktikan perkataannya, dengan patuh kami bersedia mengikutinya,” ungkap salah satu Ketua Klan mewakili apa yang ingin diungkapkan para petinggi Klan.


Zhang Quro menganggukkan kepalanya, “Aku akan mengatakan apa yang menjadi keinginan kalian padanya, termasuklah kesedihan kalian yang bersedia mengikutinya,” balas Zhang Quro.


“Pertemuan hari ini berakhir sampai di sini! Aku ingin membicarakan beberapa hal dengan Ayah Zhang Xinhua, kalian bisa pergi meninggalkan aula!” kata Zhang Quro, dan semua orang pergi meninggalkan aula utama Klan Zhang setelah memberi penghormatan pada Zhang Quro dan Zhang Xinhua.


“Putraku, apa yang ingin kamu bicarakan denganku? Apa itu masih berhubungan dengan tawaran yang diberikan cucu kecilku pada kita? Kalau masih ada hubungannya dengan itu, aku cuma bisa memberi saran untuk menunggu hari esok, dan kita akan bersama-sama melihat seperti apa cara yang dia gunakan untuk memindahkan kita semua beserta seluruh kawasan Klan Zhang ke Alam Dewa!” kata Zhang Xinhua.


“Ayah, bukan itu yang ingin aku tanyakan, tapi ini masih ada hubungan dengan keponakan,” Zhang Quro sejenak menjeda perkataannya, “Aku rasa kakak telah melahirkan sosok yang lebih mulia dari sosok manusia biasa seperti kita. Dari semua yang di berikan pada kita, itu bukanlah sesuatu yang dapat didapatkan di Alam Atas, ataupun Alam lainnya. Aku curiga semua yang dia berikan merupakan sesuatu yang diciptakan sendiri olehnya,” imbuhnya.


Senyuman terlihat di wajah Zhang Xinhua setelah mendengar perkataannya Zhang Quro, lalu dia berkata, “Menciptakan sesuatu yang tidak dapat ditemukan di seluruh Alam Semesta hanya bisa dilakukan oleh Sang Pencipta. Kalaupun ada sosok yang dapat melakukan itu, artinya sosok itu telah menjadi sosok yang disayangi dan dipercaya oleh Sang Pencipta untuk memiliki kekuatannya. Dari cerita para leluhur, hanya ada satu sosok yang dapat melakukan itu, dan sampai sekarang orang itu masih menjadi sosok terkuat di seluruh Alam Semesta setelah kematian Penguasa Alam Semesta.”


“Sosok terkuat? Apa yang Ayah maksud adalah Tuan Rei, Penguasa Alam Surgawi, sekaligus guru dari Penguasa Alam Semesta?”


“Siapa lagi yang aku maksud kalau bukan Tuan Rei? Sosok Penguasa yang tidak gila hormat, tapi sayangnya dia bukanlah sosok yang peduli dengan masalah di Alam lain. Dia hanya akan bertindak kalau masalah itu terjadi di Alam Surgawi.”


“Apa menurut Ayah, Zhang Yu juga memiliki apa yang Tuan Rei miliki?” tanya Zhang Quro.


Zhang Xinhua mengangguk, “Dari cerita para leluhur, Tuan Rei dapat melakukan banyak keajaiban termasuk memberi sumberdaya tak tak terbatas pada orang-orang yang dia percayai, sama persis dengan apa yang dilakukan cucu kecilku pada kita,” jawab Zhang Xinhua.


Mendengar jawaban Ayahnya, Zhang Quro mengangkat sudut bibirnya membentuk senyuman, “Aku tidak menyangka kalau memiliki keponakan yang begitu luar biasa. Kalau dia memang orang terpilih selayaknya Tuan Rei, aku Zhang Quro rela berlutut memberi hormat padanya...”


°°°

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2