
Setelah membiarkan pergi dua tetua dan murid sekte menara langit yang dalam keadaan terluka, pagi ini Zhang Yu dan yang lainnya melesat pergi menuju sekte menara langit yang hanya berjarak lima ratus kilometer di sebelah utara Kota Liang.
Siang hari, gerbang selatan sekte menara langit.
Zhang Yu dan yang lainnya mendarat di depan gerbang selatan sekte menara langit yang dijaga ratusan kultivator mulai dari ranah Kaisar sampai ranah Penguasaan. Mereka berjalan mendekati gerbang sekte, tapi sepuluh meter di depan gerbang, mereka menghentikan langkah, saat melihat sebuah array tiba-tiba muncul dan menyelimuti wilayah sekte menara langit.
“Hanya array tingkat rendahan tidak akan dapat melindungi kalian dari kehancuran!” ujar Zhang Yu kembali melangkahkan kakinya.
Dia melambaikan tangannya saat berada di depan array pelindung.
Boomm...
Array beserta gerbang selatan sekte menara langit hancur berkeping-keping, hanya dengan pancaran kekuatan yang keluar dari lambaian tangan Zhang Yu, dan kejadian itu membuat terkejut ratusan kultivator yang menjaga gerbang bagian selatan.
“Kalau kalian masih ingin hidup, cepat pergi tinggalkan sekte ini! Akan tetapi kalau keinginan kalian adalah kematian, maju dan coba hentikan kami!” teriak Zhang Yu menggelegar ke seluruh penjuru wilayah sekte menara langit, karena dia menggunakan energi spiritual untuk memperkeras suaranya.
Ratusan penjaga yang terdiri dari murid dan beberapa tetua tingkat rendah, menanggapi itu dengan menyunggingkan senyuman sinis, dan menganggap Zhang Yu hanya menggertak.
“Hanya karena berhasil menghancurkan array pelindung dan gerbang sekte kau sudah begitu sombong. Tetap di situ dan kami akan membunuhmu!” kata salah satu tetua sekte.
“Majulah, kami akan tetap disini menunggu kedatangan kalian!” balas Zhang Yu berdiri dengan santi di sebelah Qing Yue.
“Jangan salahkan kami kalau setelah kematianmu, wanitamu akan menjadi mainan kami!” Tiga ketua sekte yang diikuti ratusan muridnya melesat maju menyerang Zhang Yu dan yang lainnya.
“Saatnya mengurangi jumlah orang bodoh, yang tidak berguna!” ujar Zhang Yu, menyambut serangan mereka dan memberi kematian instan bagi mereka yang berada di jangkauan serangannya.
Sementara itu, di aula sekte menara langit.
Patriak sekte yang baru mendapat laporan dari dua tetua sekte yang kembali dalam keadaan terluka, seketika mengalihkan perhatiannya saat merasakan hancurnya array pelindung sekte, bersama dengan terdengar nya suara ledakan dari arah selatan wilayah sekte menara langit.
“Orang yang kamu maksud sepertinya benar-benar datang untuk membuktikan perkataannya,” kata patriak sekte yang merasakan firasat buruk dalam hatinya.
Pintu aula tiba-tiba terbuka, dan salah satu tetua tingkat rendah yang sebelumnya menjaga gerbang selatan datang dengan tergesa-gesa, dan terlihat dia telah kehilangan salah satu tangannya.
“Patriak, dua pemuda dan dua wanita menerobos masuk sekte, dan mereka sudah membunuh ratusan murid dan beberapa tetua yang berjaga di gerbang selatan,” ungkapnya sebelum dia terjatuh dan menghembuskan nafas terakhirnya.
“Kalian benar-benar telah menyinggung orang yang salah! Hanya dengan empat orang mereka berani menyerang sekte kita, tentu mereka bukan orang sembarang, dan pastinya mereka sudah mengukur seberapa besar kekuatan kita sebelum melakukan penyerangan.”
__ADS_1
“Aku harus menghentikan mereka sebelum sekte kita mengalami kerugian yang lebih besar,” ujar patriak sekte yang melesat pergi ke arah selatan, dengan diikuti lima tetua tingkat tinggi yang dimiliki sekte menara langit.
°°°
Ratusan mayat berserakan di sekitaran gerbang selatan sekte menara langit yang sudah tidak berbentuk, di sekitar mayat ada Zhang Yu, Qing Yue, Zhang Kay, dan Zhang Zhe yang terus membunuh siapapun yang mendekati mereka.
“Kalian semua hentikan, jangan ada yang melanjutkan serangan!” teriak patriak sekte yang telah sampai di gerbang selatan.
Mendengar suara teriakan yang mengganggu pendengarannya, Zhang Yu menoleh melihat kearah sumber suara. “Ranah Immortal!” gumamnya sambil menghentikan serangan.
“Kalau aku boleh tahu, kenapa tiba-tiba kamu menyerang, dan membunuh ratusan murid sekte menara langit?” ujar patriak sekte melayang dan mendarat beberapa langkah di depan Zhang Yu.
Mendengar itu, Zhang Yu mengalihkan pandangannya ke arah dua tetua sekte yang sebelumnya dia beri kesempatan kembali ke sekte nya, dan melaporkan pada tetua sekte untuk mempersiapkan diri menyambut kedatangannya.
Dua tetua yang dipandang Zhang Yu, mereka hanya bisa menunduk ketakutan, “Aku hanya ingin membuktikan pada mereka kalau aku tidak pernah main-main dengan kata-kata yang keluar dari mulutku.”
Dalam satu kedipan mata, sosok Zhang Yu sudah berada di depan patrik sekte, sembari mengeluarkan aura kuat yang membuat bergetar tubuh besar patriak salah satu sekte besar yang berada di Benua Tengah.
“Jangan berani menghentikanku! Lebih baik kamu pergi dan biarkan aku menghancurkan sektemu!” kata Zhang Yu dengan nada pelan, tapi dapat didengar semua orang di sekitarnya.
Menyadari itu, dia sepertinya harus merelakan kehancuran sekte nya, dan kembali membangunnya dari awal. Setidaknya dia hanya akan kehilangan bangunan sekte, tanpa harus menanggung banyak kerugian dari kematian murid dan ketua sekte nya.
Dia segera menjatuhkan tubuhnya, berlutut di depan Zhang Yu. Namun, sebuah cengkraman di bahunya, membuat patriak sekte bangkit, dan kembali berdiri.
“Tua Muda, tolong beri pengampunan untuk kami, sekali pun sekte ini hancur, setidaknya beri kami kesempatan untuk memperbaiki diri!” ujar patriak sekte.
Mata tajam Zhang Yu menatap orang-orang di sekitarnya, “Ini peringatan terakhir untuk kalian! Cepat tinggalkan tempat ini, sebelum kalian aku musnahkan bersama dengan sekte kalian, dan aku hanya memberi waktu sebanyak 20 tarikan nafas pada kalian untuk pergi meninggalkan tempat ini!”
Tidak seperti sebelumnya, sekarang semua orang yang berada di wilayah sekte menara langit berbondong-bondong pergi meninggalkan sekte mereka, termasuk para tetua tingkat rendah, dan seluruh tetua tingkat tinggi.
Melihat semua orang telah pergi, Zhang Yu menatap bergantian dua tetua yang wajahnya masih lebam, dan terakhir tatapannya berhenti pada sosok patriak sekte, “Ini peringatan terakhir, kalau setelah ini kalian masih menunjukkan sifat angkuh dan sombong, kemanapun kalian bersembunyi aku pasti akan memburu dan memusnahkan kalian!”
“Peringatan ini juga berlaku pada tiga sekte besar lainnya.” Zhang Yu menjentikkan jari. Bersamaan dengan itu, ribuan bola petir turun dari langit menghujani wilayah sekte menara langit, dan menghancurkan semua yang berada di wilayah sekte.
Para murid dan para tetua sekte yang sudah keluar dari wilayah sekte, menatap ketakutan pemandangan mengerikan yang sedang terjadi di tempat yang beberapa saat yang lalu masih terlihat tenang, dan mereka melakukan aktivitas seperti biasanya di tempat itu.
Akan tetapi, hanya karena kesalahan beberapa orang, mereka semua harus menanggung getahnya.
__ADS_1
“Kalian bisa membangun tempat ini, dan anggap ini semua sebagai peringatan kecil dariku!” Zhang Yu dan yang lainnya tiba-tiba saja menghilang dari tempatnya, meninggalkan patriak dan dua tetua yang berdiri di satu-satunya tempat yang tidak terkena dampak hujan bola petir.
“Pemuda itu tidak lagi berada di ranah Immortal, begitu juga dengan tiga orang lainnya.”
“Kita memang bisa membangun kembali tempat ini, tapi untuk melakukan semua itu kita membutuhkan banyak biaya, dan tentu sekte menara langit akan mengalami penurunan tingkat. Mulai hari esok, kita hanya dapat berdiri setara dengan sekte tingkat menengah.”
Dalam waktu singkat patriak sekte telah menghitung semua kerugian, dan dia hanya bisa menghela nafas panjang melihat jumlah kerugian sekte nya.
“Setidaknya ini masih jauh lebih baik daripada kita semua ikut musnah bersama musnahnya tempat ini!”
°°°
Tiga sekte besar.
Kabar kehancuran sekte menara langit menyebar dengan cepat. Kurang dari satu hari tiga sekte besar yang tersisa telah mengetahui kabar itu, dan segera melakukan pertemuan darurat.
“Apa kalian tahu kekuatan seperti apa yang telah menghancurkan sekte menara langit dalam waktu kurang dari setengah hari?” tanya patriak sekte Gunung Lima Jari.
“Dari kabar yang aku dengar, sekte menara langit dihancurkan oleh empat orang yang sebelumnya diganggu oleh beberapa orang yang berasal dari sekte menara langit, saat mereka berada di Kota Liang.” jawab patriak sekte Makam Kuno.
“Menurut kabar yang baru aku dengar, patriak sekte menara langit dan semuanya selamat dalam peristiwa itu, hanya wilayah sekte mereka saja yang hancur. Kabar itu sepertinya benar adanya, karena baru saja aku menerima pesan dari patriak sekte menara langit.” Patriak sekte cahaya ilahi yang menjadi tuan rumah pertemuan, menyampaikan pesan dari patriak sekte menara langit.
“Kesombongan hanya akan menghancurkan kita.”
“Aku akan segera kembali, dan melakukan perubahan besar-besaran pada sekteku.”
“Begitu juga denganku, empat sosok di ranah dewa, akan buruk kalau mereka sampai datang ke sekteku.”
Patriak sekte makam kuno dan patriak sekte gunung lima jari segera pergi meninggalkan sekte cahaya ilahi, dan kembali ke wilayah mereka masing-masing.
“Memang sudah saatnya menghapuskan sifat sombongan dari diri manusia,” ujar patriak sekte cahaya ilahi, yang juga akan melakukan hal yang sama, untuk mencegah sekte nya bernasib sama seperti sekte menara langit.
°°°
Bersambung...
Jangan lupa like, vote, dan komentarnya. Terimakasih...
__ADS_1