Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Memberi Hukuman


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Setelah Zhang Yu memperkenalkan diri di hadapan orang-orang yang belum mengenalinya, dia menatap keberadaan dua ketua Klan yang beberapa hari lalu terlibat masalah dengannya.


Zhang Yu melambaikan tangan, membuat Zhang Liong dan Zhang Tong melayang mendekat ke arahnya. Sadar telah melakukan sebuah kesalahan, keduanya hanya pasrah menunggu apa yang akan dilakukan Zhang Yu.


Mengeluarkan tekanan kekuatannya, Zhang Yu membuat dua orang di hadapannya jatuh bersujud dengan kening menyentuh lantai ruang pertemuan.


Melihat keduanya dalam keadaan bersujud, Zhang Yu mulai berkata, “Kalian berdua tentu tahu, kesalahan apa yang sudah kalian lakukan? Bukannya memarahi dan mendidik supaya anak-anak kalian tidak berperilaku sombong, kalian justru membela mereka yang jelas-jelas sudah melakukan kesalahan! Seharusnya, hari ini juga aku mengirim kalian ke tempat yang sama dengan Zhang Baojin, tapi karena Klan Zhang membutuhkan kalian, aku mengurungkan niat melakukan itu pada kalian.”


Tiba-tiba saja dari arah pintu masuk datang tiga prajurit berzirah merah, dan masing-masing dari mereka menyeret pemuda dengan wajah babak belur. Ketiga prajurit berzirah merah, melempar tiga pemuda di tangan mereka ke hadapan Zhang Yu.


“Putraku!” teriak Zhang Liong dan Zhang Tong bersamaan, begitu mereka melihat ketiga putra mereka yang meringis kesakitan di hadapan Zhang Yu.


“Ayah, selamatkan kami dari mereka!” kata Zhang Li meminta pertolongan ayahnya.


Zhang Liong ingin sekali menyelamatkan putranya, tapi dia sadar kekuatannya tidak bisa melawan apa yang sudah kehendak Zhang Yu.


“Kalian tenang saja, aku tidak akan membunuh anak-anak kalian! Aku hanya ingin membuat mereka menjadi pelayan yang patuh, dan selamanya mengabdikan diri melayani saudara Fu. Bukan hanya sebagai pelayan, tapi mereka juga akan menjadi perisai hidup saat saudara Fu dalam bahaya,” ujar Zhang Yu dengan senyum lebar di wajahnya.


Sepasang kalung yang biasanya dipakai seorang budak muncul di tangan Zhang Yu, setelah dia membelinya dari toko sistem. Melempar tiga kalung di tangannya ke arah tiga pemuda di hadapannya, Zhang Yu meminta mereka segera memakainya.


Tidak ada penolakan, Zhang Li, Zhang Le dan Zhang Tao segera memakai kalung yang dilemparkan Zhang Yu, walau mereka tahu kalung itu melambangkan mereka sekarang telah menjadi budak.


Semua orang hanya diam sembari melihat apa yang dilakukan Zhang Yu. Zhang Guan dan ketua lainnya tidak ikut campur, karena semua yang menimpa ketua kedua, ketua ketiga beserta putra mereka, murni kesalahan yang mereka perbuat, dan tidak ada hubungannya dengan Klan Zhang.


Sementara Fang Hai dan kepala Klan pelayan yang melayani Klan Zhang, terlihat senyum tipis di bibir mereka melihat apa yang menimpa Zhang Li dan dua pemuda lainnya. Ketiganya sering berbuat semena-mena pada mereka yang berasal dari Klan pelayan, melihat apa yang sedang menimpa mereka, tentu itu sangat menyenangkan.


Melihat tiga pemuda sudah memakai kalung pemberiannya, Zhang Yu mengalihkan pandangannya ke arah Zhang Fu, lalu dia berkata, “Saudara Fu, maju ke depan dan teteskan satu tetes darahmu di masing-masing kalung yang mereka gunakan! Dengan begitu, selamanya mereka akan menjadi pelayanmu yang paling setia.”


“Tuan Muda, apa perlu melakukan itu pada mereka?” Zhang Fu ragu melakukan apa yang dikatakan Zhang Yu.


Zhang Yu tersenyum, sembari mengangguk pelan.


Melihat itu, Zhang Fu tahu dia harus melakukannya, dan pada akhirnya dia melangkah maju meneteskan setetes darahnya ke kalung yang dipakai Zhang Li, Zhang Le, dan Zhang Tao.


Kalung di leher mereka seketika mengeluarkan cahaya redup berwarna putih, begitu Zhang Fu meneteskan darahnya, dan tak lama kalung di leher mereka menghilang tak berbekas. Walau begitu, ketiganya tahu kalau kalung di leher mereka bukannya menghilang, melainkan sudah menyatu dengan tubuh mereka.


Sekalipun telah menjadi budak Zhang Fu, setidaknya ketiga orang itu dapat bernafas lega karena kalung budak di leher mereka tak dapat dilihat oleh siapapun.


Zhang Yu tersenyum senang melihat tiga pemuda di depannya tidak melakukan perlawanan, dan menuruti semua keinginannya, “Minum pil ini untuk memulihkan keadaan kalian!” Dia melemparkan masing-masing satu butir pil pemulihan pada mereka. “Untuk kalian berdua, perbaiki kepribadian kalian, dan jangan lagi membela mereka yang salah!”


Zhang Liong dan Zhang Tong kembali bersujud, setelah sempat bangkit saat melihat keadaan putra mereka. “Kami berjanji akan melakukan seperti apa yang Tuan Muda katakan,” ujar keduanya, bertekad merubah kebiasaan buruk, mengikuti apa yang dikatakan Zhang Yu.


Sayangnya bukan hanya itu hukuman yang diberikan Zhang Yu pada mereka. Dua bola api sebesar kelereng melayang-layang di atas tangan Zhang Yu.

__ADS_1


Kedua bola api yang membuat merinding orang-orang yang memandangnya, tiba-tiba saja melesat kearah tubuh Zhang Liong dan Zhang Tong, dan kedua bola api langsung tertanam di dantian keduanya.


Merasakan keberadaan kekuatan asing di dalam tubuh mereka, Zhang Liong dan Zhang Tong saling melirik, lalu dengan kepala tertunduk Zhang Liong bertanya pada Zhang Yu, “Tuan Muda, benda apa yang barusan Tuan Muda masukkan ke dalam dantian kami?” Zhang Liong takut kekuatan asing itu membahayakan kehidupannya.


“Itu adalah inti kekuatan api yang terhubung langsung denganku. Selama melakukan kebaikan, inti kekuatan api akan membantu kalian meningkatkan kekuatan. Namun sebaliknya, jika kalian berbuat kejahatan, inti api akan langsung meledak dan menghancurkan tubuh kalian!”


Mendengar itu Zhang Liong dan Zhang Tong tahu, Zhang Yu tidak begitu saja melepaskan mereka. Dengan menempatkan inti api di dalam dantian mereka, hanya kebaikan lah yang dapat memperpanjang usia keduanya.


Zhang Liong dan Zhang Tong kembali ke tempat duduk mereka, sementara untuk putra mereka, mulai saat ini mereka akan selalu berada di sisi Zhang Fu, melayani apa yang menjadi keinginan tuan mereka.


Semua orang di dalam ruangan bernafas lega karena tak terjadi pertumpahan darah, yang akan semakin memperburuk keadaan Klan Zhang setelah kematian Zhang Baojin. Melihat semua orang sudah berada di tempatnya, dengan santai Zhang Yu melambaikan tangannya.


Muncullah lima peti berukuran besar berisi berbagai sumberdaya, yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan seluruh generasi muda Klan Zhang, dan ada sebagian kecil sumberdaya yang dapat digunakan oleh para ketua Klan meningkatkan kekuatannya sampai ranah Dewa Immortal.


“Gunakan semua sumberdaya ini untuk membangkitkan kekuatan Klan Zhang di alam ini! Selama aku berada di alam ini, kalian tidak akan pernah kekurangan sumberdaya!” ungkap Zhang Yu.


Zhang Guan sangat senang dengan pemberian Zhang Yu, dia berjanji akan memanfaatkan seluruh sumberdaya pemberiannya untuk meningkatkan kekuatan Klan Zhang, terutama kekuatan generasi muda Klan yang akan menjadi penentu masa depan Klan Zhang.


°°°


Di arena kompetisi Klan Zhang telah sepi ditinggalkan ribuan orang yang beberapa waktu lalu mengelilingi arena, melihat berlangsungnya kompetisi yang hasil akhirnya di luar dugaan semua orang.


Klan Fang, Klan pelayan yang kekuatannya selalu di anggap remeh, tiba-tiba saja menjadi kuda hitam mengerikan, yang dengan mudah mengalahkan semua lawan mereka.


“Aku harus kehilangan banyak harta karena tidak memberi dukungan pada Klan Fang. Akan tetapi aku sangat puas dengan jalannya kompetisi tahun ini, apalagi setelah melihat kekuatan luar biasa pemuda yang begitu mudah mengalahkan puluhan sosok yang kekuatannya sudah berada di puncak ranah Kaisar Dewa.”


“Aku rasa seratus tahun lagi dia tidak tinggal di alam atas, mungkin saja dia sudah berada di alam Dewa. Mengukur pencapaiannya saat ini, mencapai ranah Dewa Surgawi sepertinya bukan sesuatu yang sulit baginya.”


“Akan tetapi aku masih penasaran, apa hubungan pemuda itu dengan Klan Zhang dan Klan Fang? Tuan Muda Zhang Fu terlihat sangat menghormatinya, begitu juga dengan putri Fang Yin. Apa mungkin dia tuan muda Klan Zhang yang berasal dari alam atas? Kalau benar pemuda itu berasal dari alam atas, sepertinya Klan Zhang akan kembali menjadi Klan raksasa yang kekuatannya setara kekuatan lima sekte agung.”


Semua orang di Kota Zhang, atau mereka yang baru meninggal Kota Zhang masih saja membicarakan kejutan Klan Fang, dan luar biasanya Zhang Fu.


Sementara itu, di istana megah yang terletak di pusat alam menengah, seorang pria tersenyum setelah mendengar sosok pemuda yang memiliki Martial Spirit Naga Emas berkepala sembilan.


“Apa dia putramu, saudaraku? Kalau benar dia putramu, sudah saatnya aku memberikan apa yang kau tinggalkan untuknya! Akan tetapi, izinkan aku untuk sedikit menguji kekuatannya.”


Pria itu tiba-tiba saja pergi meninggalkan istana megahnya, melesat bagai kilatan cahaya ke arah timur daratan alam menengah, menuju Kota Zhang.


“Berhasil mengalahkan 50 kultivator ranah Kaisar Dewa tingkat puncak. Sekalipun itu bukan kekuatan sejatinya, tapi kekuatannya saat ini mungkin setara dengan kekuatanku!” gumamnya.


°°°


Ranah Kultivator setelah ranah Immortal.


- Dewa Rendah


- Dewa Menengah

__ADS_1


- Dewa Tinggi


- Dewa Bumi


- Dewa Langit


- Dewa Sejati


- Jenderal Dewa


- Raja Dewa


- Kaisar Dewa


Ranah Dewa Immortal.


- Dewa Immortal


- Dewa Immortal Bumi


- Dewa Immortal Langit


- Dewa Immortal Agung


Ranah Dewa Surgawi.


- Dewa Surgawi Rendah


- Dewa Surgawi Menengah


- Dewa Surgawi Tinggi


Ranah Dewa Nirwana.


- Dewa Nirwana


- Dewa Nirwana Suci


- Dewa Nirwana Agung


Ranah Tertinggi.


- Dewa Semesta


°°°


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2