Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Dimulainya Rencana Licik Bing Mao


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Mendengar jawaban Fan Yu Jie yang tidak masalah menjalin hubungan sesama wanita dengannya, Zhang Yu tahu kalau wanita itu sangat ingin berada di sisinya seperti apa yang senantiasa dia lakukan di masa lalu.


Walau ada kesan bercanda dari jawaban yang diberikan Fan Yu Jie, Dari wajah wanita itu Zhang Yu tahu kalau dia tidak sedang bercanda, bahkan wajahnya menunjukkan kalau dia sangat serius dengan jawabannya.


“Setelah kita menikah, kamu harus tinggal denganku, dan aku pasti menjadi suami yang baik untukmu!” kata Fan Yu Jie yang bersikap selayaknya seorang pria.


Mendengar perkataan dan melihat bagaimana sikap Fan Yu Jie, sebenarnya Zhang Yu sangat ingin segera mengungkap jatidirinya di hadapan wanita itu, tapi saat ini bukan waktu yang tepat untuk mengungkap semua itu karena masih ada rencana yang harus dia selesaikan.


“Kita bisa melanjutkan membicarakan tentang itu setelah pesta pernikahan Bing Mao,” kata Zhang Yu yang melihat jalannya pesta akan segera dimulai.


“Apa kalian tidak melihat adanya kejanggalan dalam acara ini?” tanya Fan Yu Jie dengan ekspresi wajah begitu serius.


Zhang Yu menatap lekat wajah Fan Yu Jie, lalu dengan tenang dia menganggukkan kepalanya dan begitu saja duduk di sebelah Fan Yu Jie.


“Acara ini sebenarnya diadakan untuk menjatuhkan suami penguasa Alam Bunga,” kata Zhang Yu begitu dia duduk di sebelah Fan Yu Jie.


“Suami penguasa Alam Bunga? Bukannya penguasa Alam Bunga adalah calon istri Bing Mao?” tanya Fan Yu Jie penasaran.


Mendengar itu Zhang Yu menggelengkan kepalanya, “Penguasa Alam Bunga sudah memiliki suami, dan tujuan Bing Mao mengadakan pesta ini adalah untuk merebut penguasa Alam Bunga,” katanya.


Fan Yu Jie menghela nafas panjang setelah mendengar perkataan Zhang Yu, dia tidak menyangka kedatangannya ke pesta penguasa Alam Es, hanya untuk melihat kebohongan yang dilakukan orang itu.


“Aku merasa kalian sedang merencanakan sesuatu, apa kalian memiliki hubungan khusus dengan penguasa Alam Bunga atau sosok yang telah menjadi suaminya?” tanya Fan Yu Jie.


“Rencana kami sudah berjalan setengah jalan, dan kami memang ada hubungan dengan penguasa Alam Bunga serta suaminya,” jawab Zhang Yu.


“Aku mau melihat, semenarik apa rencana yang sudah kalian persiapkan,” ujar Fan Yu Jie sembari menunjukkan senyuman lebar di wajahnya.


Mendengar itu Zhang Yu dan dua orang lainnya menunjukkan senyuman di wajah mereka, “Kamu cukup diam di tempat ini, menikmati pertunjukan yang segera kami lakukan,” kata Zhang Yu.


“Memulai pesta sebelum melangsungkan prosesi pernikahan. Lihat, semua orang mulai merasa ada keanehan!” ungkap Fan Yu Jie.

__ADS_1


“Dia sedang menjalankan rencana liciknya dengan terlebih dahulu membuat orang-orang merasakan adanya keanehan,” balas Zhang Yu.


“Aku heran, kenapa kamu begitu tahu apa yang sedang dia rencanakan?” tanya Fan Yu Jie penasaran.


Zhang Yu tersenyum mendengar itu, lalu dia berkata, “Bisa di katakan kami sudah mengetahui semua rencananya dari awal sampai akhir, tapi kami tetap mewaspadai keberadaannya karena takutnya dia masih memiliki rencana cadangan...”


“Kalau memang ada sesuatu yang tidak bisa kalian kendalikan, ada aku di sini yang senantiasa melindungi kalian, terutama melindungi calon istriku,” kata Fan Yu Jie sembari salah satu tangannya memegang dagu Zhang Yu.


Tamu undangan yang lain memang tidak bisa mendengar apa yang sedang dibicarakan Zhang Yu dan yang lainnya, tapi orang-orang itu tetap dapat melihat apa yang sedang mereka lakukan.


Melihat bagaimana sosok wanita cantik seperti Fan Yu Jie memegang mesra dagu wanita cantik lainnya, membuat banyak pria yang iri melihat adegan seperti itu, bahkan banyak dari mereka yang berharap duduk diantara kedua kecantikan itu.


“Sekumpulan pria hidung belang, aku senang membuat mereka iri dengan apa yang aku lakukan padamu,” kata Fan Yu Jie sembari membelai lembut wajah Zhang Yu, lalu dia mendaratkan kecupan lembut di pipi Zhang Yu dalam sosok wanitanya.


°°°


Halaman belakang aula istana penguasa Alam Es...


“Yang Mulia, semua prajurit telah berada di posisi,” kata salah satu Jenderal Alam Es.


“Persiapkan semua sebaik mungkin, terutama untuk prajurit bantuan dari Alam Angin, dan Alam Air!” kata Bing Mao yang sejenak keluar meninggalkan jalannya pesta, untuk menemui orang-orangnya.


Bing Mao telah menyiapkan rencana terakhir kalau semua rencana licik yang sudah dia susun tidak berhasil membuat penguasa Alam lain mendukung dirinya.


Bahkan, diam-diam dia telah menaruh obat yang dapat menyumbat aliran energi spiritual di dalam tubuh, ke dalam makanan dan minuman yang dia sajikan dalam pesta.


Senyum terlihat di wajah Bing Mao saat dia merasa rencana berlapis yang sudah dia susun sampai sekarang masih berjalan seperti apa yang menjadi keinginannya, dan belum ada tanda-tanda kalau ada yang mengetahui rencananya.


Selain rencana berlapis yang sudah dia susun, keberadaan Alam Air dan Alam Angin yang memberi dukungan padanya, semakin membuat dirinya yakin dapat mengambil wanita yang telah menjadi penguasa baru di Alam Bunga.


“Bagaimana dengan ramuan cinta yang tadi aku minta, apa sudah ada yang mendapatkannya?” tanya Bing Mao pada dua Jenderal di depannya.


Jenderal yang bertugas menyiagakan prajurit di langit aula istana penguasa Alam Es melangkah maju ke depan, lalu dia memberikan botol berisi obat pada Bing Mao.


“Yang Mulia, obat di dalam botol itu merupakan ramuan cinta terbaik di Alam ini. Tak berbau, tak merubah warna, dan juga tidak merubah rasa. Cukup satu tetes, untuk membuat sepuluh wanita menuruti keinginan Yang Mulia,” kata Jenderal yang sudah kembali berdiri di tempat semula.

__ADS_1


Senyum lebar terlihat di wajah Bing Mao melihat botol obat di tangannya, “Kerja bagus. Aku pasti memberi hadiah besar padamu, setelah malam ini berakhir,” ujarnya.


‘Penguasa Alam Kegelapan, Permaisuri Alam Binatang, dan pelayan cantik yang tidak layak menjadi seorang pelayan. Malam ini kalian bertiga akan menjadi penghangat ranjangku,’ kata Bing Mao dalam hati.


“Kalian lakukan apa yang menjadi tugas kalian, dan segera muncul saat aku memanggil kalian!” kata Bing Mao tegas.


Bing Mao segera melangkahkan kakinya, berjalan kembali ke dalam aula istana, dan bersiap memulai rencana licik yang sudah dia persiapkan.


°°°


Di dalam aula istana...


[Tuan, semua makanan dan minuman yang dihidangkan telah dicampur dengan racun...]


“Racun? Kira-kira racun apa yang telah dicampurkan dalam makanan dan minuman?” tanya Zhang Yu penasaran.


[Racun tanpa rasa, tanpa bahu, dan tanpa warna. Racun sempurna yang dapat menyumbat aliran energi spiritual di dalam tubuh selama beberapa hari...]


“Benar apa yang sudah aku perkirakan, ternyata orang itu masih memiliki rencana lain!” ungkap Zhang Yu sembari menunjukkan senyuman tipis di wajahnya.


Zhang Yu melihat sekelilingnya, dimana banyak orang menikmati semua hidangan tanpa rasa curiga kalau hidangan yang mereka nikmati telah dicampur dengan racun.


Saat melihat Zhang Lao dan Fan Yu Jie ingin memakan salah satu hidangan, dengan cepat Zhang Yu menghentikan mereka, “Jangan sedikitpun memakan makanan yang dihidangkan di tempat ini!” katanya.


“Kenapa kami tidak boleh memakannya? Apa kamu curiga kalau makanan dan minuman di tempat ini telah dicampur dengan racun?” tanya Fan Yu Jie sembari menatap Zhang Yu.


Zhang Yu menganggukkan kepalanya, “Bukan lagi curiga, tapi aku memang tahu kalau semua makanan dan minuman di tempat ini telah dicampur dengan racun,” katanya menjawab pertanyaan Fan Yu Jie.


Fan Yu Jie dan Zhang Lao tak jadi memakan apa yang ingin mereka makan, begitu juga dengan Lien Shui, “Racun apa yang sudah orang itu campurkan ke dalam makanan yang akan kita konsumsi?” tanya Lien Shui.


“Racun yang dapat menyumbat aliran energi spiritual di dalam tubuh kita selama beberapa hari,” jawab Zhang Yu yang kali ini mulai menunjukkan wajah seriusnya.


“Bing Mao dia memang keterlaluan! Kalau dalam rencana kalian tidak membuat pria itu mati, aku sendiri yang akan membunuhnya!” kata Fan Yu Jie tegas.


°°°

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2