Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Tuan Muda Klan Zhang Alam Atas


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Setelah kepergian Putra Mahkota dan Pangeran kedua Kekaisaran Langit yang pergi meninggalkan Klan Zhang dalam keadaan jauh dari kata baik-baik saja. Zhang Yu dan Long Hua yang ditemani Zhang Fu serta Fang Yin berkeliling di Kota Zhang, melihat-lihat keadaan Kota.


Melihat penampilan anggun dan penuh pesona yang terpancar dari sosok Long Hua dan Fang Yin, banyak pria yang enggan melepaskan pandangan mereka dari dua wanita itu, walau keduanya menggunakan pakaian tertutup, ditambah cadar yang menutupi sebagian wajah mereka.


Gerombolan pemuda dengan jubah kuning keemasan yang baru sampai di Kota Zhang dan sedang menikmati makanan di salah satu restoran, tertegun saat melihat kearah luar restoran, yang mana sedang melintas sosok Long Hua dan Fang Yin, “Kalian, bawa kedua wanita itu ke hadapanku! Setelah aku puas dengan mereka, kalian boleh mengambilnya.” titah pemuda dengan aura agung yang terus meluap keluar dari tubuhnya, membuat semua orang tertunduk saat berpapasan dengannya.


Lima sosok berjubah kuning keemasan yang merupakan pengawal pemuda itu segera melesat keluar restoran, menghadang tepat di depan Long Hua dan Fang Yin, mengabaikan keberadaan Zhang Yu serta Zhang Fu.


Sementara itu Zhang Yu mengerutkan keningnya saat melihat keberadaan lima orang yang sudah mengganggu perjalanannya, “Mengapa kalian muncul dan mengganggu perjalanan kami? Apa sebelumnya kami sudah mengganggu kalian? Kalau kami sudah mengganggu kalian, katakan dimana kami melakukan itu?” tanya Zhang Yu heran.


Salah satu sosok berjubah kuning keemasan yang berada paling dekat dengan Zhang Yu menjawab, “Kami tidak ada urusan dengan kalian berdua, kami hanya ada urusan dengan dua nona cantik ini! Sebaiknya kalian berdua segera pergi dari tempat ini, kalau masih ingin melihat hari esok!” Sosok itu menggertak Zhang Yu dan Zhang Fu dengan mengeluarkan aura kekuatannya yang telah mencapai ranah Kaisar Dewa tingkat puncak.


Zhang Yu dan Zhang Fu yang merasakan aura orang itu terlihat biasa-biasa saja, walau tubuh Zhang Fu sempat bergetar, tapi tubuhnya kembali normal begitu aura kekuatan Zhang Yu melindunginya, “Tanpa kamu suruh, kami akan pergi begitu juga dengan mereka, dan jangan coba menghalangi kami! Berurusan dengan sekumpulan orang lemah seperti kalian, itu hanya akan mengotori tanganku!” ujar Zhang Yu.


Wish...


Krak...


Tanpa memberi peringatan, sosok berjubah kuning keemasan langsung melayangkan tinju ke arah Zhang Yu. Namun, bukannya mengenai tubuh Zhang Yu, tinjunya justru menghantam tinju Zhang Yu yang seketika membuat remuk tangannya.

__ADS_1


Senyum sinis terlihat di wajah Zhang Yu saat dia melihat keadaan tangan sosok di depannya, lalu dengan nada meremehkan dia berkata, “Sebenarnya aku tidak menginginkan adanya pertumpahan darah, tapi kamu justru memaksaku untuk melakukan itu! Kalau ingin bertarung, sebaiknya kalian berlima maju secara bersamaan!”


Baru juga Zhang Yu menyelesaikan perkataannya, dia cepat melompat mundur dua langkah, menghindari sosok yang menyerang dari arah restoran tak jauh dari tempatnya, “Beraninya kau ikut campur urusanku, bahkan melukai salah satu pengawal tuan muda ini!” Pemuda berjubah putih yang serangan pertamanya berhasil dihindari Zhang Yu, kembali dia melakukan serangan.


Zhang Yu hanya menghindari serangannya, tanpa ada niatan membalas serangannya, karena dia belum tahu sedang berurusan dengan siapa.


“Usia masih sangat muda, tapi sudah memiliki kekuatan besar Dewa Immortal tingkat satu. Sungguh bakat yang luar biasa, sayang kalau kau mati di tempat ini!” ujar Zhang Yu, lalu dia melayangkan pukulan tepat mengenai wajah pemuda berjubah putih.


Walau hanya menggunakan kekuatan fisik, pukulan Zhang Yu sudah cukup untuk memberikan rasa sakit, dan membuat pemuda berjubah putih melompat mundur menjauhinya. Pemuda itu tahu lawannya bukanlah kultivator biasa, dan lagi sejak awal dia tidak bisa mengukur seberapa tinggi kekuatan lawan yang dihadapinya.


“Hanya kultivator dari alam menengah berani melawan tuan muda Klan Zhang dari alam atas! Apa kau tidak tahu bagaimana cara menghormati mereka yang kedudukannya jauh lebih tinggi?” ungkap pemuda itu sambil menunjukkan senyuman sinis.


Zhang Yu berdecak pelan mendengarnya, lalu berkata, “Menghormatimu? Itu tidak akan pernah aku lakukan, karena hanya mereka yang memang pantas di hormatilah akan mendapatkan hormatku!”


“Apa dia tidak tahu kalau seluruh makhluk hidup di alam menengah ini bisa musnah kalau tuan muda menginginkan itu?


Dua pengawal pemuda berjubah putih yang sedang membantu mengobati luka rekan mereka tidak percaya ada orang yang tidak mau menghormati tuan muda mereka, apalagi orang itu berasal dari alam menengah, yang kekuatan tak akan pernah setara dengan mereka yang berada di alam atas.


“Apa kau benar-benar menginginkan seluruh makhluk hidup di alam ini mati? Berlutut di hadapanku dan segera akhiri hidupmu, maka masih akan ada hari esok dan hari-hari selanjutnya untuk seluruh makhluk hidup di alam ini!” ungkap pemuda berjubah putih.


Zhang Yu terkekeh pelan, lalu berkata, “Apa kau tuan muda bodoh? Menghormatimu saja aku tidak akan melakukannya, apa lagi berlutut! Kamu bukan Sang Pencipta yang sudah mengatur masa depan seseorang, lalu bagaimana bisa kamu menganggap tak akan lagi ada hari esok untuk semua makhluk hidup di alam ini, seandainya aku tidak menuruti keinginanmu?”


Pemuda berjubah putih menggertakkan giginya kesal mendengar perkataan Zhang Yu. Dia memang bukan Sang Pencipta, tapi dia punya kekuatan besar di belakangnya yang sudah lebih dari cukup untuk memusnahkan seluruh kehidupan di alam menengah kurang dari satu hari, “Kalau kau ingin melihat kehancuran alam ini, dengan senang hati aku akan menunjukkan itu padamu!” Pemuda itu mengeluarkan giok berwarna hijau dari cincin penyimpanannya, dan begitu saja dia hancurkan.

__ADS_1


“Ingin melakukan sesuatu tapi meminjam kekuatan orang lain, sungguh tuan muda dari alam atas sangat memalukan! Akan tetapi karena yang kamu lakukan, mungkin aku akan bertemu sosok yang pantas menjadi lawanku, dibandingkan orang lemah sepertimu yang hanya akan mengotori tangan ini!” ungkap Zhang Yu meremehkan kekuatan pemuda berjubah putih yang kenyataannya memang lebih lemah darinya.


Apa yang dikatakan Zhang Yu telah menyulut amarah pemuda berjubah putih, tapi pemuda itu menahan diri tidak menyerang Zhang Yu, sembari menunggu kedatangan sosok yang dia panggil dengan menghancurkan giok hijau, yang merupakan giok pemanggil jarak jauh.


Hanya berselang waktu beberapa saat, portal muncul di dekat pemuda berjubah putih, lalu dari dalam portal muncul sosok pria berambut putih yang auranya membuat semua orang di tempat itu jatuh berlutut, kecuali Zhang Yu dan pemuda berjubah putih yang masih tetap tegak berdiri di tempatnya.


Pria itu menoleh menatap pemuda berjubah putih, lalu berkata, “Tuan Muda, kenapa memanggilku ke alam rendahan ini? Apa ada seseorang yang berani menyinggung Tuan Muda? Katakan padaku siapa orangnya, dan biarkan aku yang memberinya pelajaran! Kalau perlu, aku akan mengirim orang itu ke alam kematian!”


Pemuda berjubah putih mengangkat tangan, mengarahkan jari telunjuk, menunjuk ke arah Zhang Yu, “Sebelumnya aku hanya menginginkan dua wanita yang bersamanya, tapi dia justru melukai pengawalku dan tidak memberi hormat padaku! Dia bahkan tidak peduli saat aku mengancam ingin memusnahkan seluruh makhluk hidup di alam ini! Paman, musnahkan orang itu, dan buat semua orang tahu kalau mereka harus hormat dan menyanjung keberadaanku!” titahnya.


Pria berambut putih mengarahkan pandangannya mengikuti arah yang ditunjuk tuan mudanya. Tiba-tiba saja kerutan nampak di keningnya saat dia menatap pemuda yang tetap tegak berdiri, dibawah tekanan kekuatan Dewa Immortal Bumi yang dikeluarkannya.


Dengan tatapan tajam kedua matanya, pria itu mencoba mengukur kekuatan Zhang Yu, tapi dia benar-benar tidak bisa mengukur kekuatan pemuda yang usianya bahkan jauh lebih muda dari usia tuan mudanya.


Menggunakan teknik bayangan yang dikuasainya, Zhang Yu dapat menyembunyikan kekuatannya dari siapapun, sekalipun orang itu memiliki kekuatan jauh di atasnya.


“Pemuda yang jauh lebih muda dariku, tapi kekuatannya tidak bisa aku ukur! Apa mungkin kekuatannya telah melampaui kekuatanku?” gumamnya tidak percaya dengan apa yang dirasakannya.


Zhang Yu sendiri yang terlihat hanya diam, sebenarnya dia tidak sepenuhnya diam. Dalam diamnya, dia sedang terlibat diskusi dengan Yuxi, sistem yang tertanam dalam jiwanya.


°°°


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2