Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Kedatangan Tiga Penguasa


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Di Alam Surgawi...


Penguasa Alam Surgawi terus mengawasi apa yang terjadi di Alam Dewa, termasuk melemahnya segel yang menyegel Dewa Iblis dan seluruh pasukannya.


Namun, tiba-tiba saja senyum terlihat di wajahnya saat dia melihat apa yang sedang terjadi di Alam Kegelapan.


“Suami, apa kali ini kamu juga tidak ingin ikut campur dalam permasalahan Alam Dewa?” tanya Permaisuri Alam Surgawi.


“Tulang-tulang tuaku begitu malas digerakkan hanya untuk ikut campur permasalahan mereka. Lagi pula sudah ada dia, permasalahan Alam Dewa pasti dapat diselesaikannya,” kata penguasa Alam Surgawi.


“Di sana ada putri kita. Apa kamu akan membiarkan dia terluka di saat kekacauan kembali melanda Alam Dewa?” kembali Permaisuri Alam Surgawi melontarkan sebuah pertanyaan.


Penguasa Alam Surgawi kembali menunjukkan senyuman di wajahnya, mendengar apa yang ditanyakan Permaisurinya.


“Dia tidak akan membiarkan wanitanya terluka, dan kalau sampai ada yang melukainya bisa aku dipastikan kekacauan di Alam Dewa dapat lebih cepat teratasi,” jawab penguasa Alam Surgawi.


“Aku yakin dia mampu melakukan itu, tapi tetap saja aku tidak tega melihat putri kita terluka, meski itu hanyalah luka goresan,” kata Permaisuri Alam Surgawi mengkhawatirkan keadaan putrinya.


“Istriku, kamu tenang saja, tidak akan terjadi apa-apa pada putri kita,” kata penguasa Alam Surgawi mencoba menenangkan istrinya.


“Kalau sampai ada yang melukainya, aku sendiri yang akan membunuh orang itu,” kata Permaisuri Alam Surgawi lalu dia pergi meninggalkan suaminya.


Penguasa Alam Surgawi hanya menghela nafas panjang melihat kepergian istrinya, “Menantuku, jangan membuatku kecewa...”


°°°


Di Alam Kegelapan...


Di dalam aula istana penguasa Alam Kegelapan Zhang Yu dan Fan Yu Jie sedang menerima tamu mereka dari Alam Api, Alam Air, dan dari Alam Es.


“Apa kalian bertiga sudah sadar akan kesalahan yang selama ini sudah kalian lakukan?” tanya Zhang Yu pada mereka.


Ketiganya segera berlutut begitu mendengar pertanyaan Zhang Yu, “Yang Mulia, kami sudah sadar, dan kami sangat menyesali apa yang sudah kami lakukan baik itu di masa lalu ataupun yang baru saja kami lakukan,” kata Lan Guang.


Melihat ketulusan di mata mereka, Zhang Yu dan Fan Yu Jie tersenyum, lalu Zhang Yu menyuruh ketiganya bangkit dan kembali duduk di tempat yang sudah dipersiapkan untuk mereka.

__ADS_1


“Apa keadaan Alam Air semakin memburuk?” tanya Zhang Yu sembari menatap Lan Guang yang masih saja menundukkan kepalanya.


Lan Guang menganggukkan kepalanya setelah mendengar semua itu, lalu dia mulai menjelaskan pada Zhang Yu seperti apa keadaan Alam Air nya.


Dua menjelaskan tentang keadaan segel yang menyegel Dewa Iblis yang semakin melemah, serta menjelaskan langkah awal yang sudah dia lakukan untuk menyelamatkan penduduk Alam Air.


Setelah menjelaskan semua itu, Lan Guang juga menjelaskan maksud tujuannya datang ke Alam Kegelapan. Selain ingin meminta maaf atas semua kesalahan yang pernah dilakukannya, dia juga ingin meminta bantuan pada penguasa Alam lainnya untuk memperkuat segel yang menyegel Dewa Iblis.


“Segel itu tidak lagi dapat diperkuat,” kata Zhang Yu setelah mendengar seluruh penjelasan Lan Guang.


“Yang Mulia, lalu apa yang harus aku lakukan untuk mencegah hancurnya segel itu?” tanya Lan Guang.


“Biarkan saja segel itu hancur,” kata Zhang Yu penuh ketenangan.


“Dibiarkan hancur begitu saja!” kata Lan Guang kebingungan.


“Ya, biarkan hancur,” ungkap Zhang Yu.


Melihat wajah kebingungan Lan Guang dan semua orang di aula istana penguasa Alam Kegelapan, Zhang Yu mulai menjelaskan maksud sesungguhnya dari apa yang dia katakan.


“Segel itu memang tidak bisa diperbaiki atau diperkuat, dan lebih baik kita membiarkan segel itu hancur daripada membuang banyak tenaga untuk sesuatu yang sia-sia,” kata Zhang Yu.


“Kami baru saja menerobos ranah Dewa Nirwana Suci setelah berhasil mengalahkan iblis hati, dan kami masih belum tahu cara untuk meningkatkan kekuatan ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Bing Mao berterus terang.


“Kekuatan kalian masih sangat mudah untuk ditingkatkan,” kata Zhang Yu sembari melambaikan tangannya.


Bersamaan dengan lambaian tangan Zhang Yu, muncul berbagai jenis sumberdaya, tergeletak begitu saja di atas meja perjamuan yang berada tepat di tengah-tengah aula istana penguasa Alam Kegelapan.


“Yang Mulia, ini semua?” kata Bing Mao terkejut dengan munculnya banyak sumberdaya yang baru kali ini dia melihatnya.


“Semua ini adalah sumberdaya yang bisa di gunakan untuk meningkatkan kekuatan kalian. Dengan ini semua, aku yakin kekuatan kalian dapat meningkat ke tingkat menengah ranah Dewa Nirwana Suci dalam beberapa minggu,” ungkap Zhang Yu.


“Yang Mulia, apa ini semua untuk kami?” tanya Huo Sheng De yang sangat ingin membagi sumberdaya itu pada kakak dan seluruh petinggi Alam Api serta Alam Elemen.


Zhang Yu menggelengkan kepalanya, lalu berkata, “Semua sumberdaya ini juga dapat kalian bagi dengan para petinggi Alam kalian masing-masing, dan untuk Alam Elemen aku juga sudah mempersiapkannya...” Zhang Yu menatap Huo Sheng De.


Sebuah cincin penyimpanan di berikan Zhang Yu pada masing-masing penguasa Alam di Alam Dewa, yang saat ini berada di hadapannya.


Dia menjelaskan kalau di dalam cincin penyimpanan yang baru dia berikan, terdapat sumberdaya untuk meningkatkan kekuatan Alam mereka.

__ADS_1


“Aku juga telah menyiapkan obat untuk memulihkan kekuatan kakakmu di dalam cincin penyimpanan yang aku berikan padamu!” kata Zhang Yu pada Huo Sheng De.


Mendengar itu Huo Sheng De semakin menyesal karena pernah menyinggung Zhang Yu, dan mulai sekarang dia berjanji untuk senantiasa berada di sisi Zhang Yu berjuang bersama melindungi Alam Dewa.


“Saat Dewa Iblis dan pasukannya berhasil menghancurkan segel, aku ingin kalian semua sudah siap berperang melawan mereka, mencegah kekacauan kembali melanda Alam Dewa,” kata Zhang Yu tegas.


“Yang Mulia, hamba siap berkorban nyawa untuk mencegah kekacauan kembali melanda Alam Dewa,” kata Bing Mao.


Lan Guang dan Huo Sheng De juga mengatakan hal yang sama, dan tak terlihat keraguan di wajah mereka saat mengatakan itu.


“Kalau begitu, kenapa kalian tidak segera pulang dan mempersiapkan kekuatan Alam kalian masing-masing?” kata Zhang Yu.


Ketiganya mengangguk bersamaan lalu mereka pamit undur diri, kembali ke Alam mereka masing-masing, untuk memulai peningkatan kekuatan mereka.


Untuk cincin penyimpanan berisikan sumberdaya, Zhang Yu sudah memberikan barang yang serupa pada penguasa yang sebelumnya datang bersamanya ke Alam Kegelapan, dan menghadiri pesta pernikahannya.


“Suami, bukannya sekarang kita juga perlu meningkatkan kekuatan?” kata Fan Yu Jie pada Zhang Yu setelah semua orang meninggalkan mereka berduaan di dalam aula istana penguasa Alam Kegelapan.


“Apa kamu tidak ingin melakukan itu di Dunia Abadi seperti yang lainnya?” tanya Zhang Yu.


“Aku ingin melakukan seperti mereka, tapi untuk sekarang aku masih ingin melakukan itu,” balas Fan Yu Jie.


“Apa tidak sebaiknya kita melakukan itu setelah mengalahkan Dewa Iblis dan pasukannya?” kembali Zhang Yu bertanya.


“Setelah mengalahkan Dewa Iblis, kita memang harus melakukannya, tapi sekarang kita juga harus melakukannya! Apa kamu lupa, selama sepuluh hari setelah kamu membuka segel milikku, kita dapat meningkatkan kekuatan dengan melakukan itu,” kata Fan Yu Jie berbisik.


“Aku tahu itu, tapi apa ini tidak membuat saudarimu yang lain cemburu?” kata Zhang Yu.


Dengan cepat Fan Yu Jie menggelengkan kepala, lalu dia berkata, “Mereka sudah mengizinkan kamu melakukan itu denganmu selama sepuluh hari berturut-turut, dan kamu tidak diizinkan menolak!...”


Zhang Yu pada akhirnya hanya bisa menuruti apa yang menjadi keinginan Fan Yu Jie, yang sebenarnya dia juga menginginkan hal yang sama.


“Suami, kamu ingin memiliki berapa keturunan dariku?” tanya Fan Yu Jie sembari menarik tangan Zhang Yu, menuju pintu aula istana.


Tak lama berpikir, Zhang Yu langsung saja menjawab pertanyaan Fan Yu Jie, “Aku ingin banyak keturunan darimu...” Langsung saja Zhang Yu menggendong Permaisurinya itu menuju kediamannya, untuk melakukan apa yang ingin mereka lakukan.


°°°


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2