
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
°°°
“Jangan membuang waktu berhargaku! Maju dan tunjukkan kekuatanmu!” teriak Zhang Yu, menatap Jenderal di depannya.
Segera saja Jenderal di depannya melesat maju melakukan serangan yang tertuju padanya. Serangan bertubi-tubi dilakukan Jenderal itu, tapi tak satu pun dari serangannya mengenai Zhang Yu, yang dengan lincah dapat menghindari serangannya.
Jenderal lainnya yang berasal dari sisi Kekaisaran Han dapat melihat rekan mereka yang mendominasi jalannya pertempuran. Namun sosok Jenderal terkuat diantara mereka, merasa kalau Zhang Yu masih belum serius melawan salah satu rekannya.
Tak lama apa yang dirasakannya menjadi kenyataan saat dia melihat rekannya terlempar mundur puluhan langkah, setelah terkena serangan Zhang Yu. Walau hanya sebuah tendangan biasa, dia dapat merasakan kekuatan besar dari tendangan yang dilakukan Zhang Yu. Meskipun belum yakin, dia merasa kekuatan Zhang Yu sudah melampaui dirinya, dan karena itulah dia tidak bisa melihat seberapa tinggi kekuatan Zhang Yu.
Tiga Jenderal lainnya hanya bisa menatap rekan mereka yang terlempar, hanya dengan sebuah serangan tunggal, yang bahkan serangan itu tidak menggunakan energi spiritual. Hanya dari itu, mereka dapat menyimpulkan kalau pemuda yang tiba-tiba muncul di tengah pertempuran melawan Kaisar Qing Jian Ren, bukanlah pemuda bodoh yang datang tanpa membuat persiapan, “Siapa pemuda itu sebenarnya? Kenapa aku merasa kekuatannya jauh berada di atas kita?” ujar salah satu Jenderal.
Bukan hanya para Jenderal utama, tapi para Jenderal rendah dan prajurit Kekaisaran Han juga merasakan yang sama, mereka merasa Zhang Yu bukanlah sosok pemuda bodoh, “Karena jumlah kalian cukup banyak dan aku tidak memiliki banyak waktu menghadapi kalian satu demi satu, bagaimana kalau kalian menghadapi tentara yang melayaniku?” seru Zhang Yu dengan suara lantang yang terdengar ke seluruh medan pertempuran.
Dia mengangkat tangannya ke atas, membuat portal berukuran raksasa yang akan menjadi jalan keluar kekuatan besar yang selama ini berada di dunia kecil miliknya. Ledakan aura kuat yang sangguo menggetarkan langit dirasakan semua orang, saat lebih dari seratus ribu sosok keluar dari portal yang diciptakan Zhang Yu. Aura kekuatan ranah Dewa Immortal, serta tanah Dewa Immortal Bumi yang meluap keluar dari tubuh mereka, sudah lebih dari cukup untuk membuat ketakutan prajurit Kekaisaran Han.
Zhang Yu telah membeli satu peralatan dari toko sistem, yang mampu merubah kematian prajurit Kekaisaran Han menjadi poin sistem, dan poin pengalaman yang hanya akan menjadi miliknya.
Dia butuh kekuatan besar untuk berhadapan dengan Kaisar Kekaisaran Han yang belum diketahui tingkat kekuatannya, oleh karena itu dia ingin menggunakan prajurit serta Jenderal Kekaisaran Han di hadapannya, untuk meningkatkan poin pengalaman, sekaligus memperkaya dirinya.
__ADS_1
Empat Jenderal utama Kekaisaran Han yang masih berdiri kokoh di tempatnya, serta satu Jenderal lainnya yang baru bangkit setelah terkena serangan Zhang Yu, mereka sulit percaya kalau Kekaisaran Qing menyimpan kekuatan, yang kekuatannya telah melampaui kekuatan prajurit Kekaisaran Han.
“Prajurit yang kita miliki hanya berada di ranah Dewa Immortal tingkat dua dan tiga, sedangkan kekuatan Jenderal rendah berada di tingkat tujuh dan delapan ranah Dewa Immortal, dan kekuatan yang paling tinggi dari mereka berada di tingkat tiga ranah Dewa Immortal Bumi. Memaksa prajurit kita melawan mereka yang kekuatannya setara dengan Jenderal Rendah, itu hanya akan membuat mereka berjalan menuju jurang kematian!” ungkap Jenderal terkuat Kekaisaran Han, yang berada di medan pertempuran.
Empat Jenderal yang mendengarnya, mereka merasa benar-benar sudah dibohongi Kekaisaran Qing, “Lalu, apa yang sebaiknya kita lakukan? Apa harus kita menarik pasukan mundur ke perbatasan dan meminta bantuan?” tanya Jenderal yang baru bangkit setelah terkena serangan Zhang Yu.
Melihat keberadaan musuh di langit dan di darat, bergerak mundur tidak akan mudah dilakukan dan ada kemungkinan mereka akan terkena serangan dari belakang, “Tidak ada pilihan lain, kerahkan seluruh kekuatan kalian! Kita tetap maju, dan musnahkan seluruh musuh yang berada di depan kita!” kata tegas sosok Jenderal terkuat.
Empat Jenderal yang mendengarnya, menganggukkan kepalanya serentak, “Apapun yang terjadi, aku tidak ingin mengecewakan Yang Mulia Penguasa, sekalipun pada akhirnya aku harus mati di tempat ini! Kalaupun aku mati di tempat ini, setidaknya aku mati terhormat sebagai seorang Jenderal, bukan mati sebagai pengecut yang lari dari pertempuran!” ujar Jenderal termuda, diantara kelima Jenderal utama Kekaisaran Han.
Zhang Yu yang mendengar dengan jelas pembicaraan mereka, menunjukkan senyum lebar di wajahnya saat mendengar mereka memutuskan tetap maju, dan lebih memilih mati daripada mundur meninggalkan medan pertempuran selayaknya seorang pengecut.
“Terkadang, lari sebagai seorang pengecut lebih di hargai, daripada terus maju tapi justru membuatnya terlihat seperti orang bodoh. Beruntung bagiku karena mereka adalah sekumpulan orang-orang bodoh,” gumam Zhang Yu sembari menyunggingkan senyuman di wajahnya.
Kelima Jenderal yang melihat itu benar-benar tidak menyangka, begitu mudahnya prajurit mereka mati di tangan musuh. Namun mereka tidak bisa membantu prajurit Kekaisaran Han, dikarenakan ada musuh kuat yang berdiri tepat di depan mereka.
Mereka saling melirik dan mengangguk, lalu Jenderal terkuat berkata, “Kita serang pemuda itu bersama-sama! Dengan kekuatan yang kita miliki, aku yakin bukan sesuatu yang mustahil untuk kita dapat mengalahkannya!”
Tanpa membuang-buang waktu, kelima Jenderal utama Kekaisaran Han mengeluarkan senjata terbaik yang mereka miliki, lalu dengan mengedarkan aura kekuatan puncak, mereka melesat maju bagaikan kilatan cahaya, menyerang Zhang Yu yang masih berdiri tenang di atas tanah yang dia pijak.
Kelima Jenderal dengan lincah mengayunkan pedang di tangan mereka, menyerang Zhang Yu yang dengan kelincahan dan kecepatannya, dapat menghindari semua serangan mereka. Terus menyerang membuat mereka merasa di atas angin, tapi sayangnya mereka benar-benar di atas angin yang sesungguhnya karena serangan mereka sejak tadi hanya mengenai angin.
__ADS_1
“Pemuda ini selain cepat dia juga lincah. Kecepatan dan kelincahanku sebagai kultivator ranah Dewa Immortal Langit tingkat 8, sama sekali tidak bisa mengimbangi kecepatan dan kelincahannya, dan lagi aku belum merasakan kalau dia saat ini sudah menggunakan kekuatan spiritualnya! Benar-benar kuat,” ungkap salah satu Jenderal.
Tiba-tiba kelima Jenderal merasakan tekanan aura yang sangat kuat, yang membuat seluruh anggota tubuh mereka susah digerakkan, dan hanya dengan sebuah lambaian tangan yang dilakukan Zhang Yu kelima Jenderal itu terpental mundur terguling-guling di atas permukaan tanah.
Mereka bangkit dengan cepat, tapi salah satu tangan mereka memegangi dada yang terasa sesak setelah terkena serangan cepat Zhang Yu. Merasakan tekanan aura kuat yang membuat tubuh sulit digerakkan, kedua mata mereka kini tertuju pada Zhang Yu, sosok pemilik tekanan aura kuat yang mereka rasakan.
“Sial, kekuatannya telah jauh melampaui kekuatan kita! Memaksa terus melawan hanya akan membuat kita bertemu dengan Dewa Kematian, tapi bergerak mundur meninggalkan medan pertempuran juga tidak bisa kita lakukan. Aku yakin dia akan terus mengejar untuk memusnahkan keberadaan kita!”
“Tidak ada cara lain, sebaiknya kita menggunakan sisa kekuatan yang kita miliki untuk melakukan pemanggilan jarak jauh! Setidaknya dengan kekuatan Yang Mulia Penguasa, besar kemungkinan kita dapat mengalahkan pemuda itu. Kekuatan ranah Dewa Immortal Agung tingkat 5, aku pikir di alam ini tak akan ada yang mampu mengalahkan Yang Mulia Penguasa.”
Kelima Jenderal sepakat melakukan pemanggilan jarak jauh. Mereka meminta para Jenderal rendahelindungi mereka selama proses pemanggilan yang memerlukan konsentrasi tinggi, dan tidak boleh ada yang mengganggu konsentrasi mereka.
[Tuan, sepertinya mereka ingin melakukan pemanggilan, dan siapapun yang mereka panggil setidaknya sosok itu kekuatannya jauh melampaui kekuatan mereka. Aku harap tuan lebih segera memusnahkan mereka.]
Zhang Yu mengangguk, bersama munculnya pedang Naga di tangan kanannya, “Sudah ratusan ribu prajurit Kekaisaran Han yang mati, tapi itu masih belum cukup membuatku menerobos tingkat 9 ranah Dewa Immortal Langit. Dengan membunuh sekumpulan Jenderal, mungkin aku dapat menerobos!” gumamnya sambil melesat maju menyerang sekumpulan Jenderal rendah yang melindungi kelima Jenderal utama.
Dalam waktu singkat seluruh Jenderal rendah yang menjadi lawannya terbaring di atas tanah dengan tubuh yang tak lagi memiliki jiwa, bersamaan dengan itu, dia mendengar notifikasi dari Yuxi.
[Selamat, Tuan berhasil menerobos tingkat 9 ranah Dewa Immortal Langit, dan mendapatkan 1 Kuadriliu poin sistem.]
Zhang Yu menunjukkan senyum lebarnya mendengar itu, dan dia merasa kekuatannya telah meningkat dari sebelumnya. Namun dia sadar telah terlambat menghentikan apa yang sedang dilakukan kelima Jenderal utama Kekaisaran Han, “Siapapun yang mereka panggil, aku tidak akan gentar, dan akan mengerahkan seluruh kekuatanku untuk mengalahkannya!” ungkapnya tanpa rasa takut.
__ADS_1
°°°
Bersambung...