Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Keberadaan Portal Menuju Alam Dewa


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Zhang Yu menghempaskan mayat Kaisar Kekaisaran Zhou, begitu dia sudah memastikan kematian orang itu. Diwaktu yang hampir bersamaan seluruh Jenderal Kekaisaran Zhou yang tunduk pada Kaisar mati di tangan lima wanita yang menjadi lawan mereka.


Kematian Kaisar dan seluruh Jenderal Kekaisaran mengakhiri pertempuran di Istana Kekaisaran Zhou, tapi pertempuran di tempat lain antara prajurit bayangan dan Jenderal ras Iblis masih terjadi, meskipun sudah banyak Jenderal atas Iblis yang mati di tangan prajurit bayangan.


Zhang Yu membawa kelima istrinya melihat pertempuran di luar kawasan Istana Kekaisaran Zhou. Sedangkan untuk mayat Kaisar dan seluruh Jenderal Kekaisaran Zhou, puluhan prajurit penjaga Istana segera mengurus mayat mereka. Prajurit penjaga Istana tidak ikut dalam pertempuran karena mereka sadar akan kekuatan yang mereka miliki.


“Cepat bereskan mayat Yang Mulia Kaisar dan semua Jenderal sebelum mereka kembali ke tempat ini!” teriak salah satu prajurit, setelah memastikan kepergian orang-orang yang telah membunuh Kaisar dan seluruh Jenderal Kekaisaran Zhou.


Puluhan prajurit segera mayat Kaisar dan seluruh Jenderal ke dalam aula utama Istana Kekaisaran Zhou. Para pelayan wanita yang melihat kematian Kaisar dan seluruh Jenderal, mereka tak bisa menutupi perasaan bahagian yang mereka rasakan.


Selama Kaisar yang sekarang berkuasa, mereka para pelayan wanita yang terbilang masih muda, selalu dijadikan pemuas hasrat Kaisar dan Jenderal yang membutuhkan kehangatan dari mereka. Setidaknya sudah lebih dari lima puluh pelayan wanita yang mengakhiri hidup mereka karena tidak tahan dengan perlakuan Kaisar dan para Jenderal.


Melihat orang-orang yang paling mereka benci mati, selain merasa bahagia, mereka bersiap meninggalkan Istana Kekaisaran Zhou, untuk memulai kehidupan baru di luar Istana. Tidak lupa, mereka mengambil banyak barang berharga tanpa sepengetahuan prajurit setia Kaisar dan para Jenderal yang sedang berjaga di benteng Istana Kekaisaran.


Sementara itu, Zhang Yu dan kelima istrinya yang baru sampai di medan perang, dimana di tempat itu sedang terjadi peperangan antara Prajurit Bayangan dan Jenderal ras Iblis yang jumlahnya kini hanya tersisa tidak lebih dari setengah jumlah awal mereka yang sebelumnya mencapai ratusan Jenderal ras Iblis.


Melihat peperangan yang hampir selesai, Zhang Yu berkata pada kelima istrinya, “Mereka tidak memerlukan bantuan kita! Sebaiknya, kita kembali ke Istana Kekaisaran Zhou, melihat masih adakah orang yang l mengangkat senjatanya untuk melawan kita!”


Kelima istrinya menganggukkan kepala mendengar perkataan Zhang Yu, lalu mereka bersama-sama kembali melihat keadaan Istana Kekaisaran Zhou, “Ternyata mereka sudah menunggu kedatangan kita,” ujar Zhang Yu melihat prajurit penjaga Istana Kekaisaran bersenjata lengkap, menyambut kedatangan mereka.


Prajurit penjaga Istana Kekaisaran Zhou yang melihat kembalinya orang-orang yang telah membunuh Kaisar dan seluruh Jenderal Kekaisaran, langsung saja mereka menyambut kedatangan orang-orang itu dengan melepaskan serangan jauh, dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang mereka miliki.

__ADS_1


Zhang Yu dan kelima istrinya yang melihat datangnya ribuan serangan jarak jauh mengarah ke arah mereka, hanya dengan melambaikan tangan, Zhang Yu dan kelima istrinya mengembalikan serang yang menuju ke arah mereka.


Serangan itu kembali ke arah pemiliknya dengan kecepatan dan kekuatan dua kali lebih cepat dan lebih kuat dari sebelumnya. Prajurit penjaga Istana Kekaisaran yang melihat serangan berbalik arah ke arah mereka, segera saja mereka membuat perisa pelindung untuk melindungi diri mereka sendiri.


Akan tetapi, perisai pelindung yang mereka buat tak mampu melindungi serangan yang sudah diperkuat oleh Zhang Yu dan kelima istrinya,


Ledakan demi ledakan terus terjadi saat serangan yang dikembalikan Zhang Yu ke pemiliknya menghancurkan perisai pelindung, beserta sosok yang berada di dalam perisai pelindung.


Hanya dalam beberapa detik, benteng Istana Kekaisaran Zhou runtuh bersama dengan kematian seluruh prajurit penjaga Istana yang mati bersamaan dengan runtuhnya benteng yang mereka jaga.


Hanya dengan kekuatan ranah Dewa Immortal Bumi, keberadaan prajurit penjaga Istana Kekaisaran Zhou bukanlah lawan sepadan untuk Zhang Yu dan kelima istrinya.


Keadaan kawasan Istana Kekaisaran Zhou benar-benar hening setelah benteng yang mengelilingi kawasan Istana runtuh dalam hitungan detik, dan hanya menyisakan reruntuhan benteng bersama dengan ribuan mayat prajurit yang terkubur diantara reruntuhan.


“Tidak ada lagi yang bisa kita lakukan di tempat ini, jadi sebaiknya kita kembali ke Klan Zhang. Akan tetapi, sebelum pergi aku akan membuat Istana Kekaisaran Zhou menghilang tertelan tanah.


Zhang Yu melayang turun menapakkan kedua kalinya di atas permukaan tanah. Kemudian, dia menghentakkan kaki kanannya, membuat tanah di bawah berdirinya Istana Kekaisaran Zhou berubah menjadi tanah berlumpur. Perlahan, Istana megah Kekaisaran Zhou tenggelam ke dalam tanah berlumpur, bersama mayat Sang Kaisar, mayat seluruh Jenderal, serta seluruh harta berharga yang dimiliki Kekaisaran Zhou.


Bersamaan dengan tenggelamnya Istana Kekaisaran Zhou ke dalam tanah berlumpur, dua ratus prajurit muncul, dan langsung kembali ke dalam bayangan Zhang Yu, “Mereka juga sudah menyelesaikan musuh yang harus mereka kalahkan!” gumam Zhang Yu.


Zhang Yu meminta kelima istrinya saling berpegangan tangan, lalu dia memegang tangan kanan Qing Yue yang berada di sebelahnya, “Urusan di tempat ini sudah selesai, kita kembali ke Klan Zhang!” ungkapnya.


Hanya dalam hitungan detik, Zhang Yu dan kelima istrinya sudah berada di kediaman mereka, yang berada di kawasan belakang Klan Zhang, “Kalian bisa terlebih dahulu membersihkan diri! Aku pergi dulu menemui Paman, melaporkan apa yang sudah kita lakukan pada Kekaisaran Zhou!” kata Zhang Yu lalu dia pergi meninggalkan kediamannya.


Sambil berjalan menuju ke aula utama Klan tempat dimana dia merasakan aura milik Zhang Quro, Zhang Yu mulai memikirkan kepergiannya ke Alam Dewa. Meskipun belum lama dia tinggal di Alam Atas, dia melihat tak lagi ada permasalahan di Alam Atas yang membutuhkan keberadaannya untuk menyelesaikan masalah itu. Lagian, dia harus cepat pergi ke Alam Dewa untuk memastikan keadaan orangtuanya yang menjadi tawanan Penguasa Alam Elemen.

__ADS_1


Terus memikirkan kepergiannya ke Alam Dewa, tanpa disadari olehnya dia sudah sampai di depan aula utama Klan Zhang.


Zhang Quro menoleh, melihat ke arah pintu masuk aula utama yang tiba-tiba saja terbuka, “Keponakanku, apa yang membawamu datang ke tempat ini disaat hari sudah menjelang malam? Apa ada sesuatu yang ingin kamu bicarakan denganku?” tanya Zhang Quro melihat kedatangan Zhang Yu yang langsung duduk di tempat kursi yang biasa di tempati.


“Paman, aku sudah menghilangkan keberadaan Kekaisaran Zhou. Jadi, Paman tidak perlu khawatir dan terus memikirkan surat yang ditulis Kaisar Kekaisaran Zhou!” balas Zhang Yu.


Zhang Quro yang mendengar jawaban Zhang Yu, entah kenapa dia tidak lagi terkejut mendengar kalau dia baru saja menghilangkan keberadaan sebuah Kekaisaran, lalu dengan santai dia berkata, “Bagaimana bisa aku masih merasa khawatir, saat aku memiliki keponakan sekuat kamu? Aku justru kasihan pada orang-orang yang menganggap orang sepertimu sebagai musuh mereka! Tanpa mengetahui seberapa kuat dirimu, pada akhirnya mereka mati dalam penyesalan karena telah salah memilih musuh.”


Dengan menunjukkan senyuman di wajahnya, Zhang Yu membalas, “Setelah ini kita dapat lebih fokus dengan peningkatan kekuatan Klan Zhang, sebelum aku memindahkan tempat ini ke Dunia Kecil, lalu aku akan membawa Paman dan yang lainnya pergi menuju Alam Dewa! Akan tetapi, sampai sekarang aku belum menemukan keberadaan portal yang dapat membawa kita semua pergi ke Alam Dewa!”


“Aku pernah mendengar ada satu portal yang masih bisa digunakan di wilayah ras Iblis kubu utara. Selain di tempat itu, di wilayah timur ini sebenarnya ada portal yang dapat mengantarkan kita pergi ke Alam Dewa, tapi portal yang berada di Istana Kekaisaran Qing sudah lama mengalami kerusakan, dan tidak ada benda dari Alam ini yang dapat digunakan untuk memperbaiki portal itu! Sehingga, portal itu masih dibiarkan dalam kondisi rusak sampai detik ini,” ungkap Zhang Quro menjelaskan keberadaan portal yang ingin diketahui Zhang Yu.


“Paman, benda apa yang sekiranya dapat digunakan untuk memperbaiki portal itu?” tanya Zhang Yu.


“Kemungkinan benda yang dibutuhkan untuk memperbaiki portal itu adalah kristal roh tingkat Dewa, yang keberadaannya hanya dapat kita temukan di Alam Dewa,” jawab Zhang Quro.


Mendengar Zhang Quro menyebut kristal roh tingkat Dewa, Zhang Quro segera memeriksa toko sistem, mencari keberadaan kristal roh tingkat Dewa.


Zhang Quro merasa aneh melihat Zhang Yu tiba-tiba diam setelah mendengar di menyebut kristal roh tingkat Dewa, “Keponakanku, apa kamu memiliki kristal roh tingkat Dewa?”


“Aku memilikinya, dan secepatnya kita akan memperbaiki portal itu...”


°°°


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2