Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Melawan Monster Ranah Kaisar Dewa


__ADS_3

Zhang Yu melesat maju menyerang lima monster ranah Kaisar Dewa tingkat puncak, yang kekuatan salah satu dari mereka lebih dari cukup untuk memusnahkan alam bawah beserta seluruh penghuninya.


Kelima monster dalam wujud manusia dengan mudah menghindari serangannya yang hanya menggunakan kekuatan fisik, serangan demi serangan terus dia lakukan, tapi hasilnya tetap sama, tak satu pun serangan yang dia lakukan dapat mengenai kelima musuhnya.


“Kalian lumayan kuat dan cukup cepat untuk dapat menghindari seranganku, tapi main-mainnya sudah cukup, sudah saatnya aku serius menghadapi kalian!” Zhang Yu mulai mengalirkan energi spiritual ke seluruh bagian tubuhnya, bersama dengan meluapnya aura kekuatan ranah Dewa Immortal yang terpancar dari dalam tubuhnya.


Kelima monster merasakan kekuatan mereka mendadak tertekan, setelah merasakan aura kekuatan yang meluap keluar dari tubuh Zhang Yu.


Tanpa banyak bicara, Zhang Yu langsung saja maju melesat secepat kilat, menyerang secara bergantian lima monster yang menjadi musuhnya.


Kekuatan yang sangat mengerikan bisa dirasakan mereka yang menjadi musuh Zhang Yu, tubuh mereka berkali-kali terdorong mundur beberapa langkah, setiap menahan serangan Zhang Yu.


“Kalian berlima cukup tangguh, tapi hanya dengan kalian itu belum cukup untuk mengalahkanku,” ujarnya.


Dia mengayunkan pedangnya secara vertikal dan horizontal, menciptakan gelombang dahsyat yang melesat kearah lima monster, yang sekali lagi mencoba menahan serangannya.


Tubuh kelimanya terpental mundur puluhan langkah begitu gelombang dahsyat serangan Zhang Yu menghantam tubuh mereka, tak hanya terpental, tapi mereka juga harus terluka dan kehilangan senjata yang yang digunakan menahan serangan Zhang Yu.


Zhang Yu tersenyum lebar melihatnya, “Seperempat kekuatanku sudah lebih dari cukup untuk mengalahkan kalian, tapi karena aku sedang buru-buru, jadi aku akan memberi kematian cepat untuk kalian berlima,” ungkapnya penuh keseriusan.


Mengayunkan pedangnya kearah lain, gelombang dahsyat yang muncul dari ayunan pedangnya berhasil memusnahkan ratusan monster ranah Raja Dewa, yang tidak ikut maju menyerang seratus ribu tentara Dewa.


Lagi Zhang Yu mengayunkan pedang, dan kembali ratusan monster bertemu ajal mereka serta serangan kali ini juga berhasil melukai ratusan monster lainnya.


Lima monster ranah Kaisar Dewa yang baru selesai memulihkan diri, hanya bisa melihat saat serangan Zhang Yu memusnahkan lebih dari seribu monster yang datang bersama merek, kekuatan musuh mereka sangat luar biasa, jauh dari apa yang mereka perkirakan.


“Aura ini! Bagaimana mungkin masih ada manusia yang telah mencapai ranah Dewa Immortal masih tinggal di alam ini? Bukannya seharusnya mereka sudah pergi ke alam yang lebih tinggi, untuk terus meningkatkan kekuatan mereka! Mustahil kami dapat mengalahkannya, hanya Tuan satu-satunya sosok yang dapat mengalahkan orang ini,” gumam salah satu monster setelah menyadari tingkat kekuatan musuhnya.


Dia menggelengkan kepalanya pelan, mencoba membuang rasa ragunya, “Aku tidak akan berputus asa sebelum melawannya dengan mengerahkan seluruh kekuatanku.


Setelah kematian lebih dari seribu monster ranah Raja Dewa, aura membunuh yang begitu besar meluap dari tubuh kelima monster ranah Kaisar Dewa, yang membuat kekuatan mereka meningkat dua kali lebih kuat dari sebelumnya. Kini dengan mengeluarkan segenap kemampuan yang mereka miliki, kelima monster ranah Kaisar Dewa melesat maju menyerang Zhang Yu.

__ADS_1


“Seperti yang kuharapkan dari monster ranah Kaisar Dewa, kekuatan kalian tidak mengecewakan seperti mereka yang langsung mati setelah terkena seranganku.”


Zhang Yu menghentakkan kakinyakakinya, lalu melesat maju menyambut serangan kelima musuhnya. Tanah di di sekitaran mereka bergetar hebat, saat Zhang Yu dan kelima musuhnya saling beradu kekuatan, beberapa monster ranah Raja Dewa di sekitar tempat itu terhempas, tak kuasa bertahan dari gelombang hasil pertarungan mereka.


Sementara Zhang Yu bertarung dengan lima monster ranah Kaisar Dewa, dan tentara Dewa bertarung melawan puluhan ribu monster ranah Raja Dewa. Qing Yue dan yang lainnya hanya menjadi penonton pertarungan mereka.


“Apa itu kekuatan penuh Tuan Muda?” tanya Zhang Kay.


“Aku tidak yakin apa itu kekuatan asli Tuan Muda,” ungkap Xin Yang.


“Menurutku, itu bukan kekuatan penuh Tuan Muda karena menurutku saat ini Tuan Muda masih menahan kekuatan penuhnya,” kata Zhang Fu.


“Lima musuhnya dapat dikalahkan dengan mudah kalau Tuan Muda sudah menggunakan kekuatan penuhnya,” imbuh Zhang Zhe.


“Tanganku gatal ingin memukul monster-monster itu, tapi energi spiritual yang aku miliki hanya tersisa kurang dari setengahnya, jadi lebih baik aku memulihkan diri dan bersiap untuk pertempuran selanjutnya!” ungkap Zhang Kay, yang langsung duduk bersila, lalu dia mulai menyerap energi spiritual di sekitarnya.


Segera saja yang lainnya mengikuti apa yang dilakukan Zhang Kay, kecuali Qing Yue yang masih saja fokus dengan pertarungan Zhang Yu, yang belum juga terlihat siapa yang akn menjadi pemenangnya.


°°°


“Kekuatan mereka hanya bertumpu pada kecepatan serta kekuatan fisik, walau mereka cepat dan kuat, kecepatan dan kekuatan mereka masih berada di bawahku!”


Zhang Yu merubah energi spiritualnya menjadi kekuatan petir yang dia gunakan untuk menyelimuti pedang naganya, membuat penampilan pedang naga jauh lebih mengerikan dari sebelumnya.


“Bersiaplah, kali ini akan aku pertemukan kalian dengan sosok Dewa Kematian, tapi tentunya setelah aku membunuh kalian!” ungkap Zhang Yu.


Zhang Yu memasang kuda-kuda kokoh, lalu setelah menghentakkan kaki dan membuat retakan tanah di bekas hentakan kakinya, Zhang Yu kembali meladeni serangan kelima musuhnya.


“Aku sudah berjanji pada istriku untuk tidak bermain-main dan meremehkan musuh. Jadi, Terima kematian kalian!”


Zhang Yu menggunakan teknik bayangan untuk meningkatkan kecepatannya, dan tak lupa dia menyelimuti tubuhnt dengan kekuatan elemen petir untuk memperkuat daya hancur serangannya.

__ADS_1


Satu monster ranah Kaisar Dewa tumbang setelah Zhang Yu tiba-tiba muncul di depannya, dan langsung mengayunkan pedang memenggal kepalanya. Kejadian yang sama terjadi pada dua monster lainnya, hingga akhirnya hanya menyisakan dua monster yang masih hidup.


Langitpun bergetar saat gelombang serangan Zhang Yu tanpa sengaja terarah ke atas langit, membelah awan, dan memusnahkan apapun yang berada di jalur serangannya.


Pertarungan yang terjadi di sarang monster, terlihat dengan jelas oleh orang-orang yang dikirim pihak kota Ma untuk mengawasi pergerakan monster.


“Apa sebenarnya yang sudah terjadi di depan sana? Apa mungkin ada kekuatan besar yang telah menyerang sarang monster di tempat itu?”


“Itu sangat mengerikan, aku bahkan dapat merasakan aura kuat yang berasal dari tempat itu!”


“Sebaiknya kita pergi kesana, dan melihat apa sebenarnya yang terjadi di tempat itu!”


Tiga orang yang sebelumnya bertugas menjaga gerbang kota, kini tugas mereka berganti menjadi pengawas pergerakan monster, dan saat mereka sampai di wilayah terluar yang selama ini dijadikan sarang para monster. Ketiga orang itu melihat jutaan monster telah menjadi mayat.


Mereka yang penasaran dengan apa yang terjadi di depan sana, terus melesat maju, masuk semakin jauh ke dalam sarang monster dengan ditemani mayat-mayat monster, yang mereka temui di sepanjang jalan.


“Pertempuran besar baru terjadi di tempat ini, tapi kiranya siapa yang mampu membunuh monster sebanyak ini?” Walau keadaan gelap, dengan dibantu cahaya rembulan samar-samar ketiganya dapat melihat kehancuran di tempat yang mereka lewati.


Terus bergerak, akhirnya mereka sampai di tempat pertarungan Zhang Yu.


“Aku dapat melihat pertarungan mereka, tapi aku tidak dapat melihat rupa orang yang sedang melawan monster yang sudah sanggup merubah wujudnya menjadi manusia.”


Namun, seketika mereka dapat melihat wajah sosok yang sedang bertarung melawan dua monster, saat bola-bola api menerangi tempat pertempuran.


Dengan ganasnya bola-bola api melesat menghantam dan membakar dua monster yang sebelumnya sudah menderita luka parah, setelah berkali-kali terkena serangan Zhang Yu.


Ketiganya tercengan melihat dahsyatnya serangan yang dilakukan pemuda, yang sebelumnya mereka ketahui pemuda itu adalah sosok yang telah menyelamatkan Kota Ma, saat ribuan monster tiba-tiba menyerang, memanfaatkan kekacauan yang terjadi di gerbang kota.


°°°


Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa like, vote, dan komentarnya. Terimakasih...


__ADS_2