
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
°°°
Pagi ini semua orang di Klan Zhang sedang melakukan rutinitas harian mereka. Di aula Klan, Zhang Quro sedang menyambut datangnya tamu dari Kekaisaran Alam Atas, dan juga seorang Jenderal dari Kekaisaran Qing. Datang di waktu hampir bersamaan Zhang Quro membiarkan kedua tamunya bersamaan masuk ke aula Klan. Namun, saat berada di dalam aula Klan, tamu dari Kekaisaran Alam Atas yang merupakan seorang Menteri, tidak mau duduk setara dengan Jenderal Kekaisaran Qing.
Menteri dari Kekaisaran Alam Atas bahkan sempat menganggap dirinya sangat pantas duduk di kursi Kepala Klan yang ditempati Zhang Quro. Akan tetapi dia tidak memaksakan keinginannya karena teringat pesan Kaisar Yin Wugou tentang Klan Zhang yang tidak bisa dianggap remeh.
Pada akhirnya dia duduk di kursi milik ketua pertama yang masih kosong, di tengah tatapan sinis seluruh petinggi Klan Zhang yang tidak menyukai keberadaannya di aula Klan.
Zhang Yu dan Qing Yue yang baru sampai di aula Klan dan duduk di tempat yang dulunya digunakan Zhang Tian dan Lu Ning, keduanya merasa aneh dengan sikap yang ditunjukkan semua petinggi Klan Zhang. Semua orang menunjukkan tatapan ketidaksukaan terhadap kehadiran seseorang, tapi tatapan itu tidak ditujukan pada mereka.
Belum juga rasa aneh yang mereka rasakan mendapat penjelasan, pria berwajah angkuh tiba-tiba berdiri di depan mereka, menatap penuh minat pada Qing Yue. Pesona Qing Yue memang mengerikan, Zhang Yu sendiri hampir selalu tidak tahan dengan pesona wanita yang sudah resmi menjadi istrinya.
“Siapa Nona ini? Bagaimana bisa Klan Zhang menyembunyikan keindahan yang pantas mendampingi Tuan ini?” Pria itu mencoba memegang wajah Qing Yue, tapi tubuhnya tiba-tiba saja sulit digerakkan saat tekanan kekuatan, mengunci pergerakan tubuhnya.
“Aku tidak tahu siapa kamu, tapi jauhkan tangan kotormu dari wajah istriku!” kata Zhang Yu tegas.
__ADS_1
Pria itu sekuat tenaga menoleh, melihat Zhang Yu yang mengeluarkan tekanan kekuatan, mengunci pergerakan kekuatannya, “Kau, beraninya kau menyerang Menteri Kekaisaran Alam Atas! Apa kau sudah bosan hidup dan ingin Klan kecil ini dimusnahkan Kekaisaran Alam Atas? Tarik kembali kekuatanmu, dan biarkan aku mengambil apa yang lebih pantas aku miliki!” katanya.
Zhang Yu tersenyum sinis, lalu dia membalas, “Bagaimana mungkin aku menyerahkan istriku pada orang lain? Dia Alam ini banyak wanita cantik, daripada kamu ingin mengambil apa yang dapat membuatmu celaka, lebih baik kamu cari wanita di luaran sana yang mau menjadi milikmu!”
“Satu lagi, jangan mengancamku dengan kekuatan Kekaisaran Alam Atas karena sedikitpun aku tidak takut dengan kekuatan Kekaisaran Alam Atas.” Zhang Yu menarik tekanan kekuatannya, lalu dia melambaikan tangan, membuat pria di depan Qing Yue terdorong mundur dan kembali duduk di tempatnya.
Zhang Quro, petinggi Klan Zhang dan Jenderal dari Kekaisaran Qing, tersenyum tipis melihat apa yang menimpa Menteri dari Kekaisaran Alam Atas. Kalau saja pria itu bukan dari Kekaisaran Alam Atas, mungkin sudah sejak tadi mereka mengirim pria itu bertemu dengan Dewa Kematian. Bukannya takut, tapi mereka hanya ingin menghindari adanya permusuhan dengan Kekaisaran Alam Atas.
Hanya saja apa yang mereka hindari bukanlah sesuatu yang ingin dihindari Zhang Yu, bahkan pemuda itu terang-terangan mengatakan tidak takut dengan Kekaisaran Alam Atas.
Zhang Quro yang melihat ketegangan Zhang Yu dan Menteri Kekaisaran Alam Atas, dengan suara tegas dia berkata, “Tuan Yin Shing, tolong jangan lagi mengganggu keponakanku dan istrinya! Tuan lebih baik mengatakan apa yang menjadi tujuan seorang Menteri Kekaisaran Alam Atas rela melakukan perjalanan jauh, datang ke Klan kecilku ini?”
“Yang Mulia Kaisar menginginkan Tuan Zhang Quro memikirkan baik-baik apa yang tertulis dalam suratnya karena keputusan yang Tuan ambil, akan mempengaruhi hubungan antara Kekaisaran Alam Atas dengan Klan Zhang, dan mungkin juga akan berpengaruh pada hubungan Kekaisaran Qing dengan Kekaisaran Alam Atas.” Yin Shing melirik Jenderal Kekaisaran Qing yang tetap tenang duduk di tempatnya.
“Tuan Yin Shing tenang saja, setelah membaca isi surat Yang Mulia Kaisar Yin Wugou, aku akan memberi jawaban yang tidak akan merugikan Klan Zhang dan Kekaisaran Qing karena hubungan diantara Klan Zhang dan Kekaisaran Qing haruslah saling menguntungkan. Untuk hubungan dengan Kekaisaran Alam Atas, jujur saja, selama ini Klan Zhang tidak pernah menjalin hubungan dalam hal apapun dengan Kekaisaran Alam Atas.”
Zhang Quro membuka dan membaca surat yang ditulis langsung oleh Kaisar Yin Wugou, mengabaikan Yin Shing yang nampak tidak suka dengan apa yang baru dia katakan.
__ADS_1
Senyuman terlihat di bibir Zhang Quro, begitu selesai membaca surat dari Kaisar Yin Wugou, yang begitu saja dia serahkan pada Zhang Yu, begitu dia selesai membacanya, “Tuan Yin Shing, Klan Zhang tidak akan pernah tunduk pada Kekaisaran Alam Atas, dan sampai kapanpun kami Klan Zhang tidak akan pernah menjadi bagian dari Kekaisaran Alam Atas karena kami Klan Zhang adalah pilar Kekaisaran Qing!” kata Zhang Quro tegas dan lantang.
Kaisar Yin Wugou sudah mengira kalau Zhang Quro akan menolak keinginannya, dan karena itu dia sudah memberikan wewenang pada Yin Shing untuk menyatakan perang besar dengan Klan Zhang kalau keinginannya tidak dituruti. Dia juga akan menganggap Kekaisaran Qing sebagai musuh kalau ikut campur dalam perselisihan antara Kekaisaran Alam Atas dan Klan Zhang.
Yin Shing terkekeh pelan mendengar jawaban Zhang Quro yang sesuai dengan perkiraan Kaisar Yin Wugou, “Yang Mulia Kaisar sudah memperkirakan kalau Kepala Klan Zhang akan menolak keinginannya, karena itu Yang Mulia Kaisar memberi wewenang penuh padaku untuk menyatakan perang dengan Klan Zhang. Namun, Yang Mulia Kaisar memberi waktu satu bulan untuk kalian memikirkan ulang apa yang ditawarkan Yang Mulia Kaisar pada Klan Zhang.”
“Lalu untuk Kekaisaran Qing, Kekaisaran Alam Atas tak gentar menyatakan perang dengan Kekaisaran Qing, kalau Kekaisaran Qing ikut campur dalam perselisihan antara Kekaisaran Alam Atas dan Klan Zhang.” Yin Shing merasa berada di atas angin saat semua orang di aula terdiam, begitu mendengar pernyataan perang yang keluar dari mulutnya.
Suara tawa terdengar dari arah Zhang Yu begitu membaca surat Kaisar Yin Wugou, “Klan Zhang harus tunduk dan patuh di bawah kekuasaan Kekaisaran Alam Atas, dan Klan Zhang Juga harus memberikan setengah sumberdaya Klan pada Kekaisaran Alam Atas untuk mendapatkan status Klan dibawah perlindungan Kekaisaran Alam Atas. Kaisar Kekaisaran Atas mungkin menulis surat ini dalam keadaan mabuk! Kenapa juga Klan Zhang harus tunduk dan patuh di bawah kekuasaan Kekaisaran Alam Atas? Yang paling aneh, bagaimana bisa kami Klan Zhang menyerahkan setengah sumberdaya Klan pada Kekaisaran Alam Atas, hanya untuk mendapatkan status Klan dibawah perlindungan Kekaisaran Alam Atas?” ungkap Zhang Yu.
“Kau, kalau Kaisar Alam Atas menginginkan peperangan besar, aku mewakili Klan Zhang dengan senang hati akan mengabulkan keinginannya!” imbuhnya.
Zhang Quro dan petinggi Klan Zhang menganggukkan kepalanya, setuju dengan apa yang dikatakan Zhang Yu. Isi surat Kaisar Yin Wugou sama saja dia ingin menjadikan Klan Zhang sebagai budak Kekaisaran Alam Atas. Daripada hidup menjadi budak, mereka merasa lebih baik mati dalam pertempuran dengan penuh kebanggaan.
“Kalian masih memiliki waktu satu bulan untuk memikirkan semua itu. Pikirkan baik-baik apa yang menjadi keputusan kalian. Namun, kalau satu bulan dari sekarang kalian masih memberi keputusan yang sama, jangan salahkan Kekaisaran Alam Atas kalau Klan Zhang lenyap dari peta daratan Alam Atas, dan semua yang menjadi milik kalian akan menjadi milik Kekaisaran Alam Atas termasuk Nona yang ada di sana!” kata Yin Shing, yang sangat berhasrat ingin memiliki Qing Yue.
“Kalian sendiri yang memberi kami waktu satu bulan. Jadi, kalau satu bulan yang akan datang justru Kekaisaran Alam Atas yang lenyap dari peta daratan Alam Atas, kamu dan seluruh orang di Kekaisaran Alam Atas yang mungkin saat itu sudah berpindah ke Alam Kematian, tolong jangan mengutuk kami yang masih menikmati keindahan Alam Atas!” ungkap Zhang Yu yang diabaikan Yin Shing, karen orang itu lebih dulu pergi meninggalkan aula Klan Zhang, sebelum Zhang Yu menyelesaikan kata-katanya.
__ADS_1
°°°
Bersambung...