Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Selamanya Menjaga Alam Semesta


__ADS_3

“Suami, apa benar tempat ini yang dinamakan Alam Fana?” tanya Qing Yue pada Zhang Yu.


“Iya, inilah Alam Fana, tempat dimana aku dilahirkan dan di besarkan. Tempat yang jauh berbeda dengan Alam yang selama ini kalian tinggali,” jawab Zhang Yu.


“Tempat ini benar-benar berbeda dengan seluruh Alam yang pernah aku singgahi. Di sini energi spiritual sangatlah tipis, dan banyak hal aneh yang baru pertama kali aku lihat keberadaannya...” Kesan pertama Long Hua setelah menginjakkan kaki di Alam Fana.


“Di tempat ini jarang ada yang mengolah energi spiritual untuk mempermudah kehidupan sehari-hari. Mereka lebih memilih menggunakan teknologi untuk mempermudah aktivitas...” Zhang Yu mulai menjelaskan tentang keberadaan sepeda, motor, mobil, kereta, dan yang lainnya.


Semua wanita menganggukkan kepalanya saat mendengar penjelasan Zhang Yu, dan kedelapan wanita itu mulai kagum akan manusia di Alam Fan yang mampu menciptakan banyak keajaiban sekalipun mereka tidak mengolah energi spiritual.


“Sekarang kalian mau pergi ke mana? Ke pantai, ke taman hiburan, atau pergi melihat-lihat keramaian kota?” tanya Zhang Yu pada kedelapan istrinya.


Delapan wanita langsung saja berdiskusi, menentukan tempat pertama yang ingin mereka datangi, dan setelah sekian lama berdiskusi mereka memutuskan pergi melihat-lihat keramaian Kota. Mereka penasaran akan keramaian kota di Alam Fana, dan ingin membandingkan dengan keramaian di Kota Kekaisaran Nirwana Agung.


“Kalau begitu, sekarang kita pergi ke pusat kota,” kata Zhang Yu dengan senyuman di wajahnya.


“Suami, apa kita akan terus berjalan kaki? Kenapa kita tidak menaiki mobil seperti mereka?...” Fan Yu Jie menunjuk sekelompok orang yang sedang menaiki mobil.


Mengikuti kemauan istrinya, Zhang Yu terlebih dahulu membawa mereka pergi ke tempat sepi, lalu dia menyuruh sistem membeli sebuah mobil berukuran lumayan besar yang mampu membawa seluruh istri dan putra serta putri kecilnya. Begitu sebuah mobil muncul dari kekosongan dan semua orang telah memasuki mobil, Zhang Yu yang duduk di belakang kemudi, segera saja dia menjalankan mobil menuju pusat kota.


“Mobil ini sangat nyaman. Dingin dan tempat duduknya tidak membuat pantatku sakit,” ujar Lin Yifei.


“Suami, kenapa kamu tidak menggunakan mobil seperti ini saat bepergian di Alam Nirwana Agung?” tanya Yan Fei yang langsung saja jatuh cinta dengan kenyamanan duduk di dalam mobil.


“Di Alam Nirwana Agung tidak ada jalanan seperti di tempat ini, dan lagi di Alam Nirwana Agung jarak antar tempat sangatlah jauh. Terbang adalah cara bepergian paling baik, saat kita berada di Alam Nirwana Agung,” kata Zhang Yu memberi penjelasan.


“Setidaknya, kita bisa membuat jalan seperti ini di Kota Kekaisaran, dan menyediakan mobil untuk berkeliling Kota Kekaisaran,” kata Yan Fei masih berharap Zhang Yu mengabulkan keinginannya.


“Kalau hanya di Kota Kekaisaran, sepertinya aku bisa melakukannya,” kata Zhang Yu memberi harapan pada Yan Fei.


“Suami, sediakan juga di Kota Kekaisaran benda yang bisa terbang dan membawa manusia seperti itu!...” Shang Gu menunjuk benda terbang yang baru saja melintas di atas mobil. Dari suara bising yang ditimbulkan, tanpa melihat wujud benda yang dimaksud Shang Gu, Zhang Yu tahu kalau benda itu adalah helikopter.


“Itu tidak terlalu sulit, kita hanya perlu membangun tempat mendarat dan tempat terbang benda yang bernama helikopter,” kata Zhang Yu, tapi seketika dia teringat akan bahan bakar apa yang bisa digunakan untuk menggerakkan mobil atau helikopter, saat kedua benda dari Alam Fana ini, dibawa ke Alam Nirwana Agung.

__ADS_1


[Tuan, mobil atau helikopter yang dibeli dari toko sistem, semuanya dapat digerakkan menggunakan energi spiritual. Jadi, cukup menggunakan energi spiritual, kedua benda itu dapat bergerak seperti saat di Alam Fana...]


Sistem yang mengerti kebingungan Zhang Yu, segera saja dia memberikan informasi yang sangat dibutuhkan oleh Zhang Yu.


“Kalau seperti itu, aku tidak akan sungkan merubah Kota Kekaisaran, menjadi kota modern selayaknya di Alam Fana ini,” kata Zhang Yu pada sistem yang sudah menyatu dengan jiwanya.


Sejak Zhang Yu kembali menjadi penguasa Alam Nirwana Agung, sistem telah sepenuhnya menyatu dengan jiwa dan tubuh Zhang Yu. Artinya, sistem selamanya hanya akan menjadi miliki Zhang Yu, dan saat hidup Zhang Yu berakhir sistem juga akan ikut mati bersama kematiannya.


“Ini adalah salah satu pusat kota di Alam Fana, atau kita bisa menyebut Alam Fana sebagai dunia modern karena di tempat ini berkembang banyak teknologi canggih yang sangat bermanfaat untuk kehidupan manusia...” Sambil mengendarai mobil, Zhang Yu menunjuk beberapa teknologi yang sangat membantu kehidupan manusia.


“Ada manusia besi yang dapat bergerak,” kata Shu Cing saat dia melihat beberapa robot yang berdiri di depan toko, menyambut kedatangan pengunjung toko.


“Itu bukan manusia, melainkan robot yang merupakan benda buatan manusia,” kata Zhang Yu menjelaskan.


“Manusia di dunia modern ini sangat luar biasa. Mereka dapat menciptakan benda yang dapat bergerak, seolah benda itu makhluk hidup seperti kita...” Yin Siyi sangat mengagumi kecerdasan yang dimiliki manusia Alam Fana.


“Bangunan di sini juga sangat tinggi, aku bahkan kesulitan melihat puncak bangunannya,” kata Qing Yue sambil melihat gedung pencakar langit di pusat kota.


“Aku pasti membangunkan apa yang ingin kalian bangun di Kota Kekaisaran,” kata Zhang Yu seolah dia bisa membaca apa yang berada dalam pikiran kedelapan istrinya.


“Suami, kamu memang paling bisa diandalkan untuk semua itu,” kata Shu Cing yang tidak sungkan memberi pujian pada suaminya, yang selalu mengerti apa keinginan para istrinya.


“Aku tidak butuh pujian, tapi aku butuh pelayanan,” kata Zhang Yu melirik Shu Cing yang duduk di sebelahnya.


“Malam ini kami pasti memberikan apa yang suami inginkan, tapi malam ini hanya empat dari kami yang akan melayani suami, sementara yang lain bertugas menjaga putra dan putri kita,” ungkap Yin Siyi yang duduk tepat di belakang Zhang Yu.


“Aku sudah tidak sabar menanti malam pertama kita di Alam Fana, yang sepanjang malam kalian tidak akan bisa menambah energi spiritual yang kalian miliki,” kata Zhang Yu sembari menyunggingkan senyuman di wajahnya.


°°°


Satu bulan berlalu dengan cepat...


Zhang Yu dan kedelapan istrinya sudah kembali ke Alam Nirwana Agung sejak beberapa hari yang lalu, setelah menghabiskan banyak waktu untuk berlibur di Alam Fana.

__ADS_1


“Semua bangunan dan jalan sudah selesai di bangun. Sekarang kita bisa melihat keindahan kota modern di Kota Kekaisaran,” kata Zhang Yu melihat Kota Kekaisaran yang sekarang keadaannya sama persis dengan keadaan pusat kota modern.


“Suami, apa semuanya telah selesai? Kota yang indah, kami sudah tidak sabar pergi menjelajahi kota,” kata Long Hua melihat Kota Kekaisaran yang baru selesai dibangun ulang oleh Zhang Yu, dengan manfaatkan seluruh benda yang berada di toko sistem.


“Sebentar lagi semua selesai. Sekarang sedang memasuki proses akhir pembangunan, dan perapian. Kemungkinan besok kita sudah dapat menjelajahi kota, yang baru selesai di bangun,” kata Zhang Yu memberi tahu apa yang ingin diketahui para istrinya.


“Aku sudah tidak sabar,” seru Fan Yu Jie sembari memandang pemandangan baru Kota Kekaisaran.


“Oh iya, dimana putra dan putri kecil kita? Apa mereka sedang bersama keluarga besar kita di istana Kekaisaran?” tanya Zhang Yu menatap bergantian wajah kedelapan istrinya.


Semua wanita menganggukkan kepalanya, setelah mendengar apa yang ditanyakan Zhang Yu, “Mereka hanya mencari kita saat membutuhkan asupan makanan. Sama persis dengan Ayah mereka yang mencari kami saat membutuhkan ini!...” Qing Yue menunjuk daerah sensitif miliknya.


Zhang Yu yang melihat itu hanya tersenyum, dan setelahnya dia langsung saja mencium Qing Yue yang kebetulan berada tepat di sebelahnya.


“Suami, kami menunggu kedatanganmu di tempat biasa kita melakukannya!” kata Qing Yue, lalu dia beserta tujuh wanita lainnya begitu saja pergi meninggalkan Zhang Yu yang tersenyum menatap kepergian mereka.


[Tuan, Alam Semesta telah menjadi tempat seperti yang Tuan inginkan... ]


“Alam semesta memang telah menjadi tempat seperti yang aku inginkan. Akan tetapi masih ada tugas berat yang selamanya akan aku emban, tugas menjaga Alam Semesta...”


[Tuan tenang saja. Aku senantiasa berada di sisi Tuan untuk membantu mewujudkan semua yang menjadi keinginan Tuan...]


Mendengar itu Zhang Yu seketika menunjukkan senyuman di wajahnya, “Kamu memang sosok yang paling bisa aku andalkan. Namun sayang, kamu tidak memiliki wujud selayaknya manusia...”


[Aku memang tidak memiliki wujud karena aku sudah menyatu dengan Tuan. Bisa dikatakan aku adalah Tuan, dan Tuan adalah aku. Selamanya akan seperti itu...]


“Kamu benar, dan sepertinya malam ini aku harus melalui malam panjang dan melelahkan bersama mereka...”


[Selamat berjuang, dan aku senantiasa menikmati setiap pertunjukan yang Tuan lakukan...]


°°°


TAMAT...

__ADS_1


__ADS_2