Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Kembalinya Dewi Perang


__ADS_3

Zhang Yu menatap bingung pria bertanduk yang tiba-tiba memuntahkan darah, padahal dia belum melakukan serangan apapun, dan lagi sosok itu terlihat sangat kesakitan.


Sedangkan sosok wanita yang melihat kakaknya tiba-tiba kembali memuntahkan darah setelah memulihkan diri, hanya sekilas melihat dia tahu apa yang menyebabkan kakaknya memuntahkan darah, dan terlihat kesakitan.


Untuk semua orang yang berada dalam kelompok Zhang Yu, mereka tersenyum senang melihat sosok pria bertopeng yang sedang terluka, mereka mulai dapat melihat kemenangan berada di depan mata.


“Kematian pria itu akan mempermudah jalan kita menuju kemenangan, tapi kita tidak boleh lengah dan tetap waspada!” kata Zhang Fu.


“Ini adalah pertempuran terbesar yang pernah aku alami di sepanjang hidupku. Jadi, aku tidak ingin kalah, dan aku harus membawa kemenangan ke hadapan Tuanku.” Zhang Kay menyemangati dirinya sendiri, dan kembali dia bertarung membantu Zhang Zhe yang mulai kewalahan menghadapi lawannya.


“Aku tidak menyangka, pemilik dunia kecil yang aku tempati ternyata masih sangat muda, tapi kekuatannya sudah sebanding denganku. Keputusanku dan si merah mengabdikan diri padanya, sangatlah tepat,” ujar Naga Biru sembari mencabik-cabik tubuh lawannya.


Sedangkan di medan pertempuran tempat Zhang Yu menghadapi dua lawannya, dia tidak lagi ingin berlama-lama menghadapi mereka, dan secepatnya ingin mengalahkan keduanya.


“Aku tidak tahu apa yang menimpamu, tapi secepatnya pertempuran ini harus segera diakhiri, dan untuk itu aku harus memusnahkan kalian!”


Zhang Yu memasang kuda-kuda dan bersiap menyerang mereka, kali ini dia akan menggunakan teknik pedan dan teknik bayangan untuk menyerang lawannya. Aura keberadaannya tiba-tiba menghilang, walau dua lawannya dengan jelas melihat sosoknya yang masih berdiri di tempat semula.


Keduanya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, tapi mereka tahu saat ini berada dalam ancaman, dan kematian sewaktu-waktu dapat menghampirinya.


Setelah para pelayanannya membunuh seratus monster tingkat mitos, saat ini kekuatannya berada di tingkat enam ranah Dewa Rendah, tapi kekuatannya setara dengan ranah Dewa Menengah tingkat enam berkat zirah langit dan pedang naga miliknya.


Dengan kekuatannya yang telah meningkat pesat, dia yakin dapat mengalahkan kedua lawannya dengan sedikit usaha, tapi dia mungkin butuh usaha ekstra kalau keduanya masih memiliki kartu truf yang sengaja di simpan untuk dikeluarkan di akhir pertempuran.


Zhang Yu menghilangkan aura kemarahan Kaisar Naga, karena dia fokus menggunakan teknik bayangan yang menghilangkan aura keberadaannya. Walau sosoknya terlihat, tapi aura keberadaannya tidak bisa dirasakan oleh siapa pun.


Zhang Yu menunjukkan senyum meremehkan pada dua lawannya, lalu dia berkata, “Siap tidak siap aku akan menyerang kalian, karena kita berada dalam medan pertempuran, jadi kapan pun aku bebas menyerang kalian.”

__ADS_1


Zhang Yu tiba-tiba menghilang dari tempatnya dan aura keberadaannya tidak bisa dideteksi kedua lawannya. Keempat mata milik dua sosok yang menjadi lawannya, terus mencari keberadaannya, tapi mereka tidak menemukan apa-apa, dan hanya diam menanti serangan datang ke arahnya.


Di sisi lain, selain menggunakan teknik pedang dan teknik bayangan, Zhang Yu juga menggunakan kekuatan mata dewa nya, untuk mencari sesuatu yang masih disembunyikan lawannya. Akan tetapi, dia tidak menemukan adanya sesuatu yang disembunyikan oleh keduanya.


Namun, kekuatan matanya justru menangkap adanya pergerakan sosok kuat lainnya yang bergerak ke arah medan pertempurannya. ‘Teman, atau justru musuh baru?’ ujarnya dalam hati.


Zhang Yu yang semula hanya fokus pada kedua lawannya, kini dia harus membagi fokus pada sosok lain yang tak lama lagi akan sampai di medan pertempurannya. Walau samar, dia merasa sosok itu lebih kuat darinya, sekali pun dalam keadaan tidak baik.


Aura sosok itu sudah dapat dia rasakan, tapi aura yang dia rasakan terasa tidak asing, seolah sudah lama mengenali auranya. Tiba-tiba saja dia merasakan kerinduan terdalam saat sosok pemilik aura itu semakin mendekat.


“Apa yang sudah terjadi padaku! Kenapa tiba-tiba aku merasakan rindu pada sosok yang bahkan tidak aku kenali? Entah kenapa aku sangat ingin melihat dan bertemu pemilik aura ini!” gumamnya pelan.


Dia melihat sekeliling, mencari pemilik aura yang dirasakannya. Setelah beberapa saat melihat sekeliling, dia melihat kilatan cahaya yang bergerak ke arahnya.


Sosok wanita menyerupai Qing Yue muncul di depannya. Sempat dia mengira wanita itu adalah sosok yang dikenali nya, tapi auranya sangat asing, dan jelas itu bukan aura wanita yang saat ini berada di dalam dunia kecil miliknya.


“Aku ingin bertemu dengannya, untuk membangunkan kekuatan sejati miliknya.” Wanita itu tiba-tiba menghilang, tapi dia dapat merasakan ada seseorang yang baru menerobos masuk ke dunia kecilnya.


Anehnya sistem tidak mencoba menghalangi sosok itu masuk ke dunia kecil, dia justru merasa sistem mempermudah sosok itu memasuki dunia yang sepenuhnya berada di bawah kuasanya.


Di dunia kecil, Qing Yue membuka matanya saat merasakan adanya sosok asing yang mendekat ke tempatnya. Walau masih jauh, dia tahu sosok itu bukanlah ancaman, tapi dia penasaran siapa kiranya sosok baru penghuni dunia kecil.


Tak lama, sosok wanita dengan garis wajah dan lekuk tubuh yang sama persis dengannya, muncul dengan senyum indah di wajahnya. Dia tidak mengenali wanita itu, tapi merasa sangat akrab dengan auranya.


“Aku adalah kamu di masa lalu, dan kamu adalah aku di masa ini. Kamu adalah sosok nyata, sedangkan aku hanyalah pecahan jiwa yang sengaja kamu tinggal di alam ini, untuk membangkitkan kekuatanmu setelah memasuki roda reinkarnasi,” kata wanita yang menyerupai dirinya.


Qing Yue awalnya tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh wanita itu, tapi melihat tubuhnya yang merasakan sensasi akrab dengan sosoknya, membuat dirinya mulai mempercayai perkataannya, dan tiba-tiba saja dia merasakan sakit dari kepala yang terus menyebar ke seluruh tubuhnya, saat wanita di depannya berubah menjadi butiran cahaya dan masuk kedalam tubuhnya.

__ADS_1


Dua sosok yang menjadi lawan Zhang Yu, tiba-tiba merasakan firasat buruk dalam hati mereka, saat kekuatan yang selama ini mereka tahan, mulai menyatu dengan pemilik aslinya. Belum tentu menang menghadapi pemuda yang menjadi lawannya, mereka juga harus bersiap menghadapi kemarahan dari pemilik kekuatan yang selama ini mereka tahan.


Mereka masih ingat betapa mengerikannya sosok itu di masa lalu. Sekali pun belum kembali ke kekuatan puncaknya, sosok dimasa lalu yang dijuluki Dewi Perang, bukanlah sosok yang dapat mereka kalahkan.


Setidaknya mereka butuh bantuan para pemimpin ras monster di alam menengah untuk dapat mengalahkannya. Mengalahkan dalam artian menyegel kekuatannya, dan membuatnya tunduk di bawah kehendak ras monster seperti yang dulu pernah mereka lakukan.


Namun, saat ini mereka tidak mungkin menghubungi mereka yang berada di alam menengah, karena sejak perang besar berakhir, komunikasi dengan alam menengah terputus, bahkan mereka tidak bisa menggunakan portal yang menghubungkan hutan monster di alam bawah, dengan hutan monster di alam menengah.


Di dalam dunia kecil.


Saat Qing Yue telah sepenuhnya menyatu dengan pecahan jiwanya dari kehidupan sebelumnya, berbagai ingatan mulai dari yang menyenangkan sampai yang menyakitkan mulai memenuhi memori ingatannya.


Kadang dia tersenyum bahagia, dan terkadang terdengar tangis memilukan yang menyayat hati siapa pun yang mendengarnya.


Akan tetapi itu semua tidak berlangsung lama, karena Qing Yue dengan cepat berhasil mengontrol emosinya, dan dia kembali ke keadaan semula.


Sekarang ada dua ingatan dari dua kehidupan yang pernah di jalaninnya, tapi ada satu ingatan di kehidupannya yang sekarang, yang memiliki kesamaan dengan kehidupan yang pernah di jalaninnya, dan yang paling penting sekarang kekuatannya telah mencapai ranah Dewa Rendah.


Walau masih jauh dari kekuatan puncaknya di masa lalu, Qing Yue sudah cukup senang karena setidaknya dia tidak menjadi beban Zhang Yu dan yang lainnya.


“Kalian berdua akan menerima akibatnya karena sudah terlalu lama menahan pecahan jiwaku! Dewi Perang telah kembali, dan akan mencabik-cabik tubuh kalian!”


°°°


Bersambung...


Jangan lupa like, vote, dan komentarnya. Terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2