Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Kemunculan Jenderal Kematian


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Di medan peperangan setalah seluruh pasukan utama Dewa Iblis berhasil di musnahkan, terlihat jutaan pasukan Alam Dewa sedang berusaha memulihkan kekuatan, dan mengobati luka-luka yang ada di tubuh mereka.


Ketika semua pasukan sedang fokus memulihkan kekuatan dan mengobati luka, tiba-tiba saja semua merasakan tanah yang mereka duduki bergetar.


“Sebentar lagi dia dapat membebaskan diri dari segel,” kata Lan Guang melihat semakin lemahnya lapisan segel terakhir yang mengurung Dewa Iblis.


“Kira-kira berapa lama segel ini masih dapat bertahan? Satu hari, dua hari, satu minggu, atau masih ada kemungkinan dapat bertahan selama satu bulan?” tanya Dong Ye yang tidak tahu menahu dengan yang namanya array, ataupun segel yang selama iji mengurung Dewa Iblis dan seluruh pasukannya.


“Paling lama segel itu dapat bertahan selama satu minggu, tapi bisa saja segel itu hancur dalam beberapa jam ke depan,” jawab Lan Guang.


“Beberapa jam ke depan? Bukannya itu terlalu cepat? Bahkan dalam waktu satu hari sekalipun, waktu selama itu belum cukup untuk seluruh pasukan kita memulihkan kekuatan dan menyembuhkan luka mereka,” kata Zhang Lao yang merasa pasukan Alam Dewa tidak akan siap berhadapan dengan Dewa Iblis seandainya sosok itu berhasil menghancurkan segel dalam beberapa jam ke depan.


“Selama berada di masa perang, siap atau tidak, kita tetap harus berperang kapanpun musuh datang menyerang!” ungkap Bing Mao yang cukup berpengalaman mengahapi situasi di masa perang seperti sekarang.


“Saudara Bing Mao benar, siap atau tidak, kita memang harus tetap berperang kapanpun musuh datang!” kata Xue Xie.


“Memanfaatkan waktu yang tersisa, sebaiknya kita segera memulihkan kekuatan yang telah terkuras dalam peperangan barusan,” kata Lan Guang.


“Kita memang harus segera memulihkan kekuatan,” balas Zhang Lao dan mereka segera saja memulihkan kekuatan.


°°°


Satu hari kemudian...


“Bersiaplah! Kamu keluar lebih dulu bawa dua ratus ribu pasukan elit, untuk memusnahkan mereka pasukan Alam Dewa!” kata Dewa Iblis.


Jenderal Kematian yang mendapat perintah dari tuannya, dia hanya menganggukkan kepala, dan bersiap membawa keluar dua ratus ribu pasukan elite untuk memusnahkan seluruh pasukan Dewa. Setelah berada di hadapan dua ratus ribu pasukan elite, segera saja Jenderal Kematian membawa mereka keluar melalui celah segel.


Melesat keluar melewati celah segel, Jenderal Kematian dan dua ratus ribu pasukan elit yang dia pimpin, langsung saja mereka mendapat serangan dari pasukan Alam Dewa.


“Serangan mereka sama sekali tidak terasa,” kata Dewa Kematian membiarkan seluruh serangan pasukan Alam Dewa mengenai tubuhnya.

__ADS_1


“Dari aura kuat dan kekuatan fisik yang sangat luar biasa, serta wajah yang tertutup topeng, sepertinya dia adalah sosok Jenderal Kematian yang di masa lalu terus mempengaruhiku, sampai pada akhirnya aku mengkhianati penguasa Alam Semesta,” kata Huo Hong De mengingat sosok Jenderal Kematian.


“Kalau Jenderal Kematian sudah muncul, artinya tak lama lagi Dewa Iblis dapat membebaskan dirinya dari segel,” kata Huo Sheng De.


“Kita tidak akan sanggup menghadapi Dewa Iblis, tapi kalau hanya Jenderal Kematian, aku masih memiliki keyakinan dapat mengalahkannya,” kata Zhang Lao yang kekuatannya setara dengan kekuatan Jenderal Kematian.


Langsung saja Zhang Lao melesat maju menyerang Jenderal Kematian yang tidak menyadari datangnya serangan Zhang Lao.


BOOM...


Tubuh Jenderal Kematian terdorong mundur puluhan langkah setelah terkena serangan Zhang Lao, yang tepat mengenai dadanya.


“Aku tidak menyangka diantara para penguasa ada yang memiliki kekuatan setara dengan kekuatanku!” kata Jenderal Kematian mengarahkan pandangan ke arah Zhang Lao.


“Apa kamu kira cuma saudara Lao yang memiliki kekuatan setara denganmu?” kata Qing Yue, yang tiba-tiba saja sudah berdiri tak begitu jauh dari tempat berdirinya Zhang Lao.


Jenderal Kematian segera mengarahkan pandangannya ke arah Qing Yue, dan berapa terkejutnya dia saat melihat kekuatan seorang wanita yang setara dengan kekuatannya.


“Saudara Lao, bagaimana kalau bersama-sama kita menyerangnya?” kata Qing Yue dengan sorot mata tajam menatap keberadaan sosok Jenderal Kematian.


“Kalau begitu, mari kita bersama-sama menyerangnya!” kata Qing Yue membalas, lalu dia dan Zhang Lao langsung saja melesat maju menyerang Jenderal Kematian.


“Tidak mudah bagiku menghadapi mereka yang sama kuatnya denganku,” gumam Jenderal Kematian melihat serangan dari dua arah yang berbeda.


“Kekuatan mereka memang setara denganku, tapi kekuatan mereka tak akan sebanding dengan kekuatan tuanku...” Senyum sinis terlihat di wajah Jenderal Iblis sembari menghindari serangan Zhang Lao dan Qing Yue.


“Kamu cukup lincah, tapi sampai kapan kamu bisa terus menghindari serangan kami?” kata Zhang Lao meningkatkan kecepatan serangannya.


“Terus saja menghindar kalau kamu memang hanya bisa menghindar,” kata Qing Yue memprovokasi.


“Hahahaha... kalau memang kalian kuat, coba saja daratkan satu serangan ke tubuhku!” kata Jenderal Kematian meremehkan Zhang Lao dan Qing Yue.


BOOM...


Baru juga menutup mulutnya, sebuah rendang yang dilakukan Qing Yue menghantam perut Jenderal Kematian, bersamaan dengan pukulan Zhang Lao yang menghantam wajah Jenderal Kematian.

__ADS_1


Tubuh Jenderal Kematian terdorong mundur terkena tendangan Qing Yue, dan jelas terlihat wajahnya mengalami luka akibat serangan yang dilakukan Zhang Lao. Meski terluka, Jenderal Kematian masih tegak berdiri, dan siap menerima serangan selanjutnya dari kedua lawannya.


“Kalian cukup kuat,” kata Jenderal Kematian menatap bergantian kedua lawannya.


“Kekuatan tubuhmu memang luar biasa, tapi aku tidak yakin selamanya kamu dapat bertahan dari serangan yang kami lakukan,” kata Qing Yue dan kembali dia bersiap melakukan serangan ke arah Jenderal Kematian.


“Kalaupun aku kalah, masih ada Tuan yang jauh lebih kuat dariku, dan tentu kalian bukanlah lawan sepadan untuknya,” ungkap Jenderal Kematian menjunjung tinggi kekuatan Dewa Iblis.


“Apa kamu kira kami adalah sosok terkuat diantara seluruh pasukan Alam Dewa? Kalau kamu mengira seperti itu, tentu kamu sangat salah karena kami bukanlah sosok terkuat. Masih ada sosok yang lebih kuat dibandingkan kami,” kata Qing Yue sembari menyunggingkan senyuman di bibirnya.


“Hahahaha... sekalipun ada yang lebih kuat dibandingkan kalian, tetap saja sosok itu bukan lawan sepadan untuk Tuanku, dan pada akhirnya sosok itu hanya akan menjadi bagian dari kekuatan Tuanku,” kata Jenderal Kematian.


“Kita lihat saja siapa nanti yang lebih kuat, tapi untuk sekarang izinkan aku mengambil nyawamu!” kata Qing Yue dan langsung saja dia melesat maju menyerang Jenderal Kematian.


“Meski kalian berdua sama kuat denganku, kalian jangan berharap dapat dengan mudah mengalahkanku!...” Tak ingin terus menghindar, Jenderal Kematian melesat maju menyambut serangan Qing Yue dan Zhang Lao.


“Permaisuri harap berhati-hati, lawan kita bukanlah lawan yang bisa mudah kita taklukkan,” kata Zhang Lao memperingatkan Qing Yue untuk tetap berhati-hati.


Mendengar itu Qing Yue hanya menganggukkan kepalanya, dan dia lebih berhati-hati menghadapi kekuatan Jenderal Kematian. Meski hanya seorang diri dan harus menghadapi dua lawan yang sama kuat, Jenderal Kematian masih bisa mengimbangi kekuatan dua lawannya.


“Apa ini yang kalian namakan kekuatan? Lemah!...” Jenderal Kematian mencibir Zhang Lao dan Qing Yue yang tidak kunjung dapat mengalahkannya.


“Dari tadi kami hanya bermain-main denganmu, dan sekarang saatnya menunjukkan padamu kenapa dari tadi kami cuma bermain-main denganmu,” kata Qing Yue.


Merasa ada yang aneh dari apa yang dikatakan Qing Yue, Jenderal Kematian melihat sekelilingnya, yang ternyata begitu hening, tak terdengar adanya pertempuran antara pasukan elite yang dia bawa dan pasukan Alam Dewa.


“Ba-Bagaimana mungkin mereka semua sudah dikalahkan? Kekuatan mereka sudah berada di ranah Dewa Nirwana Suci tingkat 1 dan 2, mustahil pasukan Alam Dewa dapat mengalahkan mereka,” kata Jenderal Kematian tidak percaya dengan apa yang dia lihat, dimana dia melihat seluruh pasukan elit yang dibawanya telah mati.


“Bukan pasukan Alam Dewa yang melakukannya, tapi semua itu dilakukan oleh mereka...” Qing Yue menunjuk pasukan berzirah emas, yang kekuatannya jauh berbeda dibandingkan kekuatan pasukan Alam Dewa.


Mengikuti arah yang ditunjuk Qing Yue, mata Jenderal Kematian membulat sempurna melihat keberadaan pasukan zirah emas, “Te-Tentara Dewa? Bagaimana bisa di tempat ini ada Tentara Dewa?...”


°°°


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2