Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Kejam Dan Licik


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


“Saudara Lao, apa ini yang kamu katakan luka mereka tidak parah?” tanya Lien Shui melihat keadaan dua pengkhianatan yang berhasil ditangkap Zhang Lao.


“Kedua kaki patah, kedua tangan patah, aku merasa itu masih tergolong luka ringan,” jawab Zhang Lao dimana dia menganggap luka patah tulang sebagai luka ringan yang mudah disembuhkan.


Mendengar itu bibir Lien Shui berkedut, di sisi lain Zhang Yu menunjukkan senyuman di wajahnya setelah mendengar apa yang dikatakan Zhang Lao.


Tentu dia juga menganggap luka yang diberikan Zhang Lao hanyalah luka ringan, dan dia bermaksud menambah luka di tubuh mereka setidaknya sampai seluruh tubuh mereka berlumuran darah.


Bisa dikatakan standar luka yang dimiliki Zhang Yu dan Zhang Lao jauh lebih tinggi dari yang dimiliki orang lain. Jadi, apa yang dianggap orang lain sebagai luka berat, bagi mereka itu hanyalah luka ringan.


Puas melihat keadaan dua pengkhianatan yang tubuhnya terlilit rantai, ketiga orang itu mulai menggali informasi dari mereka, tapi sebelum mengajukan pertanyaan Zhang Lao terlebih dahulu menyiram tubuh mereka dengan air bercampur garam.


Lien Shui hanya bisa memberi tatapan iba pada mereka, tapi setelah mengingat apa yang sudah dilakukan oleh mereka, dia merasa semua itu sangat pantas mereka dapatkan.


Setelah menyiram tubuh mereka dengan air bercampur garam, Zhang Lao bergantian menampar wajah mereka, sampai darah segar mengalir dari bekas tamparan di wajah mereka.


“Siapa yang menyuruh kalian, dan apa tugas yang diberikan orang itu pada kalian? Jawab apa yang aku tanyakan kalau kalian tidak ingin merasakan siksaan yang lebih menyakitkan!” kata Zhang Lao dengan nada suara meninggi.


Keduanya masih saja diam, bahkan mulut mereka tertutup rapat saat merasakan siksaan yang diberikan Zhang Lao, meski air mata kesakitan dan keringat dingin membasahi wajah mereka.


Zhang Yu sendiri tersenyum melihat mereka yang gigih tak mau berbicara.


“Biarkan aku yang menggali informasi dari mereka!...” Zhang Yu melangkah maju, sementara Zhang Lao menyingkir, memberi jalan untuk tuannya.


“Sangat mudah bagiku mendapatkan seluruh informasi yang mereka miliki...” Zhang Yu mengarahkan telapak tangannya ke kepala dua orang di depannya, dan dia mulai menyerap ingatan kedua orang itu.


“Mereka sangat kejam dan licik. Setiap malam mengambil budak wanita dari ras manusia untuk memanaskan ranjang, tapi begitu terpuaskan mereka langsung membunuh wanita itu...”


“Sejak awal mereka adalah bagian dari kubu penguasa sementara Alam Binatang, tapi mereka sengaja disusupkan ke kubu lawan untuk menciptakan perselisihan, yang pada akhirnya membuat anggota kubu lawan membelot, dan memilih bergabung dengan kubu mereka,” kata Zhang Yu setelah mendapat ingatan mereka.


Dengan teknik penciptaan miliknya, cukup dengan membayangkan teknik apa yang ingin dia kuasai, hanya dalam hitungan detik, teknik itu sudah berhasil dia kuasai.

__ADS_1


Tentu tidak ada orang yang tahu kalau dia memiliki teknik penciptaan, kecuali Yuxi dan Sang Pencipta, dan dia juga tidak memiliki keinginan memberitahukan pada orang lain kalau dia memiliki teknik penciptaan.


“Dalam waktu dekat kubu penguasa sementara Alam Binatang berencana memusnahkan semua orang yang menentang mereka, kedua orang ini bahkan mendapat tugas memberi racun kematian pada Permaisuri penguasa Alam Binatang...”


“Akan tetapi, mereka justru berencana memberi Permaisuri racun cinta dalam dosis tinggi, dan racun kematian akan diberikan pada Permaisuri begitu keinginan mereka terpuaskan,” kata Zhang Yu.


“Kejam dan licik, pantas saja sejak beberapa hari ini mereka mencoba berbagai cara untuk terus berada di dekatku, ternyata mereka ingin melakukan hal buruk padaku!” kata Lien Shui.


“Serangan dalam waktu dekat! Kekuatan kita tidak akan mampu menahan serangan mereka,” lanjut Lien Shui.


Setelah menyerap ingatan dua orang di depannya, Zhang Yu sependapat dengan apa yang baru dikatakan Lien Shui.


Selain kalah dalam jumlah, Lien Shui juga banyak kehilangan sosok kuat setelah banyak anggotanya yang memilih membelot ke sisi penguasa sementara Alam Binatang.


Meski ada bantuan dari Zhang Lao, itu masih belum cukup untuk mengimbangi kekuatan kubu penguasa sementara Alam Binatang.


“Apa kalian masih ingin menolak bantuan dariku?” tanya Zhang Yu sambil menatap bergantian wajah Zhang Lao dan Lien Shui.


“Tanpa bantuan dariku, kalian tidak akan sanggup menghadapi gelombang awal serangkaian serangan kubu penguasa sementara Alam Binatang,” ungkap Zhang Yu.


“Tuan, sebelumnya aku ingin meminta maaf karena pernah menolak bantuan yang ingin Tuan berikan pada kami! Namun, sekarang kami benar-benar membutuhkan bantuan Tuan!” kata Zhang Lao sembari berlutut.


“Bangunlah!...”


Zhang Yu menyuruh Zhang Lao bangun, lalu dia berkata, “Tentara Dewa dan Tentara Monster akan membantu kalian. Dengan kekuatan mereka, sudah lebih dari cukup untuk mengalahkan kubu penguasa sementara Alam Binatang...”


Zhang Lao sangat tahu kekuatan Tentara Dewa dan Tentara Monster, dan dia sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan Zhang Yu padanya.


“Lebih baik kalian bersiap karena aku merasa tak lama lagi mereka akan datang menyerang, apalagi setelah mereka tahu dua orang ini kita tangkap!” kata Zhang Yu.


Lien Shui segera menganggukkan kepalanya, dan dengan langkah terburu-buru dia keluar meninggalkan penjara bersama Zhang Lao yang mengekor di belakangnya.


Zhang Yu masih diam di tempatnya memandang kepergian mereka, dan tanpa banyak berkata begitu Zhang Lao dan Lien Shui menghilang dari pandangannya dia langsung membunuh dua orang pengkhianat dengan memenggal kepala mereka.


“Perbuatan kalian tidak pantas mendapatkan ampunan, begitu juga orang yang memperkerjakan kalian!” gumam Zhang Yu.

__ADS_1


“Perang dan lagi-lagi perang! Alam Semesta benar-benar di landa kekacauan setelah apa yang aku lakukan di masa lalu. Jelas mereka sudah melupakan pengorbananku di masa lalu!” kata Zhang Yu kecewa, lalu dia pergi meninggalkan penjara bawah tanah istana Lien Shui.


Di sisi lain Lien Shui telah mengumpulkan seluruh kekuatannya, meski yang terkumpul hanya mereka yang benar-benar menentang keberadaan penguasa sementara Alam Binatang.


Jumlah mereka tak lebih dari seratus ribu orang, jumlah yang tak sebanding dengan jumlah musuh, yang sepuluh kali lebih banyak dari jumlah mereka.


“Kalian jangan gentar! Jumlah kita memang jauh lebih sedikit, tapi beruntung bagi kita ada sosok yang begitu agung mengulurkan tangan memberi bantuan pada kita,” kata Lien Shui.


Bersama dengan kata-kata yang keluar dari mulut Lien Shui, kilatan cahaya memenuhi langit di atas istananya, dan tak butuh waktu lama semua orang dapat melihat ratusan ribu Tentara bersenjata lengkap melayang di atas langit istana.


Pemandangan yang mereka lihat segera menghapus ketakutan yang sebelumnya sempat mereka rasakan.


“Kekuatan ini! Ramah Dewa Nirwana, bagaimana bisa ada begitu banyak sosok di ranah Dewa Nirwana? Siapa sebenarnya sosok agung yang mengulurkan tangannya membantu perjuangan kita?” tanya salah satu petinggi pasukan kubu Lien Shui.


“Tentara Dewa, bu-bukannya mereka adalah tentara Dewa? Tentara yang hanya di miliki Alam Surgawi...”


“Mereka memang Tentara Dewa, tapi aku rasa mereka bukan Tentara Dewa dari Alam Surgawi karena Tentara Dewa di Alam Surgawi sudah berada di ranah Dewa Nirwana Suci dan lagi jumlah mereka hanya ribuan...”


“Lalu, darimana asal Tentara Dewa sebanyak ini?”


“Jawabannya cuma satu, Alam Nirwana Agung, hanya Alam Nirwana Agung yang memiliki jutaan Tentara Dewa, tapi ini hanya pendapatku karena kita semua tahu Alam Nirwana Agung masih tertutup...”


“Alam Nirwana Agung memang masih tertutup, tapi tidak dengan penguasa Alam Nirwana Agung,” kata Lien Shui masuk dalam pembicaraan orang-orangnya.


“Penguasa Alam Nirwana Agung, sang penguasa Alam Semesta, apa mungkin sosok Yang Agung telah kembali?”


Lien Shui menganggukkan kepalanya mendengar pertanyaan yang dilontarkan salah satu orangnya.


“Sosok Yang Agung penguasa Alam Semesta memang sudah kembali, tapi kekuatannya belum pulih seperti di masa lalu. Jadi, Yang Agung hanya bisa memberi kita bantuan Tentara Dewa dan Tentara Monster Suci...”


“Selain itu, aku punya kejutan lainnya pada kalian yang akan aku tunjukkan begitu kita memenangkan peperangan...”


°°°


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2