Suamiku, Kekasihku (Revisi)

Suamiku, Kekasihku (Revisi)
Galeri


__ADS_3

Di dalam mobil Rain menghembuskan nafasnya kasar.


"Aku tidak yakin bisa menjalin hubungan baik sama Mama mudamu itu Ga!" Seru Rain dengan sorot tajam.


"Yang, Koq panggil nama sih. Lagipula dia bukan Mama ku. Setelah menikah Kita akan jauh dari Papa dan Mawar. Hanya ada kita dan anak-anak kita nantinya." Ega menyahuti panjang lebar ucapan Rain.


"Aku masih kaku aja panggil kamu Abi, rasanya Aku nggak suka sama panggilan itu. Aku panggil Mas, aja. Itu kayanya lebih mesra." Ucap Rain tersenyum menutup mulutnya dengan tangan.


"Not bad lah." Jawab Ega seraya menyalakan mobilnya dan mulai melaju.


"Mas Ragga," Rain mencoba menggoda Ega dengan suara lembut. Ega malah tertawa, antara geli dan senang.


"Sayang, Aku pengen ngedenger panggilan itu tiap bangun pagi nantinya." Ucap Ega.


"No problem"


"Sambil di kasih morning kiss." Lanjut Ega.


"Kalau itu mikir-mikir dulu aku nya." Jawab Rain kembali dengan menatap ponsel, membaca balasan pesan Pak Darus. Ega terkekeh geli berhasil menggoda Rain.


****************************************


Keesokan harinya sekitar pukul 10:00, Rain sudah ada di ruang Guru menemui Pak Darus. Mereka terlihat mengobrol serius. Sementara Ega duduk di depan Ruangan sambil memainkan ponsel menunggu urusan Rain.

__ADS_1


Sesekali Ega melirik ke dalam dan melihat Rain yang sesekali tertawa bersama Pak Darus. Andai Pak Darus itu masih muda dan single bisa dipastikan Ega akan cemburu.


Ega membuka-buka galeri foto di ponselnya. Melihat-lihat foto-foto Rain. Sesekali Ega tersenyum melihat potret Rain. Sungguh Rain dengan sejuta pesonanya mampu mengalihkan dunia Ega. Rain yang begitu polos dan terlihat pendiam malah bisa paling cerewet dan suka membantah di depan Ega.


"Maaf, ya. Kelamaan nunggu." Adalah suara Rain yang datang secara tiba-tiba membuat kaget.


"Kamu ngagetin deh, Yang" Kata Ega seraya berdiri.


"Lagian asyik amat liat ponsel. Liatin apa sih? Liatin eoni-eoni cantik, ya?" Tanya Rain.


"Iya, Aku lagi liat foto-foto cewe cantik nih." Jawab Ega yang langsung membuat Rain merebut ponselnya.


"Ini passcode nya apa?" Rain mulai Emosi.


"Tanggal lahir Kamu!" seru Ega.


Rain menutup mulutnya, matanya berkaca-kaca. Sedalam itu kah perasaan Ega untuknya. Hingga yang ada pada ponselnya pun hanya tentangnya. Bahkan saat membuka kontak Rain menemukan nomornya ada pada kontak teratas dengan nama kontak SAYANG ♥.


Rain duduk lalu menyerahkan kembali ponsel Ega.


"Sayang, yang Aku lihat itu poto kamu. Koq malah sedih?" Tanya Ega ikut duduk.


"Makasih, Ya. Makasih udah sedalam itu mencintaiku. Makasih udah setia. Aku janji untuk jadi istri yang baik. Aku nggak akan ngebantah kamu." Jawab Rain dan bulir-bulir air matanya sukses membanjiri pipinya.

__ADS_1


"Heii jangan nangis, nanti dikira Aku KDRT" kata Ega seraya menyapu air mata Rain.


"I Love You" Kata Rain dengan suara lantang.


"I Love You, too" Jawab Ega tak kalah lantang dan


membuat Pak Darus yang baru saja keluar dari ruang Guru mendengar ucapannya.


"Dasar, budak cinta" Kata Pak Darus sambil berlalu. Rain dan Ega hanya tertawa. Lalu keduanya memutuskan untuk pulang karena urusan sudah selesai.


"Tadi ngobrol apa sama Pak Darus?" Tanya Ega saat keduanya berjalan ke parkiran.


"


Ooh itu, Pak Darus mau mengirimkan lirik yang Aku buat tempo hari itu lho. Mau dikirim ke redaksi mading katanya. Katanya sih bagus." Jawab Rain tanpa melepaskan genggaman tangan Ega.


"Itu pasti liriknya tentang Aku ya, jadi bener kan waktu Aku bilang Kamu sedang jatuh cinta?" Tanya Ega.


"Iya, Aku jatuh cinta sama kamu!" Seru Rain.


"Aku nyesel baru nurut setelah kelas XII pindah ke sini" Kata Ega menghentikan langkahnya dan Rain ikut-ikutan.


"Nyesel ketemu Aku?" Tanya Rain.

__ADS_1


"Nyesel kenapa ngga dari dulu kenal dan bikin Kamu jatuh Cinta" Jawab Ega mencubit pelan pipi Rain. Blush! Pipi Rain merona. Jantungnya kembali meronta-ronta. Rain segera berlari menyembunyikan muka merah dan debaran jantungnya.


"Baru dicubit itu jantung langsung berdebar apalagi dicium, Rain" Gumam Ega seraya mengejar Rain yang sudah lebih dulu sampai di parkiran.


__ADS_2