
Begitu sampai di perusahaan Abimana Group, semua karyawan dan dewan direksi yang ada di perusahaan semuanya sudah berjejer menyambut kedatangan mereka bertiga para cogan dari keluarga Abimana.
Semua mata tertuju kepada mereka bertiga. Ayah dan anak yang memiliki pesona yang luar biasa. Apalagi status Andika saat ini yang tidak memiliki seorang Istri.
Walaupun sudah berusia hampir paruh baya, tetapi ketampanan Adika sanggup menyihir para wanita yang memimpikan menjadi istri seorang Sultan seperti Andika Abimana.
Di antara para karyawan tersebut, ada seorang Maria yang menatap Andika dengan mata lapar. Seakan ingin menyantapnya. Maria sudah tidak sabar untuk bisa menaklukkan Andika.
Seandainya dia tahu, bahwa hari ini adalah hari terakhir Andika datang ke perusahaan itu. Mungkin dia akan nangis guling di jalanan,karena menyesali keterlambatan dirinya menyadari bahwa Andika tidak akan pernah ada di Indonesia lagi.
Karena setelah hari itu, Andika sudah memutuskan untuk menetap di Dubai. Di Dubai ada berjuta kenangan dirinya bersama dengan Kesya. Andika pun sudah bersiap dan merencanakan mntuk memindahkan makam Kesya ke Dubai menggunakan jet pribadi milik Abimana grup.
"Aku pasti akan bisa menaklukkan laki-laki itu dan membalaskan dendam Nyonya Elena terhadapnya!" ucap Maria dengan suara pelan karena dia tidak berani apabila orang lain mendengarkan apa yang dia katakan.
Hari ini adalah hari spesial bagi perusahaan Abimana grup. Itulah mengapa terjadi penyambutan yang luar biasa di lobby perusahaan milik Abimana grup. Karena ini adalah pertama kalinya Adrian dan Cakra menginjakan kaki mereka secara resmi sebagai CEO dan wakil CEO yang akan menggantikan ayah mereka di perusahaan.
Selama ini, Adrian dan Cakra diberikan tugas oleh ayahnya untuk belajar bekerja di perusahaan milik Bayu yaitu Ayahnya Sulis.
Di perusahaan itu pula, yang membuat Cakra bisa mengenal seorang Sulis dan akhirnya sekarang mengenal pula apa arti Broken Heart. Karena saat ini Sulis menginginkan untuk putus dengan Cakra. Walaupun itu masih sedang diselidiki oleh Andika tentang kebenaran hal tersebut.
Dengan penuh kegagahan dan kemantapan, tiga cogan itu melangkahkan kaki menuju perusahaan Abimana group milik keluarga mereka. Acara pelantikan berjalan secara meriah dan juga khidmat. Disana juga diadakan sebuah pesta untuk semua karyawan. Pada hari itu dan mereka mendapatkan bonus serta diperbolehkan untuk bekerja hanya setengah hari saja. Khusus hari itu untuk merayakan dilantiknya Adrian dan Cakra di perusahaan.
__ADS_1
Semua karyawan sangat bahagia dengan kebijakan yang diberikan oleh Manajemen Perusahaan khusus untuk hari itu.
Tetapi tidak ada satu orang pun karyawan yang rela untuk meninggalkan perusahaan dan melewatkan mereka bisa menatap para 3 cogan itu berdiri di hadapan mereka dan berpesta dengan mereka.
visualisasi dua cogan Abimana grup, 😂
Visualisasi AndIka Abimana grup, pria paruh baya yang mempesona sejuta wanita yang menginginkan jadi istrinya Sultan 😂
Setelah acara pelantikan selesai, Andika dan juga dua putra tampannya segera kembali ke kediaman mereka. Karena mereka harus bersiap untuk kepulangan ayahnya ke Dubai dan juga jenazah Ibu mereka yang akan dipindahkan ke Dubai.
Tetapi langsung ditolak oleh Andika. Karena bagaimanapun juga, Adrian dan Cakra harus fokus untuk mengurus perusahaan yang sudah diserahkan kepada mereka berdua.
"Kalian berdua sekarang sudah menjadi pemilik dari Abimana grup yang ada di Indonesia. Kalian harus fokus mengurus perusahaan. Papa janji, kelak kalau ada kesempatan. Kalian bisa datang ke Dubai untuk bertemu dengan papa dan almarhum mamamu!" janji Andika kepada Adrian dan juga Cakra yang kini sedang bersedih karena mereka akan berpisah dengan ayah mereka dalam waktu yang cukup lama.
Kakek dan nenek mereka semua sudah kembali ke Dubai. Kini tinggal mereka berdua tetap Stay di Indonesia. Itu karena mereka punya tanggung jawab untuk memanage Abimana grup yang ada di Indonesia.
"Papa harus hati-hati. Papa harus menjaga kesehatan. Kalau ada apa-apa. Papa harus hubungi kami. Supaya kami tidak khawatir. Oke? Papa harus janji!" pinta Adrian kepada Andika sebelum Papanya Itu pergi berangkat ke Dubai untuk selamanya.
__ADS_1
"Kalian jangan khawatir! Papa akan pulang ke Indonesia ketika anakmu lahir dan ketika pernikahanmu Cakra!" Janji Andika kepada Adrian dan juga Cakra. Putranya yang kini mulai berkaca-kaca. Mata mereka tampak sedih sekali. Mereka ingin menangis, tetapi tak ingin membuat ayahnya sedih karena harus berpisah dengan mereka.
Sekuat tenaga mereka berusaha untuk tidak menangis dan memberikan senyum terindah mereka kepada ayah mereka. Ayah yang akan kembali ke Dubai karena banyak masalah di sana yang harus dihadapi oleh ayah mereka.
Mereka harus kuat dan memberikan kenangan indah untuk ayahnya yang akan berjuang melawan sebuah perusahaan asal Jerman yang selalu mencari masalah dengan perusahaan Abimana Group.
Andika sudah menerima laporan tentang perusahaan asal Jerman itu. Sebuah perusahaan besar yang selalu mencari masalah dengan dirinya. Dia sudah tahu siapa dalang di balik semua itu yaitu mantan kekasihnya Elena dan juga suaminya Mark Clarkson!
Andika sangat geram sekali ketika mengetahui bahwa ternyata Elena dibalik semua kekacauan yang terjadi di perusahaannya yang ada di Dubai.
Andika berjanji akan menyelesaikan permasalahan itu dan membuat perhitungan yang setimpal dengan Elena dan juga suaminya.
Setelah Andika berangkat menuju Dubai. Kini tinggallah Adrian dan Cakra saat ini yang terduduk lemas di apartemen milik Adrian. Sejak mengantarkan Andika ke bandara. Syifa hanya bisa menggenggam tangan suaminya. Syifa berusaha untuk memberikan kekuatan kepada Adrian. Untuk tidak sampai jatuh karena kesedihan ditinggalkan oleh ayahnya ke Dubai.
"Kalian harus mendoakan Papa! Kalian jangan terus bersedih. Kasihan Papa. Pasti dia juga berat meninggalkan kalian. Akan tetapi jutaan karyawan di sana membutuhkannya Papa dan di sini pun kalian berdua dibutuhkan oleh jutaan karyawan yang menggantungkan hidup keluarga mereka di bahu kalian berdua. Ingatlah! Kalian harus kuat dan tidak boleh lemah!" ucap Syifa berusaha menguatkan kedua pria tampan yang ada di hadapannya saat ini.
Adrian dan Cakra terus menatap Syifa dengan tajam dan mereka mendesah frustasi. Karena bagaimanapun, mereka masih awam dalam hal memanage sebuah perusahaan besar seperti Abimana grup.
"Kau benar istriku! Kami memang harus kuat. Karena saat ini, banyak keluarga yang menggantungkan kehidupan mereka di tangan kami dan kami tidak boleh bermanja. Menangisi perpisahan kami dengan ayah kami. Terima kasih sayang, karena kau sudah mengingatkan kami untuk tetap kuat dan tegar menghadapi perpisahan ini!" ucap Adrian sambil mencium bibir Syifa.
Sehingga membuat Cakra hanya bisa memutar bola matanya dengan malas, ketika dia menyaksikan keromantisan Adrian dan Syifa di hadapannya.
__ADS_1
"Ah, kalian berdua bikin mood ku jadi rusak! Bisa nggak sih, jangan melakukan hal-hal seperti itu di hadapanku? Kalian membuatku menderita saja!" protes Cakra kemudian dia meninggalkan Adrian dan Syifa di apartemen mereka.
Adrian hanya tertawa melihat penderitaan Cakra saat ini. Dia tahu saat ini Cakra pasti sedang memikirkan tentang Sulis. Tunangan Cakra yang sekarang sedang kuliah di Inggris. Sudah hampir setengah tahun mereka berpisah dan belum ada kabar berita tentang Sulis hingga kini.