
Amanda kemudian keluar dari apartemennya dan meninggalkan Bayu yang sedang sedih dengan kepergiannya.
" Ya Allah kenapa Amanda melakukan ini padaku? Apakah kebersamaan kami sama sekali tidak berharga?" tanya Bayu kepada dirinya sendiri ketika dia melihat Amanda meninggalkan apartemen miliknya.
" Dia bahkan tidak melirikku sama sekali dan pergi begitu saja meninggalkanku dalam kesendirianku di sini!" ucap Bayu merintih dalam kesakitannya melihat sang istri pergi begitu saja meninggalkan dirinya.
Sementara itu Amanda yang saat ini sedang melangkahkan kakinya keluar dari apartemen miliknya. Dia langsung membawa mobilnya menuju perusahaan yang memanggilnya untuk interview.
Dengan penuh kepercayaan diri. Amanda mengikuti semua proses penerimaan karyawan baru di perusahaan fashion terbesar di Prancis.
Nama besar seorang Amanda Abimana selama ini sudah menggaung di dunia fashion Prancis. Sehingga pemilik perusahaan itu langsung menerima Amanda untuk bekerja pada hari itu juga tanpa banyak prosedur yang harus dilalui oleh Amanda seperti calon para pegawai yang lainnya.
"Selamat bergabung dengan perusahaan kami. Kami sangat beruntung karena bisa bekerja sama dengan Bu Amanda!" ucap pemilik perusahaan yang hari itu kebetulan langsung mewawancarai Amanda.
"Terima kasih atas kepercayaan Anda kepada saya. Saya akan berusaha bekerja sebaik mungkin untuk memajukan perusahaan ini!" akan tetapi tiba-tiba saja Amanda berhenti.
" Ada apa Bu Amanda? Apakah Anda ada masalah dengan kontrak pekerjaan yang sudah saya ajukan kepadamu?" tanya pemilik perusahaan itu seperti heran dengan Amanda yang tiba-tiba saja berhenti ketika dia menunjukkan ruangan yang akan ditempati oleh Amanda sebagai seorang kepala desainer di perusahaan baru itu.
Amanda hanya menggelengkan kepalanya.
' Ya Allah aku tahu bagaimana rasanya diacuhkan oleh orang yang kita cintai dan aku tidak mau sampai menyakiti hati om Bayu lagi!' bathin Amanda kemudian langsung berlari menuju apartemennya. Ketika sampai di sana Amanda langsung mencari Bayu yang ternyata sudah tidak ada di dalam sana lagi.
" Ke mana om Bayu? Kenapa sudah tidak ada di dalam Apartemen ini? Bukankah aku hanya pergi sebentar saja?" begitu banyak pertanyaan di dalam hati Amanda saat ini. Ketika dia mendapatkan kenyataan bahwa apartemennya sekarang sudah kosong dan tidak menemukan Bayu di manapun.
__ADS_1
Tubuh Amanda lemas seketika. " Aku sudah rela mengorbankan wawancara itu dan lebih memilih Om Bayu. Akan tetapi ternyata aku sudah terlambat dan akhirnya aku kehilangan semuanya!" ucap Amanda sambil mengusap wajahnya yang begitu sedih saat ini.
" Maafkan aku Om! Terkadang otakku memang agak lelet untuk menerima hubungan di antara kita berdua. Tapi sungguh aku benar-benar tidak pernah berniat untuk menyakiti hatimu! Hiks Hiks!" ucap Amanda dengan berderai air mata.
" Apakah kau sudah memutuskan untuk menjadi istriku yang sesungguhnya dan menjadi Ibu dari anak-anak kita kelak?" tiba-tiba saja Bayu sudah berdiri di belakang Amanda.
Mendengar suara Bayu. Amanda langsung berlari dan memeluk suaminya dengan penuh rasa bersyukur.
" Ya ampun Om! Aku sudah berpikir bahwa Om benar-benar akan pergi meninggalkanku dan tidak mau melihatku lagi!" ucap Amanda dengan sedih dan air mata yang terus mengalir di pipinya.
" Om sebetulnya memang sudah meninggalkan apartemen ini dan sudah bersiap untuk pergi ke indonesia. Namun tiba-tiba saja om berfikir bahwa mungkin kau tidak akan diterima di perusahaan itu dan akan kembali kepadaku?" ucap Bayu sambil mengulas senyum kepada istrinya yang masih terisak dalam tangisnya.
" Ya sudah Om! Ayo kita bereskan semua prosedur dan juga surat-surat untuk kepindahan kita ke Indonesia!" ucap Amanda dengan sangat berterima kasih kepada Bayu yang mau kembali lagi untuk bersamanya.
Mereka pun akhirnya sama-sama beristirahat dan melepaskan semua kerinduan mereka serta kekhawatiran akan kehilangan satu sama lain di atas ranjang hangat mereka.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sementara itu di Indonesia Cakra yang saat ini sedang bersama dengan Grace. tampak sedang melakukan janji temu dengan Grace di cafe milik Rasya.
" Suasana di cafe ini benar-benar sangat menyenangkan!" ucap Grace sambil mengulas senyum kepada Cakra.
" Yah! Karena pemiliknya kan juga sangat friendly dan menyenangkan seperti Rasya!" ucap Cakra.
__ADS_1
" Wah senang sekali. Saya melihat kalian berdua datang lagi kemari. Semoga Cafe saya ini bisa menjadi tempat favorit kalian untuk bertemu suatu saat nanti!" ucap Rasya.
Cakra dan Grace hanya bisa saling menatap satu sama lain.
Cakra tidak bisa berkata apapun. Karena saat ini pikirannya sedang bercabang dengan permintaan ayahnya tentang perjodohan dengan seorang rekan bisnisnya yang berasal dari Prancis.
' Aku harus bertanya kepada Grace tentang pendapatnya mengenai perjodohan yang sudah direncanakan oleh Ayahku dengan anak dari rekan bisnisnya di Perancis!' sambil menatap kepada Grace yang masih asyik dan menikmati makan siang miliknya.
" Baiklah kalian berdua silakan menikmati makan siangnya saya akan kembali bekerja!" ucap Rasya berpamitan kepada mereka berdua.
" Ya ampun! Betapa mudahnya orang lain untuk menjalin hubungan dengan orang baru. Akan tetapi kenapa aku sangat sulit untuk melupakan Yuke yang ternyata adalah adikku sendiri?" ucap Rasya ketika dua sudab berada di dalam ruangannya.
" Sekarang Yuke sudah menikah dengan laki-laki yang dijodohkan oleh ayahnya dan aku sampai saat ini masih belum bisa melupakan dia! Ya Tuhan nasib benar-benar telah permainan kami berdua. Bagaimana bisa aku jatuh cinta kepada adikku sendiri yang selama bertahun-tahun tidak pernah kutemui selama ini?" mau tidak mau Rasya harus melupakan dan melepaskan Yuke yang sekarang sudah hidup bahagia bersama dengan suaminya.
Kabar terakhir yang didengarkan oleh Rasya bahwa Yuke dan suaminya sudah pindah ke luar negeri bersama dengan suaminya.
" Ayolah Rasya belajarlah untuk move on. Bahkan sekarang Yuke sudah hidup berbahagia dengan suaminya. Akan tetapi kenapa kau masih saja menangis ketika mengingat tentang Yuke?" ucap Rasya kepada dirinya sendiri dan berusaha untuk mensugestikan hal Positif ke dalam kepalanya.
Setidaknya ada hal yang menggembirakan dalam hidup Rasya yaitu ibunya yang sudah kembali menikah dengan seorang laki-laki yang baik hatinya
" Aku berdoa semoga Mamaku bisa hidup bahagia dan tidak menangis lagi seperti dulu. Mamaku pun berhak untuk hidup bahagia dan mendapatkan hidup barunya!" ucap Rasya sambil terus menatap kepada Cakra dan Grace yang tampak asik mengobrol.
" Semoga suatu saat aku pun akan menemukan wanita yang benar-benar tulus mencintaiku dan aku bisa hidup bahagia bersamanya!" ucap Rasya sambil terus menatap potret ibunya yang berada di dinding ruangannya.
__ADS_1
" Mama harus bahagia!" ucap Rasya merasa sedih ketika dia mengingat ibunya yang selama ini selalu menderita gara-gara ayahnya yang berselingkuh dan menikah lagi.