
Setelah Cakra memastikan Bayu selesai makan dan juga tertidur. Cakra kemudian langsung kembali ke kamarnya.
Cakra kemudian menghubungi ayahnya untuk melaporkan apa yang dilakukan oleh Amanda terhadap Bayu.
" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!" ucap Cakra mengucapkan salam kepada ayahnya.
" Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh!" ucap Andika yang baru saja tiba di Dubai ketika dia mendapatkan telepon dari Cakra.
" Ada apa Cakra baru saja Papa sampai di Dubai. Apakah ada berita penting?" tanya Andika masih merasa lelah setelah melakukan perjalanan yang panjang.
" Pah! Kak Amanda keterlaluan. Dia pergi meninggalkan Om Bayu dan pergi ke Prancis sendiri tanpa berpamitan sama sekali!" ucap Cakra melaporkan apa yang dilakukan oleh kakaknya terhadap Bayu.
" Memangnya ada masalah apa? Sampai Amanda nekat melakukan hal seperti itu?" tanya Andika kepada Cakra.
" Semuanya gara-gara kita berdua Pah. Lelucon kita tadi malam yang sudah melukai hati kak Amanda!" ucap Cakra melaporkan apa yang terjadi sebenarnya kepada ayahnya.
" Hati Amanda memang sangat peka dan juga sensitif. Ya sudah biar nanti papa yang akan bicara dengan kakakmu!" ucap Andika kemudian dia pun menutup telepon dari Cakra.
Setelah selesai menghubungi ayahnya Cakra kemudian pergi beristirahat. Karena setelah seharian begitu lelah bekerja di kantor.
" Semoga saja Papa bisa membujuk Kak Amanda agar mau menjalani pernikahannya dengan om Bayu secara normal seperti orang kebanyakan! Kasihan Om Bayu yang selama bertahun-tahun. Dia menjaga hatinya untuk tidak menimahi peremluan manaoun juga. Setelah Dia memutuskan untuk menikah dengan Kak Amanda. Masa langsung ditinggalkan begitu saja sama kakakku? Ini benar-benar sangat tidak adil!" ucap Cakra merasa iba dan kasihan kepada Bayu yang sampai saat ini masih tertidur karena kelelahan jiwa dan raga.
" Semoga besok masalahnya sudah selesai. Duh, rasanya tidak tenang sekali melihat penderitaan Om Bayu!" ucap Cakra sebelum dia menutup matanya untuk beristirahat.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Satu bulan kemudian
Sementara itu Amanda yang sekarang sudah sampai di Prancis kembali. Setelah Amanda menenangkan diri dengan pergi berplesiran ke setiap negara Amanda akhirnya memutuskan untuk mendatangi perusahaan dan mengambil alih kembali perusahaan tersebut dari tangan management profesional yang sudah ditunjuk oleh Andika.
" Kau aku tugaskan untuk mengelola cabang perusahaan ini!" ucap Amanda kepada CEO baru yang ditunjuk oleh Andika pada masa Mereka pergi ke Indonesia.
CEO yang sangat tampan itu tampak menatap kepada Amanda dengan lekat.
Dia terlihat tidak menerima dengan keputusan Amanda yang menendangnya begitu saja dari perusahaan. Sementara Dia diangkat oleh Andika secara resmi melalui surat keputusan yang sudah disetujui oleh dewan direksi dan juga para pemegang saham perusahaan.
" Maafkan saya bawa Amanda tetapi keberadaan saya di perusahaan ini adalah resmi yang ditunjuk langsung oleh owner dari perusahaan ini Tuan Andika Abimana! jadi saya minta maaf kalau bukan beliau yang menurunkan tugas saya maka saya tidak akan menyerahkan posisi ini kepada Anda!" ucap Brian sambil menatap tajam kepada Amanda yang masih lelah perjalanan.
" Jadi kau menantang untuk berkelahi denganku memperebutkan posisi CEO ini?" tanya Amanda sambil menatap tajam kepada Brian yang saat ini sedang tersenyum kepadanya.
" Nona Amanda. Saya tahu Anda adalah putri dari pemilik perusahaan ini dan sebelumnya Anda juga menjabat sebagai CEO yang sangat Brilian di perusahaan ini. Hanya saja Tuan Andika. Sudah menyerahkan dan mempercayakan perusahaan ini kepada saya secara profesional dan juga resmi. Jadi saya tidak bisa sembarangan memberikan jabatan ini kepada Anda. Mintalah kepada Tuan Andika agar saya meninggalkan posisi ini dan memberikannya kepada anda!" ucap Bryan sambil tersenyum kepada Amanda yang saat ini sedang mengepalkan kedua tangannya.
" Kenapa orang itu sangat susah sekali diajak bekerja sama?" ucap Amanda misuh-misuh rasa jengkel dengan Bryan yang mengajaknya bertarung untuk memperebutkan posisi CEO di perusahaan.
" Halo Nyonya. Kenapa anda kembali berada di perusahaan Bukankah sekarang anda sudah menikah dan memutuskan untuk mundur dari manajemen?" tanya direktur keuangan ketika dia berpapasan dengan Amanda yang sedang lesu dan juga geram dengan kelakuan Brian yang sepertinya sengaja menantangnya.
" Tidak apa-apa. Bukan urusanmu juga kan? Aku ada di sini atau ada di manapun!" ucap Amanda dengan kesal.
" Kenapa semua orang sangat menjengkelkan dan membuat hidupku sangat kesusahan?" ucap Amanda dengan kesal.
Amanda terus berjalan menyusuri jalanan kota yang sangat indah. Sesekali matanya menatap para pejalan kaki dan juga pedagang di pinggir jalan.
__ADS_1
Tiba-tiba saja ada seseorang yang memberikan buket bunga di depan matanya.
"Will you marry me?" ucap seseorang di balik buket bunga itu sambil bertempuh di bawah kaki Amanda dengan menyodorkan sebuah cincin yang sudah terbuka di hadapannya.
" Siapa kamu? Tidak usah bercanda denganku. Minggir! Aku ini istri Om Bayu dan tidak mungkin menikah lagi dengan orang lain!" ucap Amanda sambil meninggalkan laki-laki yang masih bersimpuh di kakinya.
" So will be back with me?!" ucap laki-laki tersebut bangkit dan kemudian langsung memeluk Amanda dengan penuh kerinduan.
" Lepaskan! Jangan coba-coba bercanda denganku! Apa sih maumu?" tanya Amanda dengan sangat kesal dan langsung dia menghempaskan tangan laki-laki yang dengan lancang memeluk pinggangnya.
Amanda terkejut ketika dia menatap wajah laki-laki yang saat ini sedang tersenyum kepadanya.
" Om Bayu? Bagaimana mungkin Om bisa ada di sini?" tanya Amanda dengan penuh kebingungan.
" Tentu saja aku ada di sini sayang. Karena aku mencari ingin Istriku yang sedang ngambek dan pergi meninggalkanku!" ucap Bayu menyuguhkan senyum termanisnya kepada Amanda yang langsung tersipu.
' Tidak aku tidak boleh terpedaya lagi dengan dia. Jelas-jelas Om Bayu bilang kalau dia menikah denganku karena terpaksa. Aku tidak mau terjatuh lagi ke dalam keterpaksaan itu!' batin Amanda menolak untuk menerima Bayu masuk kembali ke dalam kehidupannya.
"Please forgive me, my wife!" ucap Bayu sambil menatap Amanda dengan penuh rasa kerinduan yang mendalam kepada Amanda.
Kalau Amanda mau mengikuti kata hatinya. Ingin sekali dia langsung menghambur kepelukan Bayu dan mengatakan iya. Akan tetapi ego dan juga rasa sakit hati yang menahannya untuk tidak melakukan hal itu.
Amanda hendak meninggalkan Bayu yang masih berharap untuk membuat istrinya kembali kepadanya.
" Aku tahu aku salah. Sudah mengatakan bahwa aku terpaksa menikah denganmu sayang! Tapi, bukankah itu memang ada sebuah kenyataan?" tanya Bayu.
__ADS_1
" Awalnya aku memang tidak tertarik untuk menikah denganmu. Kalau bukan karena sebuah rasa tanggung jawab yang ada di dalam diriku karena telah merenggut kehormatan milikmu. Dan kalau aku tidak memandang ayahmu sebagai sahabat sejatiku. Aku tidak akan pernah perduli dengan semua itu!" ucap Bayu parau