
Amanda masuk ke dalam kamarnya tampak dia memperhatikan semua hal yang ada di sana, " semuanya masih sama tidak ada yang berubah!" ucap Amanda.
" Kak, Apa aku boleh masuk?" tanya Cakra di luar kamar.
" Iya masuklah!" ucap Amanda.
" Bagaimana sekarang perasaan Kakak apakah lebih baik? udah Kak lupain aja tentang Mama Kesya. Bukan kakak yang melakukannya." ucap Cakra mencoba untuk menghibur Amanda yang saat ini sedih.
" kalau bukan karena mamaku saat ini kamu pakai siapa sih anak di sini bersama kita Mama Kesya paling seneng kalo saya bersama dengan kalian!" ucap Amanda sambil menatap adiknya dengan penuh kesedihan.
" Mama selalu memperlakukanku seperti kalian tidak pernah membedakanku dengan kalian!" ucap Amanda dengan bersedih.
" Ya udah kakak sekarang istirahat Bukankah besok Kakak akan menikah kakak harus terlihat fresh dan juga lebih cantik!" ucap Cakra kemudian dia pun meninggalkan kamar Amanda.
" kakak harus tidur ya tidak boleh begadang pokoknya kakak harus tidur dan beristirahat!" ucap Cakra mewanti-wanti kepada Amanda untuk beristirahat jangan banyak berpikir yang tidak-tidak.
" Iya Sejak kapan sih kamu sekarang jadi bawel banget?" ucap Amanda sambil mengulas senyum.
Setelah kerjaan Cakra Amanda langsung pergi ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya yang terasa lengket setelah seharian berada di luar sana.
Setelah Amanda beres-beres dan juga merasa sudah bersih dia pun kemudian langsung menaikkan tubuhnya ke atas ranjang. Tidur.
Sementara itu di kediamannya Bayu tampak sedang menelpon Sulis.
"Sayang kamu kalau misalkan mau pulang ke Indonesia silakan Kalau tidak pun tidak apa-apa!" ucap Bayu.
" Gimana ceritanya Papa bisa menikah sama Amanda dia kan seorang gadis yang Ketus dan juga sangat dingin!" ucap Sulis seakan tidak menyukai tentang rencana pernikahan yang dikatakan oleh ayahnya.
__ADS_1
" Mungkin karena memang takdir Sudahlah tidak usah di pikirkan kalau kau bisa datang ke Indonesia silakan datang kalau tidak apa-apa tidak akan memaksamu!" ucap Bayu.
Tampak di seberang sana ah Sulis Sedang berpikir keras Apakah dia akan Merestui Pernikahan ayahnya atau tidak.
" Baiklah Pak. Mungkin ini memang untuk kebahagiaan Papa. Sulis pasti akan berusaha untuk datang, nanti Sulis akan mengatakan ke Papa Mark. Apakah diizinkan untuk pulang ke Indonesia!" ucap Sulis seperti merasa kebingungan.
" Apa mereka belum berubah juga untuk menyakitimu?" tanya Bayu kepada putrinya.
" Bukan seperti itu Pak Masalahnya kandungan Sulis tidak bisa untuk melakukan perjalanan jauh-jauh!" ucap Sulis membuat ayahnya menjadi tenang.
" Ya sudah kalau seperti itu papa akan istirahat dulu!" kemudian Bayu pun menutup panggilan teleponnya.
Tampak Bayu sedang sibuk menelpon teman-temannya untuk menghadiri resepsi pernikahan sederhana keesokan harinya pernikahan dirinya dengan Amanda.
Pada keesokan harinya Bayu datang di kediaman Abimana dengan penuh kepercayaan diri.
Walaupun pernikahan mereka bisa dikatakan sederhana untuk ukuran orang kaya. Sudah mereka tetapi Bayu tampak begitu bahagia.
" Akhirnya kita sah Aku harap kita bisa menjadi suami istri yang normal seperti orang lain!" ucap Bayu ketika mereka selesai mengucapkan Ijab Kabul.
" Aku berharap kita bisa menjalani rumah tangga ini untuk sesuatu yang bahagia dan suatu kebaikan untuk kita berdua!" ucap Amanda berusaha sekuatnya untuk bisa menerima laki-laki yang ada di hadapannya sebagai suaminya.
" Aku pasti akan berusaha untuk menjadi suamimu Dan tolong kau pun berusaha untuk menjadi istriku!" ucap Bayu berbisik di telinga Amanda yang seketika merasa seperti ada ribuan lebah yang menyengat tubuhnya.
" Pergilah jangan dekat-dekat di sini masih banyak tamu aku malu kalau mereka nanti menggoda kita!" ucap Amanda sambil menatap ke sekeliling yang tampak sedang memperhatikan mereka berdua.
Bayu pun mengikuti pandangan Amanda Dan Dia merasa bahwa saat ini memang banyak orang yang sedang memperhatikan mereka berdua pasangan pengantin yang tiba-tiba dan juga mengejutkan banyak kalangan.
__ADS_1
" Mereka pasti sedang berpikiran aneh-aneh tentang kita berdua. Mengapa kita menikah secara mendadak seperti ini." ucap Amanda sambil menundukkan wajahnya.
" Tidak usah memikirkan mereka yang penting aku tahu bahwa kau adalah gadis yang baik! Bukan mereka yang menikahimu tetapi aku dan aku berjanji aku akan berusaha untuk menjadi suamimu!" ucap Bayu sambil mengulas senyum di bibirnya.
' Tidak apa-apa kalau aku tidak menikah dengan laki-laki muda maupun sukses aku akan menerima pernikahan ini toh Om Bayu juga tidak jelek-jelek amat Dia seorang laki-laki yang baik dan juga sukses!' ucap Amanda di dalam hatinya sambil menatap Bayu yang sekarang sudah resmi menjadi suaminya.
" Semoga pernikahan kita Direstui oleh semua orang dan kita bisa mewujudkan harapan mereka untuk mempunyai keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah!" ucap Bayu.
Bayu melihat ada mantan istrinya di antara para tamu yang diundang ke ballroom hotel milik keluarga Abimana yang sekarang dijadikan tempat untuk resepsi pernikahan mereka berdua.
" Kenapa dia hadir dalam pernikahan ini aku harap dia tidak memberikan masalah ataupun berbuat yang aneh!" Ucap Bayu lirih sehingga membuat Amanda mengerutkan keningnya.
" Kenapa apakah ada masalah?" tanya Amanda marasa heran melihat ekspresi Bayu yang tampak tidak senang.
" Ibunya Sulis datang ke pernikahan kita. Saat ini dia sedang memperhatikan kita berdua!" ucap Bayu dengan suara dingin.
Amanda kemudian mengikuti pandangan mata Bayu dan Amanda melihat seorang wanita paruh baya yang masih terlihat begitu cantik sedang memperhatikan mereka dengan mata berkaca-kaca.
" Apakah mungkin kalau dia itu masih mencintaimu? Lihatkag dia akan menangis ketika engkau menikah denganku?" ucap Amanda merasa seakan tidak senang ada mantan istri dari suaminya masih mencintai suaminya saat ini.
" Ya sudah tidak mengapa toh dia juga tidak berbuat aneh-aneh di Pesta kita!" ucap Bayu menggenggam tangan Amanda yang terasa sangat dingin.
" Aku berharap dia tidak memberikan masalah untuk pernikahan kita. Semoga kita bisa melewati semua ujian kalaupun memang benar akan ada seseorang yang mengganggu pernikahan kita!" ucap Amanda sambil mengulas sebuah senyum yang begitu manis.
Tampak Cakra sedang bercakap-cakap dengan seorang gadis yang asing di mata Bayu. Tetapi dia tidak akan menegur Cakra ataupun melarangnya.
" Aku berdoa semoga Cakra bisa cepat move on dari Sulis dan segera menemukan wanita yang bisa dia cintai!" ucap Bayu sambil terus menatap kepada Cakra dan juga gadis yang baru pertama kali dia lihat.
__ADS_1
" Kasihan Cakra Dia sangat mencintai Sulis tetapi putrimu harus menikah dengan laki-laki lain!" ucap Amanda melirik kepada Cakra yang saat ini sedang bersenda gurau dengan seorang gadis.