
Ketika mereka sampai di bandara. Mereka berdua sudah disambut oleh 20 orang Bodyguard yang sudah berdiri di samping jet pribadi milik Abimana grup.
Mereka semua menundukkan kepalanya 45° kepada Cakra dan Bayu. Cakra dan Bayu hanya menganggukkan kepalanya sedikit kemudian mereka Langsung melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam jet pribadi milik Abimana Group yang sudah menunggu mereka berdua sejak tadi.
Ketika mereka masuk ke dalam pesawat, tampak sekitar 10 orang pramugari sudah menyambut mereka. Karena perjalanan kali ini ada banyak orang. Oleh sebab itu pihak maskapai menyediakan pramugari yang banyak untuk melayani mereka semua dalam perjalanan mereka ke Inggris.
"Selamat datang tuan Cakra dan Tuan Bayu beserta para bodyguard-nya. Semoga kalian puas dengan perjalanan kalian kali ini!" ucap sang pilot yang menyambut datangkan mereka semua untuk melakukan perjalanan ke Inggris.
"Bawalah kami semua dengan selamat sampai tujuan, tanpa kekurangan apapun!" ucap Cakra dengan nada dingin.
"Baik tuan! Selamat menikmati perjalanan Anda dan semoga Anda puas dengan pelayanan dari kami semua!" ucap pilot tersebut kemudian dia mempersilahkan Cakra dan Bayu beserta para bodyguardnya untuk masuk ke dalam pesawat karena mereka harus segera berangkat dan Lepas Landas meninggalkan Indonesia menuju Inggris.
"Hmmmm!" ucap Cakra datar. Kemudian dia langsung mencari tempat duduknya dan menghempaskan bokongnya di kursi tempat dia duduk selama perjalanan itu.
"Tampaknya tidak benar yang dikatakan oleh orang di sosmed. Kalau tuan muda Cakra itu orangnya baik dan ramah, yang asli dia itu dingin dan juga tidak bersahabat?" bisik salah seorang pramugari kepada temannya.
Bayu mendengarkan percakapan di antara para pramugari yang bertugas saaat ini. Tetapi dia hanya diam saja dan dia mengikuti Cakra di belakangnya dengan tenang.
Bayu tampak duduk di samping Cakra. Karena dia memang membutuhkan Cakra untuk bisa menemaninya bercakap-cakap. Selama perjalanan tersebut yang pastinya akan sangat panjang dan melelahkan.
"Auramu sebagai keturunan Abimana group, memang luar biasa! Putri Om tidak beruntung untuk memilikimu!" ucap Bayu sambil meringis ke arah Cakra yang saat ini tampak menatapnya dengan heran.
__ADS_1
"Disaat seperti ini pun, Om masih bisa berseloroh seperti itu. Saya betul-betul salut dengan Om!" ucap Cakra sambil memberikan senyumnya dan juga dua jempolnya kepada Bayu. Sehingga membuat Bayu pun akhirnya tertawa terbahak-bahak.
"Ayolah Cakra! Tersenyumlah! Kalau memang kalian berjodoh apapun itu halangannya, pasti akan bisa dipertemukan kembali!" ucap Bayu memberikan semangat kepada Cakra yang sejak tadi terus saja murung dengan Aura dingin mencekam di wajahnya.
Bayu bisa melihat ketakutan yang terlihat di wajah para pramugari yang saat ini bertugas di chat pribadi yang saat ini mereka tumpangi untuk menuju Inggris.
"Saya sedang tidak mood untuk melayani mereka semua. Kalau saya bersikap terlalu ramah kepada mereka, nanti mereka akan melunjak Om! Saya tidak mau memberikan citra seakan saya memberikan mereka semua kesempatan untuk mendekati saya!" ucap Cakra dengan nada dingin kemudian dia memilih untuk memejamkan matanya.
"Om rasa Sulis sudah memberikan banyak luka di hatimu. Tolong maafkan Putri Om Cakra!" ucap Bayu dengan penuh penyesalan di hatinya.
"Sudahlah Om itu kan bukan salah om! Semuanya sudah ada yang mengaturnya. Kita akan mengetahui semua fakta, begitu kita bertemu dengan Sulis!" ucap Cakra sambil melirik sekilas kepada Bayu.
"Om juga sebenarnya sangat penasaran dengan keputusan Sulis yang tiba-tiba ingin menikah dengan Steven!" ucap Bayu pelan. kemudian Dia meraup wajahnya denhan kedua tangannya. Sangking pusing yang memikirkan tentang putrinya.
"Kalau Om ingun tidur juga, silahkan Om pilih saja ruangan yang Om inginkan. Saya tidur dulu Om!" Cakra kemudian meninggalkan Bayu seorang diri di tempat duduknya dan pergi menuju ruangan untuk dia tidur.
Bayu kemudian mengikuti Cakra untuk tidur juga tanda kepalanya pun rasanya sangat pusing memikirkan nasib putrinya yang ada di Inggris yang menikahi pria asing yang tidak dia kenal sama sekali.
Para Bodyguard yang mereka bawa sudah menempati tempat mereka masing-masing dan sudah dilayani oleh para pramugari yang dengan senang hati melayani mereka para laki-laki tampan dan muda serta mempesona tentu saja.
Tampak canda tawa di antara mereka semua. Menikmati perjalanan mereka ke Inggris.
__ADS_1
"Wah kita sangat beruntung sekali ya? Karena mendapatkan kesempatan naik jet pribadi yang sangat mahal seperti ini. Pergi ke Inggris lagi, gratis lagi, digaji lagi! Wah luar biasa sekali. Kita semua betul-betul sangat beruntung!" ucap seorang Bodyguard yang bernama Anton.
"Kau jangan salah! Kita kali ini mengemban misi yang sangat berat untuk melindungi Tuan Muda Cakra. Dari para mafia yang selama ini selalu mencari masalah dengan perusahaan Abimana Group!" ucap kepala pengawal yang kali ini ikut bersama mereka dalam rangka menjaga tuan muda mereka agar tetap selamat dan pulang kembali ke Indonesia tidak kekurangan apapun.
"Apakah itu benar Tuan Giorgio?" tanya yang lainnya tampak serius.
"Betul! Tuan Andika yang menghubungi saya secara langsung meminta agar kita tetap waspada dan berhati-hati dalam melindungi tuan muda Cakra!" ucap Giorgio menerangkan kepada anak buahnya.
"Lalu, bagaimana dengan Tuan Bayu? Apakah kita semua juga punya kewajiban untuk melindunginya?" tanya Anton sambil melirik kepada para Bodyguard yang dibawa oleh Bayu bersama mereka.
"Tuan Andika bilang kita harus melindungi mereka semua karena mereka dalam tanggung jawab kita!" ucap Giorgio dengan senyum penuh kebanggaan sambil melirik kepada 10 Bodyguard yang dibawa oleh Bayu.
"Kalian tidak usah mengkhawatirkan kami dan juga Tuan Bayu! Kami semua pasti akan menjaga Tuan kami dengan sebaik-baiknya. Kalian pastikan saja Tuan Cakra selamat dalam perlindungan kalian!" ucap kepala pengawal yang dibawa oleh Bayu dengan nada arogansi tingkat tinggi.
"Ya ampun Andrew kau sampai sekarang masih juga arogan dan sombong!" ucap Giorgo sambil tertawa terbahak-bahak yang membuat Andrew mengerutkan keningnya tidak senang.
"Kenapa kau tertawa? Apakah ada yang lucu? Kita di sini semua sedang mempertaruhkan nyawa untuk melindungi Tuan majikan kita masing-masing. Saya harap kau serius dalam pekerjaanmu!" ucap Andrew dengan wajah seriusnya sehingga membuat Giorgio tertawa semakin terbahak.
"Ayolah Andrew jangan terlalu serius! Kita serius ketika kita bekerja saja. Saat ini kita sedang santai dan kita bisa menikmati hidup kita sebagai pribadi merdeka!" ucap Giorgio sambil merangkul bahu Andrew yang tampak tidak senang dengan perilaku sok akrabnya itu kepada dirinya.
"Sudah lama kita tidak bertemu Apakah kau tidak merindukan kakakmu ini Andrew?" ucap Giorgio sambil mengeplak kepala Andrew begitu saja. Sehingga membuat Andrew jadi mengurutkan keningnya karena jengkel dengan perilaku kakaknya yang tidak pernah berubah sejak dulu.
__ADS_1
"Bersikaplah profesional saat ini kita sedang bekerja. Kita bukan sedang main-main kak! Kau bisa melakukan hal seperti itu, ketika kita di rumah tetapi tidak dalam pekerjaan!" ucap Andrew protes dengan kelakuan Giorgio terhadapnya barusan. Sehingga membuat dia merasa malu terhadap anak buahnya.