
"Apakah siap?" tanya Bayu sambil menatap Amanda yang tampak gugup melihat suaminya yang tiba-tiba saja sudah bangkit dari tidurnya.
" Seharian kita melakukan resepsi pernikahan. Apakah Om tidak lelah?" tanya Amanda menatap suaminya yang baru resmi tadi pagi.
" Tidak apa-apa. Ayo kita tidur. Aku pun sangat lelah kita bisa melakukannya kapan saja!" ucap Bayu sambil mengulas senyum kepada Amanda yang saat ini sedang menundukkan wajahnya karena tidak berani untuk menatap wajah Bayu.
Amanda boleh saja menjadi seorang CEO wanita yang dingin dan juga tegas terhadap anak buahnya tetapi dalam hal percintaan Amanda terbilang bisa dikatakan nol nyaris tanpa pengalaman.
Sejak kecil Amanda digembleng oleh kakek dan neneknya untuk menjadi seorang CEO wanita yang kuat dan tangguh yang siap untuk melawan pesaing-pesaing bisnis keluarga Abimana grup.
Amanda sama sekali tidak memiliki waktu untuk menghabiskan waktunya untuk sesuatu yang bernama Asmara.
" Baiklah aku ingin mencuci mukaku dulu!" Amanda sangat gugup saat itu.
Jadi Amanda memilih untuk meninggalkan Bayu dan menunggu laki-laki itu untuk tidur. Sehingga dia bisa berbaring dengan tenang di samping suaminya.
" Ya ampun! Apakah dia sudah tidur? Kenapa aku gugur sekali berada di sampingnya?" tanya Amanda sambil mondar-mandir di dalam kamar mandi menunggu Bayu untuk tidur sehingga dia bisa keluar dari sana.
" Sudahlah aku juga tidak mungkin untuk di kamar mandi terus. Aih, lama-lama aku bisa masuk angin di sini!" ucap Amanda kemudian dia pun memutuskan untuk keluar dari kamar mandi.
" Katanya kau hanya cuci muka. Kenapa lama sekali?" Amanda sangat terkejut ketika mendapatkan Bayu yang saat ini sedang duduk di sofa yang ada di dalam kamarnya.
" Astaghfirullahaladzim! Om benar-benar membuatku terkejut!" ucap Amanda sambil mengelus dadanya yang sampai sekarang masih berdebar dengan kencang.
" Kamu terkejut karena sedang memikirkan hal yang tidak ada di sini!" ucap Bayu sambil menatap kepada Amanda yang saat ini sedang menatapnya dengan tajam.
Bayu kemudian mendekati Amanda secara perlahan-lahan. Sehingga membuat Amanda merasa gugup luar biasa.
"Apa yang Om mau lakukan? Jangan mendekat!" ucap Amanda sambil terus mundur untuk menghindari Bayu yang terus berusaha mendekatinya.
__ADS_1
"Kenapa kamu malu? Bukankah kita sebelumnya sudah pernah melakukan hal itu?" tanya Bayu sambil tersenyum untuk menggoda Amanda yang terus mundur dan menjauh dari Bayu.
"Aku sedang halangan!" ucap Amanda sambil berlari menuju ranjang yang tidak terlalu jauh jaraknya dengan keberadaan dirinya saat ini.
Bayu tersenyum melihat kelakuan Amanda yang begitu menggemaskan baginya.
' Dulu bagi dia begitu ganas dan juga kasar tapi kenapa setelah menjadi istriku dia tiba-tiba menjadi kucing yang sangat lucu?' tanya Bayu di dalam hatinya sambil terus menatap Amanda yang kini sedang meringkuk di atas ranjang dengan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.
" Tidurlah! Memangnya kau pikir aku mau ngapain sama kamu, hmmm? Aku juga sangat lelah setelah resepsi seharian!" bisik Bayu di telinga Amanda sehingga membuat Amanda merinding seketika.
Amanda berusaha memegang jantungnya yang terasa berdebar sejak tadi. Ketika keduanya masuk ke kamar pengantin mereka berdua. Kamar pengantin yang sudah dipersiapkan oleh Andika secara mendetail dan juga terlihat sangat romantis.
"Selamat malam!" ucap Bayu kemudian dia pun berbaring di sebelah Amanda.
'Ya ampun istriku yang satu ini, Dia sungguh sangat menggemaskan!" ucap Bayu dalam hatinya sambil menarik Amanda dalam pelukannya. Amanda yang tahu kalau Bayu saat ini sedang memeluknha, hanya bisa diam dan pasrah saja.
Deg!
Amanda terkejut mendengarkan pertanyaan suaminya, 'Ya ampun Apakah dia curiga kalau aku berbohong padanya?' batin Amanda sambil terus berusaha untuk tidur Dan tidak terganggu dengan kehadiran Bayu di sampingnya saat ini.
Karena perasaan yang sangat lelah dan juga fisik yang diporsir seharian, sejak tadi pagi sampai larut malam untuk melaksanakan pesta pernikahan. Mereka berdua akhirnya mereka pun tidur lelap dalam pelukan Bayu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sementara itu Cakra yang saat ini sedang berada di kamarnya tampak sedang memikirkan sesuatu.
" Siapa ya perempuan yang tadi siang hadir di pernikahan Kak Amanda? Entah kenap aku tampak familiar dengan wajahnya. Akan tetapi aku lupa siapa dia!" ucap Cakra mengingat kembali pertemuannya tadi siang bersama dengan Grace yang hadir di dalam pernikahan Amanda.
Grace membawa undangan yang diberikan untuk ayahnya untuk menghadiri pernikahan antara Amanda dan Bayu.
__ADS_1
Grace tidak melewatkan kesempatan untuk bisa kenal dengan Cakra. Dia langsung mendekati pemuda itu dan mengenalkan namanya sebagai Grace Ferguso.
Cakra yang memang sudah lama tidak berhubungan dengan teman-teman kuliahnya tidak mengingat sama sekali tentang Grace.
" Ah sudahlah, lain kali. Kalau bertemu lagi dengan dia aku akan mengkonfirmasi Kenapa wajahnya tampak begitu familiar bagiku?" ucap Cakra pada akhirnya dia menyerah untuk kembali mengingat tentang Grace.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sementara itu Grace di dalam kediaman Ferguso tampak sedang mengingat kembali kejadian tadi siang ketika dia kembali bertemu dengan Cakra.
" Syukurlah kalau Cakra sudah tidak lagi mengingatku. Itu akan membuatku semakin mudah untuk mendekatinya!" ucap Grace tersenyum bahagia.
" Dulu ketika semua orang menghinaku karena tubuhku yang over size. Cuma Cakra yang mau menerima aku sebagai teman dia, tanpa pernah menghina fisikku!" ucap Kris kembali mengingat kenangan bersama Cakra ketika mereka di kampus dahulu.
Tampak Grace sedang membuka kembali album lama mereka berdua. Ketika mereka menghadapi masa kuliah dahulu.
" Mungkin memang lebih baik. Kalau kami memulai hubungan kami tanpa harus mengingat masa lalu kami!" ucap Grace sambil tersenyum ketika melihat sebuah foto yang begitu manis antara dirinya dengan Cakra ketika mereka berlibur bersama dengan teman-teman mereka yang lain.
" Semoga perjodohan yang sudah diatur oleh ayahku akan berhasil dan aku bisa kembali dekat denganmu dengan identitas dan wajah yang baru!" ucap Grace sambil mengulas senyum di bibirnya.
Saat Grace sedang memikirkan tentang hubungannya dengan Cakra, tiba-tiba saja ponselnya berbunyi dan ternyata itu berasal dari ayahnya yang menghubunginya dari Perancis.
" Bagaimana pertemuanmu dengan Cakra?" tanya ayahnya to the point kepada Grace.
" Lancar Pah! Tampaknya Cakra tidak mengenaliku terlihat dari ekspresinya yang seperti baru bertemu denganku!" ucap Grace melaporkan Apa yang terjadi hari ini kepada dirinya dan Cakra.
" Itu jauh lebih baik kalian bisa memulai segalanya dari nol dan bisa memperbaiki apa yang salah di masa lalu! Jadikan masa ini sebagai kesempatan untukmu Grace!" ucap ayahnya memberikan dukungan untuk Grace.
Grace masa senang karena ternyata ayahnya mendukung dirinya 100% untuk bisa segera mewujudkan impiannya untuk dapat bersama dengan Cakra.
__ADS_1