Terpaksa Menikah Dengan Anak Kiai

Terpaksa Menikah Dengan Anak Kiai
132.Kucing & Anjing


__ADS_3

Kris terus menatap Marko yang saat ini masih berdiri di depan ruangan kerja ayahnya.


"Apa sebetulnya yang sedang dilakukan berandalan itu? Dari tadi dia berdiri di tempat itu seperti orang tolol!" ucap Grace merasa tidak senang dengan apa yang dilakukan oleh adiknya yang selalu memberikan masalah kepada keluarga mereka.


"Biarkan sajalah aku harus segera bersiap-siap untuk berangkat ke Indonesia. Jangan sampai nanti aku tidak bisa bertemu dengan Cakra!" dengan semangat 45 Grace kemudian mempersiapkan semua kebutuhannya untuk meluncur ke Indonesia demi Mengejar Cintanya terhadap Cakra.


Setelah satu buah koper siap dan tas tangan yang kini ada di genggamannya. Grace kemudian keluar dari kamarnya.


"Mau pergi ke mana kau?" tiba-tiba saja Marko sudah berada di depan Grace yang tadi mengendap-ngendap untuk keluar dari kediaman ferguso.

__ADS_1


"Aku akan pergi ke mana. Itu bukanlah jadi urusanmu. Kau urus saja urusanmu sendiri. Apa kau tahu? Gara-gara kebodohanmu dan kecerobohanmu. Kai telah memberikan begitu banyak kerugian pada perusahaan kita! bahkan indeks harga saham hari ini di perusahaan kita menurun dengan sangat drastis! Bravo Marco Itu semua adalah karena kehebatanmu dalam membuat masalah dengan orang yang bukan lawan dan tandingmu! super bravo!" ucap Grace sambil bertepuk tangan di hadapan Marco yang saat ini sedang menatap dia dengan tajam.


"Aku sebenarnya tidak mengerti kenapa sejak dulu kau selalu membenciku bukankah kita adalah saudara?" tanya Marco dengan penuh penasaran.


"Siapa sudi menjadi saudaramu hah? Kau hanya laki-laki yang menumpang hidup dalam keluarga ferguso. Mempang nama keluarga kami dan hidupmu hanya untuk membuat masalah dan memberikan masalah kepada kami!" ucap Grace tanpa bisa mengendalikan lagi emosinya.


"Cukup Grace hentikan semua omong kosongmu! Kalau kau ingin pergi ke Indonesia, silakan kau pergi! Tapi kau jangan menebarkan racun di rumah ini!" tiba-tiba saja ferguso sudah berada diantara mereka berdua menatap kedua anaknya dengan tatapan penuh intimidasi.


"Kau Pergilah ke Indonesia dan lakukan apa yang kau inginkan. Buktikan kepada kami kalau kau bisa menaklukkan Cakra gimana dan membawa dia kemari sebagai calon suamimu!" ucap ferguso menatap tajam kepada Grace yang saat ini sedang menundukkan kepalanya.

__ADS_1


"Ketika kau sudah menyerah dan tidak sanggup. Maka kau katakan padaku maka aku akan turun tangan dalam hal ini!" ucap ayahnya Grace sambil menatap kedua anaknya. Grace merasa terharu dengan perhatian ayahnya.


"Aku akan terus berusaha dan berjuang agar mencapai tujuan hidupku Papa bisa percaya dengan ini!" ucap dress dengan penuh keyakinan sehingga membuat ferguso merasa tenang melepaskan putrinya ke Indonesia.


"Kau berandalan! Bisakah kau berhenti untuk mencari masalah dengan kakakmu kau selalu saja membuat Kepalaku pusing!" ucap ferguso sambil menggelengkan kepalanya.


"Apa kau tahu kenapa Grace sampai pergi ke Indonesia? Itu adalah untuk menyelesaikan semua kekacauan yang sudah kau buat gara-gara kau mencari masalah dengan Amanda! Lain kali kalau kau ingin berbuat sesuatu gunakanlah otakmu yang cerdas itu jangan hanya menggunakan emosi dan juga otak udang mau yang tidak berguna itu!" ucap ayahnya Marco sambil menatap tajam kepada putranya yang saat ini sedang menundukkan kepala.


Memang sebadung-badungnya seorang Marco dia tetaplah takut terhadap ayahnya.

__ADS_1


Seumur hidupnya Marcos dia hanya takut terhadap ayahnya.


__ADS_2