
Grace segera menghubungi ayahnya meminta untuk dipercepat kedatangannya ke Indonesia karena dia ingin segera diperkenalkan sebagai calon istri Cakra.
" Percepatlah Pah! Ayolah Pah! Kenapa sih Papa lama sekali datang ke Indonesia?" tanya Grace kesal.
" Papa banyak kerjaan Grace! Kamu tidak ada di sini untuk membantu Papa. Sementara adikmu kerjanya hanya mencari gara-gara dan menambah pusing kepala Papa!" ucap ferguso ketika Grace memintanya untuk segera datang ke Indonesia.
" papa kan datang kemari cuman sehari dua hari Masa tidak Malaysia untuk menyerahkan sedikit pekerjaan Papa kepada anak buah papa?" tanya Grace.
" Kau tahu sendiri kan? Kalau pekerjaan Papa ini tidak bisa untuk diwakilkan kepada siapapun. Karena memang hanya papa yang memahaminya!" ucap ayahnya Grace.
" Pokoknya Grace nggak mau tahu! Papa harus segera datang ke Indonesia. 1 minggu terlalu lama Pah!" rengek Grace kepada ayahnya yang tampak frustasi ketika melihat Grace yang tampak begitu bersemangat tentang perjodohannya bersama dengan Cakra Abimana.
" Apakah kau terlalu mencintai Cakra Abimana? Sehingga kau seperti itu?" tanya Ferguso penasaran dengan perasaan putrinya terhadap Cakra.
Sebenarnya Andika dan Ferguso tidak bisa dikatakan sebagai sahabat. Mereka berdua malah bisa dikatakan sebagai Rival dalam dunia bisnis.
Andika yang berjalan di layar putih sementara Ferguso berjalan di layar hitam. Terkadang mereka bentrok satu sama lain. Akan tetapi mereka berdua selalu bisa menemukan kata damai agar tidak membuat hubungan mereka semakin meruncing.
Mengenai pembicaraan perjodohan antara Grace dan Cakra pun merupakan pembicaraan kata damai gara-gara perbuatan Andika, Bayu dan Cakra yang telah menghancurkan bar milik putra dari Ferguso karena masalah Amanda yang di jebak oleh putranya.
__ADS_1
Andika yang pada dasarnya memang tidak suka keributan. Pada akhirnya dia mengalah dengan memberikan izin untuk Grace dan Cakra bertemu dan menyerahkan semuanya kepada mereka berdua untuk melanjutkan perjodohan ataukah membatalkannya.
" Baiklah aku kabulkan permintaanmu. Akan tetapi apabila Putrakku menolak perjodohan itu. Aku harap putrimu bisa menerimanya dengan lapang dada dan tidak mencari masalah dengan Abimana grup!" ucap Andika menyetujui keinginan Ferguso untuk mempertemukan Grace dan Cakra.
" Baiklah papa akan usahakan untuk datang ke Indonesia 2 hari kedepan!" akhirnya Ferguso mengalah kepada putrinya. Karena dia tidak mau membuat Grace merasa sedih dengan perjuangan cintanya kepada Cakra yang sudah berlangsung 6 tahun lamanya.
" Terima kasih Papa! Papa Is The Best! I love you Papa!" ucap Grace dengan sangat bahagia setelah dia menutup panggilan telepon. Grace langsung melihat ke cermin dan menatap pantulan dirinya sendiri yang begitu cantik dan mempesona.
Sementara itu Ferguso yang sedang berada di Prancis. Dia segera menghubungi seluruh anak buahnya untuk rapat koordinasi agar menjaga semua bisnisnya yang ada di Prancis selama kepergiannya ke Indonesia.
" Ingat kalian tidak boleh lengah dan harus selalu waspada terhadap para saingan bisnis kita. Jangan pernah memberikan ampun kepada mereka yang sudah menginjak-injak harga diri persaudaraan kita semua!" ucap ayahnya Grace berorasi dengan penuh semangat yang membara di dalam hatinya.
" Saya akan mengurus perjodohan antara putri saya dengan keluarga Abimana grup yang ada di Indonesia dan juga Dubai. Tentu kalian sudah mengenal keluarga Abimana grup yang sudah terkenal di mana-mana. Kalau sampai saya berhasil menikahkan putri saya dengan salah satu putranya. Maka bisnis keluarga kita pasti akan semakin berjaya dengan dukungan keluarga Abimana grup yang legendaris!" ucap Ferguso dengan penuh semangat membara.
" Baiklah malam ini kalian boleh beristirahat bersama keluarga kalian semua. Mulai besok kalian harus bekerja ekstra hati-hati disaat saya berada di indonesia! Ingat jangan sembarangan menerima anggota kalau tidak merasa yakin dengan kesetiaannya maka jangan sekali-kali terima anggota baru. Yang saya khawatirnya itu adalah musuh yang sedang menyusup dan menjadi mata-mata ke dalam organisasi kita!" ucap Ferguso memberikan perintah kepada anak buahnya untuk segera membubarkan diri dan beristirahat di rumah masing-masing.
Setelah seluruh anak buahnya meninggalkan markas Ferguso langsung menyiapkan segala keperluannya untuk berangkat ke Indonesia menemui putrinya yang tercinta.
" Grace tunggulah Papa pasti akan datang dan membantumu untuk mewujudkan cita-citamu untuk berdampingan dengan Cakra Abimana. Laki-laki yang kau cintai sejak lama!" ucap Ferguso sambil tersenyum simpul ketika dia melihat potret keluarga besarnya yang terpampang di dinding ruang tamunya.
__ADS_1
" Bagi Papa kebahagiaanmu adalah yang terpenting Grace. Papa rela mengorbankan apapun demi kebahagiaanmu!" ucap Ferguso dengan mata berkaca-kaca. Karena tiba-tiba dia kembali mengingat tentang istrinya yang sudah meninggal lebih 10 tahun yang lalu.
" Sayang kau Lihatlah! Putri kita sebentar lagi akan menikah dengan laki-laki yang dia cintai kau berkatilah mereka berdua agar bisa hidup bahagia dan damai." ucap Ferguso sambil menatap potret almarhum istrinya yang terpampang di hadapannya.
" Lihatlah putrimu begitu bersemangat untuk bisa berjodoh dengan laki-laki yang dia cintai. Aku harus mengalah demi kebahagiaannya dan pergi ke Indonesia untuk menjelaskan tentang rencana pernikahan putri kita dengan Cakra Abimana.
" Aku harus menelpon Andika tentang kedatanganku yang dipercepat. Jangan sampai nanti Andika masih berada di Dubai sehingga kami tidak bertemu di Indonesia!" ucap ferguso kemudian dia langsung mencari ponselnya dan segera menghubungi Andika di Dubai.
" Andika aku akan datang besok ke Indonesia dari Prancis kemungkinan malam dan saya akan sampai di Jakarta!" ucap Ferguso ketika Andika mengangkat panggilan teleponnya.
" Ya ampun! Bukankah lebih elok kalau kau mengucapkan salam sebelum kau berbicara panjang dan lebar?" tegur Andika kepada Ferguso yang main nyocos tidak karuan.
" Maaf Andika! Aku terlalu bersemangat untuk bertemu denganmu. Apakah Kau juga akan segera ke Indonesia? Karena putriku sudah tidak sabar ingin bertemu dengan putramu.!" ucap ferguso menerangkan segalanya kepada Andika yang saat ini sedang berada di Dubai dan mengurusi segala masalah yang terjadi di Perusahaan akibat persaingan.
" Aku belum bisa mengkonfirmasi apakah saya bisa datang ke Indonesia dalam waktu dekat atau tidak. Besok aku akan memeriksa jadwalku kembali kepada asistenku. Karena di sini sudah larut malam dan aku harus segera beristirahat!" ucap Andika kepada Ferguso yang sedang menunggunya di Perancis.
" Apakah kau butuh aku untuk mengirim jet pribadiku?" tanya Andika kepada calon besannya.
" Tidak usah aku bisa membawa jet pribadi milikku sendiri!" ucap Ferguso menolak niat baik dari Andika.
__ADS_1
" Saya pikir kekayaan keluargaku juga tidak kalah dengan keluarga Abimana. Jadi kita bisa melakukan pernikahan bisnis ini dalam posisi setara!" ucap Ferguso dengan percaya diri.
" Terserah kau sajalah toh? saya juga tidak pernah memandang siapapun dari segi kekayaan. Bagiku kalau Cakra bisa mencintai putrimu aku tidak keberatan Putraku menikah dengan siapapun selama dia bisa membuat Putraku mencintainya!" ucap Andika pelan.