
Cakra segera membawa Grace ke dalam ruangan Adrian yang tampak sedang sibuk dengan banyaknya proposal dan juga file-file di atas meja kerjanya.
" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh! Kakakku tersayang!" siapa Cakra begitu dia bertemu dengan Adrian di dalam ruangannya.
" Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh! Ada apa kau datang ke ruanganku dengan membawa seorang gadis cantik?" tanya Adrian sambil bangkit dari kursi kebesarannya dan mendekati adiknya yang saat ini sedang duduk di atas sofa bersama dengan Grace.
" Kak aku mau minta tolong padamu. Temanku ini ingin masuk Islam dan dia meminta tolong padaku untuk mencarikan seseorang yang bisa menuntunnya membaca dua kalimat syahadat!" ucap Cakra sambil menatap kepada Adrian.
" Apakah benar kalau kau ingin memeluk agama Islam?" tanya Adrian sambil menatap kepada Grace dengan serius.
" Aku ingin menikah dengan adikmu. Dia baru mau menikah denganku kalau aku mau masuk Islam!" ucap Grace dengan segala kejujurannya.
" Cakra Apakah itu benar?" tanya Adrian.
" Kak! Bagaimanapun aku tidak mau mempunyai seorang istri yang berbeda agama denganku! Apalagi besan Papa adalah seorang Kyai besar di Jawa Timur. Kyai Ilham yang terkenal. Itu akan menjadi berita heboh kalau saya menikah dengan seorang wanita non muslim!" ucap Cakra mengungkapkan pendapatnya kepada kakaknya.
" Grace! Tolonglah kau renungkan kembali tentang niatmu untuk masuk Islam. Jangan hanya karena ingin menikah dengan adikku. Kau ingin berpindah agama. Tolong berpikirlah lagi dan kajilah kembali agama Islam. Setelah kau yakin. Barulah kau datang kembali padaku dan aku akan dengan senang hati membimbingmu untuk membaca kalimat dua syahadat!" ucap Adrian kepada Grace.
" Kenapa Kakak tidak mau membantu Grace untuk mengucapkan kalimat dua syahadat? Bukankah itu baik kalau Grace ingin masuk Islam?" tanya Cakra kepada kakaknya.
" Memang sangat baik kalau Grace ingin masuk Islam. Hanya saja niatnya masuk Islam yang hanya karena ingin menikah denganmu. Itu yang tidak baik. Kalau sampai nanti di tengah jalan kau mengecewakannya dan membuat dia tidak senang padamu. Atau kalian tidak jadi menikah. Yang kakak takutkan dia akan menyalahkan agama Islam dan menganggap bahwa agama Islam itu jelek seperti kelakuanmu!" ucap Adrian yakin saat mengungkapkan alasannya menolak untuk membimbing Grace mengucapkan dua kalimat syahadat.
" Baiklah Kak saya akan kembali memikirkan tentang niat saya untuk masuk Islam!" ucap Grace sambil menatap kepada Adrian.
" Baiklah kalian pulanglah. Maaf ya. Karena kakak masih banyak sekali pekerjaan!" ucap Adrian sambil menatap kepada Cakra.
__ADS_1
" Baiklah Kak kami permisi dulu terima kasih atas waktunya!" ucap Grace sambil mengulas senyum kepada Adrian yang begitu tampan dan mempesona.
" Bagaimana dengan kabar Kak Syifa Apakah sudah melahirkan?" tanya Cakra kepada Adrian.
" Belum kau doakan saja semoga semuanya baik-baik saja. Ibu dan anak selamat!" ucap Adrian kepada Cakra.
" Apakah kau sudah mengetahui jenis kelamin anak pertamamu?" tanya Cakra penasaran.
" Laki-laki dan kami akan menamakannya dengan nama Abimanyu Abimana!" ucap Adrian dengan bangga.
" Ya sudah kalau begitu kami pulang dulu Semoga kakak iparku melahirkan dengan selamat dan keponakanku lahir dengan sehat!" doa Cakra untuk Syifa dan juga Abimanyu yang masih ada di dalam kandungan ibunya.
Setelah meninggalkan ruangan Adrian. Cakra langsung berbicara dengan Grace.
' Wanita yang akan dijodohkan denganmu Itu adalah aku, Cakra! Ya ampun, gemes deh! Betapa bodohnya kau! Masa kau tidak tahu, kalau namaku dengan nama gadis yang akan di jodohkan denganmu itu sama sih?' batin Grace dengan gemes luar biasa.
" Kenapa kok malah melamun sih? Udah, sudah cepat kau pulanglah. Karena aku harus menyelesaikan pekerjaanku!" ucap Cakra menyuruh Grace untuk segera pulang.
" Apakah aku boleh melihat-lihat kantormu? Sejak pertama kali aku bertemu denganmu. Aku tidak pernah berkunjung ke tempat kerjamu!" ucap Grace kepada Cakra.
" Waktunya tidak tepat Grace! Aku harus segera menyelesaikan pekerjaanku. Karena kalau sampai perempuan itu datang. Pasti waktuku akan habis untuk menemaninya berkeliling Indonesia. Karena itulah yang diminta oleh Ayahku untuk menemani perempuan itu bertamasya selama ada di Indonesia!" ucap Cakra menolak permintaan Grace untuk berkunjung ke kantornya.
" Ayolah aku cuma mau melihat kantormu saja Aku janji aku akan diam dan tidak mengganggu pekerjaanmu!" ucap Grace meminta kepada Cakra untuk mengabulkan permintaannya.
" Jangan begini Grace! Kau benar-benar akan mengundang opini publik yang tidak baik untukku. Mereka akan berpikir kalau kita memiliki hubungan special!" ucap Cakra berusaha untuk melepaskan tangannya dari Grace yang terus saja menempel padanya.
__ADS_1
" Kenapa kau takut sekali dengan anggapan orang lain? Bukankah yang penting kita tidak merugikan orang lain? Lagi pula aku tidak mengganggu mereka!" ucap Grace sambil mengerucutkan bibirnya.
" Ya sudah kalau kau ingin melihat kantorku. Ayo ikut denganku. Tapi kau harus janji kepadaku, kalau kau tidak akan mengganggu pekerjaanku!" ucap Cakra memberikan ultimatum kepada Grace.
" Iya sayangku!!!! Aku janji padamu tidak akan mengganggumu kau bisa percaya padaku!" ucap Grace dengan suara lantang. Sehingga membuat beberapa orang yang melintas di hadapan Mereka tampak melirik ke arah mereka berdua.
" Ya ampun Apakah kau gila kenapa kau berteriak seperti itu?" ucap Cakra sambil menarik tangan Grace untuk segera masuk ke dalam kantornya. Karena dia tidak ingin lebih banyak lagi karyawan yang mengetahui tentang dirinya dan Grace saat ini.
Saat Cakra menarik tangan Grace untuk masuk ke dalam kantornya, tiba-tiba saja Grace langsung mencium bibir Cakra dengan penuh hasrat dan kerinduan yang sangat lama dia tahan.
Cakra yang terkejut dengan apa yanh di Lakukan oleh Grace dia hanya melototkan matanya dan membeku di tempat.
Ketika Cakra sadar dia langsung menjauhkan tubuh Grace dari sisinya.
" Apa yang kau lakukan?" tanya Cake terkejut.
" Sudahlah aku pulang dulu!" Grace langsung meninggalkan Cakra di kantornya.
Cakra yang merasa terkejut melihat apa yang dilakukan oleh Grace hanya bisa menatap gadis itu pergi dari kantornya.
" Dasar gadis aneh! Tadi merengek-rengek minta berkunjung ke kantorku. Sudah datang malah langsung pulang!" ucap Cakra merasa terheran dengan apa yang dilakukan oleh Grace.
Cakra akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pekerjaannya yang tertunda gara-gara dia melayani Grace sejak tadi.
Tetapi Cakra tidak bisa berkonsentrasi kerja gara-gara terus memikirkan Gadis itu yang selama seharian telah mengganggu hari-harinya dengan kelakuan absurd yang dia lakukan.
__ADS_1