
Mendengarkan penuturan Amanda. Seketika Andika mulai melunak tatapannya terhadap Bayu. Andika mengerjakan matanya berusaha untuk mengusir air mata yang tiba-tiba ingin menyeruak di kelopak matanya.
"Tunjukkan pada Papa pria bernama Marco itu. Akan Papa pastikan dia akan hancur sehancur-hancurnya!" ucap Andika dengan menatap tajam kepada Amanda yang saat ini sedang menundukkan kepalanya.
"Bisakah papa dan Cakra keluar dulu? Karena Amanda ingin mandi dan menggunakan pakaian!" ucap Amanda sambil menundukkan kepalanya karena menahan rasa malu yang luar biasa ketika Andika dan Cakra memergokinya sedang bersama dengan Bayu di atas ranjang dalam keadaan polos tanpa sehelai kain pun.
Bayu yang sudah kembali menggunakan pakaiannya dia pun sudah bersiap untuk meninggalkan Amanda di kamarnya dan mengikuti Andika dan Cakra.
Setelah ketiga pria tampan itu meninggalkan kamarnya. Amanda langsung pergi ke dalam kamar mandi dan membersihkan tubuhnya yang begitu lengket karena aktivitasnya semalam bersama dengan Bayu.
"Ya Allah bisa-bisanya aku terjatuh kepada Om-Om mesum itu! Padahal selama ini aku selalu menghinanya. Ya Tuhan apa yang akan terjadi pada diriku ketika dia menjadi suamiku nanti?" keluh Amanda saat dia sedang asyik berendam di Bathtub miliknya.
"Kak Amanda, apakah masih lama? Cepatlah! Papa sudah tidak sabar menunggumu!" teriak Cakra Di Balik pintu kamar Amanda sehingga membuat Amanda tersadar dari lamunannya.
" Iya sebentar!" ucap Amanda sambil mempercepat kegiatannya di kamar mandi dan menghilangkan segala lamunannya tentang Bayu.
"Aku harus mengenyahkan segala pikiran ini. Bagaimana mungkin aku memikirkan untuk hidup bersama dia sebagai suami istri? Ya Tuhan aku benar-benar konyol!" rutuk Amanda kepada dirinya sendiri.
Setelah Amanda siap. Dia pun segera turun menuju lantai dasar di mana Andika Cakra dan Bayu sudah menunggunya
' Ya Tuhan kenapa aku baru memperhatikan dia ternyata dia seorang gadis yang sangat cantik!' batin Bayu sambil menatap ke arah Amanda yang saat ini menggunakan busana kasual yang memperlihatkan keindahan tubuhnya yang bagai gitar Spanyol.
__ADS_1
"Hmmmm!" ucap Andika untuk menyadarkan Bayu yang saat ini sedang terpesona kepada Amanda Putri pertamanya.
Bayu seketika memalingkan wajahnya. Karena dia merasa malu sudah tertangkap basah sedang memperhatikan Amanda oleh Andika, sahabat baiknya.
"Sekarang kau ceritakan tentang laki-laki bernama Marco itu. Karena Papa pasti akan membalaskan hal yang buruk menimpa kalian berdua malam ini!" ucap Andika sambil menatap tajam kepada Bayu dan juga Amanda yang saat ini sedang menundukkan kepalanya karena tidak berani untuk menatap satu sama lain.
"Cepat katakan? Papa tidak punya banyak waktu untuk melihatmu seperti itu!" ucap Andika tidak sabar melihat Amanda yang sejak tadi hanya terdiam.
"Marco itu rekan bisnis Amanda Pah! Dia sudah beberapa kali mencoba untuk melamar Amanda. Tetapi selalu Saya tolak dan tadi malam, tiba-tiba saja dia mengundang Amanda ke pembukaan restorannya yang baru. Amanda tidak mengetahui kalau dia memasukkan obat sialan itu ke dalam minuman yang dia suguhkan. Untung saja saat itu Amanda langsung pulang. kalau tidak mungkin Amanda akan berakhir dengan dia!" ucap Amanda dengan suara gemetar dan juga ketakutan.
Sungguh hanya untuk membayangkan hal itu saja, sudah membuat tubuh Amanda bergidik. Karena Amanda sangat tahu tentang seorang Marco. Dia adalah seorang player kelas kakap yang selama ini hanya pintar memainkan seorang perempuan di dalam kuasanya.
"Papa pasti akan menghancurkannya untuk membalaskan sakit hati papa terhadapnya! Karena dia sudah melakukan hal yang gila terhadapmu!" ucap Andika dengan mata berapi-api.
"Apakah kau meragukan kemampuan ayahmu Amanda?" tanya Andika dengan menatap tajam kepada Amanda.
"Bukan begitu Pah! Amanda hanya tidak ingin ada korban yang jatuh untuk hal yang sia-sia. Yang penting kan Amanda tidak jatuh ke dalam perangkapnya!" ucap Amanda sambil melirik kepada Bayu yang kebetulan saat ini sedang menatapnya juga.
"Ya sudah ayo kita urus pernikahanmu bersama dengan Bayu. Karena Papa tidak mau menunda hal seperti itu berlama-lama!" ucap Andika sambil tersenyum kepada Bayu.
"Kita tidak bisa melakukannya di sini. Karena semua data-dataku ada di Indonesia. Aku hanya membawa ktp-ku,Visa dan Paspor saja!" ucap Bayu kepada Andika.
__ADS_1
"Kenapa kau tidak membawa file-file mu kalau tidak kita bisa mengurus pernikahanmu hari ini juga dengan putriku!" ucap Andika dengan nada nyolot sehingga membuat Bayu merasa tidak suka karenanya.
"Memangnya aku bisa memprediksi? Kalau akan terjadi hal buruk seperti ini? Siapa yang mengira, kalau aku yang tadinya datang kesini hanya mau refreshing. Eh, malah menemukan hal yang begini ganjil dan tiba-tiba harus dipaksa menikah dengan makhluk astral seperti dia!" ucap Bayu kesal sambil melirik kepada Amanda yang saat ini sedang melotot kepadanya.
"Eh memangnya aku juga mau menikah denganmu? Om mesum yang sudah bau tanah dan hampir mati! Kau jangan terlalu pede ya jadi orang!" ucap Amanda sengit menatap kepada Bayu yang lebih memilih untuk mengalihkan pandangannya dari Amanda.
"Pah Amanda tidak mau menikah dengan dia. Walaupun hubungan tadi malam akan menghasilkan seorang bayi. Biarkan Amanda mengurusnya sendiri. Tidak mungkin kalau Amanda akan menghabiskan waktu bersama laki-laki seperti dia. Laki-laki yang bahkan menganggapku sebagai makhluk astral di dalam hidupnya!" ucap Amanda dengan sengit menatap Bayu dengan penuh permusuhan.
Andika hanya mampu menggelengkan kepalanya. Ketima melihat keributan antara Bayu dan Amanda yang tidak ada hentinya sejak tadi pagi.
"Kalian berdua ini seperti kucing dan anjing bagus sekali kalau kalian menikah. Pasti akan sangat seru kalau kalian bertarung di atas ranjang! Hahaha!" ucap Cakra Sambil tertawa terbahak-bahak ketika membayangkan hal tersebut terjadi antara Bayu dan Amanda.
Gara-gara ucapan itu, Cakra seketika mendapatkan hadiah 2 bantal dari Bayu dan Amanda yang langsung kena kepalanya.
"Dasar otak mesum!" ucap Amanda dan Bayu bersamaan sambil melemparkan bantal yang ada di tangan mereka kepada Cakra.
"Lihatlah kalian bahkan memiliki karakter dan emosi yang sama. Kalian betul-betul cocok dan aku yakin kalau kalian menikah. Pasti akan sangat bahagia!" ucap Cakra masih terbahak sehingga membuat Bayu menjadi jengkel dibuatnya.
"Cocok kepalamu!" ucap Bayu dengan kesal.
'Ya Tuhan apa yang akan terjadi pada hidupku ketika aku betul-betul menikah dengan gadis Barbar itu?' batin Bayu nelangsa sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Kenapa Om Bayu menggeleng-gelengkan kepala seperti itu sedang membayangkan apa?" tanya Cakra dengan senyum tengilnya sehingga membuat Bayu benar-benar kesal dan akhirnya meninggalkan mereka bertiga.