Terpaksa Menikah Dengan Anak Kiai

Terpaksa Menikah Dengan Anak Kiai
145. Ayo!


__ADS_3

" Aku hanya sibuk untuk bekerja dan memperbaiki performa kerjaku. Terus memperbaiki kualitas hidupku demi memuaskan Kakek dan Nenekku dan juga Ayahku. Apakah kau tahu? Selama ini bebanku sebagai anak haram di keluarga Abimana sangatlah berat! Aku tidak bisa bersantai ataupun menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak berguna!" ucap Amanda sambil menatap kepada Bayu saat ini tengah memeluknya dari belakang.


" Ternyata hidup yang kau jalani selama ini sangat berat. Aku kira kau adalah seorang wanita yang berhati besi yang tidak memiliki perasaan dan tidak tertarik dengan hubungan asmara antara laki-laki dan perempuan!" ucap Bayu sambil memainkan anak rambut Amanda yang sangat dia sukai.


" Sebagai seorang gadis. Tentu saja aku pun pernah membayangkan untuk bisa dicintai dan mencintai seorang pemuda. Akan tetapi aku mendapatkan kenyataan bahwa hidupku tak seindah itu!" ucap Ayana sambil menatap langit malam yang saat ini terpampang di hadapan mereka.


" Kenapa hidupmu tak seindah itu? Hmmm? Bukankah kau memiliki segalanya? Aku lihat semua orang yang bersamamu sangat mencintaimu!" ucap Agus mengungkapkan pikirannya tentang Amanda.


" Kasus pembunuhan Mamah Kesya telah meruntuhkan semua kepercayaanku tentang hal itu. Aku kembali diingatkan bahwa aku hanyalah anak tidak sah dari ayahku yang tidak memiliki hak untuk banyak tingkah di keluarga Abimana!" ucap Amanda dengan mata berkaca-kaca.


" Percayalah padaku! Semua itu hanyalah pikiranmu saja. Cakra, Adrian maupun Andika semuanya menyayangimu seperti keluarga mereka sendiri. Mereka tidak pernah membedakanmu sama sekali. Aku tahu itu!" ucap Bayu mengatakan semua fakta yang dia ketahui tentang keluarga Abimana.


" Apa kau tahu aku bersahabat dengan ayahmu ketika kami masih di bangku SMP. Hingga saat ini kami masih bersama dan hidup dalam kerukunan! Selama kebersamaan kami berdua. Aku tidak pernah mendengar tentang kamu sebagai anak haram bagi Andika. Dia selalu merasa bangga sebagai ayahmu dengan semua kemandirian dan juga kehebatanmu dalam mengelola perusahaan yang dipercayakan kepadamu!" ucap Bayu memainkan perut Amanda.


' Ya Allah semoga di dalam rahim ini akan kau hembuskan keturunan untukku dan menjadi pewaris bagi perusahaanku!' doa Agus ketika dia menyentuh perut istrinya.


" Bahkan Cakra dan Adrian selalu saja membanggakanmu sebagai kakak yang terbaik di dunia ini!"


" Apakah Om mengatakan yang sebenarnya? Selama ini Mereka tampak membatasi diri terhadapku. Oleh karena itu, Aku tidak percaya diri untuk berdekatan dengan mereka berdua. apalagi mereka adalah anak laki-laki yang akan menjadi penerus keluarga Abimana sementara aku hanyalah anak di luar nikah yang tidak pernah diharapkan kehadirannya oleh ayahku." ucap Amanda dengan suara serak.


" Mari kita tidur sayang. Hari sudah terlalu malam. Besok kita harus bersiap untuk kembali ke Indonesia. Karena pekerjaanku di Jakarta banyak yang menumpuk. Setelah aku tinggalkan hampir 2 minggu lamanya di Perancis!" ucap Bayu sambil bangkit dari duduknya dan mengajak Amanda untuk masuk ke dalam kamar.


" Om Bayu kalau mengantuk tidur saja. Karena aku ingin menikmati malam ini dengan melihat bintang-bintang dan juga rembulan yang sangat indah di balkon ini!" ucap Amanda sambil mengulas senyum kepada Bayu.


" Bagaimana aku bisa tidur nyenyak kalau di sini istriku sedang bersedih?" tanya Bayu.


" Tidak Om! Aku berjanji padamu bahwa aku tidak akan menangis. Aku hanya ingin menikmati malam ini, karena mungkin kalau nanti kita sudah kembali ke Indonesia. Aku akan merindukan suasana di Prancis!" ucap Amanda sendu.


" Apakah itu artinya kau bersedia untuk mengikutiku untuk tinggal di Indonesia?" tanya Agus dengan perasaan begitu bahagia mendengarkan perkataan Amanda.


" Tidak Om! Aku ingin melanjutkan kuliahku mengambil S3 dan aku akan merenungkan kembali tentang tujuan hidupku di dunia ini. Setelah aku siap menjadi istri Om, aku akan datang ke Indonesia dan menjadi istri Om seutuhnya!" ucap Amanda serius.


" Aku tidak akan menghalangimu untuk kuliah lagi. Akan tetapi kau bisa melanjutkan itu di Indonesia dan hidup sebagai istriku di sampingku. Aku tidak akan pernah mengizinkanmu untuk jauh dariku lagi!" ucap Bayu mengatakan keputusan finalnya dan tidak ingin diganggu gugat lagi.


Bayu kemudian langsung menarik Amanda untuk masuk ke dalam kamar supaya bisa tidur dan beristirahat bersama dengannya.

__ADS_1


Amanda benar-benar tidak bisa berkutik lagi. Karena Bayu seakan sudah meng skakmat dirinya. Untuk menurut dengan apapun yang dikatakan oleh suaminya.


Keesokan paginya Amanda bangun terlebih dahulu dia menyiapkan sarapan untuk dirinya dan juga Bayu.


" Ya ampun Dia tahu semua yang ku sukai. Lihatlah apa yang dia beli!" ucap Amanda begitu takjub ketika melihat isi kulkasnya yang semuanya adalah makanan favoritnya.


" Dari mana om Bayu mengetahui semua kesukaanku ya? Bahkan selama satu minggu kemarin. Dia selalu mengirimkan susu dan coklat yang paling aku sukai!" ucap Amanda terus bermonolog dengan dirinya sendiri melihat Bayu yang ternyata mengetahui banyak hal tentang dirinya.


" Padahal seingatku kami hanya bertemu sesekali dan tidak pernah bertemu secara serius. Dari mana dia mengetahui semua ini? Apakah Cakra yang telah memberitahukannya semua ini? Tapi seingatku. Cakra pun tidak terlalu mengenalku karena kami sangat jarang bertemu! Apakah Adrian? apalagi Adrian semasa kecilnya dia hidup di pondok pesantren kemudian tinggal di Timur Tengah tidak ada waktu dia untuk mengenalku!" Amanda terus bertanya-tanya mengenai Bayu yang mengetahui tentang dirinya begitu banyak.


" Udahlah! Lebih baik aku masak saja sebelum Om Bayu bangun!" akhirnya Amanda fokus memasak makanan yang dia sukai untuk dirinya dan juga suaminya.


Ketika Amanda sedang berkonsentrasi menyelesaikan masakannya tiba-tiba saja ada sebuah tangan yang memeluknya dari belakang dan mengendus-endus leher jenjangnya yang terbuka.


" Istri cantikku rajin sekali pagi-pagi sudah sibuk di dapur!" ucap Bayu tersenyum bahagia kepada Amanda yang tampak begitu cantik dan bercahaya di matanya.


" Pergilah mandi dan juga salat subuh dulu setelah itu berolahraga!" ucap Amanda kepada suaminya yang masih betah untuk memeluknya dari belakang.


" Olah raga di ranjang, hmmm?" tanya Bayu dengan tersenyum nakal kepada sang istri.


" Udah sana mandi kemudian salat subuh. Aku akan beres-beres apartemen dulu. Setelah itu kita akan makan bersama!" ucap Amanda memberikan perintahnya kepada Bayu dan tidak mau dibantah sama sekali.


" Baiklah kanjeng Ratu kesayanganku. Aku akan menurutimu tapi yang jelas, setelah itu kau pun harus menurutiku!" ucap Bayu sambil mencium kening istrinya.


" Ih apaan? Gak ada ya! Udah cepat sana mandi!" ucap Amanda dengan tatapan horornya menatap Bayu yang akhirnya menurut juga kepadanya.


' Ternyata menjadi seorang istri menyenangkan juga ya? Setiap pagi ada seseorang yang akan menjadi teman mengobrol dan juga berbagi suka dan duka!" ucap Amanda sambil tersenyum simpul memikirkan tentang suaminya.


Setelah selesai membereskan apartemennya. Amanda pun bersiap-siap untuk pergi mandi karena tubuhnya terasa sangat gerah setelah melakukan aktivitas sebagai ibu rumah tangga sejak adzan shubuh.


" Apakah sudah siap?" tanya Bayu.


" Siap untuk apa?" tanya Amanda dengan wajah polosnya.


" Olah raga ranjang tentu saja sayangku!" ucap Bayu sambil mendekati istrinya yang mulai takut-takut kepadanya.

__ADS_1


" Jangan melewati batas Om! Aih! Aku belum mandi dan aku juga sangat bau sekarang setelah bekerja sejak tadi!" ucap Amanda berusaha terus menghindari Bayu yang terus mengejarnya.


" Ayolah sayang!" pinta Bayu terus berusaha untuk mengejar istrinya yang sangat lincah berlari darinya.


" Ok! Sekarang Om Bayu tutup matanya! Aku akan menuruti apapun yang Om katakan!" ucap Amanda kepada suaminya.


" Baiklah aku akan menuruti mu!" ucap Bayu sambil menutup matanya.


Setelah melihat suaminya menutup matanya dengan rapat. Amanda langsung masuk ke dalam kamar dan mengunci nya dari dalam.


" Dia sangat menggemaskan!" ucap Bayu sambil tersenyum.


" Lebih baik aku membuat kopi untuk kami berdua sehingga pagi ini akan jauh lebih rileks!" Bayu kemudian pergi ke arah dapur dan membuat kopi untuk dirinya dan juga Amanda.


30 menit kemudian Amanda sudah keluar dengan pakaian yang rapih dan bersiap untuk meninggalkan apartemen.


Ayo mengerutkan keningnya melihat penampilan sang istri yang paripurna.


" Kamu mau ke mana?" tanya Bayu heran.


" Aku mendapatkan panggilan untuk wawancara dan aku akan segera pergi ke perusahaan itu!" ucap Amanda sambil menggunakan sepatu dan juga mengambil tas tangan yang ada di sebelah Bayu.


" Kenapa kau tidak berdiskusi denganku tentang pekerjaan itu?" tanya Bayu dengan nada kecewa.


" Pekerjaan ini aku masukkan cv-nya sekitar satu minggu yang lalu dan baru mendapatkan panggilan wawancara hari ini!" ucap Amanda.


" Apakah begitu sulit permintaanku yang menginginkanmu untuk menjadi istriku yang seutuhnya?" tanya Bayu yang menatap tajam kepada Amanda.


" Maafkan saya Om! Akan tetapi saya mempunyai mimpi dan cita-cita yang harus saya capai!" ucap Amanda.


" Percayalah padaku ketika kau melewati pintu itu. Maka kau tidak akan lagi melihatku selamanya!" ucap Bayu serak yang tersekat di tenggorokan


Amanda terdiam sejenak mendengarkan apa yang dikatakan oleh suaminya.


" Maafkan saya Om!" ucapnya.

__ADS_1


Lalu Amanda keluar dari apartemen dan meninggalkan Bayu.


__ADS_2