Terpaksa Menikah Dengan Anak Kiai

Terpaksa Menikah Dengan Anak Kiai
122. Selalu saja ribut


__ADS_3

Yuk Reader untuk mampir ke novel baru Author ya. Novel ini author ikut sertakan untuk lomba dengan Tema "Air Mata Pernikahan" dengan sub tema "Menikah Dengan Musuhku"


Sedikit pengenalan tentang novel baru ya, biar Kakak-kakak jadi penasaran dan akhirnya baca novel baru author..


..." Ingin Rasanya Tukar Tambah"...


Deskripsi:


Eveline yang di jual oleh suaminya kepada seorang CEO yang telah tidak pernah dia kenal sebelumnya, harus berjuang mati-matian untuk bisa bertahan dalam kehidupan rumah tangga yang tanpa cinta. 


Suami Eveline memiliki hutang kepada CEO tersebut, jadi menyerahkan istrinya untuk membayar lunas hutang tersebut. Suami Eveline mempunyai hobby berjudi dan main perempuan.


Dia menjual Eveline setelah bercerai dengan istrinya, lalu menyerahkan sepenuhnya kepada pria tampan dan gagah tersebut, yang akhirnya diketahui oleh Eveline, bahwa pria itulah yang telah merencanakan kebangkrutan perusahaan keluarganya. 


Apakah Eveline mampu mempertahankan pernikahan keduanya bersama musuhnya tersebut?


Sinopsis


Suaminya Eveline yang mempunyai hobby berjudi dan main perempuan, menceraikan dirinya, lalu menjebak Eveline dengan seorang CEO yang berwajah tampan tapi jahat dan kejam. Sehingga mereka melakukan hubungan one night stand. 


Pria tersebut merasa suka dengan Eveline lalu meminta suaminya untuk memberikan mantan istrinya kepada dirinya, untuk dia jadikan seorang istri. Karena dia butuh seorang pewaris.


Pada akhirnya, Eveline menikahi CEO itu, yang ternyata adalah orang yang sudah menghancurkan perusahaan keluarganya. Apa yang akan Eveline lakukan? Untuk membalas dendam kepada suaminya yang jahat itu? Yuk simak kisahnya

__ADS_1


Sekian dulu untuk promosi novel baru ya, kalau di taruh di pengumuman, harus mengulang terus informasi yang sama sampai 500 kata, jadi sengaja author taruh di bab untuk menghindari hal semacam itu. Author tunggu dukungan kakak-kakak ya, dengan like, komen, dan vote dan gift semampu kalian. Biar novel baru author bisa sukses juga.. Love you all reader.



Berdasarkan versi yang mereka ketahui tentu saja. Karena pada kenyataannya, Kesya meninggal karena dibunuh oleh Elena dan Maria. Elena adalah ibunya Steven yaitu mantan kekasih Andika yang merasa dendam kepada Kesya karena sudah merebut Andika dari hidupnya.


Begitu mereka sampai di Mansion milik Amanda mereka langsung masuk ke sana tanpa banyak protokoler karena para pejaga tahu tentang Andika dan juga Cakra yang masih keluarga dari Amanda.


"Kenapa mansion begini sepi?" tanya Andika kepada kepala pelayan yang bekerja dengan mansion tersebut.


"Non Amanda masih ada di kantor Tuan. Nanti sekitar jam 09.00 malam baru dia pulang!" ucap kepala pelayan tersebut kepada Andika.


"Apakah putriku, setiap hari selalu melakukan hal seperti itu?" tanya Andika sambil menelisik wajah kepala pelayan tersebut yang mengetahui apakah dia bisa dipercaya atau tidak oleh dirinya.


" Ya sudah kau boleh pergi kami akan beristirahat dulu Tolong siapkan 3 kamar untuk Kami bertiga!" ucap Andika memberibperintah Andika kepada kepala pelayan tersebut yang diprotes oleh Bayu.


"Bukankah kita sepakat untuk tinggal di hotel saja Kenapa kau minta kamar untuk kita bertiga?" tanya Bayu tidak sepakat dengan keputusan Andika yang menginginkan mereka untuk tinggal di Mansion tersebut.


"Tidak apa-apa. Hanya saja mendengarkan putriku selalu sibuk seperti itu membuatku ingin memberikan sedikit nasihat kepadanya. Siapa tahu dengan kita berada di sini Amanda jadi bisa sedikit bersantai dengan pekerjaannya!" ucap Andika pelan sambil tersenyum kepada sahabatnya yang terasa tidak senang untuk tinggal di sana.


"Tapi ingat, Papa harus bisa menjaga emosi papa dan jangan sampai membuat Kak Amanda menjadi tidak enak hati dengan tingkah laku Papa maupun perkataan papa. Kalau Papa memang betul-betul menginginkan kami untuk tinggal di sini!" ucap Cakra dengan nada tegas mengingatkan kembali kepada ayahnya untuk jangan sampai mengungkit tentang kematian ibunya gara-gara disebabkan oleh ibunya Amanda yang sekarang masih ada di dalam penjara.


Andika tersenyum ketika mendengarkan Cakra kembali memperingatkannya untuk bisa bersikap di hadapan Amanda agar aman dah tidak merasa tersinggung ataupun sakit hati gara-gara dirinya.

__ADS_1


"Tenanglah Cakra papa itu bukan anak kecil lagi papa tahu apa yang terbaik dan papa yakin kalau papa akan berusaha untuk membuat kakakmu nyaman!" Andika berjanji kepada putranya yang saat ini sedang tersenyum kepadanya.


Cakra tampak mengangguk mendengarkan apa yang dijanjikan oleh ayahnya sehingga dia merasa tenang untuk membiarkan ayahnya tinggal di Mansion milik Amanda, sang kakak bersama dengan Bayu.


"Ayo kita ke sana dulu saya sudah lapar sekali ini!" Ucok Bayu sudah tidak sabar untuk segera sampai ke mansion milik Amanda.


"Wah sepertinya ada yang tidak sabar nih!" goda Cakra sambil melirik kepada Bayu yang langsung mentoyor kepalanya karena gemes dengan kelakuan Cakra yang sejak kemarin selalu menggodanya dan menjodohkannya dengan Amanda.


"Mentang-mentang sekarang bukan calon menantu lagi. Sekarang kau jadi kurang ajar Cakra sama Om!" ucap Bayu sambil melotot kepada Cakra yang saat ini hanya bisa nyengir saja mendengarkan teguran dari Bayu.


"Sekarang kan posisi kita satu sama Om! Kita sama-sama jomblo. Saya rasa kalau saya menjodohkan Om sama Kak Amanda ada baiknya juga toh kalian sama-sama single!" ucap Cakra sambil nyengir berhadapan Bayu yang sekarang malah melotot lagi.


"Dengar ya Cakra! Om ini single bahagia ya! Om nggak butuh hal-hal semacam itu. Lah, beda dengan kamu. Single menderita karena ditinggalkan oleh kekasihmu. Oleh karena itu kau butuh seorang perempuan untuk mengobati luka hatimu.


Mendengarkan apa yang dikatakan oleh Bayu. Seketika membuat Cakra langsung menundukkan kepalanya kembali sedih.


"Wah kamu nggak bisa ditolong lagi Bayu! Bagaimana mungkin kau mengorek luka Putraku yang disebabkan oleh putrimu!" ucapan nikah sambil menggelengkan kepalanya karena dia juga sedikit merasa tersinggung dengan perkataan Bayu tadi mengenai perasaan putranya saat ini.


"Maafkan Om yah Cakra! Om Tadi hanya bercanda saja habisnya Kau dari kemarin godain Om terus jodoh-jodohin Om terus sama kakakmu!" ucap Cak Bayu sambil mendekat kepada Cakra yang saat ini sedang menundukkan kepalanya.


"Tidak apa-apa Om! sudahlah lupakan saja Cakra pusing Cakra mau tidur dulu ya Pah! Tolong bangunkan Cakra nanti kalau Kak Amanda sudah pulang dari kantornya karena Cakra sangat merindukannya!" ucap Cakra sambil mencari sebuah kamar yang kosong yang sudah dibereskan oleh Kepala pelayan yang tadi diperintahkan oleh Andika, sehingga bisa di gunakan untuk tidur masing-masing oleh mereka bertiga Selamat tinggal di mention tersebut dan juga menunggu Amanda pulang dari kantornya.


Tepat pada jam 09.00 malam Amanda terlihat memarkirkan Mobilnya di halaman Mansion yang begitu luas.

__ADS_1


Amanda belum mengetahui tentang kedatangan ayahnya dan juga adiknya ke Mansion tersebut karena memang diperintahkan oleh Andika untuk dirahasiakan Dari Amanda karena mereka ingin memberikan kejutan kepada Amanda.


__ADS_2