
📢📢📢 BESTIE, JANGAN LUPA DUKUNGANNYA YA SUPAYA JOVAN DAN NANIA BISA MENANG DI LOMBA DI YOU ARE A WRITER SEASON 8. OKE 💜💜💜
***
Cadenza hanya bisa tertunduk lesu setelah mendengar laporan yang di sampaikan Fidel kepadanya. Entahlah, dia sudah tidak tahu harus melakukan apa sekarang. Hal yang paling Cadenza khawatirkan selama ini telah menjadi kenyataan. Rahasia tentang keistimewaan darah keluarganya telah di ketahui oleh orang lain, bahkan kini menjadi target buruan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Rasa syok dan juga takut bercampur menyelimuti perasaan Cadenza begitu dia tahu di tangan siapa kini putrinya berada.
Casandra,apa yang harus Ayah lakukan sekarang? Kini nyawamu berada di tangan seorang mafia yang terkenal kejam dan juga bengis. Ayah takut sekali dia akan melakukan sesuatu yang buruk kepadamu. Tolong bertahan dulu ya, Nak. Ayah akan memikirkan cara agar bisa sesegera mungkin membebaskanmu. Bertahanlah.
“Tuan Cadenza, maaf jika saya lancang. Jika di perkenankan bisakah anda memberitahu saya mengapa orang seperti Jove Lorenzo sampai tertarik untuk menculik Nona Casandra? Dari yang saya tahu selama ini Nona Casandra maupun L Group sama sekali tak pernah bersinggungan dengannya. Dan yang membuat saya bingung adalah ketika saya diminta agar menarik mundur semua orang dengan alasan kalau hal tersebut akan memancing datangnya bahaya yang jauh lebih besar lagi. Sebagai orang yang di tunjuk langsung untuk menjaga keselamatan Nona Casandra, tentu saja saya merasa sangat khawatir sekali. Jadi bolehkah saya mengetahui apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Fidel dengan ekpresi yang begitu penasaran. Dia yakin seratus persen pasti ada rahasia besar yang tidak dia ketahui tentang keluarga ini, terutama Nona Casandra. Karena jika tidak, Jove dan bawahannya tidak mungkin memberinya peringatan. Pasti ada rahasia besar yang tersembunyi di sini.
“Fidel, siapa aku dan Casandra bagimu?” tanya Cadenza seraya menghela nafas panjang. Di tatapnya pria yang dia tugaskan untuk selalu berada di sisi putrinya. “Siapa kami di hidupmu?”
“Tuan, anda dan Nona Casandra adalah dua orang yang akan selalu saya lindungi meski harus bertaruh nyawa sekalipun. Saya menghormati kalian melebihi saya mengkhawatirkan diri saya sendiri,” jawab Fidel dengan tegas.
__ADS_1
“Kalau begitu apa yang akan kau lakukan jika seandainya kami memiliki sesuatu yang bisa membuatmu mendapatkan satu posisi tertinggi di negara ini. Akankah kau tetap menghormati kami atau malah menjadikan kami sebagai mesin pencipta uang?”
Fidel mengerutkan keningnya bingung mendengar perkataan Tuan Cadenza. Lama dia terdiam memikirkan maksud di balik perkataan tersebut.
Sepertinya rahasia yang ada di keluarga ini berhubungan dengan harta karun. Jika benar begitu, lalu untuk apa Jove menculik Nona Casandra? Bukankah seharusnya dia langsung merampok rumah ini kemudian menghabisi seluruh penghuninya agar bisa mendapatkan harta karun itu ya? Bukan, ini pasti bukan tentang harta karun. Rahasia ini jauh lebih berharga. Ya, pasti begitu.
“Apa sekarang batinmu sedang bergejolak dalam menentukan sikap seperti apa yang akan kau ambil nanti jika seandainya memang benar kalau aku dan Casandra bisa membawa keberuntungan besar di hidupmu, Fidel?” tanya Cadenza sambil tersenyum kecut. Ternyata Fidel masih belum sesetia yang dia pikir. Menyedihkan sekali.
“Tuan, anda salah jika berpikir seperti itu tentang saya. Meski anda dan Nona Casandra mampu menjadikan saya sebagai orang nomor satu di negara ini sekalipun, kesetiaan saya tetap tidak akan pernah berubah. Iya benar kalau saya sedikit penasaran dengan rahasia yang kalian simpan, tapi bukan berarti rahasia tersebut mampu menggoyahkan kesetiaan saya pada keluarga ini. Entah itu keberuntungan atau harta karun, saya tidak peduli. Saya tetaplah Fidel yang dengan setulus hati bersedia menerima tugas mulia untuk mengabdikan diri kepada keluarga Lin. Meneruskan kewajiban mendiang Ayah saya yang telah lama meninggal!” jawab Fidel dengan tegas menyatakan diri kalau kesetiaannya tidak akan pernah berpaling pada apapun selain keluarga ini.
Cadenza terpaku diam mendengar pernyataan Fidel yang ternyata lebih memilih untuk tetap setia pada keluarganya alih-alih memilih mengambil keuntungan dari rahasia besar yang tak di ketahuinya. Bangga, itu sudah pasti. Alasan kenapa Cadenza menunjuk Fidel sebagai asisten Casandra adalah karena ayahnya Fidel merupakan orang penting di keluarga Lin. Statusnya memang hanya seorang pelayan, tapi ayahnya Fidel adalah salah satu orang yang mengetahui tentang rahasia darah langka di keluarganya. Itulah mengapa Cadenza menunjuk Fidel untuk menjadi satu-satunya orang yang dia percayai agar selalu berada di sisi Casandra.
“Tuan Cadenza, jika anda merasa berat untuk membagi rahasia itu kepada saya, saya sama sekali tidak memaksa. Saya tidak peduli. Selama Nona Casandra dan keluarga ini baik-baik saja, seberharga apapun rahasia itu saya tidak ingin mengetahuinya lagi. Sebelum meninggal Ayah telah mengingatkan kalau kesetiaan untuk keluarga ini adalah hal yang paling berharga. Dan sebagai seorang putra yang sangat menghormati beliau, saya mensetarakan kesetiaan ini sama dengan keselamatan saya sendiri. Saya siap mati untuk melindungi seluruh anggota keluarga Lin. Saya janjikan itu, Tuan!” ucap Fidel kembali menegaskan kesetiannya ketika melihat Tuan Cadenza hanya diam tak berkata.
“Fidel, Ayahmu pasti sangat bangga karena memiliki putra yang begitu pemberani dan juga bertanggung jawab. Kesetiaan kalian memang tidak perlu diragukan lagi,” sahut Cadenza seraya menghela nafas lega. Setelah itu Cadenza berdiri menghampiri Fidel kemudian memegang kedua bahunya penuh bangga. Walaupun bukan putra kandungnya, tapi Cadenza merasa seperti tengah dilindungi oleh putranya sendiri. Beruntung sekali bukan?. “Karena kau tidak mempedulikan rahasia apa yang tersimpan di keluarga ini, maka aku dengan senang hati akan memberitahu semuanya padamu. Saat ini kau memang berkata lebih memilih untuk tetap melindungi keluargaku, tapi tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Namun satu hal yang aku mohonkan padamu, Fidel. Tolong tetaplah melindungi Casandra apapu yang terjadi nanti. Karena di dalam tubuhnya mengalir darah yang hanya dimiliki oleh keturunan keluarga Lin saja. Dan Casandra adalah pewaris terakhir dari darah tersebut!”
__ADS_1
“Pewaris darah terakhir?” beo Fidel agak bingung mendengar penuturan Tuan Cadenza. “Maksud anda apa, Tuan? Saya kurang paham.”
“Begini ….
Cadenza mengajak Fidel untuk duduk bersebelahan sebelum melanjutkan perkataannya. “Sejak dari zaman leluhur di keluarga Lin, setiap keturunan mewarisi keistimewaan berupa darah langka dimana darah tersebut bisa menyembuhkan segala jenis racun yang ada di dunia ini. Hal inilah yang menjadi penyebab kenapa aku begitu ketat dengan tidak membiarkan Casandra berhubungan dengan dunia luar. Aku takut ada orang yang menyadari kalau kami berbeda yang mana nantinya akan menimbulkan kegaduhan. Kau harus tahu kalau orang-orang yang memburu darah kami merupakan orang-orang berbahaya dimana mereka bekerja pada sekolompok penjahat yang ingin memanfaatkan darah kami untuk sesuatu hal buruk. Dan kini Casandra berada di tangan salah satu dari kelompok orang tersebut. Kau pasti tahu bukan kalau Jove Lorenzo adalah seorang bandar narkoba yang terkenal dingin dan kejam?”
Astaga, ternyata ini alasan kenapa Tuan Cadenza tak pernah mengizinkan Nona Casandra hidup bebas. Mengerikan sekali. Aku sungguh tidak menyangka ada orang seperti mereka yang terlahir dengan keistimewaan sedemikian rupa. Apa jangan-jangan ini yang di maksud oleh Ayah kalau keluarga Lin adalah keluarga yang begitu berharga? Hmmm, darah langka.
“Fidel, kau mau berjanji padaku ‘kan?” tanya Cadenza seraya menatap penuh harap ke arah Fidel yang hanya diam tak merespon.
“Tuan Cadenza, keputusan saya tetap tidak akan berubah. Karena sekarang saya sudah mengetahui rahasia di keluarga anda, maka mulai detik ini saya akan lebih waspada lagi untuk menjaga keselamatan Nona Casandra. Setetes saja darah keluar dari tubuhnya, maka anda berhak untuk membunuh saya!” jawab Fidel penuh keyakinan. “Sekarang saya pamit pergi dulu, Tuan. Saya harus secepatnya menarik mundur semua orang agar menghentikan pencarian Nona Casandra sebelum ada pihak lain yang merasa curiga. Saya permisi!”
Fidel langsung pergi meninggalkan kediaman keluarga Lin setelah pamit pada Tuan Cadenza. Dalam benaknya, Fidel merasa sangat bangga karena memiliki tugas mulia dengan menjaga penerus terakhir dari pemilik darah langka yang mampu menyembuhkan segala racun di muka bumi ini. Mulia sekali bukan?
***
__ADS_1