
..."Akan Ada Hari yang Cerah Setelah Badai"...
...----------------...
Malam hari di rumah Vanya,
Nampak Mamanya tengah duduk di ruang TV, Tak lama Vanya pun turun dari kamar menyusuri tangga dan mulai duduk bersama Mamanya.
"Kamu enggak ke kafe lagi"? tanya Mama Vanya
Vanya berdengus,
"Enggak Ma," jawabnya singkat.
"Kenapa?" tanya Mama Vanya.
"Bosan Ma, Emang sih lumayan dapet uangnya tapi Vanya kira bakalan seseru pensi di sekolah ternyata cuma kayak gitu doang, Karena keseringan dirumah juga kali ya jadinya pas diluar rumah malah enggak nyaman Ma"ujar Vanya
"Ya bagus lah kalau gitu" ucap Mama Vanya
"Papa Enggak pulang lagi Ma minggu ini?" tanya Vanya.
"Sepertinya enggak," jawab Mamanya.
Sudah hampir setahun terakhir ini Papa jarang pulang ke rumah, Waktu itu Mama bilang Papa dipindahtugaskan di luar kota, Pulang ke rumah pun bisa dihitung oleh jari, Bisa seminggu sekali, bahkan sebulan hingga 2 bulan sekalipun pernah.
Sedangkan Mama adalah seorang dokter spesialis penyakit dalam di sebuah rumah sakit swasta, Yang jadwal prakteknya tak menentu.
"Vanya tidur duluan ya Ma," ucap Vanya seraya berjalan pergi menuju ke kamarnya.
Sesampainya di kamar, Ia lantas mengambil serta melihat ponsel yang ia taruh diatas meja, Ada pesan masuk dari Dion
📩Dion: Vanya kamu enggak dateng hari ini?
📨Vanya: Oh iya kak lupa ngabarin kalau kemarin
pertama dan terakhir aja kak
📩Dion: Kok gitu? Kenapa? Bayaran nya kurang memuaskan ya?
__ADS_1
📨Vanya: Enggak kok kak, Cuma emang pengen sekali aja kalau tiap hari rasanya enggak bisa juga kak karena besoknya harus sekolah apalagi sebentar lagi ujian akhir
📩Dion : Oh gitu, Yah sayang banget padahal banyak yang suka tadi juga banyak yang nanyain
📨Vanya : Iya kak maaf ya.
...----------------...
Sementara itu di kafe..
"Gimana Ion, Mana nih si Vanya? " tanya salah satu rekan bandnya
Dion pun menggelengkan kepala
"Dia enggak bakalan dateng lagi kesini"jawab Dion lemas
"Yah kok bisa sih padahal kalau ada dia kita dapetnya lumayan" protes rekan bandnya yang lain
"Ya mau gimana lagi dia nya enggak bisa mau ujian katanya"ujar Dion
"Yah payah nih" ucap rekan bandnya
"Kenapa tu muka pada kusut-kusut banget keliatannya terus kok si Lady Rose gak keliatan" ujar Daffin
"Justru karena itu, Dia enggak mau manggung lagi" jawab Dion lesu
"Loh kenapa?" tanya Daffin
"Mau fokus ujian" jawab Dion
"Yah sayang banget baru juga mau gue ajak kenalan"ujar Daffin kecewa
Di rumah Vanya
Vanya sedang tertidur tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke dalam kamar, Perlahan mengelus rambut Vanya dengan penuh kasih sayang, Perlahan Vanya membuka mata dan langsung berteriak sambil memeluk orang tersebut
"Papa!" jerit Vanya
"Papa kenapa baru pulang?" tanya Vanya
__ADS_1
"Papa sibuk sayang"ujar Papanya sambil mengelus rambut Vanya
"Vanya kangen Pa" ujar Vanya sambil memeluk erat Papanya
Sementara Mama Vanya memandangi kebersamaan mereka dari ambang pintu, dan berlalu pergi.
...----------------...
Keesokan harinya,
Vanya menuruni tangga bergegas untuk sarapan, Ia melihat Papanya duduk sambil membaca koran dengan Mamanya yang sedang menyiapkan sarapan.
Suasana yang sangat ia rindukan seandainya ini bisa berlangsung setiap hari.
"Pagi Mah pagi Pah"ujar Vanya
"Pagi sayang" balas Papa dan Mamanya
"Kamu ada acara ga hari ini Va?"tanya Mama Vanya
"Enggak ada mah, Emang kenapa mah?" tanya Vanya
"Hari ini Papa mau ajak kita jalan-jalan, Mama juga udah ambil cuti"ujar Mama Vanya
"Beneran mah Pah??" tanya Vanya meyakinkan
"Iya, Pokoknya hari ini kita jalan-jalan sepuasnya, kamu mau kemana?"ujar Papa Vanya sambil tersenyum
"Piknik" jawab Vanya semangat
"Piknik?" tanya Papa Vanya meyakinkan
"Iya Pah, Terakhir piknik pas Vanya masuk SMA jadi sekarang Vanya kangen pengen piknik lagi" jawab Vanya
Sesampainya di tempat piknik,
Mereka merapikan tikar serta menata makanan, Sebuah kesederhanaan yang sangat membuat Vanya bahagia kehangatan dan kelengkapan keluarga..
Mereka menikmati masa ini, Masa yang mungkin akan jadi saat terakhir mereka ...
__ADS_1