
Masih dirumah Daffin, Setelah Vanya mengobrol panjang dengan Sandra, Mamanya mengantarkan Vanya pulang ke rumahnya, Tidak lama kemudian Daffin pulang.
Lalu Daffin merebahkan tubuhnya di sofa, Disana ada Sandra yang belum beranjak dari duduknya kemudian bertanya kepada Daffin.
"Kamu habis darimana?" tanya Sandra
"Abis nongkrong sekalian makan di luar" jawab Daffin
"Nongkrong mulu udah mau nikah juga" ucap Sandra
"Biarin lah embak, Abisnya lagi bete banget" ucap Daffin
"Mama masih belum pulang juga embak?" tanya Daffin kemudian
"Udah dari tadi, Baru aja pergi lagi anter Vanya pulang" ucap Sandra
"Anter Vanya? Emang tadi Vanya kesini??"tanya Daffin yang langsung bangun dan duduk
"Iya, tadi kita makan sama-sama terus sama ngobrol-ngobrol dulu"ujar Sandra
"Kok embak enggak bilang??" tanya Daffin
"Bilang gimana?" tanya Sandra
"Ya bilang kalau Vanya main kesini telepon Daffin gitu" ucap Daffin
"Ngapain.. Kamunya aja udah selesai bukannya buru-buru pulang malah keluyuran" ucap Sandra
"Ah embak nih.." ujar Daffin
"Udah sana mandi bau tau ga"ucap Sandra sambil menutup hidungnya
"Iya iya " ucap Daffin yang naik dan masuk ke kamarnya.
Keesokan harinya disekolah saat jam istirahat
"Va balik sekolah kerumah Meta yuk" ajak Fani
"Mau ngapain?" tanya Vanya
"Nonton ngemil" jawab Fani
__ADS_1
"Gue enggak bisa, kayaknya bakalan sibuk akhir-akhir ini" ujar Vanya
"Sibuk ngapain sih emangnya? Masa ngumpul bentaran aja enggak bisa" ucap Fani
"Ya ada lah pokoknya" ucap Vanya
"Buat kamu" ucap Niko yang datang membawa kotak bekal dan lantas menaruhnya tepat didepan Vanya
"Ini apa?" tanya Vanya
"Masakan Mama aku, kemarin kamu kayaknya suka banget jadi aku minta Mama aku untuk buatin lagi khusus buat kamu" ucap Niko
"Ini.. Aku enggak bisa terima Nik" ucap Vanya seraya mendorong kotaknya ke arah Niko
"Loh kenapa?" tanya Niko bingung
"Enggak apa-apa" ucap Vanya
Cuma enggak mau kamu jadi berharap lebih, batin Vanya
"Aku beneran kasih itu ikhlas kok tanpa mengharapkan apapun, Jadi tolong diterima ya Mama aku juga pasti seneng banget, Dia seneng pas aku cerita kamu lahap banget makan masakannya" ujar Niko
"Ya udah kalau gitu aku terima ya, Tolong sampein terima kasih ke Mama kamu juga" ucap Vanya
"Iya..Kalau gitu aku pergi dulu ya" ucap Niko
"Iya" jawab Vanya singkat
"Ah ngiri kan gue, Camer perhatian juga ya mau masakin" ledek Meta
"Nih kita makan sama-sama ya" ucap Vanya
"Enggak deh Va gue kenyang"ujar Meta
"Kalau gitu gue aja sini Va mau" ucap Fani
"Lo mah apa aja masuk" ledek Meta
Di rumah Vanya
"Ma.. Vanya pulang" ucap Vanya
__ADS_1
"Iya, Kok tumben udah pulang?" tanya Mamanya
"Iya persiapannya udah beres semua, tadi tinggal ambil cincin cuma katanya enggak apa-apa Vanya enggak ikut jadi disuruh pulang duluan" jawab Vanya
"Ya udah kita makan dulu yuk" ajak Mamanya
"Enggak Ma nanti aja, Vanya mau mandi dulu mau istirahat" ucap Vanya seraya naik dan masuk ke kamarnya.
Setelah selesai mandi Vanya merebahkan tubuh di kasur.
"Besok udah enggak bisa tidur disini lagi" gumam Vanya sambil menatap langit-langit kamarnya.
Tokk tok tok
"Vanya kamu udah tidur?" ucap Mamanya sambil mengetuk pintu
"Belum Ma, masuk aja enggak dikunci"ujar Vanya
Vanya pun bangun dan duduk
"Kamu lagi apa?" tanya Mamanya
"Enggak ngapa-ngapain Mah cuma lagi tiduran aja" jawab Vanya
Mamanya pun mendekat dan duduk disamping Vanya, Lalu mengelus rambutnya
"Kamu benar-benar udah yakin sayang?" tanya Mamanya lagi
"Yakin ga yakin tapi harus tetap dijalani kan Ma" jawab Vanya
"Kalau misalnya kamu ada apa-apa disana kamu harus cerita ya sama Mama jangan kamu pendam sendiri terus, Mama akan selalu ada buat kamu" ucap Mamanya menahan tangis
"Iya Ma" jawab Vanya
"Oh iya Ma, Mama tidur disini aja ya? Vanya mau tidur sambil dipeluk Mama" ucap Vanya
"Iya sayang" jawab Mamanya
Semoga aja mereka benar-benar memperlakukan kamu dengan baik disana, Kalau tidak Mama akan merasa bersalah karena membiarkan kamu memilih jalan ini batin Mamanya.
Note : Jangan lupa tinggal kan Like dan juga Votenya. Terima kasih😊
__ADS_1