VANYA : After The Storm

VANYA : After The Storm
Liburan


__ADS_3

..."Akan ada Hari yang Cerah Setelah Badai"...


...----------------...


Setelah selesai berbelanja Daffin mulai pulang kembali ke rumah, Ia membuka gerbang lalu memarkirkan mobilnya kedalam garasi, Ia mulai menutup gerbang serta membantu Vanya mengeluarkan semua belanjaannya tadi dari dalam bagasi mobilnya, Lalu Vanya masuk ke dalam rumah disusul Daffin dibelakangnya.


Sesampainya di dalam Vanya mulai menata semua barang belanjanya tadi pada tempatnya masing-masing dan dibantu oleh Daffin.


Setelah semua tertata dan tersusun dengan rapi Vanya mulai naik ke atas menuju ke kamar berganti pakaian lalu merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur.


"Capek banget hari ini" keluh Vanya.


"Iya, Badan aku juga tumben rasanya kaku semua" tambah Daffin.


"Liburannya lusa aja ya" ucap Vanya.


"Kenapa?" tanya Daffin.


"Aku capek banget, Kayaknya enggak sanggup kalau harus berangkat besok" ucap Vanya.


"Ya udah iya, Nanti juga aku mau pesen tiketnya dulu, Pokoknya besok kita bangun siang" ucap Daffin.


"Heem" ucap Vanya yang ternyata sudah mulai tertidur.


Daffin pun tersenyum, Ia mulai menyelimuti tubuh Vanya dan mulai memeluk tubuhnya, Ia senang sekali akhirnya bisa menjalani kehidupan rumah tangga yang sebenarnya bersama Vanya, Tanpa ada jarak, Tanpa Vanya yang terus menghindar darinya, Mungkin memang belum sepenuhnya karena Vanya tak kunjung memberinya izin untuk menyentuhnya lebih jauh, Tapi Daffin yakin pasti akan ada saatnya Vanya akan bersedia memberikan semuanya dan hingga saat itu tiba Daffin akan terus mencoba untuk bersabar.


...----------------...


Keesokkan harinya,


Daffin mulai meraba tempat tidurnya dengan mata yang masih terpejam, Dimana Vanya? pikirnya.


Daffin pun mulai membuka mata dan tak menemukan Vanya disana.


"Sayang kamu dimana?" ucap Daffin namun tak ada jawaban.


Daffin pun mulai bangun dan duduk di tempat tidur seraya mencari ikat rambut dan mulai mengikat rambutnya, Setelah itu ia bangun dan mencari Vanya di dalam kamar mandi, Namun tetap Daffin tidak menemukannya.


Daffin mulai berjalan keluar dan turun menyusuri tangga, Ia mulai mencium aroma masakan yang datang dari arah dapur.


Daffin mulai berjalan ke dapur dan dilihatnya Vanya yang tengah sibuk menyiapkan sarapan, Daffin pun mendekat lalu memeluk Vanya dari arah belakang, Seraya berkata" Selamat pagi sayang"


"Iya pagi juga, Kamu udah bangun?" ujar Vanya.


"Iya udah, Abisnya guling aku hilang, Tahunya ada di dapur lagi masak" ujar Daffin.


"Apa sih kamu tuh, Udah sana mandi dulu aku lagi buat sarapan nanti kita makan sama-sama" ucap Vanya.


"Ok siap laksanakan" ucap Daffin seraya berjalan pergi menuju kamar lagi.


Vanya telah selesai memasak, Semua perabotan yang digunakan untuk memasak pun telah dicucinya, Ia juga telah menaruh sarapan di atas meja.


"Kok belum turun juga, Lama banget mandinya" ucap Vanya.


Vanya pun berinisiatif untuk menyusul Daffin ke dalam kamar dan sesampainya dikamar ia melihat Daffin yang tengah kembali tertidur diatas tempat tidur.


"Hmm pantesan aja" ucap Vanya ketika baru masuk ke dalam kamar.


Vanya mulai mendekat serta membangunkan Daffin.

__ADS_1


"Fin, Bangun, Ayo sarapan kok malah tidur lagi sih !" ucap Vanya sambil mengguncang bahu Daffin.


"Hmm, Iya" ucap Daffin yang mulai membuka matanya seraya merentangkan kedua tangannya.


"Apa?" tanya Vanya.


"Sini peluk dulu" ucap Daffin.


Vanya pun berangsur naik ke atas tempat tidur dan mulai merebahkan kepalanya di dada bidang milik Daffin. Lalu Daffin pun mulai memeluknya.


"Ayo bangun, Kamu mau tidur sampai kapan?" ucap Vanya.


"Sebentar lagi" ucap Daffin.


"Ternyata enak juga ya tinggal berdua begini, Tahu gitu dari dulu aja" ucap Daffin lagi.


"Enaknya?" tanya Vanya.


"Bisa berduaan terus sama kamu dan enggak ada yang ganggu juga" ucap Daffin.


Vanya hanya terdiam sambil memainkan kancing baju Daffin, Selang beberapa menit Vanya mulai berkata lagi.


"Fin ayo, Nanti sarapannya keburu dingin lho" ajak Vanya.


"Iya ayo" ucap Daffin seraya melepaskan pelukannya.


"Kamu udah mandi belum?" tanya Vanya.


"Udah dong, Tadi aku cuma tidur lagi aja karena masih ngantuk" ucap Daffin.


"Oh kirain" ucap Vanya.


...----------------...


Keesokan harinya,


Vanya telah siap dengan koper berisi pakaian di tangannya, Hari ini ia akan berangkat liburan bersama Daffin, Ia dan Daffin pun berangkat ke bandara, Menunggu jadwal keberangkatan, Setelah tiba jadwal keberangkatan mereka, Mereka mulai naik ke dalam pesawat.


Vanya tengah menyandarkan tubuhnya, Sementara Daffin terlihat sibuk membaca berkas perusahaan.


"Fin" panggil Vanya.


Daffin pun menoleh dan dengan cepat Vanya memotretnya.


"Ayo lagi apa?" tanya Daffin.


"Foto, Mau buat bahan patah hati temen-temen aku" ucap Vanya.


"Coba lihat fotonya bagus enggak?" tanya Daffin seraya akan mengambil ponsel Vanya Namun Vanya menepisnya.


"Enggak usah dilihat, Bagus kok hasilnya" ucap Vanya yang masih terlihat sibuk dengan ponselnya.


Daffin pun kembali membaca sedangkan Vanya ternyata memposting foto Daffin di akun media sosial miliknya.



Akhirnya bisa liburan juga, Biasa aja dong lirikan matanya😘


#Holiday#withmyhubby

__ADS_1


Ada satu komentar yang masuk,


.............................................................................


FaniMahesaPutri Vanyaaaaa Liburan enggak ngajak-ngajak sih😀


VanyaSatyaUtama 😝😝😝 Jangan ganggu liburan sama suami


FaniMahesaPutri 😀😀 Gak mau tahu minta oleh-oleh pokoknya harus !!!


VanyaSatyaUtama Enggak mau nyusul aja sini😜😜


.................................................................................


Vanya terlihat tersenyum sendiri sambil menatap layar ponselnya, Daffin pun yang melihatnya mulai penasaran, Ditariknya ponsel Vanya, Lalu ia mulai melihat isinya.


"Kamu udah mulai berani ya sekarang" ucap Daffin.


"Emangnya kenapa? Sini kembaliin ah" ucap Vanya seraya mengambil ponselnya kembali.


Daffin pun hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.


...----------------...


Vanya terlihat tertidur begitu pula dengan Daffin,Tak terasa pesawat yang mereka tumpangi telah mendarat dilandasan.


Vanya dan Daffin pun mulai bangun, Mereka pun turun dari dalam pesawat dan sekarang mereka menaiki taxi untuk menuju ketempat penginapan.


Sesampainya di tempat penginapan Vanya mulai menjelajahi ruang penginapannya,


"Bagus ya tempatnya" ucap Vanya.


"Iya, Kamu suka?" tanya Daffin.


"Iya suka" jawab Vanya.


"Ya udah lain kali kita liburan lagi kesini ya" ucap Daffin.


Vanya pun tak menjawab, Karena kini ia telah berada di luar dan duduk di dekat kolam renang, Daffin pun datang menghampiri Vanya dan duduk disampingnya.


"Mau berenang? Sana ganti baju dulu, Pakai bikini yang sexy ya" pinta Daffin.


"Hish apaan sih" ucap Vanya seraya memukul bahu Daffin.


"Lho kenapa? Kan kalau berenang harus pakai bikini memangnya kamu mau berenang pakai pakaian lengkap?" tanya Daffin.


"Ya enggak juga" ucap Vanya.


"Nah makanya sana ganti" ucap Daffin.


"Enggak ah nanti aja" ucap Vanya yang mulai kembali masuk ke dalam.


Daffin pun tersenyum dan mulai menyusul Vanya ke dalam.


Note : Jangan lupa like, komen dan juga Votenya. Terima kasih..😘


Baca βœ”


Plagiat ? πŸ”ͺπŸ”ͺπŸ”ͺπŸ”ͺ

__ADS_1


__ADS_2