
..."Akan Ada Hari yang Cerah Setelah Badai"...
...----------------...
Malam hari di Kafe,
Nampak Daffin yang tengah duduk di dalam sana bersama dengan Hans, dan juga Leo.Dion yang sedang break pun mulai menghampiri mereka bertiga,
"Weh tumben nih lengkap personil" ujar Dion yang ikut duduk bersama mereka.
"Ya lengkap lah kan tambah nih personil yang baru putus dari pacarnya"ujar Leo seraya melirik ke arah Daffin.
"Si*l*n lo Le" ujar Daffin yang tersenyum kecut.
"Kenapa lo berdua pada apes banget sih, Bisa-bisanya diselingkuhin sama cewek" ujar Dion.
"Ya emang ceweknya aja yang beg*, Udah ngelepas cowok kayak kita, Iya enggak Hans??" ujar Daffin kepada Hans.
"Ah udah lah, Gue enggak mau bahas ini" ujar Hans yang terlihat malas.
"Ya elah Hans.. Kayak enggak ada cewek lain aja sih, Cuma si Sarah aja bikin lo galau, Enggak keren banget" ujar Leo.
__ADS_1
"Iya nih, Elo sih pacaran pake hati, Jadi aja nyesek, Kayak gue dong nih, Jadi pas dia pergi juga gue enggak perduli yang penting udah pernah gue pake" ujar Daffin dengan bangganya.
"Itu lo nya aja yang sint*ng" ujar Dion.
"Tapi bener kan?" bela Daffin.
"Awas karma lo, Enggak pake hati enggak pake hati, Sekalinya pake hati bucin tingkat dewa" celetuk Dion.
"Halah cewek mana sih yang bisa buat gue jadi bucin, Seorang Daffin Yuga Pradipta seumur hidup enggak akan pernah jadi enggak waras cuma karena cewek !" tegasnya.
"Wess gila, Salut salut lah gue kalau emang bener" ujar Leo.
Hans masih saja terdiam mendengar celotehan teman-temannya,
"Ngomong sih gampang Fin tapi prakteknya, Terlalu banyak kenangan sama dia tahu enggak, Gue bukan pacaran setahun 2 tahun lagi sama dia, Lagipula gue kalau udah sayang sama satu cewek bakalan susah buka hati lagi" ujar Hans.
"Gaya lo Hans, Percaya sama gue seminggu kemudian juga lo dapet tuh cewek yang baru" ujar Daffin.
Mereka pun terdiam sambil meneguk minumannya masing-masing, Tiba-tiba Dion beranjak dari duduknya dan pergi ke arah seseorang yang telah berdiri diambang pintu, Daffin dan yang lainnya nampak memperhatikan Dion yang tengah berbincang disana.
Lalu setelahnya nampak orang tersebut pergi dan Dion mulai kembali menghampiri Daffin dan yang lainnya.
__ADS_1
"Itu tadi si David ?" tanya Daffin kepada Dion yang baru saja duduk di tempatnya kembali.
"Iya" jawab Dion singkat.
"Lo deket sama dia? " tanya Daffin.
"Iya, Dia baik kok , Dia sering kesini dan traktir gue juga" jawab Dion.
Daffin tersenyum kecut seraya berkata," Gue kasih tahu ke lo, Lo jangan deket-deket deh sama dia, Dia tuh racun" ujar Daffin.
"Racun apa? Racun serangga?" ujar Dion menyepelekan.
"Gue serius, Sekali lo salah langkah abis idup lo" tegas Daffin.
"Ya enggak akan lah, Gue enggak beg*-beg* amat Fin" jawab Dion.
" Ya itu terserah lo, yang jelas gue udah coba ingetin, Jangan sampe lo nyesel nantinya" ujar Daffin.
"Iya lah santai aja lah Fin" ujar Dion.
Mereka pun menghabiskan malam dengan duduk santai, menikmati minuman serta mengobrol bersama.
__ADS_1
Note : untuk yang membaca dan suka dengan karyaku jangan lupa untuk like, komen dan juga vote nya untuk dukungan supaya author makin semangat lagi menulisnya.
Happy Reading💞