
Keesokan harinya,
Seperti biasa Vanya bersiap ke sekolah begitu juga dengan Daffin, Sedangkan Papanya dan Daniel bersiap pergi ke kantor, Dan sebelum berangkat mereka sarapan bersama terlebih dahulu.
Saat di meja makan
"Udah sehat kamu kata Papa alergi kamu kambuh?" tanya Mamanya
"Udah Ma, Langsung sehat lagi nih" ucap Daffin bersemangat
"Iya lah langsung sehat, Sekarang yang ngurusin udah bukan Mama lagi tapi istri sendiri" ledek Sandra
"Iya dong embak" ujar Daffin seraya menoleh ke arah Vanya
Vanya pun tertunduk malu,
Setelah sarapan Papanya Daffin dan Daniel pergi ke kantor bersama, Daffin berangkat menggunakan mobilnya sendiri Sedangkan Vanya diantarkan oleh supir keluarga.
Sesampainya di sekolah, Vanya dan seluruh murid SMA Harapan Bangsa memulai upacara, Dan setelah upacara mereka pun memasuki ruang kelas masing-masing untuk memulai pelajaran.
Saat jam istirahat, Setelah Vanya dan teman-temannya selesai makan siang,
"Hotspot dong Ta" ujar Fani
"Yee handphone aja bagus lo, Kuota masing nebeng juga" ucap Meta sewot
"Ya kan pas banget paket internet gue abis ini" bela Fani
"Tuh udah" ujar Meta
"Makasih Meta cantik" puji Fani sambil tersenyum
"Ada maunya aja lo baru puji-puji gue" ucap Meta sewot
Fani tak menghiraukan perkataan Meta lagi, Ia sibuk dengan ponselnya
"Eh kok gue enggak sadar ada ini ya kemarin" ucap Fani
"Ada apaan emangnya?" tanya Meta
"Pak Daffin buat status" ujar Fani
"Yang bener mana coba gue lihat" ujar Vanya yang langsung mengambil ponsel milik Fani.
Hish tuh kan ada aja kelakuan itu orang, sempet-sempetnya foto lagi batin Vanya
"Coba gue lihat Va" ujar Meta seraya mengambil ponsel dari tangannya.
#Situkangmarah-marahtapiselalubikingemas😊
"Wih gila, captionnya enggak nahan" ujar Meta takjub
"So Sweet banget ya Ta, Padahal cuma foto tangan doang udah berhasil bikin gue ngiri " ucap Fani
"Eh tapi tunggu, Pikiran gue kok jadi traveling gini, Kira-kira mereka abis ngapain ya?" ucap Meta penasaran
Vanya membulatkan matanya
Gue enggak ngapa-ngapain Metaaa batin Vanya
"Ya ngapain lagi kalau bukan... " ucap Fani menggantung kalimatnya
"Udah udah, ngegosipin orang mulu lo pada pusing gue dengernya" ucap Vanya sewot
"Yeee kenapa lo? Orang kita lagi ngomongin Pak Daffin sama istrinya" ucap Fani
"Iya nih kenapa jadi lo yang sewot" ucap Meta
Ya soalnya yang kalian omongin tuh gueeee batin Vanya
"Eh tapi asli, Gue jadi makin penasaran sama istrinya Pak Daffin ini" ujar Meta
"Penasaran kenapa?" tanya Vanya
__ADS_1
"Ya lo bayangin aja dia enggak pernah tag akun istrinya terus juga enggak pernah dia foto fullface pasti ya kayak gini nih tangannya doang" ujar Meta
"Iya ya Ta, atau jangan-jangan istrinya tu udah punya suami kali Ta, Jadinya sembunyi-sembunyi" terka Fani
"Ya enggak gitu juga, Kalau kata gue sih lebih pengen ngejaga privasi enggak mau jadi konsumsi publik" ujar Vanya
"Masa sih? Tapi kalau menurut gue emang ada sesuatu yang sengaja dia tutupin " ujar Meta
Kriiiiiiiiinngggggg...
Bel tanda jam istirahat telah berakhir Vanya dan yang lainnya bergegas masuk ke dalam ruang kelas, Dan memulai jam pelajaran selanjutnya.
Malam hari Daffin pergi ke kafe, Lalu ia pun memesan minuman dan duduk disana,
Dion yang sedang bernyanyi di depan tampak terganggu dengan kehadiran Daffin, Setelah lagu selesai dibawakan Dion lantas menghampiri Daffin.
"Fin bisa enggak kalau stres sama bini dirumah enggak usah dibawa kesini" ujar Dion
"Hah? Maksud lo?" tanya Daffin heran
"Gue dari tadi liat lo dari stage berasa mau gue lempar pakai mic tahu enggak, Cengar cengir sendiri disini kayak orang enggak waras" ujar Dion
Masa sih" tanya Daffin tak percaya
"Emang kenapa lagi sih lo?" tanya Dion
"Enggak apa-apa" ucap Daffin sambil tersenyum lagi
"Nah kan tuh tuh mulai cengar cengir, Cerita lah sama gue ada apaan lagi lo" ujar Dion
"Tahu nih gue juga bingung, Kenapa ya Vanya tuh beda sama mantan-mantan gue" ucap Daffin kemudian
"Beda nya?" tanya Dion seraya meneguk minuman milik Daffin
"Enggak tahu kenapa kalau sama dia tuh senengnya beda, Jantung gue aja jadi enggak tahu aturan, Ah pokoknya susah dijelasin" ujar Daffin
"Hmm gue rasa lo udah mulai jatuh cinta sama dia" ujar Dion
Daffin pun terdiam,
"Hhh tapi sikap dia ke gue masih aja kayak gitu, Dingin" keluh Daffin
"Ya berarti cuma ada 2 kemungkinan pertama dia enggak suka sama lo kedua dia sukanya sama orang lain" ujar Dion
Daffin diam kembali dan berpikir
"Gue rasa dua-duanya bener" ujar Daffin kemudian
"Maksud lo dia juga punya cowok yang dia suka?" tanya Dion
"Iya, Sama cowok itu doang dia bener-bener tersenyum lepas, Beda lagi sama pas dia sama gue" ujar Daffin tak semangat
"Bentar, Gue ada lagu yang pas nih kayaknya buat lo" ujar Dion yang langsung beranjak dari duduknya.
Dan mulai berjalan ke panggung mendiskusikan lagu yang akan dibawakan selanjutnya.
Dan yang lain pun mulai mengiringinya, Dion pun mulai membawakan lagunya.
^^^Dewa-Risalah Hati^^^
*Hidupku tanpa cintamu
Bagai malam tanpa bintang
Cintaku tanpa sambutmu
Bagai panas tanpa hujan
Jiwaku berbisik lirih
'Ku harus milikimu
Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta kepadaku
__ADS_1
Beri sedikit waktu
Biar cinta datang karena telah terbiasa
Simpan mawar yang kuberi
Mungkin wanginya mengilhami
Sudikah dirimu untuk
Kenali aku dulu
Sebelum kau ludahi aku
Sebelum kau robek hatiku
Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta kepadaku
Beri sedikit waktu
Biar cinta datang karena telah terbiasa
Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta kepadaku
Beri sedikit waktu
Biar cinta datang karena telah terbiasa
Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta, kau tak cinta
Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta kepadaku
Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta kepadaku
Beri sedikit waktu
Biar cinta datang karena telah terbiasa
Hidupku tanpa cintamu
Bagai malam tanpa bintang
Cintaku tanpa sambutmu
Bagai panas tanpa hujan
Daffin pun tersenyum penuh arti,
Setelah membawakan lagunya, Dion pun turun kembali dan menghampiri Daffin.
"Gimana?" ucap Dion
"Iya lo bener, Kalau gitu gue balik dulu lah"ucap Daffin
"Mau ngapain buru-buru amat" ujar Dion
"Mau usaha, supaya Vanya luluh" ujar Daffin
"Nah gitu dong, Semangat Bro " ujar Dion
Note: maaf telat up, author sibuk seharian ini, ini pun sekenanya dulu.
Makasih buat yang masih setia membaca, Besok aku usahakan lebih baik lagi ya💕💕
Note : Jangan lupa tinggal kan Like dan juga Votenya. Terima kasih😊
__ADS_1