Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (104)


__ADS_3

Setelah berpelukan dan mendengar perkataan dari ibu nya. felicia semakin sadar kalau dia memang harus melupakan kiano.


Dan felicia pun harus yakin kalau akan ada kebaikan setelah semua yang telah di lewati oleh dirinya selama ini perjuangan nya menjadi seorang ibu untuk anaknya kelak.


"Yasudah yaa buu, aku sudah mengantuk sekali aku mau istirahat.ibu juga istrirahat yaa buu.maafkan aku yaa buu selama aku hamil ibu dan ayah pasti sangat cape dan sibuk sekali di toko kue.tapi aku janji setelah anak ini lahir aku akan membantu ibu dan ayah lagi".


Vania pun memegang pipi felicia sambil mencubit nya.


"Anak ibu yang manja, sebentar lagi akan menjadi ibu dan ibu akan menjadi seorang nenek.ibu nggak pernah menyangka akan secepat ini ibu akan merasakan kebahagiaan itu".


Felicia langsung memeluk erat tubuh vania.


"Semoga aku bisa menjadi ibu yang luar biasa sabar dan baik seperti ibu.dan aku bisa mendidik anak ini menjadi anak yang baik menghargai perasaan orang lain dan tidak memiliki sedikit pun sifat kesombongan".


Felicia langsung melepaskan pelukan erat dari ibunya dan langsung pergi berjalan menuju pintu kamar nya.

__ADS_1


Felicia langsung mulai mencoba memejamkan mata nya.agar bisa segera tertidur pulas.


"Semoga tidur aku nyenyak dan mimpi indah malam ini.semoga besok semuanya baik-baik saja.aku tidak mau lagi bersedih seperti ini lagi.aku cape harus terus bersedih hanya karena lelaki tidak bertanggung jawab itu".


Felicia tertidur sambil memegang tangan teddy bear pemberian rakka.di saat dia hamil dia sangat nyaman berada di samping boneka teddy bear itu.dia selalu memegang tangan boneka teddy bear itu sampai dia tertidur pulas.


Tapi bukan mimpi indah yang hadir di tidur malam felicia melainkan bayangan-bayangan indah nya selama berpacaran dengan kiano.


Tidur felicia pun menjadi gelisah di saat mimpi berujung datang nya erika yang merebut tangan kiano dan mengajak nya untuk pergi.


"Yaa tuhan, kenapa aku harus bermimpi seperti itu.ini masih jam 11 malam.hahhh aku kaget sekali".


Nafas felicia pun tidak beraturan sekali setelah dirinya bermimpi seperti itu.


"Felicia, kamu harus tenang tarik nafas buang jangan lagi memikirkan lelaki itu lagi.hapus dari ingatan kamu hapus".

__ADS_1


Felicia mencoba bangun dari tempat tidurnya dan duduk tapi tiba-tiba perut nya mulai terasa keram sekali.


"Aduuuuuh,perut aku ko kram banget gini yaa".


Felicia mulai panik dia mencoba kembali berbaring di tempat tidur dan mengelus perut nya yang keram.


"Sakit sekali, gerakan nya begitu sangat cepat.apa mungkin ini tanda aku akan melahirkan sekarang yaa.tapi kata dokter ini bisa juga di bilang kontraksi palsu".


Felicia mulai merasakan keram dan mulas yang kadang datang kadang pergi.felicia tetap menahan nya dan merasakan sendiri sensasi sinyal cinta dari janin yang ada di kandungan nya.


"Ayooo sayang,jika kamu mau keluar sekarang ayo kita berjuang bersama-sama sama ibu yaa sayang".


Felicia mulai membayangkan ketika nanti dia melahirkan tidak sosok penyemangat di samping nya.


"Felicia, kamu pasti kuat.kamu pasti bisa".

__ADS_1


Felicia pun mulai memejamkan mata nya kembali ketika kontraksi palsu itu mulai menghilang kembali.


__ADS_2