
Erika langsung meninggalkan tempat kediaman felicia.
"Oke, sekarang aku udah tau di mana rumah felicia itu.dan nanti aku pasti akan datang ke sana.untuk membuktikan semua nya".
Ketika sedang mengendarai mobil tiba-tiba handphone erika berdering.
"Ahhh,malas pasti itu kiano yang telephone".
Erika tidak menjawab panggilan telephone itu.dia fokus mengendarai mobil nya.
Sedangkan rakka yang datang lagi ke rumah felicia pun.membuat pertanyaan besar vania kepada felicia.
"Rakka, kamu udah kesini lagi pasti kangen sama aku yaa".
Felicia menggoda rakka dengan manja.
"Aku kangen alexa dan aku ke sini ingin berbicara sesuatu dengan kamu felicia".
Felicia langsung menghampiri rakka dengan cepat.
"Keluarga Kiano sangat menantikan kehadiran anak di keluarga mereka.tapi erika dia belum siap atau bisa juga dia tidak mau.aku sangat takut jika keluarga alexander tau kalau alexa ini anak kandung dari kiano dia akan membawa paksa alexa kalau erika tetap tidak mau mempunyai keturunan".
Felicia langsung kaget mendengar perkataan dari rakka.
__ADS_1
"Tidak,aku nggak bakalan ngasih alexa ke keluarga alexander.walapun Kiano adalah ayah kandung nya aku tetap tidak mau".
Felicia seketika langsung sangat panik sekali.
"Felicia, kamu tenang ini baru hayalah aku saja soalnya tante melinda sekarang seperti memaksa sekali erika untuk bisa hamil dan erika pun sekarang dia milih pergi dari rumah itu".
Rakka langsung menepuk pundak felicia.
"Kamu,sangat beruntung felicia tidak jadi menjadi bagian dari keluarga alexander.karena kamu pasti akan di jadikan boneka oleh tante melinda".
Felicia langsung memandangi wajah alexa yang sedang tertidur pulas di pangkuan nya.
"Aku,nggak bakalan ngasih tau tentang alexa. walaupun mungkin nanti aku bertemu dengan kiano.tapi tetap aku nggak akan membiarkan kiano mengambil alexa dari kehidupan ku ini".
"Yasudah yaa felicia,aku pamit pergi aku harus pergi ke kampus kembali.kamu hati-hati yaa jaga baik-baik Alexa".
Rakka langsung pergi meninggalkan felicia dan Alexa.
Felicia masih saja kepikiran perkataan rakka.
"Jangan sampai itu terjadi,aku nggak mau anak aku di sentuh sama MALEFICENT yaa tuhan seram sekali kan sayang yaa".
Vania menghampiri felicia dengan membawa makanan dan minuman.
__ADS_1
"Loh,kemana rakka.kenapa dia sudah pergi ibu baru saja membawakan makanan dan minuman untuk dia".
Vania melirikan mata nya ke wajah felicia yang memandangi alexa dengan wajah cemberut.
"Felicia, kenapa wajah kamu jelek sekali begitu.sambil memandangi wajah alexa".
Felicia pun langsung memberikan alexa untuk di gendong oleh ibu nya.
"Tadi rakka ke sini.dia ngasih tau kalau istri nya kiano itu.nggak mau hamil bu.sedangkan tante MALEFICENT itu pengen banget secepat nya punya cucu dari kiano dan erika.aku takut alexa di ambil sama keluarga alexander bu".
Vania langsung melamun mendengar perkataan felicia.
"Maleficent itu siapa felicia anatasya ????".
Felicia pun langsung tertawa melihat ibu nya kebingungan.
"Hahaha, Maleficent itu tante melinda cocok kan nama nya seperti tokoh di negri dongeng penyihir yang sangat jahat sekali".
Vania langsung menyubit pipi felicia.
"Dendam kamu sangat besar sekali felicia dengan melinda ? sampai kamu tidak sopan seperti itu".
Felicia langsung berdiri dari tempat duduk nya.
__ADS_1
"Demi alexa aku bersumpah akan membuat tante melinda hancur".