Wanita Penggoda (Cinta Felicia)

Wanita Penggoda (Cinta Felicia)
Episode (79)


__ADS_3

Akhirnya rakka pun sampai ke rumah nya dengan selamat.


Ketika rakka mau masuk ke dalam rumah nya.tiba-tiba satpam menghentikan langkah nya.


"Tuan rakka,maaf tadi siang ada yang menanyakan tuan kalau nggak salah sih tuan kiano yang sering main ke rumah ini".


Rakka langsung berpikir ada keperluan apa kiano datang ke sini.


"Oh iya pak, terima kasih sudah memberi tahu kan kepada saya".


Satpam itu pun langsung pergi meninggalkan rakaa sedangkan rakka masuk ke dalam rumah nya.


Rakka merupakan anak dari seorang dokter ayah rakka merupakan dokter spesialis anak sedang kan ibu nya seorang pengusaha kosmetik sama seperti ibu nya kiano.


Dalam hal berbisnis mama rakka yang bernama melissa bersaing sehat dengan mama melinda ibu kiano.


Sedangkan papa rakka bernama Dokter putra.keluarga rakka bisa di bilang keluar yang lebih ramah dan baik di banding kan dengan keluarga kiano.


Rakka putra pun memiliki seorang kakak perempuan yang sedang kuliah di luar negeri yang bernama Reina umur mereka hanya berbeda satu tahun saja.


Ketika rakka masuk ke dalam rumah mama Melissa sudah menunggu nya.


"Rakka, kamu sudah dari mana ini sudah sangat larut malam sekali".


Tanya mama Melissa dengan wajah yang sangat hawatir kepada anak nya itu.


"Aku tadi ada acara bersama teman aku di kampus mam.sekarang juga aku mau langsung istrirahat Karena besok aku ada kelas pagi".

__ADS_1


Rakka langsung meninggalkan mama nya dan menuju ke berjalan ke kamar nya.


Rakka langsung masuk ke dalam kamar nya dan langsung mandi dan bersiap untuk tidur.


Tapi di saat rakka akan mematikan lampu kamar nya tiba-tiba dia teringat felicia.


"Bagaimana yaa felicia,apa dia akan bisa tertidur pulas dengan boneka teddy bear itu.dia pasti gelisah menunggu hasil nya besok".


Rakka pun langsung bangun kembali dari tempat tidur nya.


"Kalau sampai hasil nya positif,gue bersumpah bakalan ngelindungin Felicia dan membantu dia dalam hal apapun".


Rakka berniat ingin menelephone felicia tapi takut menggangunya.


"Oke, lebih baik gue tidur aja sekarang.nanti pulang kuliah gue langsung tanya ke felicia".


Tapi di sisi lain ternyata felicia masih saja belum bisa tertidur pulas.


Padahal sudah larut malam tapi felicia belum juga bisa tidur.


"Ahhhhh,aku nggak bisa tidur aku sangat takut sekali dengan hasil tets kehamilan aku besok".


Felicia terus memeluk erat teddy pink pemberian dari rakka.


"Aku harus tidur, bagaimana coba kalau aku besok malah kesiangan.aku nggak boleh ceroboh aku harus tenang supaya tidak sampai ketahuan ayah dan ibu"


Felicia langsung memaksakan memejamkan ke dua mata nya.

__ADS_1


Hingga akhirnya felicia pun bisa tertidur pulas.


Ke esokan hari nya, waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 wib.tapi felicia belum juga keluar dari kamar nya.


"Bu, felicia belum juga bangun ? biasanya jam segini dia sudah rapih dan siap-siap".


Tanya ayah felicia kepada istrinya itu.


"Dia pasti belum bangun ayah,dia kan di berikan hadiah semalam oleh rakka sebuah boneka teddy bear raksasa berwarna pink".


Vania berbicara sambil tersenyum manis kepada suaminya itu.


"Yasudah bu, biarkan felicia tidur dengan pulas kita jangan menggangu dia kasian.sebaiknya pagi kita saja yang membuka toko nya".


Ucap ayah felicia yang sangat menyayangi putri kesayangannya itu.


"Baiklah, yasudah ibu siap-siap dulu ya ayah.nanti ibu yang buka duluan toko".


Vania langsung bersiap-siap dan pergi ke toko duluan.


Ketika ibu dan ayah nya pergi ke toko kue duluan felicia masih juga belum bangun dari tidur pulas.


Rakka pun mencoba menghubungi felicia tapi tidak juga di angkat oleh felicia.


"Felicia , udah gue hubungi sampai lima kali panggilan telephone dia nggak di jawab terus.


gue jadi hawatir jangan-jangan lagi ada drama lagi di rumah nya"

__ADS_1


__ADS_2