
"Gue nggak habis pikir sama tante melinda.bisa Setega banget gitu dia sama felicia dia nggak tau kalau anak nya Kiano udah bikin masa depan felicia hancur.Bagaimana kalau sampai felicia hamil anak rakka yaa gue nggak bisa ngebayangin gimana perasaan Tante melinda sama om Alexander".
Rakka langsung memajukan mobil mewah nya.
"Apa gue pergi ke rumah nya Kiano yaa.dia ada kelas kuliah nggak yaa pagi ini.bagaimana pun juga kiano tetep sahabat sejati gue.yaudah gue langsung ke rumah nya Kiano".
Sesampainya di depan gerbang rumah Kiano.
"Itu mobil siapa ya,apa itu mobil nya Erika yaa".
Rakka langsung turun dari mobil mewah nya dan berjalan menuju ke dalam rumah kiano.
Kedatangan rakka langsung di sambut senyum oleh mama kiano.
"Rakka putra,apa kabar kamu ? kemana aja kamu tante baru liat kamu lagi".
Rakka langsung melirik-lirik ke arah Erika yang ada di belakang Tante melinda.
"Aku sibuk kuliah tante.oh iya tante Kiano ada di kamar nya ?".
Melinda langsung mempersilahkan rakka untuk langsung masuk ke dalam kamar Kiano.
__ADS_1
"Masuk saja langsung ke kamar kiano.dia lagi marah-marah tante pusing dengan sikap nya".
Tampa basa-basi rakka langsung berjalan menuju pintu kamar Kiano.
"Kiano,buka pintu nya ini gue rakka putra".
Kiano langsung membuka pintu kamar dengan cepat.
"Loe, kemana aja rakka menghilang pas gue lagi kaya gini.gue nggak ada teman curhat".
Rakka langsung tersenyum mendengar perkataan Kiano.
"Gue cuman jadi teman yang di manfaatkan.di suruh-suruh berbohong demi kisah cinta loe sama felicia".
"Maafkan teman, kalau bukan jasa dari loe mau siapa lagi yang ngebantuin gue".
Rakka langsung geleng-geleng kepala nya.
"Terus gimana sama persiapan acara pertunangan loe sama erika udah sampai mana ? tadi gue liat erika ada di luar lagi ngobrol sama tante melinda".
Kiano langsung melamun mata melihat ke arah jendela kamar nya.
__ADS_1
"Gue juga nggak ngerti sama itu perempuan tiap hari nggak ada rasa bosen nya datang terus-terusan ke sini.Persiapan pertunangan gue baru beli cincin katanya Minggu depan milih baju buat tunangan".
Rakka langsung menepuk pundak Kiano.
"Loe yang sabar, mungkin emang jalan takdir loe sama erika putri bukan dengan felicia anatasya cinta pertama loe dari sekolah sekarang loe harus bisa mengiklankan semua nya".
Kiano langsung memandang sinis ke wajah rakka.
"Loe ko ngomong gitu sih, bukan nya cari cara cari ide supaya gue bisa sama felicia lagi.apa jangan-jangan loe suka yaa sama felicia".
Rakka langsung kaget mendengar perkataan dari kiano.
"Astaga,kiano loe kalau ngomong suka kemana aja.mana mungkin gue suka sama felicia dia nya gabakalan mau sama gue".
Kiano masih memandang sini ke wajah rakka.
"Loe beneran kan,awas aja kalau sampai loe pacaran sama felicia.gue cari sampai ke mana pun juga".
Rakka langsung tertawa melihat tingkah laku kiano yang benar-benar ketakutan felicia di ambil rakka.
"Loe tuh serakah kiano,kaya nya loe mau nikahin felicia Antasya dengan Erika putri yaa,. kebangetan banget loe Kiano".
__ADS_1
Suasana menjadi mencair Kiano mulai sedikit bisa melupakan beban hidup nya dengan bisa bertemu dengan rakka.